Istri yang Tak Dianggap

Satu jam berlalu kini Alexa dan Ryuga sampai di kediaman Ryuga yang terlihat begitu mewah dengan nuansa minimalis modern. Ryuga membiarkan Alexa membawa kopernya sendiri, Alexa terlihat begitu susah payah mengeluarkan kopernya dari bagasi.

Ga kamu gimana sih...bantuin dong istri kamu.."omel Mama Retno kepada Ryuga.

Ryuga berjalan dengan malas menghampiri Alexa ia menarik dengan kasar koper milik Alexa dari tangan Alexa. Tanpa basa basi Ryuga dengan wajah dinginnya ia pun langsung berjalan meninggalkan Alexa menuju kamarnya.

Alexa kamu tidak perlu sungkan-sungkan di sini anggap saja rumah ni seperti rumah kamu sendiri ya sayang ...Lebih baik kamu istirahat, pasti kamu capekan.." ucap Mama Retno sambil mengelus punggung Alexa dengan penuh perhatian.

Ia mah..Alexa ke kamar ya Mah.."pamit Alexa dengan senyum yang terlihat sungkan, namun Alexa bisa merasakan perhatian dan ketulusan Mama Retno terhadapnya.

Tidak di pungkiri hatinya merasa terenyuh dengan sikap Mama Retno entah sudah berapa lama ia tidak pernah merasakan hal seperti itu sejak kepergian mendiang mamahnya.

Saat sudah dalam kamar Ryuga terlihat sedang melepaskan semua aksesoris yang melekat di tubuhnya. Ia bisa melihat wajah Alexa di balik cermin yang baru saja tiba dikamarnya, Ryuga pun tersenyum dingin menatap Alexa. Ia pun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu. Tidak ada percakapan yang terdengar dari mulut Alexa maupun Ryuga mereka hanya saling melirik sinis dengan suasana yang pastinya sangat canggung.

Alexa langsung melengos begitu saja, saat mendapat tatapan sinis Ryuga, ia langsung saja menuju kursi yang berada di samping balkon kamar Ryuga.

Ryuga pun masuk ke kamar mandi membanting pintu dengan kencang hingga membuat Alexa terkejut, namun Alexa tetap acuh walaupun tidak dipungkiri hatinya merasa sedikit takut dan gugup berada sekamar dengan guru killer yang kini resmi menjadi suaminya tersebut.

Seharusnya akulah orang yang paling terbebani karena pernikahan ini.."ujar Ryuga memikirkan sikap Alexa kepadanya tadi, sambil merebahkan dirinya di dalam bath up.

Alexa membuka koper miliknya, ia merasa bingung mendeskripsikan apa yang kini ia rasakan. Seharusnya pernikahannya merupakan moment special sekali dalam seumur hidupnya yang memiliki arti khusus, namun ia tidak sama sekali merasa bahagia dalam pernikahannya, entah karena ia sudah merasa lelah dengan hidupnya atau karena pasrah dengan keadaan hidupnya yang tidak pernah berpihak padanya. Ia pun menjatuhkan dirinya di sofa sejenak memikirkan makna dari menjadi seorang istri terlebih dengan sifat Ryuga yang di nilai sangat arogan dan dingin menurutnya akan sulit baginya untuk bertahan bahkan memikirkannya saja membuatnya pusing dan lelah hingga tak terasa Alexa langsung terlelap dalam posisi duduk di sofa.

Sita...."rintih Ryuga sambil menatap kalung yang berliontinkan sebuah cincin berukir sebuah nama seseorang yang masih memiliki arti penting di hatinya. Seseorang yang begitu special hingga sampai detik ini pun Ryuga masih begitu mengingat dengan jelas rasa sakitnya dengan akhir cerita kisah cinta mereka walau sudah empuk tahun berlalu.

Hampir satu jam berada di dalam kamar mandi setelah asyik merendam diri di dalam bath up merefleksikan otot tegang di kepalanya.

Ryuga sudah keluar dengan mengenakan boxer memperlihatkan bentuk tubuh sixpacknya yang membentuk sempurna. Ia berjalan sambil mengeringkan rambut dengan handuknya menambah kesan seksi. Ryuga terlalu asik dengan kegiatannya sampai-sampai Ia melupakan sosok Alexa yang kini ada di kamarnya, karena terbiasa sendiri . Ryuga berjalan tanpa beban dengan santainya, hingga ia terkejut sendiri melihat Alexa yang sudah terlelap duduk di pojok sofa.

