Pertemuan Tak Terduga

Mamah Retno datang pagi pagi sekali menuju apartemen putranya. Mamah Retno tengah sibuk mengotak-atik ponselnya, sudah berapa kali ia menghubungi Alexa, namun tidak ada jawaban yang terdengar dari Alexa. Sudah 30 menit, ia menunggu dan menekan bell Alexa tidak kunjung membukakan pintu, hingga akhirnya Mamah Retno pun menelpon putranya.

Hallo Ga!!..,"Kamu udah pergi Ga sama Alexa, Mamah sudah di depan apartement kamu nih.."ucap Mamah Retno dalam sambung telponnya.

Sontak Ryuga langsung membuka matanya dengan sempurna, karena posisinya kini baru saja bangun tidur.

Bisa kacau nih kalo Mamah tau aku tidur terpisah dengan Alexa..,"batin Ryuga berusaha mencari akal agar Mamahnya tidak curiga.

Ga kok kamu ditanya, malah diem aja sih...,"ujar Mamah Retno mencoba menyadarkan Ryuga.

Eh iya Mah..maaf...Ryuga lagi Dinas ke luar kota, Mungkin Alexa udah berangkat kali Mah, coba Mamah telpon Alexa deh..."Lagian tumben Mamah pagi-pagi banget datang?.."jawab Ryuga bingung, karena ia tidak tahu bagaimana menghubungi Alexa sedangkan kontak Alexa saja ia tau.

Udah tapi nggak di angkat, !!!.. Mamah kemaren ngemall sama Alexa, dan barang Mamah nggak sengaja ke bawa Alexa jadi Mamah datang ke sini pagi-pagi, sekali niatnya mau anterin Alexa ke sekolah....Ga Mamah mending minta sandi apartemen kamu kaki Mamah pegel nih dari tadi nunggu !!!..Coba kamu telpon dia !!!..."rengek Mamah Retno sambil memijat dengkulnya.

Jangan di tanya lagi bagaimana raut wajah Ryuga saat ini, ia sudah tidak punya alasan lagi untuk menghindar Mamahnya Ryuga menghela nafas dengan panjang.

Ga kenapa sih kamu dari tadi bengong terus...,"ujar Mamah Retno yang mulai kesal dengan putranya.

Hmmmm....!! Maaf mah Ryuga nggak punya nomernya Alexa Mah....220497..."ujar Ryuga pasrah, ia tidak peduli lagi jika Mamahnya akan memarahinya.

Kamu gimana sih Ga..Kok nomer istri kamu ajah nggak tahu.... perhatiin dong istri kamu!!..Kamu benar-benar kelewatan...Tut.."saut Mamah Retno sambil memasuki apartement anaknya tersebut. Seketika dia langsung mematikan panggilannya begitu saja karena ia begitu kesal melihat perlakuan putranya terhadap menantu kesayangannya.

Alexa....Alexa...!! Kamu dimana sayang...?ujar Mama Retno memanggil Alexa namun sosoknya pun tidak muncul.

Ia pun berjalan menuju lantai atas dimana ada 2 kamar yang berbeda, hingga ia pun mencoba memeriksa satu per satu kamar tersebut.

Saat memasuki kamar Ryuga Mamah Retno tidak menemukan Alexa. Hingga Mamah Retno melanjutkan penelusurannya menuju kamar yang satunya. Mamah Retno membulatkan mata sangat kejutkan ketika melihat kamar tersebut terlihat berantakan dan banyak sekali barang-barang Alexa berserakan di lantai.Ia pun langsung masuk ke dalam mencari keberadaan Alexa.

Jadi selama ini mereka tidur terpisah, pantas saja anak itu terus memaksa tinggal di apartementnya..."ujar Mamah Retno kesal.

