Yakinlah dengan kemampuanmu

Malam ulang tahun persahabatan usai, sekarang saatnya kembali menjalani aktivitas yang menegangkan di rumah sakit. Haura kembali menjalani tugasnya sebagai seorang dokter, dia mulai mengunjungi pasiennya di ruangan medis, Haura mengajukan beberapa pertanyaan kepada pasien dan ada beberapa pasien yang diperbolehkan pulang olehnya.

"Kode darurat ... Kode darurat" terdengar kode darurat, Haura tertegun setiap kali ada peringatan kode darurat hati Haura otomatis menciut, meski dia sudah beberapa kali mengobati pasien dan keadaannya juga baik-baik saja, tapi tetap saja jika ada peristiwa baru, rasa takut itu kembali muncul.

"Dokter Bukannya, dokter harus segera ke Unit gawat darurat?" kata salah seorang pasien, namun Haura masih saja dalam kondisi yang diam.

"Dokter ... dokter, baik-baik saja?" tanya salah seorang pasien lainnya kepada Haura dan saat itu Haura mulai tersadar dari lamunannya.

"ah Maaf, saya harus segera ke Unit Gawat Darurat," Haura langsung pergi meninggalkan ruangan pasiennya.

Haura, berlari ke Unit Gawat Darurat, dengan rasa yang masih ketakutan, setiap ada peristiwa baru pasti dia akan gemerar, getaran di hatinya itu membuat kakinya sedikit melemah, dia tahu dan dia yakin, dia pasti bisa melakukannya, tapi entah mengapa tangannya terkadang langsung gemetaran metika harus mengobati pasien.

"Dokter Haura di sebelah sini," teriak salah seorang perawat.

Haura langsung menuju kearah perawat yang memanggilnya dan dia langsung memeriksa keadaan pasiennga, pasien itu tidak ada darah sedikitpun, sehingga Haura memberanikan dirinya untuk memeriksa kondisi pasiennya.

Haura memeriksa detak jantungnya dan ternyata pasiennya masih dalam keadaan hidup, dua harus langsung melakukan tindakan untuk menolong pasiennya.

selesai dengan satu pasien, Haura langsung lari ke pasien satunya.

"Dokter Haura"

"Dokter Haura, di sebelah sini teriak seseorang" Haura langsung berjalan lagi ke sana kesini, dia harus mondar-mandir ke sana kemari untuk memeriksa neberapa pasien.

hari ini ada kasus kecelakaan masal lagi, yang terjadi entah mengapa beberapa minggu ini bahkan beberapa bulan ini, terjadi kecelakaan masal yang sering di dekat rumah sakitnya, sehingga membuatnya dan para dokter lainnya sibuk untuk melayani pasien kecelakaan.

Hingga suatu kejadian terjadi, Haura melihat dua orang pasien, yang penuh dengan bersimbah darah, seorang wanita dan laki-laki paruh baya, dibawa menggunakan ranjang Rumah Sakit, Haura terkejut ia teringat lagi masa-masa di mana orang tuanya mengalami kecelakaan, persis seperti keadaan kedua orang tuanya, Haura perlahan memundurkan kakinya, ia melangkah mundur dengan kaki yang bergetar, tangan yang gemetar, penglihatan yang sedikit kabur dan pendengaran sedikit menghilang, beberapa rekan-rekan yang memanggil-manggil namanya, namun Haura tetap tidak merespon mereka.

"Haura ... Haura! Apa yang kamu lakukan?" teriak salah satu dokter yang butuh bantuan Haura.

"Haura ... Haura! cepat periksa pasien Ini!"

Haura tak menghiraukan mereka yang berteriak sama sekali, teriakan itu tidak bisa menyadarkan Haura, hingga Haura tertangkap oleh Bryan, saat itu haura langsung tersadar dari lamunannya. Haura membalikan badannya dan memeluk Bryan.

"Percayalah ... pejamkan matamu dan tenangkan hatimu. Kamu pasti bisa menolong mereka, kamu tidak inginkan anak mereka menjadi seperti dirimu, yang kehilangan kedua orang tuanya, karena tidak bisa diselamatkan?" kata Bryan.

Haura menangis dipelukan Bryan, sedangkan beberapa kawannya yang sama-sama berprofesi sebagai dokter berpacu dengan waktu untuk menolong para pasien yang berdatangan.

Setelah Haura tenang, dia Berdiri tegap lagi dan diam meyakinkan hatinya, bahwa dia bisa, dia harus bisa dan harus menyelamatkan pasiennya, Bryan menggenggam tangannya, ikut bersama Haura menghadapi pasien akan ditolong istrinya.

"Jangan takut! Yakinlah pada kemampuanmu. Kamu adalah seorang dokter yang hebat, kamu dokter yang selalu menyelamatkan pasien," kata Bryan.