Bisa bisanya dia tertidur dengan tenang tanpa memperdulikan bahwa ada laki laki asing yang sedang bersamanya saat ini. Apa dia tidak berpikir bisa saja aku melakukan yang hal yang aneh kepadanya,..."batin Ryuga dengan senyum sinis memandang Alexa dengan tatapan yang sulit diartikan.

*****

Dalam mimpi samar samar suara penggalangan penggalangan kejadian di masa lalu Alexa kembali masuk dalam lelapnya.

Mamah...Papaah...bawa pergi anak sialan itu...Aku kehilangan segala karena anak itu Sarah...semua salah kamu Alexa...Aku tidak pernah menganggap mu sebagai menatuku..Dia bukan cucuku...Mamaah.."teriak Alexa baru saja membuka matanya karena bermimpi buruk.

Ryuga terbangun akibat suara Alexa yang cukup kencang wajah terlihat kesal menatap Alexa dalam suasana kamar yang begitu gelap.

Ini sudah malam, jangan menganggu tidurku.."ujar Ryuga dengan nada yang sedikit tinggi. Ryuga pun langsung merebahkan kembali tubuhnya dan menarik selimut sampai menutupi seluruh tubuhnya.

Tubuh Alexa bergetar perutnya terasa mual, ia membekap mulutnya agar tidak mengeluarkan suara yang bisa mengganggu Ryuga. Alexa berjalan perlahan mengambil obatnya yang masih berada di dalam koper kemudian ia segera menuju toilet mengeluarkan gejolak di dalam perutnya. Terlihat peluhnya sudah membanjiri tubuh Alexa pun segera memasukkan 2 pil ke dalam mulutnya. Dengan nafas yang tersegal segal Alexa berusaha menarik nafasnya dalam dalam guna menetralkan kecemasan dan rasa takutnya yang selalu menyiksanya hampir setiap malam.

*******

Pagi hari Alexa terbangun pukul lima pagi, ia merasakan nyeri pada tubuh karena tidur di sofa. Alexa melihat Ryuga yang masih terlelap di tempat tidur king size miliknya, perlahan ia merapikan diri dan keluar menuju dapur. Karena pagi pagi ia terbiasa mengganggu mbok Darmi yang sedang membuat sarapan saat masih tinggal di rumahnya waktu itu.

Eh kamu udah bangun sayang....sedang apa kamu disini ini sayang......"sapa Mamah Retno saat mendapati Alexa sedang di dapur.

Eh..Iya mah Alexa cuman...Oh iya Alexa kalo di rumah suka gangguin si mbok kalo lagi masak, Alexa lupa kalo sekarang Alexa udah tinggal di sini....."ucap Alexa gugup, ia masih sedikit canggung bersikap di depan Mamah Retno.

Oh gitu pasti kamu belum terbiasa ya.....Wah jarang loh anak gadis itu bisa bangun pagi, sini yuk bantuin Mamah bikin sarapan..."ucap Mamah Retno yang terlihat begitu senang menarik tangan Alexa menuju pantry.

Melihat sikap Retno yang begitu perhatian dan lembut mengingatkan Alexa pada sosok mendiang mamanya. Tak terasa air matanya pun lolos begitu saja. Untung saja Alexa sedang mengiris bawang hingga Mamah Retno tidak menyadari kalau Alexa bersedih karena Mamah Retno yang mengingatkan pada mendiang mamahnya yang sudah meninggal.

************

Dikamar sudah menunjukan pukul enam lewat Ryuga belum juga bangun dari tidurnya sedangkan Alexa sudah rapih dengan seragamnya. Alexa mencoba membangunkan Ryuga dengan perlahan, walaupun sebenarnya ia sangat gugup dan canggung karena ini pertama kalinya ia menjalankan tugas barunya sebagai istri. Alexa bingung dengan cara apa ia harus membangunkan suaminya dan juga bagaimana cara melayani seorang suami. Alexa mulai berpikir, ia berusaha menerima pernikahannya walau membuatnya begitu sangat tidak nyaman, semua itu ia paksanya agar mentalnya tidak semakin down seperti saat kemarin dimana ia begitu terpuruk.

Pak bangun udah pagi...Pak bangun....."ucap Alexa perlahan dengan sedikit gugup dan berusaha bersikap baik seperti pesan mbok Darmi.