Alexa...."teriak Mamah Retno terkejut saat mendapati Alexa duduk di lantai kamar mandi dalam keadaan duduk meringkuk tidak sadarkan diri serta shower air yang masih menyala mengguyur di tubuh Alexa. Terlihat jelas seragam yang masih Alexa kenakan sama seperti kemarin, Mamah Retno panik, apalagi setelah ia memeriksa tubuh Alexa yang terasa dingin.

Alexaaaa ya ampun sayang kamu kenapa...."teriak Mamah Retno yang di iringi derai air mata.

Putaran roda ranjang pasien berputar dengan, cepat, yang iringi isak tangis Mamah Retno, hingga langkahnya pun terhenti manakala Dokter menyuruh menunggu di luar ruang IGD. Terlihat Dokter jaga sedang menangani Alexa dengan sigap. Mamah Retno pun menghubungi Papah Bimo yang terdengar cukup terkejut mendengar kabar dari menantunya tersebut. Namun saat menghubungi Ryuga nomornya sudah tidak aktif lagi.

Mama Retno yang kini sudah ditemani suaminya Bimo terlihat begitu cemas menunggu di ruang IGD.

Paaaaah....Alexa apa dia baik baik aja kan Mamah takut sekali pah.."ucap Mamah Retno begitu mengkhawatirkan menantunya tersebut.

Lebih baik kita berdoa untuk Alexa ya Mah.."ucap Bimo terlihat terus berada di sisi istrinya mencoba saling menguatkan.

Ryuga benar-benar kelewatan, pokoknya setelah ini Mamah nggak akan biarin mereka tinggal terpisah dari kita pah... Papah sih waktu itu mengizinkan mereka mungkin nggak bakalan seperti ini kejadiannya..." ucap Mama Retno sedikit kesal

Ya sudah mah yang sudah terjadi biarlah terjadi, sekarang kan waktunya kita saling menyalahkan lebih baik kita berdoa saja untuk kesembuhan Alexa mah.." Jawab Papah Bimo dengan begitu bijak sambil mengusap punggung istrinya.

***********

Di sisi lain pandangan Ryuga menyapu sekeliling aula Hotel yang hampir di penuh oleh beberapa para mahasiswa, pelajar dan juga guru yang terlihat begitu serius menyimak materi yang di kupas oleh Prof. Abimanyu di atas podium. Ryuga sedang fokus di ruang seminar, sehingga ponselnya sengaja ia matikan agar tidak mengganggu ketika seminar sedang berlangsung. Saat sedang memasuki sesi tanya jawab mata Ryuga membulat sempurna manakala saat melihat sosok yang begitu ia kenal dengan baik, sedang berdiri mengajukan pertanyaan kepada Prof. Abimanyu.

Sita...batin Ryuga, ia kemudian berusaha memperjelas pandangannya.

Iya itu benar-benar Sita..,bagaimana bisa dia ada di sini ?...."ujar Ryuga membeku di tempat dimana ia duduk, tepatnya hanya beberapa baris tidak jauh dari posisi Sita. Pikirannya yang sejak tadi, tertuju pada Alexa tiba-tiba saja hilang saat satu bayangan masalalu muncul secara tak terduga ada di dekatnya.

Mata Ryuga terus terfokus pada sosok Sita, hingga seminar berakhir. Seluruh audiens terlihat satu per satu meninggalkan ruang aula, suasana saat itu terbilang cukup ramai hingga Ryuga kehilangan sosok yang sejak tadi mengganggu konsentrasinya. Sambil berusaha mencari cari ke setiap arah hingga tiba sosok yang ia cari pun nampak, setelah keluar dari dalam toilet.

Sita....."ujar Ryuga dengan suara bergetar.

Ryuga.."balas Sita yang lalu menjatuhkan tasnya melihat kemunculan seseorang yang pernah mengisi hari harinya, seseorang yang masih memiliki arti penting dalam hatinya 4 tahun yang lalu.

Mereka membeku sesaat sampai Sita memutuskan kontak mata dan lari begitu saja meninggalkan Ryuga.

