Di kediamannya Ferdy baru saja sampai di setelah acara pertemuan dengan keluarga Bimo membahas pernikahan putra dan putri mereka. Ferdy langsung saja membombardir Alexa dengan peringatan keras saat tiba di ruang tengah.
Ingat Alexa kamu harus jaga sikapmu sekarang terutama sikap dan prilaku kamu di sekolah...karena Papah tidak mau jika Ryuga sampai membatalkan pernikahannya hanya karena sikapmu yang tidak tau aturan itu....Lebih baik kamu perbaiki nilai kamu supaya kamu pantas bersanding dengan Ryuga, supaya dia tidak malu memiliki istri seperti kamu...ujar Ferdy dengan nada bicaranya yang tinggi. Ucapannya selalu saja membuat Alexa seolah tidak memiliki sisi baik di mata Ferdy.
Pah sudah... kenapa kamu terus menyudutkan Alexa, apa kamu belum cukup selama ini kamu menekan Alexa dengan perjodohan yang mungkin Alexa sendiri tidak menginginkannya....ujar Mamah Karin membela Alexa.
Kamu tidak perlu membela anak yang tidak tau terima kasih seperti dia...Coba kamu lihat dia saja tidak pernah menganggap setiap ucapan kita..."ujar Ferdy tegas kepada Mamah Karin.
Alexa jangan kamu berpikir kamu bisa lari dari pernikahanmu nanti....jika kamu berani, lebih baik kamu jangan pernah injakan kakimu di rumah ini lagi..."ujar Ferdy ucapannya penuh dengan penekanan terhadap Alexa
Alexa hanya diam terus melangkahkan kakinya menapaki anak tangga menuju kamarnya. Hatinya sudah terbiasa setiap kali mendengar ucapan ucapan dari mulut Papahnya, hingga membuat hati Alexa semakin mengeras karena kebenciannya terhadap Papahnya.
""""""""""""
THE END
Alexa menyusun kata kata setiap butir obat yang biasa ia minum secara rutin. Kamarnya sudah tidak terlihat bentuk rupanya semuanya terlihat berserakan akibat luapan emosi Alexa. Cemas, resah, dan takut bersatu tumpah dalam isak tangisnya yang tak kunjung henti.
Mamah...mamah...tolong Alexa Mah..Alexa lelah bawa Alexa Mah..Alexa nggak sanggup.."tangis Alexa yang terlihat duduk memeluk dirinya sendiri sendiri dalam gelap.
Dan di tengah malam menjadi rutinitas Alexa terbangun akibat mimpi buruk, Alexa mengeluarkan isi di dalam perutnya, menatap wajah pias di balik cermin tampak wajah gelisah dan cemas sejauh mata memandang. Dengan tubuh bergetar Alexa memasukan dua pil ke dalam mulutnya agar ia bisa secepatnya terlelap melupakan segala ketakutannya.
Sudah empat hari Alexa absen karena ia harus berperang melawan dirinya sendiri, karena menang kondisi mentalnya yang tidak baik baik saja. Alexa berusaha keluar dari zona tersebut yang sudah beberapa hari belum membaik justru semakin memburuk akibat hari pernikahannya yang mulai tinggal beberapa hari. Alexa pun mengabaikan chat dan panggilan kedua sahabatnya yang terus bertanya karena beberapa hari Alexa tidak masuk sekolah.
******
Minggu pagi di kediaman Pak Ferdy dan Mamah Karin terlihat pemandangan yang tidak biasa. Ada tenda terpasang dan beberapa kursi berbaris rapih menghiasi perkarangan rumah Alexa.
Hari dimana peristiwa sakral pun berlangsung seluruh keluarga inti telah berkumpul. Ryuga menatap dirinya di depan cermin dan merapikan jasnya. Karena tepatnya pada hari ini ia akan resmi bersama status menjadi seorang suami.
Pah Mah...Ryuga tidak yakin apa Ryuga bisa membahagiakan Alexa...."ucap Ryuga yang sangat ragu dengan pernikahannya.
Ryuga setelah Alexa resmi menjadi istrimu, kamu akan mengenal Alexa lebih jauh. Papah dan Mamah yakni Alexa itu anak yang baik, karena kami sangat mengenal kedua orang tua Alexa......."ucap Bimo sambil memegang pundak Ryuga dengan kedua tangannya.
