Kafe Monalisa

Malam hari benar saja Alexa ternyata benar benaran nekat keluar dari jendela kamarnya, karena memang posisi kamar Alexa ada di lantai dua. Alexa berhasil keluar dari rumahnya tanpa sepengetahuan kedua orang tuannya.

Alexa sampai di Monalisa cafe tempat yang biasanya di jadikan tempat favorit mereka nongki. Dengan suasana outdoor dan live musik, dari kejauhan Alexa sudah  melihat kedua bestinya yaitu Kipli dan Rena sudah menunggunya.

"Emang dasar bader luh, lagi di pingit nekad juga ngajak ngayab, “ucap Kipli dengan logat betawinya yang ceplas ceplos.

"Luh kira gue mau nikah apa, pake sgala di pingit. "Iya kali gitu gue di rumah mulu, bosen gile, "saut Alexa menarik kursi di sisi Rena.

"Kalian udah pesen apa? " tanya Alexa melihat menu.

"Belom kita nunggu lo dulu kali, " saut Rena.

"Eh iya, gimana kabarnya si Grace, trus tangannya gimana gpp kan? "tanya Alexa penasaran.

Ngapain luh nanyain si Lampir, dia gitu juga karena kebodohannya sendiri, daripada lo nanyain dia mending luh dengerin gosip gue, "ujar Rena.

"Lex,, luh tau nggak di sekolah kita ada yang gantiin Mr. Dono yang alay itu. Dan loh pasti bakal syok deh kalo liat langsung, tuh guru. Sumpah gila! ganteng parah, pokoknya dia udah gue nobatkan sebagai most wanted teacher di sekolah kita, plus peran utama kehaluan gue dah ,"aaarrrghhh, “ucap Rena yang histeris sendiri, dengan gayanya yang heboh.

"Ren berisik banget sih mulut luh , tuh orang orang pada ngeliatin ke arah kita, luh bisa nggak sih kalem dikit, “omel Alexa sambil menoyor kepala Rena dengan daftar menu.

Dan Alexa pun menarik daftar menu tersebut untuk menutupi wajahnya karena merasa malu dengan kelakuan Rena yang heboh sendiri.

"Tau luh malu-maluin aja lu, jangan kaya wong ndeso dah luh "ujar Kipli.

Ya udah sih maaf, tapi Lex, ..tuh guru pesonanya sumpah bikin melting, luh masih di skors si, jadi lo nggak bisa liat deh tuh guru cakepnya kaya apa, pokoknya meresahkan banget pokoknya. "Dimas mah lewat dah, "ucap Rena bicara dengan begitu antusias.

"Apaan cakep doang bo'ong Lex! tuh guru udah tegas disiplin, kaku galak pulak, kaya soang kampung. Gue sih takut kalo jadi cewek deketinnya juga, kayanya orangnya ambegan. Kalo lagi pelajaran dia, males banget dah gua, susah masuk otak, "saut Kipli menimpali ucapan Rena

"Ah luh si emang oneng pernamen sejak di embrio kali "ckckckc..! "nggak usah lo ya ngatain idola gue deh.."saut Rena sambil memukul bahu Kipli pelan dengan tangannya

"Ya udah sih kita kesini mau happy happy bukannya adu urat ngomongin tuh guru, "saut Alexa berusaha memisahkan ketegangan di antara kedua sahabatnya.

Sejenak Alexa merasa penasaran dengan guru barunya di sekolah karena ucapan kedua sahabatnya.

.

.

****

Di sisi lain...

Atmosfer suasana Cafe terasa buruk di rasakan Ryuga apalagi sejak teman-teman Ryuga datang dengan para wanita dengan memakai busana mini sambil merokok seketika moodnya berubah menjadi kacau. Ryuga sangat membenci wanita perokok dan liar walaupun mereka tampil telanjang di depannya pun Ryuga tidak akan pernah tertarik sedikit pun.

"Gue cabut duluan, "ucap Ryuga sambil mengambil kunci mobilnya.

"Santai dulu lah, nikmatin dulu sini, kita-kita jugakan baru ketemu luh lagi. Lagian mau kemana sih luh buru-buru amat, "ucap Bima merangkuk teman wanitanya yang berusaha menahan Ryuga.