Sita tunggu..."ujar Ryuga yang langsung mengejar Sita hingga keluar Hotel.

Arggghhhh..."rintih Sita saat hampir saja tertabrak motor saat berlari di bahu jalan menghindari Ryuga.

Kamu gpp.."ujar Ryuga yang langsung berjongkok memastikan kondisi Sita. Alisnya mengkerut manakala melihat luka di lutut Sita.

Ayo biar aku antar ke kliknik luka kamu cukup serius..."ujar Ryuga terlihat begitu perhatian. Tidak bisa di pungkiri hatinya masih bergetar sampai detik ini walaupun sekian lama mereka berpisah.

Sita sedang mendapat perawatan ringan di dalam klinik karena luka di lututnya. Sesekali ia meringis sebelum Dokter memberikan sedikit bius untuk menjahit robekan di lututnya.

Ini obatnya Pak, jangan lupa ya Pak tolong di bersihkan luka di lutut istrinya dan juga ganti perbannya setiap hari.."ujar Dr Widya sambil memberikan obat pada Ryuga. Mendengar ucapan Dr Widya yang menyebut Sita adalah istrinya Ryuga hanya mengiyakan tanpa memperdulikan Sita, yang cukup terkejut di buatnya.

Udah Ga makasih atas pertolongan kamu..," cukup sampai sini aja,..aku bisa pulang sendiri..,"ujar Sita bersikap sewajarnya mungkin di depan Ryuga.

Kenapa Sit...apa kamu sedang berusaha menghindar dariku...,"ujar Ryuga menatap Sita.

Enggak bukan seperti itu, aku nggak mau repeotin kamu. Aku cuman...cuman..."jawab Sita bingung sendiri

Cuman apa ? Cuman bagian dari masalalu yang ingin kamu hindari....,"ujar Ryuga to the point menyinggung masalalu.

Bukan gitu Ga..."ujar Sita yang mulai terbawa perasaan.

Kamu nggak perlu khawatir Sit,.. aku nggak bakal bahas masalalu... aku cuman peduli sebagai teman nggak lebih..."ujar Ryuga berusaha meyakinkan Sita.

Di dalam perjalanan, Ryuga pada akhirnya berhasil membujuk Sita yang sempat menolaknya untuk mengantarnya kembali ke Hotel, karena hari ini ia pun berencana akan kembali ke Jakarta.

Kamu tinggal dimana sekarang..Kebetulan banget ketemu kamu di sini..,"tanya Ryuga membuka pembicaraan sambil fokus menyetir.

Aku tinggal di Jakarta, aku nerusin S2 aku di kampus kita dulu.. Iya kebetulan, aku suka banget sama Prof Abimayu jadi iseng iseng aku ikut seminarnya buat nambah -nambah ilmu..,"ujar Sita.

Kamu nerusin S2 lagi, aku malah belum kepikiran nerusin S2 lagi?,..,"aku kira kamu menetap disini sama Mamah kamu....,"tanya Ryuga sesekali melirik kearah Sita.Ryuga tahu Sita dan Mamahnya tinggal di dareah Bogor, karena Sita menang di lahirkan di kota tersebut.

Nggak ada alasan aku tinggal disini Ga, karena Mamah udah meninggal dua tahun yang lalu,..Jadi aku kesini abis mengunjungi makam Mamah aku ...",ujar Sita menunduk sedih saat membahas Mamahnya.

Maaf aku nggak tau, aku turut berduka Sit...," ujar Ryuga sekilas menatap Sita yang sedikit menunduk terlihat raut wajahnya sedih saat membahas Mamahnya, ada perasaan tidak tega melihat Sita yang terlihat rapuh hingga tanpa sadar Ryuga menggenggam tangan Sita seolah memberikan kekuatan pada Sita.

