Malam masih panjang. Haura merasa kali ini malam berhasil membuatnya terjebak dalam ketakutan dan kesendirian.
Haura memandang keluar arah jendela rumah sakit, dia merenungi nasibnya yang tak bisa menjadi dokter bisa diandalkan oleh pasien karena tidak kompeten.
"Percuma merenung, tidak akan membuahkan hasil," celetuk seseorang .
Haura langsung mencari tau, dari mana asal suara itu dan dia sama sekali tak melihat siapapun.
"Ya Tuhan! apa aku sudah gila? Aku sampai mendengar suara tapi tak ada wujudnya." Haura sedikit merinding dan naik ke atas ranjangnya.
"Aku disini" sesosok pria diatas ranjang kosong yang berada di samping ranjang Haura
Pria itu mengangkat tangannya dan tersenyum kearahnya. Haura sontak terkejut karena sejak tadi ranjang itu kosong tak berpenghuni.
"Ka ... Kamu!" Jerit Haura ketika melihat sosok yang singgah kedalam mimpinya tadi siang saat dia tak sadarkan diri.
"Ternyata ingatanmu sangat bagus!" kata pria itu sambil berpindah duduk di sisi ranjang.
"Apa kamu masih tidak setuju dengan syarat yang aku ajukan?" tanya Bryan sambil turun dari ranjang dan menghampiri Haura.
"Sebenarnya siapa kamu?" Haura bertanya untuk ke dua kalinya, pertama di alam mimpinya dan ke-dua di dunia nyata .
"Aku adalah arwah seorang dokter yang ingin membantumu, menjadi dokter yang kompeten!" Jelasnya.
Penjelasan Bryan membuat Haura masih tidak percaya dan membuatnya, menyangka bahwa dirinya sudah menjadi gila efek kecelakaan tadi siang.
"Tidak, tidak mungkin, aku bisa melihat hantu, aku pasti sudah tidak waras!" Haura menepuk-nepuk pipinya agar sadar.
Haura kemudian kembali membuka matanya dan ...,
"Kau tidak berhalusinasi."
"Aaaaaaaaaaaaaah," jerit Haura saat Bryan berada tepat di depan wajahnya.
"Menjauh, jangan ganggu aku, wahai jiwa-jiwa yang tak tenang." Haura bicara sambil terus menutupi wajahnya dengan kedua tangan indahnya.
"Tenyata, tanganmu sangat indah dan jarimu sangat lentik, sesuai dengan kriteria wanita idamanku," ujar Bryan yang masih memperhatikan Haura.
"Jangan takut, aku tidak akan menyakiti dirimu, kamu sekarang bisa melihat hal kasat mata sejak kecelakaan yang menimpamu, bisa dibilang saat ini kau adalah salah satu manusia terpilih" lanjut Bryan dan kembali menegakkan tubuhnya.
Haura pun membuka matanya dan melihat kearah Bryan, dia memperhatikan Bryan dari atas kepala sampai keujung kaki.
Menapak
Haura turun dari ranjangnya dan mendekati Bryan, Bryan mundur beberapa langkah ketika Haura maju beberapa langkah.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Bryan.
Kini giliran Bryan yang tersudut dan ditatap oleh kedua mata Haura yang memancarkan aura balas dendam.
"Jangan menakut nakutiku, mana ada hantu yang bisa menapak dilantai!" Bentak Haura sambil bertolak pinggang.
Bryan tertawa mendengar kata-kata Haura yang tidak percaya kepadanya.
"Aku arwah pilihan, jadi aku bisa menampakkan diriku dihadapanmu bahkan dihadapan orang lain jika aku menghendakinya" ujar Bryan.
Haura tetap masih tidak mempercayainya, karena semua film horor yang dia tonton, tidak ada hantu yang bisa menapak didasar lantai.
"Biar aku tunjukkan." Bryan mengarahkan tangannya kehordeng, menjadi sekat antara ranjang satunya dengan ranjang yang lain.
Hordeng itu bergerak dan Haura hanya tertawa.
"Hahahahhaha, kamu fikir, aku anak kecil yang bisa dikelabui? Semua tau, hordeng itu bergerak karena hembusan angin yang masuk lewat fentilasi udara"
Bryan kembali mengarahkan tangannya, kali ini kesebuah gelas yang terletak di meja, dia mengangkat gelas itu dengan kekuatannya dan membuat Haura takjub melihat hal itu.
"A ... apa ...,"
"Sekarang kau percaya aku seorang hantu atau arwah?" Bryan meletakkan kembali gelas keatas meja.
"Apa kau seorang pesulap?" kata Haura meneruskan kata-katanya yang sempat terpotong oleh perkataan Bryan.
Bryan menepuk dahinya, dia sangat kesal, sudah membuktikan dirinya arwah namun Haura menganggapnya sebagai seorang pesulap.
Aku benar-benar bisa melihat hal ghaib, apa ini artinya usiaku tinggal sebentar lagi? Menurut orang terdahulu, seseorang yang bisa melihat sesuatu yang diluar kebiasaannya, pertanda usianya tidak lama lagi...
Bersambung ....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 159 Episodes
Comments
Tita Puspita Dewi
hantunya dibikin gedeksama haura😅👍
2022-12-25
1
Tita Puspita Dewi
yang begini ini kalo difilm bikin kesel, ngagetin sumpah. 😁😁
2022-12-25
0