Hancur Tak Tersisa

Papah..,"ujar Alexa yang masih terlihat tak bergeming dari tempatnya berdiri.

Suasana mendadak menjadi hening seketika seberapa keras pun Alexa berusaha menghindar dari Papahnya akhirnya kini Papahnya sendirilah yang datang untuk menemuinya. Tidak dipungkiri tubuhnya cukup bergetar melihat Papahnya apalagi di tambah dengan sikap toxic yang ia gunakan untuk menyerang Alexa.

Papah nyari Kak Ryuga, Tapi Kak Ryuga nya nggak ada .."ucap Alexa gugup sambil meremas ujung piyamanya.

Papah tau.. tapi Papah kesini bukan mau ketemu Ryuga melainkan kamu, Papah sengaja menyuruhnya pergi ke luar kota agar Papah bisa menemui kamu..kenapa sepertinya kamu terkejut Papah bisa ke sini ?..."jawab Papah Ferdy dengan nada dingin dan penuh penekanan, hingga membuat Alexa cukup tercengang.

Beberapa menit berikutnya suasana di ambang pintu apartement kini menjadi menegang, bisa terlihat jelas dari wajah Papah Ferdy dan Alexa. Di antara mereka terdengar adu mulut yang cukup sengit dan Ferdy masih terus saja menghujani putrinya dengan peringatan keras akibat fotonya dengan Dimas yang tersebar di grup chat sehingga membuatnya kehilangan muka di depan para guru dan juga Ryuga.

Kalau Papah nggak ke sini kamu pasti akan terus mengabaikan Papah.. Alexa kamu harus ingat, kamu itu sudah menikah seharusnya kamu bisa menjaga sikap kamu Alexa, jangan bersikap bodoh, Papah tidak mau kamu merusak kepercayaan keluarga Ryuga...."bentak Ferdy kepada putrinya membahas foto Alexa bersama Dimas kala itu.

Ya udah sih pah, masalahnya juga udah selesai, Kak Ryuga pun tidak lagi mempersalahkan masalah itu lagi .."jawab Alexa dengan nada dingin.

Kamu camkan perkataan Papah baik baik !!Papah tidak mau mendengar kamu membuat ulah lagi. Dan juga lebih baik kamu menghindar dari Grace, dia itu licik sama seperti Papahnya...." ucap Ferdy dengan tegas memperingat Alexa dengan keras.

Kalo Om Ardy itu licik,.. Trus predikat apa yang cocok buat Papah itu apa..???..."Ck..." kayanya Papah itu lebih pantas menyandang predikat seorang suami dan juga seorang Papah yang gagal..!! .."ucap Alexa dengan nada penuh penekanan karena sudah muak menghadapi papahnya yang begitu egois.

Plakkkkkk....satu tamparan bersarang di pipi Alexa, ini pertama kalinya Papahnya berani memukulnya. Alexa tidak menyangka Papahnya bisa setega itu, bukan hanya mentalnya saja yang di serang melainkan Papahnya kini sudah berani bermain kasar dengan menyerangnya.

Alexa semakin lama kamu semakin kurang ajar kamu..!! Rupanya setelah menikah kamu semakin berani melawan Papah, apa kamu sudah merasa hebat sekarang..Kamu menang benar-benar anak tidak tau diri dan tidak tau terimakasih.."bentak Ferdy sambil menunjuk wajah Alexa dengan penuh emosi.

Ya papah benar sikapku emang seperti ini, semua itu karena ulah Papah.. Jadi sudah sepantasnya Papah menuai apa yang Papah taman selama ini pada diri Alexa..Dan juga terimakasih Pah atas segala luka dan juga hinaannya yang selama ini Papah berikan kepadaku.."ujar Alexa gemetar sambil meleparkan semua obat obatan dan rekam medisnya ke hadapan Papahnya dengan air matanya yang lolos begitu saja.

Papah bisa liat itu...jika Papah masih memiliki hati nurani dan rasa bersalah sebaiknya Papah pergi dari sini...,"ujar Alexa yang sudah tidak bisa lagi menahan tangisnya.

Ferdy membulatkan matanya saat membaca hasil diagnosa Alexa, ternyata didikan yang selama ini begitu keras kepada Alexa justru bukan menjadikan putrinya itu menjadi anak yang tangguh dan kuat, tapi melainkan justru mengakibatkan Alexa menderita ganggung pada psikisnya. Ferdy salah menduga, awalnya ia berahap sikapnya yang keras pada putrinya berharap agar Alexa tidak ingin nasibnya seperti dirinya yang sangat terhina dan di rendahkan oleh keluarganya, Ferdy sengaja menjodohkan Alexa dengan putra sahabatnya, agar kehidupan Alexa terjamin. Hingga sampai saat ini pun Ferdy masih berusaha merebut perusahaan yang susah payah ia bangun, walau dengan cara apapun. Sosoknya berubah menjadi begitu mengerikan karena penghinaan dari keluarganya tersebut. Ferdy sangat dendam tidak bisa melupakannya begitu saja penghinaan tersebut sehingga Alexalah yang selalu dijadikan pelampiasan emosi dan keegoisannnya sendiri.