Haura mengangguk dan berjalan dengan lebih mantap menuju ranjang pasien dan mulai menolong mereka satu persatu.

"Bagaimana kondisinya?" tanya Haura sambil memeriksa detak jantung pasien.

Perawat menjelaskan kronologis pasien dan juga keadaan pasien, Haura langsung mengambil tindakan dan menyelamatkan pasiennya.

"Tolong aku, lihat kondisi ibuku, ibuku merasa sesak tolong, tolong dia aku tiba di sini terlebih dahulu, bersama ibuku! tapi mengapa kalian menolong mereka yang baru saja datang!" teriaknya karena kesal suaranya tidak didengar.

"Maaf kami menolong mereka lebih dahulu, karena mereka dalam kondisi kritis," kata perawat.

"Tapi aku kondisi ibuku juga kritis, dai tidak bisa bernafas, aku takut kehilangan ibuku" anak itupun menangis.

Haurat mendatangi mereka, dia menyentuh pundak dari seorang anak perempuan yang tengah menangis.

"Aku akan menolongnya, tunggulah di sana, aku akan menolong ibumu," ujar Haura yang kemudian memeriksa wanita yang nafasnya sudah tersengal-sengal.

Haura merasa kasihan kepada anak perempuan itu, anak itu menangis melihat ibunya tidak bisa bernafas dengan normal.

"Aku akan membantunya, kamu tenang saja dan kamu duduk di sana, jangan khawatir kami pasti akan menyelamatkan nyawa ibumu,"

Anak itu lalu mengangguk dan mengikuti perintah Haura untuk duduk menunggu di bangku tunggu, ketika anak itu berjalan Haura seperti melihat dirinya sendiri, dia teringat akan dirinya yang ketakutan saat akan menghadapi kehilangan orang tuanya, jadi dia bertekad akan menolong Ibu dari anak tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari kejadian kecelakaan merupakan hal yang kerap kali terjadi, kecelakaan bukan hanya kelalaian dalam lalu lintas saja, tapi bisa melibatkan satu, dua atau lebih pengendara, efek dari kecelakaan tidak hanya dapat mengakibatkan kesakitan, tapi juga kecacatan bahkan kematian, untuk menghindari kematian dan kecacatan penderita yang terluka parah memerlukan penilaian dan penanganan yang cepat dan tepat, sebagai seorang dokter pengetahuan dan keterampilan tentang penanganan keadaan darurat sangatlah diperlukan.

Haura yang seringkali mengalami menangani pasien korban kecelakaan akhir-akhir ini, harus fokus dalam menangani gejala pasien.

Haura harus mengetahui kondisi pasiennya sadar atau tidak, lalu dia harus mengetahui saluran nafas apakah tersedak atau nafasnya tersumbat atau ada lendir darah ataupun tidak, jika pasien dalam keadaan sadar, Haura harus mengetahui apakah pasiennya bisa meresponnya atau tidak, dia juga harus memperhatikan detak jantung atau nadi pasien, mempertahankan sirkulasi darah jika terjadi pendarahan dan menghentikan pendarahan serta mengenali syok yang akan mengancam jiwa dari pasiennya.

Begitu berat menjadi seorang dokter, harus melawan rasa takut mereka, harus melawan rasa syok mereka sendiri terhadap kejadian-kejadian yang berbeda setiap harinya, bahkan mereka juga harus bersiap jika mereka tidak bisa menyelamatkan pasiennya, bukan hanya menjadi down, tetapi mereka bisa saja dituntut oleh keluarga pasien dengan pernyataan malpraktek atau tidak senang karena kita tidak bisa menyelamatkan keluarganya yang terluka, namun untungnya Haura belum sampai menerima perlakuan seperti itu, selama menjadi dokter magang dia bahkan tidak pernah menyentuh pasien dengan keadaan yang terluka parah, dia akan memilih pasien dengan gejala sedang, tanpa mengeluarkan darah sedikitpun dan dia akan menolak untuk ikut ke ruang operasi, karena dia tidak sanggup melihat darah, tapi akhirnya ketika bertemu dengan Bryan, semua itu berubah Bryan merubahnya menjadi sosok seorang dokter yang berani, dokter yang mempunyai tujuan untuk menolong pasien.

