Ryuga terlihat duduk sambil bersandar memijat pelipisnya yang sedikit terasa sedikit nyeri. Di ruang IGD, terlihat Alexa sedang di tanggani oleh Dokter Andry yang merupakan sahabatnya yang bekerja di rumah sakit tersebut. Dokter Andry pun keluar setelah menangani Alexa, Ryuga segera menghampiri Dokter Andry.
Dia gpp bro..," cuman sepertinya asam lambungnya naik dan sedikit kelelahan aja..."ujar Dokter Andry sambil menepuk bahu Ryuga.
Ryuga membuang nafas dengan kasar ia mengutuk dirinya sendiri karena tuduhannya yang tidak berdasar kepada Alexa.
Thanks Ndry..."ujar Ryuga menatap intens Dokter Andry.
Ngomong ngomong siapa tuh cewek...gila juga luh sekarang maenan luh anak SMA.."ckckckc" ,.." Tapi gue bersyukur ternyata luh udah move on sekarang,...." Loh apain tuh anak orang ampe luh bawa ke sini ?......"goda Dokter Andry sambil tertawa renyah menggoda Ryuga.
Kamprettt,.."Nggak usah kepo.., yakin dia gpp?.." Dia nggak......"tanya Ryuga tidak meneruskan ucapannya ia mengurungkan niatnya untuk bertanya apakah Alexa hamil, mulutnya terasa berat. Apalagi pertanyaan seperti itu akan menambah kecurigaan sahabatnya, apalagi jika Dokter Andry berpikir sampai macam-macam tentangnya.
Nggak apa maksud luh ?..." selidik Dokter Andri.
Hmmmm..",Lupakan...."saut Ryuga mengakhiri obrolanya yang tidak penting baginya.
Oh iya.."ngomong-ngomong kapan luh dateng,.."kok kagak ngabarin gue ?.."tanya Dokter Andry sebagai sahabat.
Udah ada 3 mingguanlah,." Kemaren gue dah ngumpul di tempat biasa ...Luh aja yang nggak dateng.."jawab Ryuga singkat.
Oh waktu itu gue sibuk ada seminar...Oh iya.."Lo udah ketemu Sita belom?..,dia kan ada di Jakarta sekarang bro !!.."Gue pernah nggak sengaja ketemu dia, dan sedikit ngobrol.."ujar Dokter Andry membuat Ryuga begitu terkejut.
Seketika Ryuga menatap sahabatnya begitu penasaran, namun ia tidak ingin bertanya lebih mendalam mengingat statusnya kini yang sudah beristri. Dan juga Ryuga menghargai keinginan Sita untuk tidak berhubungan dan menemuinya lagi. Karena memang Sitalah yang terlebih dahulu pergi meninggalkan Ryuga kala itu. Dokter Andry pun pamit dan pergi untuk memeriksa pasien lain setelah sedikit berbincang dengan Ryuga.
**********
Sayup-sayup mata Alexa mulai terbuka setelah tiga jam tidak sadarkan diri. Alexa melihat Ryuga sedang tertidur di sofa dengan tangan bersedekap di dada. Ia masih bingung kini ia berada dimana, seketika ia merasakan nyeri di tangannya.
Hah aku di infus !!!....."batin Alexa saat melihat kondisi tangannya. Alexa beranjak duduk dari tidurnya namun ia masih merasakan sedikit nyeri di perutnya. Alexa mengingat kejadian sebelum ia tidak sadarkan diri, ia pun mencabut selang infusannya. Hatinya amat terasa sakit ketika melihat wajah Ryuga yang menuduhnya hamil, ini merupakan penghinaan terbesar baginya.
Enggak Papah.... enggak Kak Ryuga, mereka sama ajah.."batin Alexa berusaha kuat. Diam-diam Alexa keluar dari rumah sakit saat Ryuga terlihat begitu terlelap. Pikirannya sangat kacau, Alexa ingin sekali berlari jauh dimana tidak seorang pun bisa menemukannya. Ponselnya mati dan uang di sakunya pun tinggal lima ribu, selama ini Ryuga belum memberikan uang jajan kepada Alexa setelah mereka menikah. Entah karena ia lupa atau karena ia sama sekali tidak terpikirkan olehnya.
