Ruang UKS

Dimas masih setia menemani Alexa di dalam ruang UKS, ia merasa khawatir karena Alexa terlihat begitu pucat dan meringis merasakan perutnya seperti di remas remas.

"Sakit banget ya Lex.., sebaiknya aku minta ijin ya buat nganterin kamu pulang, "ucap Dimas cemas sambil mengusap perut Alexa di bagian yang sakit, Dimas begitu tidak tega melihat kondisi Alexa yang begitu tidak berdaya.

"Eh nggak usah Dim, aku gpp kok"...Kamu nggak masuk kelas ? ,"ini udah lewat dari jam istirahat Dim...."tolak Alexa dengan lembut.

"Kamu pikir aku tega ninggalin kamu dengan kondisi kayak gini ?" muka kamu tuh pucet banget tau nggak, "please Lex nggak boleh kah aku khawatirin kamu, "ucap Dimas dengan wajah sendu sambil mengusap kepala Alexa.

Alexa bingung hatinya begitu tidak tega saat melihat tatapan Dimas yang begitu tulus, namun ia terpaksa harus menolak kebaikan Dimas agar Dimas tidak terus berharap kepadanya. Alexa menyadari statusnya kini yang sudah resmi menjadi istri Pak Ryuga yang merupakan gurunya sendiri. Walaupun Dimas masih memiliki tempat special di hatinya, ia terpaksa menjaga jarak demi kebaikan mereka bersama.

*******

Di sisi lain, terlihat Grace dan Dina baru saja kembali dari toilet. Grace terus saja menatap dirinya di cermin yang ia pegang, mencoba merapikan riasannya di matanya.

Eh mascara gue berantakan nggak sih Din, kok kayanya kurang lentik gitu deh yang kiri.."ujar Grace terhadap Dina sahabatnya sambil memeriksa bulu matanya di cermin yang ia pegang.

"Enggak kok..udah badai banget tuh bulu mata kali..Emang menurut lo, masih kurang lentik apa..? "ujar Dina sambil berjalan santai menanggapi Grace.

"Ck,...gue harus tampil maksimal dong nanti di pelajaran Pak Ryuga..."ujar Grace yang terlihat sedang berjalan dengan Dina sahabatnya. Saat melintas di ruang UKS Grace tidak sengaja melirik ke arah ruang UKS.

"Eh tunggu tunggu kayanya gue lihat si miris bukan sih tadi..."ujar Grace yang menghentikan pergerakannya, sambil memblokade pergerakan Dina yang ada di samping.

"Sssstttttt...bener itu si Alexa sama Dimas Grace..,mereka kayanya lagi mesra-mesraan tuh.."bisik Dina sambil mengintip di balik pintu, memperhatikan aktivitas Alexa dan Dimas di dalam ruang UKS.

Grace begitu geram melihat Dimas terlihat sedang mengusap kepala Alexa dengan penuh perhatian.

"Ssssttt.., luh bisa diem nggak sih Din, "bisik Grace kepada Dina sahabatnya yang terlihat begitu penarasan berusaha mencari celah untuk mengintip.

Seketika muncul ide untuk membuat Alexa terkena masalah, Grace mengambil ponselnya di dalam saku dan mengarahkan ponselnya tersebut ke arah Alexa dan Dimas. Grace membidikan kamera tepat di saat melihat moment dimana Alexa dan Dimas yang terlihat mesra saat itu.

Cekrek!

"Ck,.. siap-siap kalian berdua dapet masalah, ini hukuman karena luh udah bikin tangan gue cidera kemaren, "guman Grace dengan senyumnya yang menyeringai, tanpa berpikir panjang Grace langsung masuk secara perlahan ke dalam ruang UKS yang saat itu terlihat tidak tertutup.