Anak baik tapi aku tidak yakin dengan hal itu... ....."batin Ryuga dengan senyumannya yang sinis yang menatap dirinya di cermin.
Ga...Mamah nggak nyangka kalo Mamah punya anak seganteng ini ternyata.. Yuk berangkat.. Semua sudah siapkan..."puji Mamah Retno sambil merangkul putra yang sudah terlihat berbeda dengan penampilan hari ini.
*****
Di kediamannya yang di hadirin keluarga inti saja Alexa terlihat cantik dengan balut kebaya berwarna nude dengan riasan natural namun terlihat cantik sekali. Alexa merasa tetang merasa gugup karena sebentar lagi ia akan merubah status dirinya menjadi seorang istri Ryuga Pratama Wijaya.
Wah non Alexa cantik tenan toh, si mbok sampe pangling ....."ucap Mbok Darmi sambil menyuapi Alexa.
Mbok apa Alexa akan bahagia,......"ucap Alexa dengar air mata yang mulai mengembang.
Eh kok malah nangis udah ayu ayu.. pamali loh non kalo menangis di acara pernikahan...“ucap Mbok Darmi pun memeluk Alexa dan mengusap punggung Alexa layaknya seperti seorang ibu kepada anaknya.
Non....non Alex selama ini udah cukup menderita, dan si mbok yakin dengan pernikahan ini non bisa mendapatkan kebahagian. Wejangan si mbok jika non sudah menjadi istri non harus patuh sama suami, dan nggak boleh ngelawan suami ya non. Si mbok yakni den Ryuga itu orang yang baik......"ucap Mbok Darmi dengan nasehatnya.
Tapi mbok kalo di sekolah Ryuga itu galak banget mbok kaya Angry Birds Merah....."ucap Alexa manja sambil mencebikan bibirnya.
Masa sih non, itu mungkin non Alexa dan Den Ryuga belum saling mengenal. Dengan seiringnya waktu pasti nanti awalnya benci bisa jadi cinta loh non....."ucap Mbok Darmi yang berusaha menghibur Alexa.
Ah si mbok bisa ajah, mana ada kaya gitu,....."ucap Alexa sambil tersenyum menghilangkan keresahan dihatinya.
Si non nggak percaya liat aja nanti....Tuh kan kalo ketawa gitu kan tambah cantik non....."puji mbok Darmi sambil mencubit dagu Alexa.
Alexa sedikit terhibur dengan ucapan Mbok Darmi, ditengah kekhawatiran yang ia rasakan.
Kedua pihak keluarga sepakat untuk merahasiakan pernikahan sesuai dengan permintaan kedua calon mempelai. Karena mereka memang tidak ingin hubungan antara murid dan guru bisa saja akan menggegerkan satu sekolah jadi pernikahan ini tidak di publikasikan. Alexa berjalan menuju penghulu menyusul Ryuga yang sejak tadi menunggu kehadirannya. Ryuga dibuat terkesima dengan kecantikan Alexa yang terlihat sangat anggun dengan balutan kebaya serta riasan yang natural namun tetap memancarkan aura kecantikannya saat ini. Tapi baginya Alexa saat ini belum menempati posisi yang penting di dalam hatinya, karena masih ada nama seseorang yang begitu penting di dalam hatinya apalagi ia belum mengenal Alexa lebih jauh.
Terlebih lagi kesan pertama saat melihat tingkah laku Alexa saja sudah membuat Ryuga tidak yakin bahwa pernikahannya akan bertahan lama. Jika bukan karena kedua orang tuanya menjodohkannya dia tidak mungkin memilih Alexa sebagai istrinya. Karena baginya cantik hanyalah bonus, yang terpenting adalah akhlak yang baik agar kelak bisa mendidik anak anaknya dengan baik kelak.
*****
Saya terima nikah dan kawinnya Alexa Zeandra Hasan binti Ferdy Bramantyo Hasan dengan mas kawin yang tersebut tunai.
Sah....Alhamdullilah...."satu kata yang menandakan bahwa kedua insan resmi menjadi pasangan suami dan istri.