*********
Ryuga baru saja terbangun dari tidurnya ia begitu terkejut saat mendapati tempat tidur Alexa sudah terlihat kosong. Ryuga segera berjalan mencari di dalam toilet tidak ada keberadaan Alexa di dalam sana. Ia pun keluar ruangan dan bertanya kepada suster namun nihil suster tersebut telah berganti sip dan mereka tidak mengetahui kepergian Alexa. Ryuga mencari ke luar rumah sakit namun hasilnya pun nihil ia tidak bisa menemukan Alexa.
Ryuga mulai menyalakan mesin mobilnya berharap Alexa pergi belum terlalu jauh dari rumah sakit, dan ternyata benar tak berselang lama dia pun menemukan Alexa sedang berjalan di sisi jalan sambil menangis. Melihat kondisi Alexa yang masih terlihat lemah tangannya pun berdarah akibat infusannya, Ryuga pun sedikit merasa bersalah karena tuduhannya tersebut.
Ayo ikut aku,..",kita pulang......"ucap Ryuga yang menghadang Alexa pergi dan meraih tangan Alexa.
Lepasin gue nggak..." ,gue nggak mau liat muka lo lagi....."bentak Alexa sambil menarik tangannya dengan kesal. Alexa pun kembali berjalan menghindari Ryuga.
Kita selesaikan di apartement jangan di sini......"ucap Ryuga berusaha tenang menghadapi Alexa yang terlihat marah.
Plakkkk....satu tamparan mendarat di pipi Ryuga, hingga membuat Ryuga diam tak bergeming menatap Alexa dengan sorot mata yang sulit di artikan. Ryuga begitu tidak menyangka Alexa berani menampar wajahnya, ternyata Alexa semarah itu karenanya. Namun Ryuga tetap memaksa mengajak Alexa pergi, namun Alexa terus saja menolak.
Pergi lo brengsek..!!.."Luh tuh manusia paling nggak punya hati...Lepasin gue nggak..."berontak Alexa sambil menarik tangannya, hingga membuat setiap orang lewat memandang ke arah mereka berdua. Dan dengan terpaksa Ryuga, merebut tas serta ponsel Alexa agar ia mau masuk ke dalam mobilnya agar mereka tidak terus menjadi pusat perhatian. Ia pun menarik tangan Alexa masuk menuju mobilnya.
Brengsek loh balikin nggak tas sama ponsel gue.."maki Alexa dengan kata kata kasar sambil memukul lengan Ryuga, tidak ada rasa hormat sedikit pun keluar dari mulut Alexa.
""""""""""""""
Di apartement Ryuga menarik tangan Alexa dengan paksa karena Alexa terus saja memberontak. Alexa langsung berlari menuju kamar setelah keluar dari mobil, namun Ryuga berhasil meraih tangan Alexa saat Alexa ingin membuka pintu kamarnya.
Mau lo apalagi sih, belum puas loh hina hina gue bilang gue hamil !!!... ,'Emang gue sehina dan serendah itu ya di mata lo,...."ucap Alexa dengan nada tinggi, sudah tidak ada lagi kata kata sopan keluar dari mulut Alexa, karena rasa kekesalan atas tuduhan dari suami menyebutnya hamil.
Oke fine..!!," saya akui saya salah udah nuduh kamu sembarangan,.."tapi please saya mohon jaga sikap kamu, mohon kerjasamanya Lex,.. kamu tuh udah menikah gimana kalo sampai Mamah dan Papah aku liat foto kamu yang tadi tolong kamu pikirin kondisi Papahku Lex.."ucap Ryuga dengan tenang mengimbangi emosi Alexa yang meluap-luap.
,Ck.",Dasar egois !!,.."kan lo sendiri yang bilang untuk nggak ikut campur masalah pribadi masing masing dan lo juga kan yang bilang kalo pernikahan kita ini nggak nyata. Lebih baik konsisten dengan ucapan lo......"jawab Alexa dengan tegas karena ia merasa kesal jika Ryuga hanya memikirkan perasaan orang tuanya namun tidak memikirkan bagaimana perasaannya yang saat ini.
Sontak Ryuga terjebak dengan omongannya waktu itu, ia tidak mengangka ucapannya akan menjadi bomerang baginya. Alexa pun masuk ke dalam kamarnya sambil membanting pintu dengan kencang. Ryuga begitu frustasi menghadapi emosi Alexa ia pun pergi meninggalkan apartemennya.