"Wah....wah !!!.. ,"hebat banget ya kalian sejak kapan ruang UKS berubah jadi tempat pacaran kayak gini, "ucap Grace yang tiba tiba muncul dari balik pintu membuat Dimas dan Alexa pun terkejut dengan kedatangan Grace secara tiba tiba. Dimas menarik tangannya dan langsung memposisikan dirinya menjaga jarak dengan Alexa, karena dia tahu di mana ada Grace pasti Alexa akan terlibat masalah.

"Loh jangan asal nuduh Grace, "Alexa ini lagi sakit, nggak usah fitnah deh luh, "ucap Dimas dengan nada tinggi.

"Oh sakit.. Kasian! sakit apa Lex? kurang kasih sayang ya..,ckckck, "ujar Grace dengan tampangnya yang terlihat menyebalkan sambil tertawa sinis.

Dimas yakin Grace pasti akan mengambil kesempatan untuk membuat Alexa terkena masalah lagi. Alexa yang tidak berdaya karena sedang merasakan perut terlihat pasrah, tidak bisa berbuat apa apa.

"Luh mending pergi aja Grace, "bentak Dimas dengan emosi.

"Kenapa kita-kita nganggu luh pacaran ya? Luh jadi cowok jangan naif deh Dim, munafik tau nggak kalian berdua tuh. Tenang aja gue udah nggak tertarik sama luh kok Dim, karna sekarang gue sudah berpaling sama pak Ryuga, "ucap Grace dengan begitu percaya diri. Membuat Alexa menahan tawa mendengar ucapan Grace tersebut.

"Yuk Din kita cabut, males gue lama-lama disini. Ntar kena virus sial kita, ck" !!..."ujar Grace sambil menarik tangan Dina keluar ruang UKS.

Grace dan Dina pun akhirnya keluar dari ruangan UKS dengan senyuman puas karena ia berhasil mendapatkan foto Alexa dan Dimas yang terlihat mesra.

"Kamu gpp kan ? "Kamu nggak usah dengerin omongannya Grace, "ujar Dimas begitu peduli. Alexa menggelengkan kepalanya, bahwa ia baik-baik saja.

"Ya udah Dim kamu masuk sama, aku nggak mau kita kena masalah lagi karena Grace.., please Dim aku mohon, "ucap Alexa berusaha kuat dengan wajah memohon.

"Ya udah Lex! aku mengerti, "ujar Dimas seketika lemah melihat tatapan Alexa ia berdiri, dan tiba tiba ia mencium kening Alexa dengan penuh perasaan mendalam, dan pergi meninggalkan Alexa dengan terpaksa, karena memang ia tidak ingin menjadi beban yang selalu membuat Alexa kena masalah karnanya.

Berbeda di ruang lain, bisa terlihat raut wajah tidak terima jelas terlihat. Sorot mata terlihat tajam saat melihat CCTV di dalam ruangannya. Tangan Ryuga mengepal hingga terlihat buku buku tangannya memutih, yang menggambarkan Ryuga begitu emosi dengan tingkah Dimas yang mencium Alexa.

*********

Alexa yang sudah mendapatkan ijin pulang karena perutnya semakin terasa sakit. Walaupun Dimas menawarkan bantuan namun Alexa terus menolak bantuan dari Dimas karena, ia tidak ingin terlibat masalah lagi dengan Dimas. Alexa berjalan sambil tertatih menuju keluar sekolah, wajah terlihat pucat.

Grace memasang senyum iblisnya ia mengutak atik ponsel yang berisikan foto Dimas yang terlihat sedang mengelus kepala Alexa di UKS tadi. Dan seketika Grace pun mengirim foto tersebut ke grup chat sekolah. Sontak foto Dimas dan Alexa menjadi topik hangat di sekolah karena ulah Grace.

"Hahahaha, mampus luh Lex, "ucap Grace dengan senyum kemenangan karena berhasil membuat Alexa masalah baru untuk Alexa.