Namun Ryuga malah menutup wajahnya dengan bantal seolah tidak ingin beranjak dari tidurnya. Dan Alexa pun berusaha membangunkan lagi, tapi justru Ryuga memarahinya karena merasa terganggu.

Jangan panggil saya Pak, mengerti,....."ucap Ryuga dengan nada yang sedikit meninggi ia langsung beranjak dari tempat tidurnya sambil melempar bantal ke wajah Alexa.

Alexa pun hanya terdiam dan menatap dingin saat mendapatkan perlakuan kurang menyenang dari suami tersebut. Mereka pun menatap diri satu sama lain dengan aura permusuhan yang begitu sengit.

Ternyata sifat asli seorang Pak Ryuga yang sangat di kagumi siswi-siswi alay di sekolah itu seperti ini..."ucap Alexa tersenyum sinis memprovokasi Ryuga.

Apa kamu bilang...coba ulangi..."ucap ketus Ryuga sambil mengepalkan kedua tangannya.

Tidak ada..."jawab Alexa ia langsung membuang wajahnya dan keluar dari kamar mereka.

Ryuga terlihat kesal dengan ucapan Alexa ia pun beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi sambil menggertakan giginya setelah melihat Alexa sudah hilang dari kamarnya.

******

Mah pah Alexa duluan yah Alexa udah telat ke sekolah....."pamit Alexa dengan buru-buru yang sebenarnya menghindar dari Ryuga.

Tunggu kamu nggak sarapan dulu, trus mana suami kamu, bukannya kalian satu arah...lebih baik kamu tunggu suami kamu sayang.."tanya Retno yang dengan bingungnya.

Kak Ryuga juga baru bangun mah nanti biar Alexa naik ojol aja biar cepet, soal takut macet nanti telat......"jawab Alexa sambil menyalimin keduanya.

Ya udah kamu hati hati ya sayang..."ujar Mamah Retno sambil merapikan pakaian Alexa yang ia kenakan.

Ehmmm anak itu lupa, sekarang dia sudah memiliki tanggung jawab, apa dia tidak ngerti apa itu kewajiban sebagai seorang suami...."ucap Tuan Bimo membicarakan putranya.

Ya udah Pah..ayo sarapannya di lanjut..nanti Papah telat loh ke kantor..."ujar Retno sambil menuangkan air untuk suaminya.

******

Hari senin adalah hari dimana tepatnya Alexa ke sekolah dengan predikat barunya menjadi seorang istri pak Ryuga, lebih tepatnya istri yang tidak di anggap keberadaannya. Upacara rutin di adakan pada hari senin seluruh siswa terlihat sudah rapih pada barisannya.

Namun berbeda dengan Alexa yang baru saja keluar toilet ia berpapasan dengan papahnya yang menang merupakan pemilik sekolah tempat dimana ia menimba ilmu.

Jangan bikin masalah disana, ingat jaga sikapmu....."ucap Ferdy kepada putrinya ketika berpapasan.

Bukannya menjawab Alexa melewati papahnya begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Karena sikap papahnya selalu saja berhasil membuat Alexa semakin membencinya.

...___________...

