Ryuga kembali ke apartemennya menyiapkan beberapa perlengkapan kerjanya dan juga pakaian ganti untuk perjalanan Dinasnya di luar kota. Ryuga memeriksa setiap sudut apartemennya juga memeriksa kamar Alexa ia tidak menemukan Alexa di sana. Ryuga membuang nafas dengan kasar, tidak seharusnya ia mengacuhkan Alexa tanpa alasan yang jelas, justru kini dia sendiri liputi sedikit perasaan bersalah karena kejadian semalam, apalagi ia juga baru mengetahui tentang Mamah Alexa, dan Papah Ferdy yang ternyata sudah tiada, semakin menambah rasa bersalahnya pada Alexa. Ryuga cukup frustasi sampai mengacak-ngacak rambutnya sendiri, ia juga merasa bingung entah perasaan apa yang ia rasakan hingga bisa membuatnya dilema seperti sekarang ini. Karena tidak memiliki kontak Alexa Ryuga memutuskan menuliskan sebuah memo untuk ia letakan di pintu kulkas.
Saya akan ada perjalanan dinas selama 2 hari, jaga dirimu saat saya tidak ada..."tulisnya,
..."Ehmmm nanti dia akan berfikir aku sedang mengkhawatirkannya...Arrrgkk ganti ganti!!..."batin Ryuga seketika ia merobek kertas tersebut, padahal memang begitu kenyataannya. Akhirnya setelah menghabiskan beberapa sobekan kertas, satu buah memo berisi pesan singkat ia tempelkan di pintu kulkas.
"Saya pergi dinas"
Sungguh pesan yang sangat singkat jelas padat dan akurat, Ryuga berdecih lalu tersenyum. Seperti itulah kelakuan Ryuga, yang memang memiliki gengsi setinggi langit.
_____________
Sebuah mobil New Camry terlihat berhenti di depan halaman pintu utama Mall di pusat kota. Alexa terlihat tersenyum simpul entah sudah berapa lama ia tidak memanjakan dirinya terutama sejak pernikahannya bersama Ryuga.
Grace yang telah sampai juga, kini ia menyuruh sopirnya memberhentikan mobil agak jauh dari Alexa. Dengan rasa penasarannya ia terlihat mengendap-endap mengikuti pergerakan Alexa dengan sosok wanita paruh baya yang terlihat asing baginya. Grace tetap berusaha menjaga jarak agar Alexa tidak menyadari bahwa sejak tadi Grace membuntutinya, tindakan Grace lebih mirip seperti sasaeng fans yang sedang mengintai idolanya.
Ayo sayang kita ke makan dulu yuk...pasti kamu lapar kan..."ujar Mamah Retno menggandeng tangan Alexa menariknya masuk kedalam Mall.
Alexa terlihat begitu menikmati moment kebersamaannya bersama Mamah Retno, mereka terlihat menghabiskan waktu dengan berbelanja, ke salon dan Mamah Retno juga membelikan berbagai macam kebutuhan untuk Alexa.
Mah ini udah banyak banget Mah..."ini tuh udah lebih dari cukup menurut Alexa Mah..Dan juga Alexa nggak terbiasa beli barang-barang mahal kaya gini...,"ujar Alexa yang merasa tidak nyaman karena Mamah Retno membelikan barang barang mahal yang cukup membuatnya tercengang saat melihat total tagihan belanjanya.
Gpp sayang...kamu terima ya...Anggep aja ini sebagai hadiah pernikahan kamu dari Mamah...,"ujar Mamah Retno sambil memegang kedua tangan Alexa.
Alexa kamu tau nggak,..Sebenarnya Mamah tuh pengen banget ngajakin kamu pergi ke setiap pertemuan arisan Mamah atau sekeder ngumpul-ngumpul sama temen-temen Mamah...Mamah pengen deh rasanya pamer kalo Mamah juga sebenarnya udah punya menantu sama mereka,..Soalnya mereka terkadang suka ceritain anak-anak mereka menantu mereka bahkan cucu-cucu mereka..Abis mereka suka nanya-nanya terus kapan Ryuga menikah...Mamah jadi geregetan rasanya pengen cerita...,"tapi kan karena Ryuga dan kamu sepakat yang tidak ingin mempublikasi pernikahan kamu jadinya Mamah terpaksa deh mengurungkan niat Mamah....,"ujar Mamah Retno sedih sambil berjalan merangkul lengan Alexa.