Kedua orang tua mereka merasa lega karena proses pernikahan bisa berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan apapun. Acara pun dilanjutkan dengan acara makan bersama antara kedua keluarga guna untuk mempererat silaturahmi. Berbeda dengan Alexa yang langsung menuju kamarnya, dengan tangisnya yang pecah ia merapikan semua barang barangnya untuk di bawa pindah dan di bantu dengan mbok Darmi. Dan tidak lupa Alexa membawa beberapa album foto mamahnya dan obat obatnya yang biasa di konsumsinya. Karena Alexa memang memiliki riwayat penyakit maag kronis dan ia pun secara rutin melakukan chek up ke psikiater. Karena ia memiliki trauma dan luka batin yang disebabkan oleh orang tuanya karena perlakuan yang buruk yang sering dilakukan Papahnya serta keluarga besar Papahnya yang kurang menerima kehadirannya. Hingga merusak mental Alexa dan menyebabkan Alexa berlarut merasa putus asa, tidak berguna, dan yakin bahwa dirinya tidak bernilai apa-apa.
Non baik baik ya disana jangan nakal jadi istri yang nurut, dan jangan lupa makan, minum obatnya yang teratur......"tangis Mbok Darmi sambil memeluk Alexa dengan begitu perhatian.
Alexa menangis memaksakan untuk tersenyum karena pastinya ia akan merindukan sosok Mbok Darmi yang begitu perhatian kepadanya. Dan mbok Darmi pun ikut merasakan kesedihan karena akan berpisah dari Alexa yang sudah ia anggap seperti anaknnya sendiri.
Pukul 11 malam seluruh keluarga baru saja selesai setelah acara makan malam dan berbincang bincang hingga larut malam.
Om tante kami pamit dulu ya.....“ ucap Ryuga kepada kedua orang tua Alexa.
Loh kok om tante sih.....panggil Papah dan Mamah dong kan sekarang kamu sudah menjadi bagian dari keluarga kami juga....."ucap Mamah Karin dengan ramah.
Bimo Retno aku titip Alexa ya....."ucap Papah Ferdy sambil menepuk pundak Bimo.
Namun berbeda dengan Alexa tidak ada rasa sedih sedikit pun meninggalkan keluarganya. Tidak ada pelukan atau pun kata pamit keluar dari mulut Alexa, karena baginya ia seperti benalu yang tidak berguna di dalam keluarganya. Ryuga sejak tadi terus memperhatikan sikap istrinya yang aneh karena terkesan acuh dengan kedua orang tuanya. Terbesit ada rasa keingintahuan mengenai hubungan keluarga Alexa tersebut yang di nilai dengan sikap acuh Alexa terhadap kedua orang tuanya. Namun entah apa itu yang ada dalam pikirannya ia pun belum menenukan jawaban untuk mengobati rasa penasarannya.
Kalian tidak perlu khawatirkan Alexa karena Alexa sudah kami anggap seperti anak kami sendiri...."jawab Retno sambil merangkul tangan Alexa dengan gemas.
Dan mereka pun bergegas meninggalkan kediaman Ferdy setelah berpamitan. Dengan menggunakan kendaraan masing-masing Ryuga terlihat serius menyetir sedangkan Alexa fokus melihat suasana di jalan raya yang terlihat macet.
Untuk malam ini kita akan tinggal di kediaman orang tuaku terlebih dahulu tapi besok kita akan tinggal di apartemenku, dan satu hal lagi aku tidak pernah menganggap bahwa pernikahan ini nyata, jadi jangan melewati batas. Dan juga kita tidak perlu mencampuri urusan satu sama lain ..."ucap Ryuga dingin membuka percakapan dengan wajahnya yang datar dan terus fokus melihat menatap ke depan.
Alexa hanya tersenyum sinis dan terdiam tidak menanggapi ucapan dari Pak Ryuga, ia pasrah dengan nasibnya kini seolah tidak memiliki harapan kebahagiaan dalam pernikahannya. Sekilas Ryuga melirik kesal ke arah Alexa , karena tidak mendengar jawaban apapun dari mulut muridnya yang kini resmi menjadi istrinya tersebut.
Sepertinya ke depannya aku butuh pasokan obat pereda sakit kepala lebih banyak..."batin Ryuga sambil memikirkan hubungannya dengan Alexa yang resmi menjadi istrinya kini.
...__________...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Aku heran yg menjadi penyebabnya Ferdy itu marah banget dgn Alexa itu apa??dia yg selingkuh,dia yg mengabaikan anak dan istri,terus kenapa dia yg marah-marah,,Aneh banget🤦🏻♀️🤦🏻♀️🤦🏻♀️
2022-12-13
1