Terdengar suara gaduh dari kamar Alexa, Alexa marah sekali hingga memperlihatkan sisi gelap dalam dirinya dan melampiaskan kekesalan dengan melempar apapun di nakasnya. Alexa mengacak ngacak meja rias, dan hingga kamarnya menjadi berantakan. Setelah puas Alexa pun duduk sisi ranjangnya menatap arah luar jendela kamarnya dengan tatapan kosong mewakili jiwanya yang sudah lelah. Terkadang ia juga bingung tidak ada alasan yang membuatnya bertahan hidup, ketika Mamahnya sudah tiada, dan Papahnya begitu membenci kehadirannya.
Mah....bawa Alexa mah...Alexa capek Mah.."ucap lirih Alexa yang begitu menyesakan dadanya.
************
Ryuga sampai di cafebar setelah pertengkarannya dengan Alexa, satu demi satu gelas alkohol ia tenggak masuk ke dalam kerongkongannya. Ryuga terlihat kacau ia merasa terbebani dengan pernikahannya. Terlihat ada beberapa gadis berbusana mini sambil membawa minuman datang menemani Ryuga yang saat itu terlihat frustasi.
Sayanggg aku temani ya..."ujar seorang wanita sambil meraba tubuh Ryuga dengan nakal. Namun Ryuga segera menghempaskan tangannya dengan tatapannya yang terlihat jijik, lalu mengusirnya para wanita tersebut dengan tatapan yang begitu tajam.
Sita...,'seandainya kamu tidak pergi meninggalkanku tidak mungkin aku hidupku sesulit ini..."batin Ryuga sambil memutar mutar minunan yang ia pegang.
Ryuga tergeletak tidur di meja terdengar suara ponselnya berdering sayup sayup menyadarkan dalam lelap. Dan terlihat panggilan dari Mamah Retno di layar ponselnya.
Dimana kamu ?,... Kenapa kamu dan Alexa belum pulang ?..Udah jam berapa ini Ga ?.."omel Mamah Retno memberikan berbagai macam pertanyaan.
Hmmm..","ckck..Ryuga pulang ke apartement Mah...kan Ryuga udah pernah bilang Ryuga akan tinggal di apartemen..",Hmmmm..."ujar Ryuga setengah sadar.
Kenapa suara kamu kayak gitu, kamu baik baik aja kan?...Ga.."nggak bisa apa kamu disini dulu seminggu gitu.."ujar Mamah Retno merasa keberatan.
,"Ckk..Mah Ryuga masih banyak kerjaan Ryuga tutup dulu...Bye Mamah I love Muaaahhhh...."ujar Ryuga yang merasa cukup pusing akibat pengaruh alkohol. Ryuga pun mengakhiri panggilan secara sepihak.
*********
Jam menunjukan pukul 11:00 malam Alexa masih terjaga, sedangkan Ryuga pun terlihat tidak ada di rumah. Alexa menang terkadang ia suka terserang insomnia saat sedang emosi dan banyak pikiran. Kali ini pertengkarannya dengan Ryugalah berhasil membuatnya susah tidur. Ia memaksakan memejamkan mata dan berganti posisi tidurnya agar bisa terlelap, namun hasilnya tetap saja gagal.
Resep pil tidurnya sudah habis untuk bertemu dengan Dokter Siska pun masih pertengahan bulan lagi. Alexa keluar dari kamarnya dan membuat teh bunga chamomile yang menang bagus untuk insomnia. Sambil memainkan ponsel Alexa duduk meja makan, ia menscrool ponselnya menyetel musik sambil menikmati secangkir teh dan sebatang ro***, dan lampu sengaja ia matikan agar Ryuga tidak bisa melihat secara langsung jika Alexa sedang merok**.
*********
Kata mereka, diriku s'lalu dimanja
Kata mereka, diriku s'lalu ditimang
Oh, Bunda, ada dan tiada dirimu
'Kan selalu ada di dalam hatiku
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Isak tangis Alexa pecah kala mengingatkan lagu tersebut pada mendiang mamahnya.
Mahh...datang ya ke mimpi aku...aku pengen peluk mamah walau cuma dalem mimpi.."batin Alexa sambil menangis sambil merebahkan kepalanya di meja makan.
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
abdan syakura
Aduhhhh cik gu
koq ke club' sih???
2023-03-11
0