Maaf ya Mah...Alexa belum bisa jadi menantu yang baik..buat Mamah...,"ujar Alexa merasa tidak percaya diri mendengar ucapan Mamah Retno yang ingin memperkenalkan dirinya kepada teman-teman Mamah Retno.
Enggak gitu kok Sayang !!! justru Mama yang bersyukur memiliki mantu yang cantik dan sabar kayak kamu, apalagi menghadapi sikap Ryuga, karena Mamah tau kamu pasti kesulitan kan menghadapi Ryuga..."ujar Mama Retno sambil mengusap kepala Alexa dan tersenyum hangat
Alexa merasa bahagia, karena Mamah Retno sangat memahami dirinya dan memperlakukan Alexa dengan begitu tulus, sikap Mamah Retno benar-benar sangat jauh berbeda dengan Papahnya apalagi melihat bagaimana Papahnya memperlakukan Alexa sehari-hari. Dan tanpa terasa Alexa memalingkan pandangannya menyeka air matanya yang lolos begitu saja, tanpa sepengetahuan Mamah Retno.
Dari jarak kejauhan terlihat sorot mata yang tidak begitu menyukai pemandangan di depannya ya benar dia adalah Grace. Ia terlihat begitu kesal saat melihat seseorang membelikan barang-barang yang cukup mewah dan mahal kepada Alexa apalagi terlihat begitu perhatian kepada Alexa.
Sebenarnya apa hubungannya Alexa dengan wanita tua itu...,"batin Grace yang diliputi rasa yang begitu penasaran.
Ia pun terus mengikut Alexa yang kini terlihat mampir di sebuah gerai bubble tea, Grace terlihat duduk tidak jauh dari Alexa berharap agar ia bisa mengobati rasa penasarannya dengan menguping pembicaraan Alexa.
Gimana hubungan kamu dengar Ryuga sayang apa..,"ujar Mamah Retno sambil mengaduk ice green tea yang baru saja sampai.
Ba..baik Mah.."jawab Alexa gugup, namun bisa terlihat raut wajah yang sedikit berbeda Alexa berusaha menyembunyikan.
Hmmmm!!!..Sayang kamu yang sabar ya...pernikahan kalian kan baru seumur jagung, Ryuga memang orangnya sangat sulit beradaptasi dan juga sulit mendeskripsikan perasaannya namun sebenarnya ia orang cukup bertanggung jawab dan ia juga seseorang tidak akan melepaskan apapun jika memang ia sangat berharga untuknya...,"ujar Mamah Retno berusaha menyemangati menantu kesayangannya.
Ehmmm Mah...aku mau nanya sesuatu boleh mggak Mah.."ujar Alexa ragu-ragu sambil menggigit bibirnya.
Kenapa sayang ayo cerita..."tanya Mamah Retno.
Sita itu siapa ya Mah...," ujar Alexa memberanikan diri tentang hal yang membuatnya penasaran selama ini. Sontak Mama Retno pun mengerutkan dahi ia sedikit terkejut apakah Ryuga ceritakan wanita yang sangat ia benci kepada Alexa karena dulu Sita sudah merusak masa depan Ryuga.
Hmmmm !!! Anak itu memang kelewatan?..." batin Mamah Retno yang begitu kecewa dengan sikap Ryuga.
Dia bukan siapa-siapa sayang...hanya sekedar masa lalu Ryuga yang nggak penting..."ujar Mamah Retno berusaha menenangkan kekhawatiran yang jelas tersirat di wajah Alexa.
Sekarang Mamah mau tanya apakah kamu mencintai Ryuga sayang ?..."ujar Mamah Retno sambil menggenggam tangan Alexa.
Alexa juga belum tahu bagaimana perasaan Alexa...," Alexa bingung,.. Tapi satu yang paling penting sekarang adalah Alexa sangat menyayangi Mamah...,"makasih ya Mah karena Mamah udah baik banget sama Alexa, peduli sama Alexa... ,"ujar Alexa yang tiba-tiba air matanya jatuh begitu saja tanpa aba-aba.
Sayang kok kamu nangis ?..,"jangan nangis dong kan Mamah udah bilang Mamah itu udah menganggap kamu seperti anak kandung Mamah sendiri jadi Mamah sudah seharusnya memperlakukan dengan baik...,"ujar Mamah Retno yang langsung berdiri menghampiri bangku Alexa lalu memeluk Alexa dengan penuh kasih sayang.