Iya Ga..Makasih !!...,"ujar Sita dengan senyum simpul saat Ryuga menggenggam tangannya, lalu menatap Ryuga dengan begitu terpesona, karena Ryuga yang saat ini terlihat sedikit berbeda bahkan berkali-kali lipat lebih tampan berbeda sekali pada saat jaman masih kuliah dulu.

Ngomong kamu mau kemana Sit ?..."aku rencanannya mau pulang ke Jakarta..'Kamu mau bareng aku ke Jakarta ?..,"tawar Ryuga

Aku juga berencana pulang ke Jakarta aku udah beli tiket..,Kamu nanti turunin aku di stasiun Bogor aja Ga ..aku nggak mau ngerepotin kamu...,"ujar Sita menolak dengan halus sambil tersenyum. Ryuga sedikit terkesima saat melihat senyum Sita , karena hampir empat tahun lama ia tidak bertemu dengan Sita. Dan kali ini penampilan Sita sangat berbeda lebih cantik dari sebelumnya.

Aku nggak merasa di repotin...Kamu bareng aku aja ya ?...,"ujar Ryuga memaksa, dan Sita pun menyetujui ajakan Ryuga untuk pulang ke Jakarta bersamanya

...***********...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

abdan syakura

abdan syakura

hadoohhhhh
Nampak Alexa ma Dimas,elo marah2,Ga. ..
Jadi skrg tuh apa namanya?
Kembali ke masa lalu????
Tega kamu!!! Stupid!!
Maaf Thor..
kesel banget....

2023-03-15

0

YAM

YAM

istrinya di deketin ma cowok laen marah2 sndirinya galon. noh istrimu masuk RS jgn gatel mulu tuh mata.
ihh makin kesel sma lu