Terpopuler

Comments

Ory Isa

Ory Isa

ko bgitu benciny sma alexa pak ferdi ,hhh

2023-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 Welcome Jakarta
2 Rencana Perjodohan
3 Kafe Monalisa
4 Ternyata Dia
5 Guru Super Galak
6 Pertemuan Keluarga
7 Sah
8 Istri yang Tak Dianggap
9 Sakit Perut
10 Ruang UKS
11 Pertengkaran
12 Gara-Gara Alkohol
13 Kucing dan Tikus
14 Menghindar
15 Patah Hati Dan Terjebak.
16 Feeling Worthless
17 Persaingan Guru Dan Murid
18 Membuntuti Alexa
19 Hancur Tak Tersisa
20 Pertemuan Tak Terduga
21 Hipotermia
22 Pelukan Hangat
23 Dilema
24 Konflik Hati
25 Insiden Toilet
26 Mencuri First Kiss
27 Cemburu Tapi Gengsi
28 Alexa Pingsan
29 Healing Ke Dufan
30 Luka
31 Keweca dan Patah Hati
32 Serangan Balik
33 Pinjam Peluk
34 Mencari Bukti
35 Lagi-Lagi Grace
36 Perkara Lipstik
37 Karma Untuk Ferdy
38 Kenyataan Pahit
39 Dear, Alexa
40 Teror Debt Kolektor.
41 Pertengkaran
42 Nasehat Eyang
43 Menjemput Pulang
44 Akhir Pekan
45 Ruang Aula Sekolah
46 Ketegangan Di Cafe
47 Di Kira Pecandu.
48 Tentang Alexa
49 Tentang Sita
50 Cemburu Buta
51 Kamu Milikku Seutuhnya
52 Curahan Hati.
53 Ruangan BK
54 Kantin Sekolah
55 Janji Ryuga
56 Menculik Mantu Kesayangan.
57 Baju Haram
58 Fakta Baru
59 Candu
60 Makasih Besti
61 Rumah Tante Karin
62 Liburan Dadakan.
63 Malam Yang Panjang
64 Ngobrol Semalam Suntuk
65 Kembali ke Jakarta.
66 Menghasut
67 Perubahan Sikap Mama Retno.
68 Kebobrokan Kelas IPS XII
69 Moodbooster
70 Peringatan Keras
71 Di Kira Hamil
72 Turmanen Basket
73 Mengunjungi Ferdy
74 Meeting
75 Kamu Itu Milik Aku
76 Papah Sakit
77 Musuh Di Balik Selimut
78 Keputusan Pahit
79 Di Usik Masa Lalu.
80 Kelicikan Sita
81 Masalah Demi Masalah
82 Konflik Pasutri
83 Alexa Demam
84 Mencari Kesempatan.
85 Mendapat Lampu Hijau
86 Pengakuan Ryuga
87 Gudang Sekolah
88 Nurut Kata Suami
89 Kemunculan Ferdy
90 Tidak Di Anggap
91 Ferdy Semakin Menggila
92 Tidak Ada Harapan
93 Status Baru
94 Hari Guru
95 Aku Mau Kita Cerai
96 Selamat Tinggal
97 Pengumuman
98 Belum Usai
99 Pertunangan Nicco Dan Hanum
100 Insiden
101 Kepulangan Ryuga
102 Mencari Alexa
103 Kantor Polisi
104 Fakta Nicco
105 Ryuga Sakit
106 Fakta-Fakta Baru
107 Waktu Telah Berlalu
108 Keinginan Shaka.
109 Kembali Dan Mencari
110 Kesempatan Kedua
111 Kediaman Ardy.
112 Keseruan Sheena Dan Shaka
113 Rindu Yang Terbalaskan
114 Sebelum Bertemu
115 Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116 Makan Malam
117 Obrolan Hangat Keluarga
118 Semangat Ryuga
119 Siapa Kamu Sebenernya Mas
120 Kehebohan Di Kantor
121 Tukang Modus
122 Merasakan Dejavu
123 Meetup Trio Pemberontak
124 Meyakinkan Alexa.
125 Mencari Tahu Masalalu
126 Kecemasan Ryuga
127 Banyak Yang Berubah.
128 Bangun Alexa
129 Alexa Sadar
130 Mengingat Semuanya.
131 Keegoisan Alexa
132 Tangis Shaka
133 Curahan Hati Shaka
134 Menjelaskan Kesalahpahaman
135 Penyesalan Ryuga.
136 Kabar Miring
137 Menceritakan Semuanya
138 Nggak Mau Ikut...!
139 Konfrensi Pers
140 Kejutan Dari Aussie
141 Libur Dulu
142 Kotak Hadiah Milik Shaka
143 Penjelasan Nicco.
144 Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145 Perubahan Mood
146 Selamat Ya Bro..!
147 Ngidam Mangga Muda
148 Duo Bumil Ngemall
149 Kualat Sama Suami..!
150 Kado Paling Terindah
151 Adzkiya Elea Wijaya.
152 "Janda Kembang Kampoeng Pete"
Episodes