Bisa terdengar isak pilu Alexa yang begitu merindukan sosok Mamahnya dan entah mengapa Alexa merasa dejavu dengan perlakuan Mamah Retno, seolah rasa rindunya terhadap Mamahnya yang sudah tiada, seolah tersalurkan dengan kehadiran Mamah Retno. Alexa merasa apakah ia layak mendapatkan kebahagiaan dari orang lain, sedangkan untuk membahagiakan orang lain saja ia merasa tidak pernah mampu, karena ia merasa memiliki banyak sekali kekurangan dalam dirinya.
Grace membeku tempatnya apalagi mendengar obrolan yang nyaris membuatnya lemas dirinya sungguh tidak menduga ternyata Alexa sudah menikah dengan Pak Ryuga. Harapannya untuk memiliki Pak Ryuga pun pupus sudah setelah mendengar kenyataan yang baru saja ia dengar. Tanpa aba-aba Grace pun beranjak pergi dengan perasaan yang begitu tidak terima, karena merasa Alexa sudah lebih jauh melangkah darinya dengan menikah dengan Pak Ryuga.
******************
Tepatnya pukul 05:00 sore Alexa sudah sampai di apartemen namun saat dia apartemen ia tidak melihat tanda-tanda adanya keberadaan Ryuga. Alexa pun menaruh semua barang pembelian Mama Retno di dalam kamarnya.Alexa berjalan ke dapur, saat berjalan menuju kulkas, ia membaca sebuah memo yang tertempel di pintu kulkas.
Oh jadi dia ada perjalanan dinas... pantas saja jam segini belum pulang,..Tapi dinas kemana ?..."batin Alexa bertanya-tanya sambil menatap pesan memo di secarik kertas.
Alexa sedikit memikirkan Ryuga karena sejak tadi pagi memang tidak ada pembicaraan yang terjadi antara dirinya dan Ryuga, mungkin akibat pertengkarannya dengan Ryuga semalam.
Hmmmm.. apa karena aku membahas Sita, dia mengacuhkanku bahkan sarapanyang sudah ku buat juga tidak ia lirik sedikit pun,...Hmmm.. apa Sita memang begitu berarti baginya... !!! Kamu harus sadar diri Alexa, bahkan Papah kandungmu saja tidak pernah mengharapkannya kehadiran mu, apalagi orang lain seperti Ryuga...,"ujar Alexa dengan tersenyum miris meratapi nasibnya, sepertinya memang tidak ada harapan bagi Alexa bisa mengganti posisi Sita yang memiliki arti penting bagi Ryuga.
Bunyi dering ponsel membuyarkan lamunan Alexa terlihat Papah Bimo meneleponnya.
Halo Pah ada apa ya Pah ?..."ujar Alexa gugup karena ini pertama kalinya Papah Bimo menelponnya.
Ini Mamah sayang....,Alexa hampers Mamah kebawa sama kamu nggak sayang... itu yang goodiebag warna krem itu..."ujar Mamah Retno.
Oh sebentar Alexa periksa dulu.....,"ujar Alexa sambil berlari menuju kamarnya, Alexa kemudian memeriksa beberapa isi paperbag nya
Oh ada Mah... Ini goodiebagnya mau Alexa anterin atau Alexa kirim lewat ojol apa gimana Mah ?...,"ujar Alexa setelah mengebrok-abrik paperbagnya.
Nggak usah sayang Mamah nanti sekalian lewat, karena acaranya besok pagi pagi sekali, karena sekalian Mamah dan temen-temen mempersiapkan untuk acara bazar amal..besok kamu tungguin Mamah dulu ya, sekalian Mamah anter kamu ke sekolah..,"ujar Mamah Retno.
Saat sedang sibuk merapikan kembali barang-barangnya tiba-tiba bunyi bel apartemen terdengar.
Siapa itu ya.. apa itu paket ya.,"batin sambil Alexa mengira-ngira karena Ryuga sendiri sedang dalam perjalanan dinas .
Alexa pun berjalan menuruni anak tangga menuju pintu apartemennya, tanpa melihat layar monitor dengan cerobohnya Alexa langsung membuka pintu begtu saja. Alexa membulatkan mata dan membeku di tempat, ia terperanjat saat melihat seseorang yang ada di hadapnya kami.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Yuliana Nggadas
lanjut makln penasaran
2022-11-13
1