2023-02-26

0

Ariff Arif

Ariff Arif

sama mantan pacar peduli sama istri di abaikan

2023-02-13

0

lihat semua
Episodes
1 Welcome Jakarta
2 Rencana Perjodohan
3 Kafe Monalisa
4 Ternyata Dia
5 Guru Super Galak
6 Pertemuan Keluarga
7 Sah
8 Istri yang Tak Dianggap
9 Sakit Perut
10 Ruang UKS
11 Pertengkaran
12 Gara-Gara Alkohol
13 Kucing dan Tikus
14 Menghindar
15 Patah Hati Dan Terjebak.
16 Feeling Worthless
17 Persaingan Guru Dan Murid
18 Membuntuti Alexa
19 Hancur Tak Tersisa
20 Pertemuan Tak Terduga
21 Hipotermia
22 Pelukan Hangat
23 Dilema
24 Konflik Hati
25 Insiden Toilet
26 Mencuri First Kiss
27 Cemburu Tapi Gengsi
28 Alexa Pingsan
29 Healing Ke Dufan
30 Luka
31 Keweca dan Patah Hati
32 Serangan Balik
33 Pinjam Peluk
34 Mencari Bukti
35 Lagi-Lagi Grace
36 Perkara Lipstik
37 Karma Untuk Ferdy
38 Kenyataan Pahit
39 Dear, Alexa
40 Teror Debt Kolektor.
41 Pertengkaran
42 Nasehat Eyang
43 Menjemput Pulang
44 Akhir Pekan
45 Ruang Aula Sekolah
46 Ketegangan Di Cafe
47 Di Kira Pecandu.
48 Tentang Alexa
49 Tentang Sita
50 Cemburu Buta
51 Kamu Milikku Seutuhnya
52 Curahan Hati.
53 Ruangan BK
54 Kantin Sekolah
55 Janji Ryuga
56 Menculik Mantu Kesayangan.
57 Baju Haram
58 Fakta Baru
59 Candu
60 Makasih Besti
61 Rumah Tante Karin
62 Liburan Dadakan.
63 Malam Yang Panjang
64 Ngobrol Semalam Suntuk
65 Kembali ke Jakarta.
66 Menghasut
67 Perubahan Sikap Mama Retno.
68 Kebobrokan Kelas IPS XII
69 Moodbooster
70 Peringatan Keras
71 Di Kira Hamil
72 Turmanen Basket
73 Mengunjungi Ferdy
74 Meeting
75 Kamu Itu Milik Aku
76 Papah Sakit
77 Musuh Di Balik Selimut
78 Keputusan Pahit
79 Di Usik Masa Lalu.
80 Kelicikan Sita
81 Masalah Demi Masalah
82 Konflik Pasutri
83 Alexa Demam
84 Mencari Kesempatan.
85 Mendapat Lampu Hijau
86 Pengakuan Ryuga
87 Gudang Sekolah
88 Nurut Kata Suami
89 Kemunculan Ferdy
90 Tidak Di Anggap
91 Ferdy Semakin Menggila
92 Tidak Ada Harapan
93 Status Baru
94 Hari Guru
95 Aku Mau Kita Cerai
96 Selamat Tinggal
97 Pengumuman
98 Belum Usai
99 Pertunangan Nicco Dan Hanum
100 Insiden
101 Kepulangan Ryuga
102 Mencari Alexa
103 Kantor Polisi
104 Fakta Nicco
105 Ryuga Sakit
106 Fakta-Fakta Baru
107 Waktu Telah Berlalu
108 Keinginan Shaka.
109 Kembali Dan Mencari
110 Kesempatan Kedua
111 Kediaman Ardy.
112 Keseruan Sheena Dan Shaka
113 Rindu Yang Terbalaskan
114 Sebelum Bertemu
115 Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116 Makan Malam
117 Obrolan Hangat Keluarga
118 Semangat Ryuga
119 Siapa Kamu Sebenernya Mas
120 Kehebohan Di Kantor
121 Tukang Modus
122 Merasakan Dejavu
123 Meetup Trio Pemberontak
124 Meyakinkan Alexa.
125 Mencari Tahu Masalalu
126 Kecemasan Ryuga
127 Banyak Yang Berubah.
128 Bangun Alexa
129 Alexa Sadar
130 Mengingat Semuanya.
131 Keegoisan Alexa
132 Tangis Shaka
133 Curahan Hati Shaka
134 Menjelaskan Kesalahpahaman
135 Penyesalan Ryuga.
136 Kabar Miring
137 Menceritakan Semuanya
138 Nggak Mau Ikut...!
139 Konfrensi Pers
140 Kejutan Dari Aussie
141 Libur Dulu
142 Kotak Hadiah Milik Shaka
143 Penjelasan Nicco.
144 Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145 Perubahan Mood
146 Selamat Ya Bro..!
147 Ngidam Mangga Muda
148 Duo Bumil Ngemall
149 Kualat Sama Suami..!
150 Kado Paling Terindah
151 Adzkiya Elea Wijaya.
152 "Janda Kembang Kampoeng Pete"
Episodes