Jam menunjukan pukul 11:00 siang, Alexa kini berada di luar sekolah menunggu ojol yang ia sudah pesan melalui aplikasi. Sebuah mobil Ranger Cover terlihat berhenti tepat di samping Alexa berdiri, dan terlihat Pak Ryugalah yang keluar dari balik pintu mobil tersebut dengan raut wajah yang begitu tidak ramah.

"Masuk," ujar Ryuga menarik paksa Alexa masuk ke dalam mobilnya.

"Ihhh apa apa sih, bisa nggak sih pelan pelan sakit tau nggak, "ucap Alexa berusaha berontak karena Ryuga yang menarik tangannya dengan kasar.

Namun karena kondisi perutnya yang sedang sakit akhirnya Alexa pasrah dan masuk mobil tanpa perlawanan. Tidak obrolan yang terdengar dari mulut keduanya. Dan Ryuga ia hanya memasang wajah seramnya yang saat ini terbilang cukup menakutkan bagi Alexa. Ryuga menginjak pedal gas mobilnya melajukan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi hingga membuat nyali Alexa menciut ketakutan.

"Kak bisa pelan pelan nggak sih nyetir, kalo mau mati nggak usah ngajak-ngajak orang, "ucap Alexa yang memejamkan matanya karena ketakutan, ia pun merasakan perutnya semakin bertambah sakit akibat panik. Ryuga pun melirik ke arah Alexa sinis saat mendengar ucapan kasar Alexanya.

Mesin mobil di matikan di sebuah basemen apartement elit di pusat kota, Ryuga membukakan pintu mobil Alexa, ia terlihat membuka satu kancing kemejanya dan berusaha sabar membuang wajahnya ke arah samping.

Ryuga Pratama Wijaya

Cast : Luke Ishikawa

"Keluar !, "bentak Ryuga kepada Alexa.

Namun tidak ada pergerakan dari tubuh Alexa, karena sejak di perjalanan Alexa sudah pingsan karena ketakutan. Ryuga tidak menyangka sikapnya kini bisa membuat Alexa ketakutan hingga tidak sadarkan diri. Dengan sangat terpaksa Ryuga menggendong Alexa hingga ke menuju lantai empat menuju apartementnya.

Ponsel Alexa yang sejak tadi berdering terlihat Papahnya menghubunginya, namun Ryuga mengabaikan panggilan tersebut mungkin karena berita heboh di sekolah menjadi alasan Papahnya kini menghubungi Alexa.

Ryuga melempar tubuh Alexa ke tempat tidurnya hingga Alexa tersentak tersadar. Alexa menatap dengan nanar keadaan sekitar ia merasa bingung melihat tempat yang begitu asing baginya.

"Alexa aku sudah berusaha bersabar menghadapi sikap kamu. Tapi sepertinya sikap kamu memang diluar batas kemampuan ku, Apa maksudnya ini ? "bentak Ryuga sambil memperlihatkan fotonya dengan Dimas tadi, yang masuk di grup chat sekolah. Alexa tidak bisa menjawab karena perutnya terasa bergejolak.

"Apa kamu tidak sadar bagaimana jika kedua orang tuaku melihat ini, "kamu seharusnya kamu bisa menjaga sikapmu. Kamu seperti wanita yang nggak punya rasa malu sedikit pun, apa kamu tidak memikirkan status kamu sekarang? "bentak Ryuga dengan penuh emosi.

Alexa tidak bisa berpikir jenih, tiba-tiba saja ia merasakan perutnya semakin bergejolak perutnya terasa seperti di remas remas.. Alexa tudak menghiraukan ucapan Ryuga, dan berlari saja menuju kamar mandi. Alexa mengeluarkan isi yang ada di perutnya, bulir-bulir keringatnya mengalir membasahi dahinya, kepalanya pun terasa berkunang-kunang.

Ryuga segera menghampiri Alexa saat di kamar mandi melihat Alexa mengeluarkan isi perutnya. Bukannya membantu, Ryuga malah menatap punggung Alexa dengan tatapan penuh kecurigaan, apalagi setelah melihat rekaman CCTV di ruangannya tadi.