Arrrgkkk..!!!Pokoknya Papah nggak mau tau....dan perlu kamu ingat kamu jangan beritahukan ini kepada Ryuga maupun keluarganya..karena jika mereka mengetahuinya sudah pasti Ryuga dan keluarganya tidak mau memiliki istri atau menantu yang memiliki gangguan mental seperti kamu, dan seandainya itu terlanjur terjadi dan mereka tidak mau menerimamu...Papah tidak akan menerimamu kembali jika suatu saat kamu pulang ke rumah...Ingat Alexa kini semuanya tergantung padamu, kamu bisa tentukan nasib kamu sendiri..."ucap Papah Ferdy sambil melempar kertas hasil rekam medis Alexa dan kemudian meninggalkan Alexa begitu saja tanpa perasaan dan rasa bersalah sedikit pun.

Setelah kepergian Papahnya Alexa berjalan menapaki anak tangga dengan langkah gontai, menuju kamarnya. Bisa terlihat jelas tatapan Alexa yang begitu kosong mewakili perasaannya yang begitu hancur. Papahnya sendiri sudah membuangnya karena Papahnya tidak mau menerima keadaannya. Sungguh Alexa tidak akan melupakan kejadian hari ini, ia tidak menyangka jika kejujurannya justru akan mendapat penolakan dari sosok yang ia harapkan bisa berubah suatu saat nanti. Namun ia harus menelan pil pahit kembali itu tidak akan pernah terjadi, keadaannya yang paling menyakitkan pun Alexa sudah ia ungkapkan namun tidak berhasil meluluhkan hati Papahnya yang benar-benar sudah mati rasa.

Alexa melampiaskan semua perasaannya yang hancur hingga membuat kamarnya terlihat tak berbentuk rupanya. Raga dan batinnya yang terasa lelah ia jatuhkan di sudut kamar mandi duduk meringkuk memeluk dirinya sendiri, Alexa menangis sejadi-jadinya dan mendinginkan tubuhnya dalam guyuran shower. Hari bahagia yang ia lalui tadi bersama Mamah Retno pupus dan sirna dalam sekejap akibat ucapan Papahnya yang sangat tidak berperasaan.

Mamah....Papah sudah membuang Alexa....Kini Alexa nggak punya siapa-siapa lagi Mah...,"tangis Alexa pecah memanggil-manggil Mamahnya.

***********

Di sisi lain di sebuah Hotel di daerah Bogor, Ryuga yang baru saja sampai ia langsung mengikut rapat membahas mengenai implementasi kurikulum dan ia juga besok ia akan menghadari seminar Prof Abimayu yang sudah termasuk susunan jadwalnya yang sudah di tentukan oleh Diknas. Ryuga terlihat tidak fokus tiba-tiba saja perasaan sedikit tidak tenang dan teringat Alexa. Tidak bisa di pungkiri ada sedikit rasa yang mengganjal pada hatinya, entah apa yang Ryuga pikirkan ia juga tidak bisa mendapatkan jawaban atas perasaannya sendiri saat ini.

****************

Wajah pria paruh baya terlihat begitu kesal berjalan sambil mengendurkan ikatan dasinya memasuki kamar Hotel di Jakarta yang baru saja ia boking.

Sayangggg,.. kok mukanya kusut gitu sih ketemu aku...Kamu nggak suka ya kalo aku hubungin kamu lagi....,"ujar Fiona yang terlihat sexy dengan lingerie sambil meraba lelaki paruh baya di hadapanya.

Enggak bukan begitu manis...Ini karna aku muak dengan putriku yang tidak berguna ?...Oh ia kapan kamu tiba di Jakarta ?...,"Om kira kamu sudah melupakan Om.."ternyata kamu duluan yang menghubungi Om..."ujar Ferdy sambil merebahkan dirinya di ranjang Hotel bersama pasangan kumpul kebonya.

Baru tadi pagi Om...pijitin doang Om,..Fiona pegel banget... makasih ya Om jatah liburannya Fio seneng banget...Kapan-kapan kita liburan bareng yuk..."ujar Fiona sambil menggoda yang memperlihatkan begitu jelas bentuk tubuhnya yang mulus dan sintal.

