Tok...Tok...Tok......
Terdengar ketukan di balik pintu ruangan Ryuga.
Masuk..."saut Pak Ryuga di dalam ruangan.
Permisi Pak...!!..,"ini kertas ulangannya mau di taro dimana ya Pak.."tanya Tania gugup sambil menyembulkan kepala di balik pintu.
Alexa kemana ?...saya tadi meminta dia ke ruangan saya kenapa malah kamu yang datang?.."tanya Pak Ryuga mengerutkan kedua alisnya saat melihat Tania yang masuk ke dalam ruangannya.
Eh..ma..maaf Pak.. Ehmmm!!..,'Alexa tadi bilang dia di panggil Papahnya .."jawab Tania terbata bata menjawab pertanyaan Pak Ryuga.
Ya sudah kamu taruh situ saja dan silakan kamu kembali ke kelas.."ucap Ryuga acuh matanya yang tertuju pada layar laptop.
Boro boro ingin modusin guru idolanya, melihat tatapan Pak Ryuga yang tidak bersahabat saja, Tania langsung bergidik dan segera pergi meninggalkan ruangan Ryuga.
Hmmm,...,' Apa benar papah memanggilnya, atau itu hanya akal akalan dia saja untuk menghindar dariku..karena sejak tadi ia seperti menghindariku.."guman Ryuga sambil menopang dagu dengan mengepalkan kedua tangannya.
*************
Di kantin jam istirahat hampir semua tempat duduk terlihat penuh dengan keberadaan siswa dan guru. Rena terlihat masih begitu gelisah sambil melihat keadaan sekitar kantin.
Kalo Pak Ryuga kesini gimana nih !!.,"apalagi kalo sampe ngegepin gue disini sama Alexa !!..,"mampus bisa bisa ketauan bohongnya..Hadeuhh..!! ,"Kifli mana sih ?..gue kan bisa ada temennya kalo tiba tiba Pak Ryuga kesini !!..."batin Rena yang terus celingak celinguk mencari keberadaan Kifli.
Bude baksonya telornya dong !!..Renaaa lo mau pesen apa dia malah bengong ?..,"Tenang aja gue yang bayarin..."tanya Alexa sambil menepuk lengan Rena yang terlihat sedang resah memperhatikan sekeliling.
Kifli kemana ya?..,"Lex luh yakin Pak Ryuga nggak kesini .."ajak Rena kepada Alexa.
Loh nggak asik banget dari tadi..."santai aja kali Ren..,"tenang aja gue nggak bakal ngajak lo kalo ketauan Pak Ryuga.."ucap Alexa gemas, melihat Rena yang terlihat begitu khawatir.
Iya..iya..!!..,Gue pesen siomay ajah tapi di bungkus kita makan di kelas aja...,"ujar Rena sambil menghentak kedua tangannya kebawah.
Tau ah !!," mending tadi gue sendiri ke kantin ..."ujar Alexa merajuk meninggalkan Rena.
**************
Di dalam ruangannya Ryuga terlihat serius sedang mengoreksi hasil ulangan tiba-tiba saja Ryuga mengangkat kertas ulangan milik Alexa dan memandangi kertas tersebut. Tidak satu pun jawaban yang terisi pada lembar kertas ulangan milik Alexa. Ryuga menggelengkan kepalanya karena ia hanya melihat sebuah gambar yang tersirat memiliki arti mendalam pada kertas ulangan Alexa.
Dia sangat merindukan Mamahnya...,"Tapi kenapa sikapnya terlihat dingin kepada Mamahnya, saat ia meninggalkan kediamannya waktu itu?..."batin Ryuga sambil memutar-mutar bolpoin di tangannya.
Aku penasaran..," Apa saja yang sudah di alami Si cengeng itu selama ini, hingga sikapnya menjadi seperti itu.."ucap Ryuga penarasan.
Tok tok tok...
Terdengar suara ketukan pintu yang membuyarkan Lamunan Ryuga Ia pun menyimpan kertas ulangan milik Alexa dan menumpuknya di sebuah map bersama hasil ulangan milik teman-temannya yang lain.
Masuk.."saut Ryuga
Ryuga gak sangat terkejut saat melihat sosok Papah mertuanyalah yang datang.
Loh Papah bukannya Papah sedang bicara dengan Alexa.."tanya Ryuga dengan begitu penasaran
Justru Papa ke sini ingin bertanya kepada kamu mengenai Alexa, kenapa Alexa tidak menjawab panggilan Papah. Dan Papah dengar dia sering absen akhir akhir ini, Papah sudah mengecek di kelas juga tidak ada.."tanya balik Pak Ferdy terhadap menantunya tersebut.
Ya sudah Pah masuk dulu kita bicarakan di dalam..."ajak Ryuga sambil membuka kembali pintu ruangannya.
Di dalam ruangan terdengar obrolan mengenai Alexa termasuk membahas masalah foto Alexa kemarin. Pak Ferdy meminta maaf mengenai insiden tersebut dan juga sikap putrinya yang dinilai sangat ceroboh dan belum dewasa. Dalam obrolannya kali ini, Ryuga terlihat mendominasikan dengan bertanya beberapa pertanyaan terhadap Pak Ferdy yang sukses membuatnya penasaran mengenai istrinya tersebut. Menurutnya sikap Alexa sangat berbeda tidak seperti sekarang karena, Ryuga mengenal Alexa dulu adalah sosok anak yang periang dan pintar walaupun dia hanya beberapa kali bertemu.
Dulu seingatku Alexa bukannya pernah memenangkan olimpiade matematika saat SD kenapa saat ini nilainya sangat berbanding terbalik sekali Pahh.."tanya Ryuga dengan raut wajahnya yang begitu serius.