Terpopuler

Comments

Dianti Rahayu

Dianti Rahayu

semangat thor..💪

2023-01-23

1

lihat semua
Episodes
1 Kecelakaan
2 Halusinasi
3 Aku bisa melihat hal ghaib
4 Penguntit
5 Berteman dengan hantu
6 Siapa kau sebenarnya?
7 Cerita Masalalu
8 Pernikahan
9 Sentuhan yang nyata
10 Ruang Rahasia
11 Aku harus menolongnya
12 Terima kasih
13 Ulang tahun persahabatan
14 Yakinlah dengan kemampuanmu
15 Hargailah dirimu
16 Kemampuan seorang Dokter
17 Lihat Aku dan selamatkan
18 Menatapmu
19 merasa nyaman
20 Hantu Wanita
21 Hadiah yang cantik
22 Kalung penghalang
23 Dinding pembatas
24 Kamu dimana?
25 Rindu yang terpendam
26 Ancaman antar hantu
27 Ada apa denganku?
28 Kesedihan Haura
29 Wanita cuek
30 Persahabatan
31 Keadaan darurat
32 Memelukmu
33 Ancaman Hantu
34 Misteri terungkap
35 Hantu yang tahu terima kasih
36 Pria lembut berhati busuk
37 Terbawa ke dunia hantu
38 Musibah membawa berkah
39 Dokter
40 Monster
41 Monster yang menakutkan
42 Terpojok
43 Peringatan Keras
44 Aku tidak menyangka
45 Visual tokoh Doctor Ghost
46 Mencari bukti
47 Mengintai
48 Ambisi
49 Pengecut
50 Waktu yang tak banyak
51 Semakin lemah
52 Segara lakukan operasi.
53 Kekuatan cinta
54 Enam bulan berlalu
55 Menemui
56 Mencari cara
57 Bantu Aku
58 Awal pertemuan
59 Menatapmu membuatku sakit
60 Dokter tampan yang dingin
61 Rasa yang takkan hilang
62 Rasa tak biasa
63 Surat dinas
64 Prolog
65 Rasa yang menggelitik
66 Perjalanan dinas
67 Perjalanan dinas 2
68 Perjalanan Ghaib
69 Manusia vs Hantu
70 Kesepakatan dengan kakek
71 Kembali
72 Mengagumi diam-diam
73 anak spesial
74 Perasaaan yang tak biasa
75 rasa penasaran
76 Pewaris tunggal dan pebisnis hebat
77 Pertanyaan tanpa jawaban
78 Mimpi yang tak dipercaya
79 Dokter Haura vs dokter Bryan
80 Cemburu itu ada
81 Mencari marco
82 Mimpi yang menjadi nyata
83 Menggali masalalu
84 Duniaku tanpamu
85 Pertemuan kita
86 Kewajiban seorang dokter
87 Bayangan yang kembali muncul
88 Rasa khawatir yang mengacaukan hari
89 Ingatan yang bermunculan
90 Misi LiDi
91 Rindu yang datang
92 kehadiran yang tak diharapkan
93 Pertanda lewat mimpi
94 Aku yang akan melindunginya
95 Hubungan yang menyedihkan
96 Kiki dan permintaannya
97 Kembali beraktivitas
98 Pertemuan Bagas dan mamanya
99 Luka di hati kita
100 Aku ingin sendiri
101 misi lanjutan bryan
102 Rintik hujan
103 Sikap keras kepala
104 Pesta pembukaan
105 Rindu sikap hangatmu
106 Badai dihati kita
107 kenyataan yang disembunyikan
108 Pergi ke rumah pacar
109 Bermalam di rumah haura
110 I love u haura
111 Ketahuan Sefya
112 Rengekan Sefya
113 Pembukaan pengobatan tradisional
114 Ketahuan sama Lidya
115 Cerita hari itu
116 Cerita kita
117 Kencan pertama
118 Mengunjungi nenek
119 Gusar
120 Rencana Marco
121 Saling menunggu
122 Negeri sakura
123 op
124 besok semua direvisi, maaf ya
125 Tangisan Lidya
126 belum revisi
127 sedang sakit
128 Bandara
129 Dari kejauhan
130 Jepang
131 Direktur Rumah Sakit
132 Direktur Atamaka
133 Trauma center
134 Dunia itu sempit
135 Menahan Rindu
136 Makan malam
137 Cemburu
138 Kamu cantik hari ini.
139 Kekonyolan dua pria
140 Bersembunyi
141 Membujuk
142 Wanita bar bar
143 Aku tidak akan mengalah
144 Kecemburuan Marco
145 Kecelakaan lalu lintas
146 Tak tertolong
147 Bisik-bisik
148 Santi
149 Pasangan bahagia
150 Diremehkan
151 Pulang ke Indonesia
152 Kumpul sahabat
153 Lidya dan kiki
154 Harus bagaimana?
155 Wanitaku
156 Sepi tanpamu
157 Setitik harapan
158 Dengarkan aku
159 Seru lanjut
Episodes