Bolehh.....Tapi pijitin mah pake ini yah...,"ujar Ferdy sambil menunjuk adik kecilnya yang sudah mengeras.

Ihhh dasar...Tapi jangan lupa besok ya Om, aku mau menemui klienku di luar kota, sekalian aku mau shoping di sana...",goda Fio pada Ferdy dengan rayuan mautnya.

Tenang aja sayang...Apa sih yang nggak buat kamu..."ujar Ferdy sambil memegangi dagu Fiona dan langsung meraup bibirnya begitu saja.

Suasana ruangan hotel pun begitu penuh desa*** yang menjijikkan dari pasangan yang terpaut cukup jauh yaitu usia 20 tahun. Ternyata inilah urusan mendadak Ferdy yang menolak untuk mengikuti acara seminar yang sangat membosankan baginya.

*************

Raut wajah Grace terlihat begitu kesal saat menginjakkan kakinya di kediamannya.

Eh anak Mamah udah pulang...Kok mukanya bete gitu sih...Kenapa sih..."ujar Mama Sisil kepada putrinya

Nggak tau ah... pokoknya Grace hari ini badmood...Ihhh sebel banget sih...",ujar Grace sambil merengek menghentak-hentakan kakinya.

Grace kamu itu udah besar...Kalo ngambek ngambek gitu kamu mirip anak TK aja...,"ujar Papah Ardy meledek putri kesayangannya.

Biarin terserah Grace...",rengek Grace sambil memukul sofa dengan kedua tangannya.

Papah anaknya lagi gini malah di ledek..., kenapa sih sayang kamu cerita dong sama Mamah..,"kamu berantem lagi sama Alexa...,"ujar Mamah Sisil sambil merangkul putrinya dengan penuh perhatian.

Bukan Mah tapi ini lebih parah lagi, Grace itu suka sama orang tapi ternyata orang itu di rebut lagi sama Alexa...kenapa sih Alexa itu selalu aja ngerebut apapun yang Grace pengen..enggak sekali dua kali..Bahkan disekolah juga aku suka di bully sama dia dan teman-temannya...,"ujar Grace yang begitu pintar memutar fakta.

Sayang..kamu jangan gitu dong, kapan sih kamu bisa akur sama sepupu kamu, kamu kan tau Alexa itu anak yang nggak seberuntung kamu...lagian kamu mending fokus belajar dari pada ngurusin masalah cinta cintaan... sebentar lagi kan kamu akan ujian loh sayang..."ujar Mamah Sisil mencoba memberikan pengarahan kepada putrinya.

Benar kata Mamah kamu, mending kamu fokus belajar...,'timpal Papah Ardy sambil membaca koran.

Ihhh Mamah selalu aja belain Alexa, emang siapa sih anak kalian itu Grace atau Alexa...,"ujar Grace dengan nada tinggi.

Grace kamu jangan keterlaluan !!!..," Mamah sama Papah itu sayang sama kamu nggak pernah membeda-bedakan kamu..,"Apapun yang kamu mau Papah sama Mamah selalu turutin tapi kamu tidak bisa memaksa yang perasaan orang lain.." Apa kamu nggak bisa bersikap dewasa sedikit..." ujar Papa Ardi dengan cukup keras kepada putrinya

Papah sama Mamah jahat...,"Grace pun terlihat menangis dan berlari menuju kamarnya sambil membanting pintu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Om???🤔🤔 jangan bilang Fio itu seumur Alexa,,,😳😳😳

2022-12-13

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Dasar pria gila,,,Atau jangan-jangan Dana dr pemerintah utk yayasan skolahnya yg dinkatakan di selewengkan itu juga ulah nya ya???Hurmmm aku udah curiga sebenarnya…🤔🤔🤔