"Semalam juga dia kayanya muntah-muntah," batin Ryuga mengerutkan dahinya menatap Alexa.

Setelah Alexa mengeluarkan isi perutnya, tubuhnya terasa begitu lemas saat berjalan. Alexa sudah tidak memperdulikan keberadaan Ryuga yang terus menatapnya penuh tanya.

"Apa kamu hamil, "ujar Ryuga lolos begitu saja dari mulutnya tanpa ragu. Bagai di hantam petir Alexa diam membeku mendengar tuduhan Ryuga yang tidak berdasar tersebut. Alexa berbalik mencengkram kemeja Ryuga dengan penuh amarah.

"Apa kata lo barusan, "ucap Alexa dengan mata berkaca-kacs. Alexa tidak bisa berkata-kata lagi tega sekali Ryuga menuduhnya seperti itu, bahkan berpacaran saja tidak pernah. Alexa mendongakkan wajahnya menatap Ryuga penuh amarah, air matanya lolos begitu saja. Cengkraman kedua tangannya terasa bergetar dirasakan Ryuga.

"Luh emang benar-benar brengsek," maki Alexa memukul dada bidang Ryuga dengan sisa tenaganya tubuhnya mulai lemah pandangannya mulai kabur, tubuhnya pun jatuh tepat di hadapan Ryuga.

Alexa bangun...Alexa.."ujar Ryuga mencoba menepuk pipi Alexa untuk berusaha menyadarkan Alexa, ia pun terkejut karena merasakan tubuh Alexa yang terasa begitu panas.

...____________...