"Tau lo! lo kalo punya muka cakep manfaatin lah, jangan cupu, " saut Denis menimpali.

"Sialan lo! sory gue ada keperluan, "ujar Ryuga langsung pergi meninggalkan cafe tempat dimana teman teman berkumpul.

Sebagian teman-teman Ryuga menang terkenal sebagai predator yang sering berganti pacar dan suka mengajak wanita malam, hanya untuk bermain-main.

Namun berbanding tebalik dengan Ryuga dirinya yang sejak tadi merasa tidak nyaman dan sangat risih saat para wanita tersebut dengan sengaja mendekatinya mencoba merayu dengan gaya-gaya yang nakal.

Siapa yang tidak tahan dengan pesona Ryuga selain tampan dia pun memiliki postur tubuhnya yang profesional dengan rahang tegas serta sorot mata yang tajam hingga membuat wanita yang menatapnya bisa langsung jatuh hati kepadanya.

Namun terlepas dari itu semua sikap Ryuga sangat berbanding terbalik dengan yang terkenal dingin dan sulit di dekati terutama oleh kaum hawa.

.

.

********

Alexa dan teman temannya terlihat begitu seru saat berbagi cerita terutama Rena yang terus menceritakan guru ganteng yang kini jadi trending topik di sekolah mereka. Saat di tengah keseruan obrolan garing mereka ponsel Alexa berdering.

"Gawat ! bokap gue, "ucap Alexa yang kaget melihat yang melihat layar ponselnya.

"Napa bokap lo nelpon Lex ? kok muka lu jadi horor gitu, “tanya Kipli dengan expresinya yang penasaran.

"Sorry gaes, gue cabut dulu ya," ujar Alexa yang langsung bergegas pergi.

Alexa pergi dengan terburu buru, setelah papahnya menelponnya, dan mengetahui bahwa ia tidak ada di rumah.

Brukkkkkk!!!

"Awww, ringis Alexa."

Ia terjatuh ketika sedang berlari keluar area cafe, saat ia tidak sengaja menabrak seseorang karena terlalu fokus melihat ponselnya.

Namun seseorang yang ia tabrak sama sekali tidak bergeser sedikit pun akibat benturan tubuh mungil Alexa sedangkan Alexa sendiri sudah terpelanting indah, isi tasnya pun ikut berhamburan.

Seluruh barang-barang Alexa pun itu berserakan. Alexa buru buru mengambil barang barangnya dan memasukannya kedalam tas tanpa melihat seseorang yang ia tabrak.

"Maaf om, saya buru-buru," ujar Alexa tanpa melihat seseorang yang ia tabrak, memunguti satu persatu barangnya.

"Apa om emang muka gue kaya om-om apa, " batin pria tersebut mengerutkan kedua alisnya, ia merasa begitu tidak nyaman dengan kata om yang keluar dari mulut gadis yang sudah menabraknya.

Pria tersebut pun menatap Alexa sambil memincingkan mata, memindai setiap inci tampilan Alexa dari ujung kaki sampai ujung kepala.

Alexa pun langsung bergegas pergi setelah memunguti barang-barangnya, meninggalkan pria tersebut tanpa memperdulikannya.

"Tunggu, "tahan pria tersebut mencekal tangan Alexa.

Ketika Alexa hendak berbalik pergi, tangannya langsung di tarik hingga tubuhnya pun ikut berbalik ke hadapan pria tersebut.

Seketika pria itu terdiam memperhatikan penampilan tomboy Alexa, yang terlihat cantik dan imut serta memiliki tatapan mata begitu jernih. Kesan pertama melihat Alexa cukup membuat Ryuga sedikit terkesima.

Siapa yang tidak menyukai Alexa, ia merupakan siswa cantik Garuda Bangsa yang cukup segani karena ia merupakan seorang anak pemilik sekolah tersebut.

"Cantik tapi sayang nggak punya attitude , "batin pria tersebut sambil menatap dengan intens.

Ada perasaan risih di dalam hati Alexa saat laki laki tersebut menarik tangan dan memposisikan tubuh mereka lumayan dekat. Alexa merasa gugup, jika merasa gugup Alexa memiliki kebiasaan aneh yaitu ia selalu menggigit gigit bibirnya.

"Kalo minta maaf yang bener, yang sopan, lihat yang bener orang yang kamu tabrak, “ketus pria itu dengan nada dinginnya yang tidak lain adalah Ryuga.