2022-12-13

0

Teteh Nadia

Teteh Nadia

next kak cinta untuk tuan muda kejam hadir saling dukung ya

2022-11-14

1

lihat semua
Episodes
1 Welcome Jakarta
2 Rencana Perjodohan
3 Kafe Monalisa
4 Ternyata Dia
5 Guru Super Galak
6 Pertemuan Keluarga
7 Sah
8 Istri yang Tak Dianggap
9 Sakit Perut
10 Ruang UKS
11 Pertengkaran
12 Gara-Gara Alkohol
13 Kucing dan Tikus
14 Menghindar
15 Patah Hati Dan Terjebak.
16 Feeling Worthless
17 Persaingan Guru Dan Murid
18 Membuntuti Alexa
19 Hancur Tak Tersisa
20 Pertemuan Tak Terduga
21 Hipotermia
22 Pelukan Hangat
23 Dilema
24 Konflik Hati
25 Insiden Toilet
26 Mencuri First Kiss
27 Cemburu Tapi Gengsi
28 Alexa Pingsan
29 Healing Ke Dufan
30 Luka
31 Keweca dan Patah Hati
32 Serangan Balik
33 Pinjam Peluk
34 Mencari Bukti
35 Lagi-Lagi Grace
36 Perkara Lipstik
37 Karma Untuk Ferdy
38 Kenyataan Pahit
39 Dear, Alexa
40 Teror Debt Kolektor.
41 Pertengkaran
42 Nasehat Eyang
43 Menjemput Pulang
44 Akhir Pekan
45 Ruang Aula Sekolah
46 Ketegangan Di Cafe
47 Di Kira Pecandu.
48 Tentang Alexa
49 Tentang Sita
50 Cemburu Buta
51 Kamu Milikku Seutuhnya
52 Curahan Hati.
53 Ruangan BK
54 Kantin Sekolah
55 Janji Ryuga
56 Menculik Mantu Kesayangan.
57 Baju Haram
58 Fakta Baru
59 Candu
60 Makasih Besti
61 Rumah Tante Karin
62 Liburan Dadakan.
63 Malam Yang Panjang
64 Ngobrol Semalam Suntuk
65 Kembali ke Jakarta.
66 Menghasut
67 Perubahan Sikap Mama Retno.
68 Kebobrokan Kelas IPS XII
69 Moodbooster
70 Peringatan Keras
71 Di Kira Hamil
72 Turmanen Basket
73 Mengunjungi Ferdy
74 Meeting
75 Kamu Itu Milik Aku
76 Papah Sakit
77 Musuh Di Balik Selimut
78 Keputusan Pahit
79 Di Usik Masa Lalu.
80 Kelicikan Sita
81 Masalah Demi Masalah
82 Konflik Pasutri
83 Alexa Demam
84 Mencari Kesempatan.
85 Mendapat Lampu Hijau
86 Pengakuan Ryuga
87 Gudang Sekolah
88 Nurut Kata Suami
89 Kemunculan Ferdy
90 Tidak Di Anggap
91 Ferdy Semakin Menggila
92 Tidak Ada Harapan
93 Status Baru
94 Hari Guru
95 Aku Mau Kita Cerai
96 Selamat Tinggal
97 Pengumuman
98 Belum Usai
99 Pertunangan Nicco Dan Hanum
100 Insiden
101 Kepulangan Ryuga
102 Mencari Alexa
103 Kantor Polisi
104 Fakta Nicco
105 Ryuga Sakit
106 Fakta-Fakta Baru
107 Waktu Telah Berlalu
108 Keinginan Shaka.
109 Kembali Dan Mencari
110 Kesempatan Kedua
111 Kediaman Ardy.
112 Keseruan Sheena Dan Shaka
113 Rindu Yang Terbalaskan
114 Sebelum Bertemu
115 Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116 Makan Malam
117 Obrolan Hangat Keluarga
118 Semangat Ryuga
119 Siapa Kamu Sebenernya Mas
120 Kehebohan Di Kantor
121 Tukang Modus
122 Merasakan Dejavu
123 Meetup Trio Pemberontak
124 Meyakinkan Alexa.
125 Mencari Tahu Masalalu
126 Kecemasan Ryuga
127 Banyak Yang Berubah.
128 Bangun Alexa
129 Alexa Sadar
130 Mengingat Semuanya.
131 Keegoisan Alexa
132 Tangis Shaka
133 Curahan Hati Shaka
134 Menjelaskan Kesalahpahaman
135 Penyesalan Ryuga.
136 Kabar Miring
137 Menceritakan Semuanya
138 Nggak Mau Ikut...!
139 Konfrensi Pers
140 Kejutan Dari Aussie
141 Libur Dulu
142 Kotak Hadiah Milik Shaka
143 Penjelasan Nicco.
144 Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145 Perubahan Mood
146 Selamat Ya Bro..!
147 Ngidam Mangga Muda
148 Duo Bumil Ngemall
149 Kualat Sama Suami..!
150 Kado Paling Terindah
151 Adzkiya Elea Wijaya.
152 "Janda Kembang Kampoeng Pete"
Episodes