Updated 159 Episodes

1
Kecelakaan
2
Halusinasi
3
Aku bisa melihat hal ghaib
4
Penguntit
5
Berteman dengan hantu
6
Siapa kau sebenarnya?
7
Cerita Masalalu
8
Pernikahan
9
Sentuhan yang nyata
10
Ruang Rahasia
11
Aku harus menolongnya
12
Terima kasih
13
Ulang tahun persahabatan
14
Yakinlah dengan kemampuanmu
15
Hargailah dirimu
16
Kemampuan seorang Dokter
17
Lihat Aku dan selamatkan
18
Menatapmu
19
merasa nyaman
20
Hantu Wanita
21
Hadiah yang cantik
22
Kalung penghalang
23
Dinding pembatas
24
Kamu dimana?
25
Rindu yang terpendam
26
Ancaman antar hantu
27
Ada apa denganku?
28
Kesedihan Haura
29
Wanita cuek
30
Persahabatan
31
Keadaan darurat
32
Memelukmu
33
Ancaman Hantu
34
Misteri terungkap
35
Hantu yang tahu terima kasih
36
Pria lembut berhati busuk
37
Terbawa ke dunia hantu
38
Musibah membawa berkah
39
Dokter
40
Monster
41
Monster yang menakutkan
42
Terpojok
43
Peringatan Keras
44
Aku tidak menyangka
45
Visual tokoh Doctor Ghost
46
Mencari bukti
47
Mengintai
48
Ambisi
49
Pengecut
50
Waktu yang tak banyak
51
Semakin lemah
52
Segara lakukan operasi.
53
Kekuatan cinta
54
Enam bulan berlalu
55
Menemui
56
Mencari cara
57
Bantu Aku
58
Awal pertemuan
59
Menatapmu membuatku sakit
60
Dokter tampan yang dingin
61
Rasa yang takkan hilang
62
Rasa tak biasa
63
Surat dinas
64
Prolog
65
Rasa yang menggelitik
66
Perjalanan dinas
67
Perjalanan dinas 2
68
Perjalanan Ghaib
69
Manusia vs Hantu
70
Kesepakatan dengan kakek
71
Kembali
72
Mengagumi diam-diam
73
anak spesial
74
Perasaaan yang tak biasa
75
rasa penasaran
76
Pewaris tunggal dan pebisnis hebat
77
Pertanyaan tanpa jawaban
78
Mimpi yang tak dipercaya
79
Dokter Haura vs dokter Bryan
80
Cemburu itu ada
81
Mencari marco
82
Mimpi yang menjadi nyata
83
Menggali masalalu
84
Duniaku tanpamu
85
Pertemuan kita
86
Kewajiban seorang dokter
87
Bayangan yang kembali muncul
88
Rasa khawatir yang mengacaukan hari
89
Ingatan yang bermunculan
90
Misi LiDi
91
Rindu yang datang
92
kehadiran yang tak diharapkan
93
Pertanda lewat mimpi
94
Aku yang akan melindunginya
95
Hubungan yang menyedihkan
96
Kiki dan permintaannya
97
Kembali beraktivitas
98
Pertemuan Bagas dan mamanya
99
Luka di hati kita
100
Aku ingin sendiri
101
misi lanjutan bryan
102
Rintik hujan
103
Sikap keras kepala
104
Pesta pembukaan
105
Rindu sikap hangatmu
106
Badai dihati kita
107
kenyataan yang disembunyikan
108
Pergi ke rumah pacar
109
Bermalam di rumah haura
110
I love u haura
111
Ketahuan Sefya
112
Rengekan Sefya
113
Pembukaan pengobatan tradisional
114
Ketahuan sama Lidya
115
Cerita hari itu
116
Cerita kita
117
Kencan pertama
118
Mengunjungi nenek
119
Gusar
120
Rencana Marco
121
Saling menunggu
122
Negeri sakura
123
op
124
besok semua direvisi, maaf ya
125
Tangisan Lidya
126
belum revisi
127
sedang sakit
128
Bandara
129
Dari kejauhan
130
Jepang
131
Direktur Rumah Sakit
132
Direktur Atamaka
133
Trauma center
134
Dunia itu sempit
135
Menahan Rindu
136
Makan malam
137
Cemburu
138
Kamu cantik hari ini.
139
Kekonyolan dua pria
140
Bersembunyi
141
Membujuk
142
Wanita bar bar
143
Aku tidak akan mengalah
144
Kecemburuan Marco
145
Kecelakaan lalu lintas
146
Tak tertolong
147
Bisik-bisik
148
Santi
149
Pasangan bahagia
150
Diremehkan
151
Pulang ke Indonesia
152
Kumpul sahabat
153
Lidya dan kiki
154
Harus bagaimana?
155
Wanitaku
156
Sepi tanpamu
157
Setitik harapan
158
Dengarkan aku
159
Seru lanjut

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!