"Om saya minta maaf ya, karena berhubungan saya buru-buru saya kira sudah cukup kan, "ujar Alexa tersenyum semanis memperlihatkan lesung di kedua pipinya menatap Ryugal dengan jarak yang cukup dekat. Ryuga terkesima, menatap lesung pipi Alexa, tiba-tiba ada desiran aneh dalam dirinya.

"Om, mas hello, eh dia malah bengong!, masalah hidupnya berat banget apa ya, "ujar Alexa sambil melambaikan tangannya ke arah Ryuga yang terlihat bengong.

"Nih orang aneh banget sih cakep sih tapi sayang kok rada lemot gitu ya, "batin Alexa sambil menatap aneh Ryuga yang masih setiap dalam lamunannya.

Alexa kemudian menarik tangannya dengan kasar yang masih Ryugal genggam, ia mencoba menyadarkan lamunan laki-laki yang menahannya, Alexa kemudian menatapnya dengan sinis.

Ryuga pun tersadar karna Alexa menarik tangannya dengan kasar. Ryuga memincingkan matanya karena sikap Alexa yang dinilai kasar sebagai seorang wanita.

"Kamu tadi ngom_,ucapan Ryuga pun terpotong." Melihat gadis yang ada di hadapannya langsung pergi meninggalkannya mendengar ponselnya berdering.

"Hey tunggu !, Dasar gadis yang aneh, "ujar Ryuga ia pun ikut pergi meninggalkan cafe saat melihat Alexa sudah hilang dari pandangannya.

Saat ingin melangkah Ryuga melihat sesuatu di lantai dan sepertinya barang Alexa tertinggal saat terjatuh di lantai tadi.

"Rokok, batin Ryuga sambil tersenyum sinis."

Perasaan aneh yang tadinya sedikit mengganggu hatinya ketika melihat wajah Alexa tiba-tiba saja langsung sirna saat menatap satu bungkus rokok yang ia pegang. Ryuga sangat membenci wanita perokok menurutnya wanita tersebut pasti memiliki sifat yang buruk dan liar.

"Masih ingusan, udah berani merokok, wajahnya saja yang cantik tapi nggak sinkron sama kelakuannya, "batin Ryuga yang tersenyum sinis dengan wajah jengahnya saat ia melihat rokok di tangannya.

Ryuga langsung meremas dan melempar bungkus rokok tersebut ke tong sampah yang ada di dekatnya.

...----------------...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Rita Riau

Rita Riau

buat aku juga sih kalo udah cewek ngerokok 🤔🤭 bukan ngerendahin cuma gimana gitu kesannya,,,
oke Thor mampir 🙏🏼🙏🏼