Updated 152 Episodes

1
Welcome Jakarta
2
Rencana Perjodohan
3
Kafe Monalisa
4
Ternyata Dia
5
Guru Super Galak
6
Pertemuan Keluarga
7
Sah
8
Istri yang Tak Dianggap
9
Sakit Perut
10
Ruang UKS
11
Pertengkaran
12
Gara-Gara Alkohol
13
Kucing dan Tikus
14
Menghindar
15
Patah Hati Dan Terjebak.
16
Feeling Worthless
17
Persaingan Guru Dan Murid
18
Membuntuti Alexa
19
Hancur Tak Tersisa
20
Pertemuan Tak Terduga
21
Hipotermia
22
Pelukan Hangat
23
Dilema
24
Konflik Hati
25
Insiden Toilet
26
Mencuri First Kiss
27
Cemburu Tapi Gengsi
28
Alexa Pingsan
29
Healing Ke Dufan
30
Luka
31
Keweca dan Patah Hati
32
Serangan Balik
33
Pinjam Peluk
34
Mencari Bukti
35
Lagi-Lagi Grace
36
Perkara Lipstik
37
Karma Untuk Ferdy
38
Kenyataan Pahit
39
Dear, Alexa
40
Teror Debt Kolektor.
41
Pertengkaran
42
Nasehat Eyang
43
Menjemput Pulang
44
Akhir Pekan
45
Ruang Aula Sekolah
46
Ketegangan Di Cafe
47
Di Kira Pecandu.
48
Tentang Alexa
49
Tentang Sita
50
Cemburu Buta
51
Kamu Milikku Seutuhnya
52
Curahan Hati.
53
Ruangan BK
54
Kantin Sekolah
55
Janji Ryuga
56
Menculik Mantu Kesayangan.
57
Baju Haram
58
Fakta Baru
59
Candu
60
Makasih Besti
61
Rumah Tante Karin
62
Liburan Dadakan.
63
Malam Yang Panjang
64
Ngobrol Semalam Suntuk
65
Kembali ke Jakarta.
66
Menghasut
67
Perubahan Sikap Mama Retno.
68
Kebobrokan Kelas IPS XII
69
Moodbooster
70
Peringatan Keras
71
Di Kira Hamil
72
Turmanen Basket
73
Mengunjungi Ferdy
74
Meeting
75
Kamu Itu Milik Aku
76
Papah Sakit
77
Musuh Di Balik Selimut
78
Keputusan Pahit
79
Di Usik Masa Lalu.
80
Kelicikan Sita
81
Masalah Demi Masalah
82
Konflik Pasutri
83
Alexa Demam
84
Mencari Kesempatan.
85
Mendapat Lampu Hijau
86
Pengakuan Ryuga
87
Gudang Sekolah
88
Nurut Kata Suami
89
Kemunculan Ferdy
90
Tidak Di Anggap
91
Ferdy Semakin Menggila
92
Tidak Ada Harapan
93
Status Baru
94
Hari Guru
95
Aku Mau Kita Cerai
96
Selamat Tinggal
97
Pengumuman
98
Belum Usai
99
Pertunangan Nicco Dan Hanum
100
Insiden
101
Kepulangan Ryuga
102
Mencari Alexa
103
Kantor Polisi
104
Fakta Nicco
105
Ryuga Sakit
106
Fakta-Fakta Baru
107
Waktu Telah Berlalu
108
Keinginan Shaka.
109
Kembali Dan Mencari
110
Kesempatan Kedua
111
Kediaman Ardy.
112
Keseruan Sheena Dan Shaka
113
Rindu Yang Terbalaskan
114
Sebelum Bertemu
115
Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116
Makan Malam
117
Obrolan Hangat Keluarga
118
Semangat Ryuga
119
Siapa Kamu Sebenernya Mas
120
Kehebohan Di Kantor
121
Tukang Modus
122
Merasakan Dejavu
123
Meetup Trio Pemberontak
124
Meyakinkan Alexa.
125
Mencari Tahu Masalalu
126
Kecemasan Ryuga
127
Banyak Yang Berubah.
128
Bangun Alexa
129
Alexa Sadar
130
Mengingat Semuanya.
131
Keegoisan Alexa
132
Tangis Shaka
133
Curahan Hati Shaka
134
Menjelaskan Kesalahpahaman
135
Penyesalan Ryuga.
136
Kabar Miring
137
Menceritakan Semuanya
138
Nggak Mau Ikut...!
139
Konfrensi Pers
140
Kejutan Dari Aussie
141
Libur Dulu
142
Kotak Hadiah Milik Shaka
143
Penjelasan Nicco.
144
Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145
Perubahan Mood
146
Selamat Ya Bro..!
147
Ngidam Mangga Muda
148
Duo Bumil Ngemall
149
Kualat Sama Suami..!
150
Kado Paling Terindah
151
Adzkiya Elea Wijaya.
152
"Janda Kembang Kampoeng Pete"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!