Updated 152 Episodes

1
Welcome Jakarta
2
Rencana Perjodohan
3
Kafe Monalisa
4
Ternyata Dia
5
Guru Super Galak
6
Pertemuan Keluarga
7
Sah
8
Istri yang Tak Dianggap
9
Sakit Perut
10
Ruang UKS
11
Pertengkaran
12
Gara-Gara Alkohol
13
Kucing dan Tikus
14
Menghindar
15
Patah Hati Dan Terjebak.
16
Feeling Worthless
17
Persaingan Guru Dan Murid
18
Membuntuti Alexa
19
Hancur Tak Tersisa
20
Pertemuan Tak Terduga
21
Hipotermia
22
Pelukan Hangat
23
Dilema
24
Konflik Hati
25
Insiden Toilet
26
Mencuri First Kiss
27
Cemburu Tapi Gengsi
28
Alexa Pingsan
29
Healing Ke Dufan
30
Luka
31
Keweca dan Patah Hati
32
Serangan Balik
33
Pinjam Peluk
34
Mencari Bukti
35
Lagi-Lagi Grace
36
Perkara Lipstik
37
Karma Untuk Ferdy
38
Kenyataan Pahit
39
Dear, Alexa
40
Teror Debt Kolektor.
41
Pertengkaran
42
Nasehat Eyang
43
Menjemput Pulang
44
Akhir Pekan
45
Ruang Aula Sekolah
46
Ketegangan Di Cafe
47
Di Kira Pecandu.
48
Tentang Alexa
49
Tentang Sita
50
Cemburu Buta
51
Kamu Milikku Seutuhnya
52
Curahan Hati.
53
Ruangan BK
54
Kantin Sekolah
55
Janji Ryuga
56
Menculik Mantu Kesayangan.
57
Baju Haram
58
Fakta Baru
59
Candu
60
Makasih Besti
61
Rumah Tante Karin
62
Liburan Dadakan.
63
Malam Yang Panjang
64
Ngobrol Semalam Suntuk
65
Kembali ke Jakarta.
66
Menghasut
67
Perubahan Sikap Mama Retno.
68
Kebobrokan Kelas IPS XII
69
Moodbooster
70
Peringatan Keras
71
Di Kira Hamil
72
Turmanen Basket
73
Mengunjungi Ferdy
74
Meeting
75
Kamu Itu Milik Aku
76
Papah Sakit
77
Musuh Di Balik Selimut
78
Keputusan Pahit
79
Di Usik Masa Lalu.
80
Kelicikan Sita
81
Masalah Demi Masalah
82
Konflik Pasutri
83
Alexa Demam
84
Mencari Kesempatan.
85
Mendapat Lampu Hijau
86
Pengakuan Ryuga
87
Gudang Sekolah
88
Nurut Kata Suami
89
Kemunculan Ferdy
90
Tidak Di Anggap
91
Ferdy Semakin Menggila
92
Tidak Ada Harapan
93
Status Baru
94
Hari Guru
95
Aku Mau Kita Cerai
96
Selamat Tinggal
97
Pengumuman
98
Belum Usai
99
Pertunangan Nicco Dan Hanum
100
Insiden
101
Kepulangan Ryuga
102
Mencari Alexa
103
Kantor Polisi
104
Fakta Nicco
105
Ryuga Sakit
106
Fakta-Fakta Baru
107
Waktu Telah Berlalu
108
Keinginan Shaka.
109
Kembali Dan Mencari
110
Kesempatan Kedua
111
Kediaman Ardy.
112
Keseruan Sheena Dan Shaka
113
Rindu Yang Terbalaskan
114
Sebelum Bertemu
115
Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116
Makan Malam
117
Obrolan Hangat Keluarga
118
Semangat Ryuga
119
Siapa Kamu Sebenernya Mas
120
Kehebohan Di Kantor
121
Tukang Modus
122
Merasakan Dejavu
123
Meetup Trio Pemberontak
124
Meyakinkan Alexa.
125
Mencari Tahu Masalalu
126
Kecemasan Ryuga
127
Banyak Yang Berubah.
128
Bangun Alexa
129
Alexa Sadar
130
Mengingat Semuanya.
131
Keegoisan Alexa
132
Tangis Shaka
133
Curahan Hati Shaka
134
Menjelaskan Kesalahpahaman
135
Penyesalan Ryuga.
136
Kabar Miring
137
Menceritakan Semuanya
138
Nggak Mau Ikut...!
139
Konfrensi Pers
140
Kejutan Dari Aussie
141
Libur Dulu
142
Kotak Hadiah Milik Shaka
143
Penjelasan Nicco.
144
Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145
Perubahan Mood
146
Selamat Ya Bro..!
147
Ngidam Mangga Muda
148
Duo Bumil Ngemall
149
Kualat Sama Suami..!
150
Kado Paling Terindah
151
Adzkiya Elea Wijaya.
152
"Janda Kembang Kampoeng Pete"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!