2024-01-31

0

Ay Jutex

Ay Jutex

om ryuga tu cwe nnti jodoh km tau g

2023-02-13

1

Natha

Natha

mampir

2023-01-10

0

lihat semua
Episodes
1 Welcome Jakarta
2 Rencana Perjodohan
3 Kafe Monalisa
4 Ternyata Dia
5 Guru Super Galak
6 Pertemuan Keluarga
7 Sah
8 Istri yang Tak Dianggap
9 Sakit Perut
10 Ruang UKS
11 Pertengkaran
12 Gara-Gara Alkohol
13 Kucing dan Tikus
14 Menghindar
15 Patah Hati Dan Terjebak.
16 Feeling Worthless
17 Persaingan Guru Dan Murid
18 Membuntuti Alexa
19 Hancur Tak Tersisa
20 Pertemuan Tak Terduga
21 Hipotermia
22 Pelukan Hangat
23 Dilema
24 Konflik Hati
25 Insiden Toilet
26 Mencuri First Kiss
27 Cemburu Tapi Gengsi
28 Alexa Pingsan
29 Healing Ke Dufan
30 Luka
31 Keweca dan Patah Hati
32 Serangan Balik
33 Pinjam Peluk
34 Mencari Bukti
35 Lagi-Lagi Grace
36 Perkara Lipstik
37 Karma Untuk Ferdy
38 Kenyataan Pahit
39 Dear, Alexa
40 Teror Debt Kolektor.
41 Pertengkaran
42 Nasehat Eyang
43 Menjemput Pulang
44 Akhir Pekan
45 Ruang Aula Sekolah
46 Ketegangan Di Cafe
47 Di Kira Pecandu.
48 Tentang Alexa
49 Tentang Sita
50 Cemburu Buta
51 Kamu Milikku Seutuhnya
52 Curahan Hati.
53 Ruangan BK
54 Kantin Sekolah
55 Janji Ryuga
56 Menculik Mantu Kesayangan.
57 Baju Haram
58 Fakta Baru
59 Candu
60 Makasih Besti
61 Rumah Tante Karin
62 Liburan Dadakan.
63 Malam Yang Panjang
64 Ngobrol Semalam Suntuk
65 Kembali ke Jakarta.
66 Menghasut
67 Perubahan Sikap Mama Retno.
68 Kebobrokan Kelas IPS XII
69 Moodbooster
70 Peringatan Keras
71 Di Kira Hamil
72 Turmanen Basket
73 Mengunjungi Ferdy
74 Meeting
75 Kamu Itu Milik Aku
76 Papah Sakit
77 Musuh Di Balik Selimut
78 Keputusan Pahit
79 Di Usik Masa Lalu.
80 Kelicikan Sita
81 Masalah Demi Masalah
82 Konflik Pasutri
83 Alexa Demam
84 Mencari Kesempatan.
85 Mendapat Lampu Hijau
86 Pengakuan Ryuga
87 Gudang Sekolah
88 Nurut Kata Suami
89 Kemunculan Ferdy
90 Tidak Di Anggap
91 Ferdy Semakin Menggila
92 Tidak Ada Harapan
93 Status Baru
94 Hari Guru
95 Aku Mau Kita Cerai
96 Selamat Tinggal
97 Pengumuman
98 Belum Usai
99 Pertunangan Nicco Dan Hanum
100 Insiden
101 Kepulangan Ryuga
102 Mencari Alexa
103 Kantor Polisi
104 Fakta Nicco
105 Ryuga Sakit
106 Fakta-Fakta Baru
107 Waktu Telah Berlalu
108 Keinginan Shaka.
109 Kembali Dan Mencari
110 Kesempatan Kedua
111 Kediaman Ardy.
112 Keseruan Sheena Dan Shaka
113 Rindu Yang Terbalaskan
114 Sebelum Bertemu
115 Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116 Makan Malam
117 Obrolan Hangat Keluarga
118 Semangat Ryuga
119 Siapa Kamu Sebenernya Mas
120 Kehebohan Di Kantor
121 Tukang Modus
122 Merasakan Dejavu
123 Meetup Trio Pemberontak
124 Meyakinkan Alexa.
125 Mencari Tahu Masalalu
126 Kecemasan Ryuga
127 Banyak Yang Berubah.
128 Bangun Alexa
129 Alexa Sadar
130 Mengingat Semuanya.
131 Keegoisan Alexa
132 Tangis Shaka
133 Curahan Hati Shaka
134 Menjelaskan Kesalahpahaman
135 Penyesalan Ryuga.
136 Kabar Miring
137 Menceritakan Semuanya
138 Nggak Mau Ikut...!
139 Konfrensi Pers
140 Kejutan Dari Aussie
141 Libur Dulu
142 Kotak Hadiah Milik Shaka
143 Penjelasan Nicco.
144 Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145 Perubahan Mood
146 Selamat Ya Bro..!
147 Ngidam Mangga Muda
148 Duo Bumil Ngemall
149 Kualat Sama Suami..!
150 Kado Paling Terindah
151 Adzkiya Elea Wijaya.
152 "Janda Kembang Kampoeng Pete"
Episodes