Papah juga bingung, semenjak Mamah kandungnya meninggal, sikap Alexa menjadi berubah mungkin itu menjadi penyebabnya sifat Alexa sulit dikontrol seperti sekarang.."ujar Pak Ferdy yang berusaha menutupi sesuatu.
Ryuga tersentak saat mendengar tentang Mamah Alexa yang ternyata sudah tiada, ia merasa sedikit bersalah karena dulu ia pernah memperingatkan Alexa cukup keras dan menyangkut pautkan Mamahnya karena tindakan Alexa.
Pantas saja ia terlihat tidak terima saat aku memperingatinya saat itu,..ternyata ini adalah alasannya...Kenapa aku baru tau sekarang kalau ternyata Mamah Karin itu bukan ibu kandung Alexa.."batin Ryuga merasa sedikit bersalah bukan karena kesengajaan melainkan karena rasa ketidaktahuannya. Sebelumnya Ryuga sangat tidak peduli bahkan tidak ingin tahu tentang Alexa. Entah kenapa semakin berjalannya waktu timbul rasa keingintahuannya terhadap Alexa.
Papah harap kamu harus bersabar menghadapi Alexa..Jika kamu bertemu Alexa tolong suruh dia temui Papah, karena seperti dia menghindari Papah..."ujar Pak Ferdy bersikap senatural mungkin di depan Ryuga.
Baik Pahh.."jawab Ryuga sambil berdiri mengantarkan Pak Ferdy sampai keluar dari ruangannya. Saat mengantar Pak Ferdy keluar ternyata sudah ada bu Farida yang berada di balik pintu ruangan Ryuga.
Bu Farida..."ujar Pak Ryuga terkejut saat melihat Bu Farida di balik pintu.
Siang Pak Ferdy,.." Oh ya kebetulan saya ada perlu sama Pak Ryuga ,.."sapa Bu Farida sambil membawa berkas berkas di tangannya. Pak Ferdy melirik sekilas ke arah Bu Farida dengan tatapan sedikit penasaran, karena Bu Farida adalah orang yang sering beradu argumen dengannya jika sedang rapat. Pak Ferdy pun berjalan meninggalkan ruangan Pak Ryuga menuju ruangannya kembali.
Ayo bu silakan masuk..."ujar Pak Ryuga ramah pada sosok Bu Farida yang merupakan waka di sekolah.
Ada yang bisa saya bantu Bu..."ujar Ryuga santun pada sosok wanita yang usianya di perkiraan sekitar 45 tahun yang ada di hadapannya.
Begini Pak saya hanya menyampaikan keluhan para guru mengenai bantuan pemerintah terhadap sekolah kita. Begini Pak pemerintah kan memberikan dana hibah sekitar 50% untuk gaji para guru dan staff di sekolah. Jadi untuk satu orang, pemerintah memberikan anggaran sebesar lima ratus ribu untuk tambahan gaji. Jadi masalahnya para guru mengeluhkan karena kami hanya menerima sebesar tiga ratus ribu saja, sedangkan sisanya dua ratus ribu nya itu tidak jelas Pak. Saya bingung Pak karena saya adalah beberapa anggota tim yang membuat laporan anggaran tersebut. Kami terpaksa harus menandatangani uang lima ratus ribu tersebut sesuai dengan isi laporan sedangkan kami saja tidak menerima full uang tersebut. Dan para guru dan staff sudah protes karena ini sudah berlangsung hampir 3 tahun terjadi, kami tidak menerima full dana hibah berupa gaji dari pemerintah..."ujar Bu Farida dengan begitu detail.
Hmmmm..."iya saya faham..",Lalu bagaimana jika laporan tersebut dibuat jika tidak sesuai dengan anggaran yang di berikan pemerintah...,"tanya Pak Ryuga dengan serius.
Kemungkinan buruk pemerintah akan mencabut dana hibah tersebut...karena...karena..",ujar Bu Farida ragu ragu sambil menggigit bibirnya.
Karena apa bu ?..."tanya Ryuga penasaran.
Karena kemungkinan besar dana hibah tersebut di salah gunakan atau mungkin saja di korupsi !!..Tapi maaf itu hanya asumsi kami serta para anggota tim yang lain...Kalo gitu saya permisi dulu Pak !!!...Maaf sudah mengganggu, dan ini laporan dana hibah yang tadi saya bicarakan...Selamat siang Pak...",ujar Bu Farida ragu ragu memberikan laporan dana hibah tersebut.
Baiklah bu saya akan berusaha mencari tahu agar masalahnya menjadi jelas dan terbuka..."ujar Pak Ryuga dengan bijak.
Mendengar penjelas Bu Farida, dahi Ryuga berkerut, ia berfikir siapa yang berani menyalahgunakan dana tersebut. Ryuga ingin menyelidiki hal tersebut, namun Ia juga tidak ingin gegabah dalam bertindak. Karena itu merupakan masalah yang sensitif, Ryuga harus berhati-hati dalam mencari tahu.
......________________......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Tiwik Firdaus
jangan2 yang punya sekolah sendiri yaitu ferdy buat bsrsenang2 dengan perempuan2 jalang
2023-05-09
0
abdan syakura
Ayo dong Cik Gu...
Move on move on
Tinggalkan Sita!!
Tataplah Alexa!!
Pahamilah ia dan cintailah..
Smg Ryuga bs bantu mengobati luka Alexa
2023-03-15
0
T'renz
kayaknya bpknya Alexa yg korupsi
2023-02-17
0