Terpopuler

Comments

T'renz

T'renz

bahasanya kadang kasar kurang sreegg

2023-02-16

1

lihat semua
Episodes
1 Welcome Jakarta
2 Rencana Perjodohan
3 Kafe Monalisa
4 Ternyata Dia
5 Guru Super Galak
6 Pertemuan Keluarga
7 Sah
8 Istri yang Tak Dianggap
9 Sakit Perut
10 Ruang UKS
11 Pertengkaran
12 Gara-Gara Alkohol
13 Kucing dan Tikus
14 Menghindar
15 Patah Hati Dan Terjebak.
16 Feeling Worthless
17 Persaingan Guru Dan Murid
18 Membuntuti Alexa
19 Hancur Tak Tersisa
20 Pertemuan Tak Terduga
21 Hipotermia
22 Pelukan Hangat
23 Dilema
24 Konflik Hati
25 Insiden Toilet
26 Mencuri First Kiss
27 Cemburu Tapi Gengsi
28 Alexa Pingsan
29 Healing Ke Dufan
30 Luka
31 Keweca dan Patah Hati
32 Serangan Balik
33 Pinjam Peluk
34 Mencari Bukti
35 Lagi-Lagi Grace
36 Perkara Lipstik
37 Karma Untuk Ferdy
38 Kenyataan Pahit
39 Dear, Alexa
40 Teror Debt Kolektor.
41 Pertengkaran
42 Nasehat Eyang
43 Menjemput Pulang
44 Akhir Pekan
45 Ruang Aula Sekolah
46 Ketegangan Di Cafe
47 Di Kira Pecandu.
48 Tentang Alexa
49 Tentang Sita
50 Cemburu Buta
51 Kamu Milikku Seutuhnya
52 Curahan Hati.
53 Ruangan BK
54 Kantin Sekolah
55 Janji Ryuga
56 Menculik Mantu Kesayangan.
57 Baju Haram
58 Fakta Baru
59 Candu
60 Makasih Besti
61 Rumah Tante Karin
62 Liburan Dadakan.
63 Malam Yang Panjang
64 Ngobrol Semalam Suntuk
65 Kembali ke Jakarta.
66 Menghasut
67 Perubahan Sikap Mama Retno.
68 Kebobrokan Kelas IPS XII
69 Moodbooster
70 Peringatan Keras
71 Di Kira Hamil
72 Turmanen Basket
73 Mengunjungi Ferdy
74 Meeting
75 Kamu Itu Milik Aku
76 Papah Sakit
77 Musuh Di Balik Selimut
78 Keputusan Pahit
79 Di Usik Masa Lalu.
80 Kelicikan Sita
81 Masalah Demi Masalah
82 Konflik Pasutri
83 Alexa Demam
84 Mencari Kesempatan.
85 Mendapat Lampu Hijau
86 Pengakuan Ryuga
87 Gudang Sekolah
88 Nurut Kata Suami
89 Kemunculan Ferdy
90 Tidak Di Anggap
91 Ferdy Semakin Menggila
92 Tidak Ada Harapan
93 Status Baru
94 Hari Guru
95 Aku Mau Kita Cerai
96 Selamat Tinggal
97 Pengumuman
98 Belum Usai
99 Pertunangan Nicco Dan Hanum
100 Insiden
101 Kepulangan Ryuga
102 Mencari Alexa
103 Kantor Polisi
104 Fakta Nicco
105 Ryuga Sakit
106 Fakta-Fakta Baru
107 Waktu Telah Berlalu
108 Keinginan Shaka.
109 Kembali Dan Mencari
110 Kesempatan Kedua
111 Kediaman Ardy.
112 Keseruan Sheena Dan Shaka
113 Rindu Yang Terbalaskan
114 Sebelum Bertemu
115 Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116 Makan Malam
117 Obrolan Hangat Keluarga
118 Semangat Ryuga
119 Siapa Kamu Sebenernya Mas
120 Kehebohan Di Kantor
121 Tukang Modus
122 Merasakan Dejavu
123 Meetup Trio Pemberontak
124 Meyakinkan Alexa.
125 Mencari Tahu Masalalu
126 Kecemasan Ryuga
127 Banyak Yang Berubah.
128 Bangun Alexa
129 Alexa Sadar
130 Mengingat Semuanya.
131 Keegoisan Alexa
132 Tangis Shaka
133 Curahan Hati Shaka
134 Menjelaskan Kesalahpahaman
135 Penyesalan Ryuga.
136 Kabar Miring
137 Menceritakan Semuanya
138 Nggak Mau Ikut...!
139 Konfrensi Pers
140 Kejutan Dari Aussie
141 Libur Dulu
142 Kotak Hadiah Milik Shaka
143 Penjelasan Nicco.
144 Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145 Perubahan Mood
146 Selamat Ya Bro..!
147 Ngidam Mangga Muda
148 Duo Bumil Ngemall
149 Kualat Sama Suami..!
150 Kado Paling Terindah
151 Adzkiya Elea Wijaya.
152 "Janda Kembang Kampoeng Pete"
Episodes