Updated 152 Episodes

1
Welcome Jakarta
2
Rencana Perjodohan
3
Kafe Monalisa
4
Ternyata Dia
5
Guru Super Galak
6
Pertemuan Keluarga
7
Sah
8
Istri yang Tak Dianggap
9
Sakit Perut
10
Ruang UKS
11
Pertengkaran
12
Gara-Gara Alkohol
13
Kucing dan Tikus
14
Menghindar
15
Patah Hati Dan Terjebak.
16
Feeling Worthless
17
Persaingan Guru Dan Murid
18
Membuntuti Alexa
19
Hancur Tak Tersisa
20
Pertemuan Tak Terduga
21
Hipotermia
22
Pelukan Hangat
23
Dilema
24
Konflik Hati
25
Insiden Toilet
26
Mencuri First Kiss
27
Cemburu Tapi Gengsi
28
Alexa Pingsan
29
Healing Ke Dufan
30
Luka
31
Keweca dan Patah Hati
32
Serangan Balik
33
Pinjam Peluk
34
Mencari Bukti
35
Lagi-Lagi Grace
36
Perkara Lipstik
37
Karma Untuk Ferdy
38
Kenyataan Pahit
39
Dear, Alexa
40
Teror Debt Kolektor.
41
Pertengkaran
42
Nasehat Eyang
43
Menjemput Pulang
44
Akhir Pekan
45
Ruang Aula Sekolah
46
Ketegangan Di Cafe
47
Di Kira Pecandu.
48
Tentang Alexa
49
Tentang Sita
50
Cemburu Buta
51
Kamu Milikku Seutuhnya
52
Curahan Hati.
53
Ruangan BK
54
Kantin Sekolah
55
Janji Ryuga
56
Menculik Mantu Kesayangan.
57
Baju Haram
58
Fakta Baru
59
Candu
60
Makasih Besti
61
Rumah Tante Karin
62
Liburan Dadakan.
63
Malam Yang Panjang
64
Ngobrol Semalam Suntuk
65
Kembali ke Jakarta.
66
Menghasut
67
Perubahan Sikap Mama Retno.
68
Kebobrokan Kelas IPS XII
69
Moodbooster
70
Peringatan Keras
71
Di Kira Hamil
72
Turmanen Basket
73
Mengunjungi Ferdy
74
Meeting
75
Kamu Itu Milik Aku
76
Papah Sakit
77
Musuh Di Balik Selimut
78
Keputusan Pahit
79
Di Usik Masa Lalu.
80
Kelicikan Sita
81
Masalah Demi Masalah
82
Konflik Pasutri
83
Alexa Demam
84
Mencari Kesempatan.
85
Mendapat Lampu Hijau
86
Pengakuan Ryuga
87
Gudang Sekolah
88
Nurut Kata Suami
89
Kemunculan Ferdy
90
Tidak Di Anggap
91
Ferdy Semakin Menggila
92
Tidak Ada Harapan
93
Status Baru
94
Hari Guru
95
Aku Mau Kita Cerai
96
Selamat Tinggal
97
Pengumuman
98
Belum Usai
99
Pertunangan Nicco Dan Hanum
100
Insiden
101
Kepulangan Ryuga
102
Mencari Alexa
103
Kantor Polisi
104
Fakta Nicco
105
Ryuga Sakit
106
Fakta-Fakta Baru
107
Waktu Telah Berlalu
108
Keinginan Shaka.
109
Kembali Dan Mencari
110
Kesempatan Kedua
111
Kediaman Ardy.
112
Keseruan Sheena Dan Shaka
113
Rindu Yang Terbalaskan
114
Sebelum Bertemu
115
Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116
Makan Malam
117
Obrolan Hangat Keluarga
118
Semangat Ryuga
119
Siapa Kamu Sebenernya Mas
120
Kehebohan Di Kantor
121
Tukang Modus
122
Merasakan Dejavu
123
Meetup Trio Pemberontak
124
Meyakinkan Alexa.
125
Mencari Tahu Masalalu
126
Kecemasan Ryuga
127
Banyak Yang Berubah.
128
Bangun Alexa
129
Alexa Sadar
130
Mengingat Semuanya.
131
Keegoisan Alexa
132
Tangis Shaka
133
Curahan Hati Shaka
134
Menjelaskan Kesalahpahaman
135
Penyesalan Ryuga.
136
Kabar Miring
137
Menceritakan Semuanya
138
Nggak Mau Ikut...!
139
Konfrensi Pers
140
Kejutan Dari Aussie
141
Libur Dulu
142
Kotak Hadiah Milik Shaka
143
Penjelasan Nicco.
144
Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145
Perubahan Mood
146
Selamat Ya Bro..!
147
Ngidam Mangga Muda
148
Duo Bumil Ngemall
149
Kualat Sama Suami..!
150
Kado Paling Terindah
151
Adzkiya Elea Wijaya.
152
"Janda Kembang Kampoeng Pete"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!