Updated 152 Episodes

1
Welcome Jakarta
2
Rencana Perjodohan
3
Kafe Monalisa
4
Ternyata Dia
5
Guru Super Galak
6
Pertemuan Keluarga
7
Sah
8
Istri yang Tak Dianggap
9
Sakit Perut
10
Ruang UKS
11
Pertengkaran
12
Gara-Gara Alkohol
13
Kucing dan Tikus
14
Menghindar
15
Patah Hati Dan Terjebak.
16
Feeling Worthless
17
Persaingan Guru Dan Murid
18
Membuntuti Alexa
19
Hancur Tak Tersisa
20
Pertemuan Tak Terduga
21
Hipotermia
22
Pelukan Hangat
23
Dilema
24
Konflik Hati
25
Insiden Toilet
26
Mencuri First Kiss
27
Cemburu Tapi Gengsi
28
Alexa Pingsan
29
Healing Ke Dufan
30
Luka
31
Keweca dan Patah Hati
32
Serangan Balik
33
Pinjam Peluk
34
Mencari Bukti
35
Lagi-Lagi Grace
36
Perkara Lipstik
37
Karma Untuk Ferdy
38
Kenyataan Pahit
39
Dear, Alexa
40
Teror Debt Kolektor.
41
Pertengkaran
42
Nasehat Eyang
43
Menjemput Pulang
44
Akhir Pekan
45
Ruang Aula Sekolah
46
Ketegangan Di Cafe
47
Di Kira Pecandu.
48
Tentang Alexa
49
Tentang Sita
50
Cemburu Buta
51
Kamu Milikku Seutuhnya
52
Curahan Hati.
53
Ruangan BK
54
Kantin Sekolah
55
Janji Ryuga
56
Menculik Mantu Kesayangan.
57
Baju Haram
58
Fakta Baru
59
Candu
60
Makasih Besti
61
Rumah Tante Karin
62
Liburan Dadakan.
63
Malam Yang Panjang
64
Ngobrol Semalam Suntuk
65
Kembali ke Jakarta.
66
Menghasut
67
Perubahan Sikap Mama Retno.
68
Kebobrokan Kelas IPS XII
69
Moodbooster
70
Peringatan Keras
71
Di Kira Hamil
72
Turmanen Basket
73
Mengunjungi Ferdy
74
Meeting
75
Kamu Itu Milik Aku
76
Papah Sakit
77
Musuh Di Balik Selimut
78
Keputusan Pahit
79
Di Usik Masa Lalu.
80
Kelicikan Sita
81
Masalah Demi Masalah
82
Konflik Pasutri
83
Alexa Demam
84
Mencari Kesempatan.
85
Mendapat Lampu Hijau
86
Pengakuan Ryuga
87
Gudang Sekolah
88
Nurut Kata Suami
89
Kemunculan Ferdy
90
Tidak Di Anggap
91
Ferdy Semakin Menggila
92
Tidak Ada Harapan
93
Status Baru
94
Hari Guru
95
Aku Mau Kita Cerai
96
Selamat Tinggal
97
Pengumuman
98
Belum Usai
99
Pertunangan Nicco Dan Hanum
100
Insiden
101
Kepulangan Ryuga
102
Mencari Alexa
103
Kantor Polisi
104
Fakta Nicco
105
Ryuga Sakit
106
Fakta-Fakta Baru
107
Waktu Telah Berlalu
108
Keinginan Shaka.
109
Kembali Dan Mencari
110
Kesempatan Kedua
111
Kediaman Ardy.
112
Keseruan Sheena Dan Shaka
113
Rindu Yang Terbalaskan
114
Sebelum Bertemu
115
Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116
Makan Malam
117
Obrolan Hangat Keluarga
118
Semangat Ryuga
119
Siapa Kamu Sebenernya Mas
120
Kehebohan Di Kantor
121
Tukang Modus
122
Merasakan Dejavu
123
Meetup Trio Pemberontak
124
Meyakinkan Alexa.
125
Mencari Tahu Masalalu
126
Kecemasan Ryuga
127
Banyak Yang Berubah.
128
Bangun Alexa
129
Alexa Sadar
130
Mengingat Semuanya.
131
Keegoisan Alexa
132
Tangis Shaka
133
Curahan Hati Shaka
134
Menjelaskan Kesalahpahaman
135
Penyesalan Ryuga.
136
Kabar Miring
137
Menceritakan Semuanya
138
Nggak Mau Ikut...!
139
Konfrensi Pers
140
Kejutan Dari Aussie
141
Libur Dulu
142
Kotak Hadiah Milik Shaka
143
Penjelasan Nicco.
144
Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145
Perubahan Mood
146
Selamat Ya Bro..!
147
Ngidam Mangga Muda
148
Duo Bumil Ngemall
149
Kualat Sama Suami..!
150
Kado Paling Terindah
151
Adzkiya Elea Wijaya.
152
"Janda Kembang Kampoeng Pete"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!