Updated 152 Episodes

1
Welcome Jakarta
2
Rencana Perjodohan
3
Kafe Monalisa
4
Ternyata Dia
5
Guru Super Galak
6
Pertemuan Keluarga
7
Sah
8
Istri yang Tak Dianggap
9
Sakit Perut
10
Ruang UKS
11
Pertengkaran
12
Gara-Gara Alkohol
13
Kucing dan Tikus
14
Menghindar
15
Patah Hati Dan Terjebak.
16
Feeling Worthless
17
Persaingan Guru Dan Murid
18
Membuntuti Alexa
19
Hancur Tak Tersisa
20
Pertemuan Tak Terduga
21
Hipotermia
22
Pelukan Hangat
23
Dilema
24
Konflik Hati
25
Insiden Toilet
26
Mencuri First Kiss
27
Cemburu Tapi Gengsi
28
Alexa Pingsan
29
Healing Ke Dufan
30
Luka
31
Keweca dan Patah Hati
32
Serangan Balik
33
Pinjam Peluk
34
Mencari Bukti
35
Lagi-Lagi Grace
36
Perkara Lipstik
37
Karma Untuk Ferdy
38
Kenyataan Pahit
39
Dear, Alexa
40
Teror Debt Kolektor.
41
Pertengkaran
42
Nasehat Eyang
43
Menjemput Pulang
44
Akhir Pekan
45
Ruang Aula Sekolah
46
Ketegangan Di Cafe
47
Di Kira Pecandu.
48
Tentang Alexa
49
Tentang Sita
50
Cemburu Buta
51
Kamu Milikku Seutuhnya
52
Curahan Hati.
53
Ruangan BK
54
Kantin Sekolah
55
Janji Ryuga
56
Menculik Mantu Kesayangan.
57
Baju Haram
58
Fakta Baru
59
Candu
60
Makasih Besti
61
Rumah Tante Karin
62
Liburan Dadakan.
63
Malam Yang Panjang
64
Ngobrol Semalam Suntuk
65
Kembali ke Jakarta.
66
Menghasut
67
Perubahan Sikap Mama Retno.
68
Kebobrokan Kelas IPS XII
69
Moodbooster
70
Peringatan Keras
71
Di Kira Hamil
72
Turmanen Basket
73
Mengunjungi Ferdy
74
Meeting
75
Kamu Itu Milik Aku
76
Papah Sakit
77
Musuh Di Balik Selimut
78
Keputusan Pahit
79
Di Usik Masa Lalu.
80
Kelicikan Sita
81
Masalah Demi Masalah
82
Konflik Pasutri
83
Alexa Demam
84
Mencari Kesempatan.
85
Mendapat Lampu Hijau
86
Pengakuan Ryuga
87
Gudang Sekolah
88
Nurut Kata Suami
89
Kemunculan Ferdy
90
Tidak Di Anggap
91
Ferdy Semakin Menggila
92
Tidak Ada Harapan
93
Status Baru
94
Hari Guru
95
Aku Mau Kita Cerai
96
Selamat Tinggal
97
Pengumuman
98
Belum Usai
99
Pertunangan Nicco Dan Hanum
100
Insiden
101
Kepulangan Ryuga
102
Mencari Alexa
103
Kantor Polisi
104
Fakta Nicco
105
Ryuga Sakit
106
Fakta-Fakta Baru
107
Waktu Telah Berlalu
108
Keinginan Shaka.
109
Kembali Dan Mencari
110
Kesempatan Kedua
111
Kediaman Ardy.
112
Keseruan Sheena Dan Shaka
113
Rindu Yang Terbalaskan
114
Sebelum Bertemu
115
Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116
Makan Malam
117
Obrolan Hangat Keluarga
118
Semangat Ryuga
119
Siapa Kamu Sebenernya Mas
120
Kehebohan Di Kantor
121
Tukang Modus
122
Merasakan Dejavu
123
Meetup Trio Pemberontak
124
Meyakinkan Alexa.
125
Mencari Tahu Masalalu
126
Kecemasan Ryuga
127
Banyak Yang Berubah.
128
Bangun Alexa
129
Alexa Sadar
130
Mengingat Semuanya.
131
Keegoisan Alexa
132
Tangis Shaka
133
Curahan Hati Shaka
134
Menjelaskan Kesalahpahaman
135
Penyesalan Ryuga.
136
Kabar Miring
137
Menceritakan Semuanya
138
Nggak Mau Ikut...!
139
Konfrensi Pers
140
Kejutan Dari Aussie
141
Libur Dulu
142
Kotak Hadiah Milik Shaka
143
Penjelasan Nicco.
144
Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145
Perubahan Mood
146
Selamat Ya Bro..!
147
Ngidam Mangga Muda
148
Duo Bumil Ngemall
149
Kualat Sama Suami..!
150
Kado Paling Terindah
151
Adzkiya Elea Wijaya.
152
"Janda Kembang Kampoeng Pete"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!