Kucing dan Tikus

Langkah tegas Pak Ryuga berjalan cepat menghampiri kelas, setelah samar-samar mendengar suara gaduh.

Berhenti kalian.."bentak Pak Ryuga dari kejauhan.

Waduh gawat si killer datang...,"Lex udah Lex ada Pak Ryuga, ".."ucap Kilfi sambil berusaha menarik tangan Alexa.

Alexa udah, nanti luh kena masalah...,''ujar Rena panik. Grace yang masih terlihat meronta-ronta tidak berdaya menghadapi amukan Alexa.

Pakk tolongin saya pak, uhukk..uhuukkk. Alexa mau bunuh saya "Uhuukkk..uhukkkk.."ujar Grace pada Pak Ryuga sambil berbatuk batuk memegang lehernya yang masih di cengkraman Alexa.

Tidak ada pergerakan dari Alexa untuk melepaskan cengkramannya.Hingga Pak Ryuga langsung memeluk tubuh dari arah belakang mengangkat tubuh Alexa yang berada di atas tubuh Grace. Namun tetap saja Alexa masih terlihat berusaha memberontak ingin menyerang Grace seperti seorang yang kesetanan. Grace pun berdiri di bantu ketiga sahabatnya, setelah Pak Ryuga berhasil menarik tubuh Alexa.

Grace luh baik-baik aja kan.."ujar Dina sahabat Grace sambil melihat kondisi Grace.

Apa luh.." sini luh kalo berani..Sakit jiwa luh ya..."teriak Grace kepada Alexa sambil terbatuk-batuk memegangi lehernya. Tangan Alexa masih terlihat berusaha menggapai tubuh Grace, walau Pak Ryuga sudah menarik tubuh Alexa, Alexa benar-benar hilang kontrol.

Alexa berenti...."bentak Pak Ryuga dengan kencang hingga Alexa menghentikan pergerakannya.

Apa kamu itu preman,..Kalian berdua seperti kucing dan tikus, apa sih yang kalian ributkan?.."bentak Pak Ryuga dengan tegas.

Mungkin mereka lagi perebutin Bapak kali...,"makanya Pak jangan ganteng-ganteng jadi guru..."ujar salah satu siswa, hingga membuat seluruh siswa yang ada di dalam kelas menjadi tertawa.

Sudah-sudah....", kamu Grace pergi kamu ke kelasmu sekarang, dan kalian semua bubar..."ujar Ryuga dengan tegas.

Setelah mendapat bentakan yang kencang dari Pak Ryuga membuatnya seketika tersadar, nyali Alexa menciut. Kemudian Alexa menundukan kepalanya tidak berani menatap Ryuga, perasaannya sedikit gugup, Alexa mulai lemah menggigit bibirnya di hadapan Pak Ryuga, tidak protes yang keluar dari mulut Alexa. Ia pun langsung pergi berlari keluar kelas menghindari Pak Ryuga yang saat itu sedang bicara memperingatinya.

Alexa tunggu saya belum selesai bicara.."teriak Pak Ryuga. Namun tetap tidak ada respon dari Alexa, ia terus saja berlari menjauh keluar kelas.

____________

Jam pertama di buka dengan mata pelajaran matematika, dimana pak Ryuga saat ini sedang menerangkan materi. Mata Ryuga terus tertuju pada bangku kosong milik Alexa, yang belum terlihat tanda-tanda kemunculan Alexa, karena Alexa masih berada di dalam toilet.

Jika ia berani bolos dan melarikan diri pada jam pelajaranku,.."aku akan memberinya peringatan dengan keras,.."sikapnya semakin lama sungguh mengerikan..."batin Ryuga menatap bangku kosong Alexa.

Wajah Alexa penuh dengan peluh, tangannya ia kepalkan di atas wastafel sambil memandang wajah gelisahnya di depan cermin. Alexa mengatur nafasnya, dengan tubuh sedikit bergetar, karena tadi pagi ia lupa meminum obat tersebut. Alexa kini terdiam menatap nanar wajahnya di hadapan cermin tangannya meraba bibirnya mengingat kejadian semalam, Alexa bingung mendeskripsikan perasaannya. Ada rasa sakit saat mengingat perlakuan Ryuga semalam karena Ryuga membayangkan wanita lain saat menciumnya, membuatnya penasaran siapa sosok wanita yang di sebut-sebut Ryuga. Air matanya menetes begitu saja, hatinya sudah terjebak sejak peristiwa semalam. Alexa mulai lemah jika berhadapan Ryuga, karena Ryuga sudah mencuri ciuman pertamanya, karena itu merupakan pengalaman pertama baginya. Bahkan kini ia sulit bersikap biasa lagi di depan Ryuga seolah tidak terjadi apa-apa. Alexa menghela nafas dengan panjang berusaha netralkan emosinya sebelum pergi ke kelasnya.

Tok..tok..tok....

Terdengar ketukan pada saat Pak Ryuga sedang menerangkan pelajaran di kelas. Seluruh mata menatap Alexa terlebih lagi Pak Ryuga. Ryuga pun menyuruh Alexa masuk dan duduk di bangkunya. Alexa hanya berjalan menunduk tidak menatap Pak Ryuga, dan Ryuga pun mengerutkan alisnya saat melihat sikap Alexa yang terlihat menghindari dari tatapannya.

Eh..!! ,'Kifli lo liat nggak tadi expresinya Alexa pas marah, gue takut banget sumpah,.."nggak kaya biasanya dia begitu kaya bukan Alexa deh.."tanya Rena yang bicara sembrangan.

Ssttt Berisik,.."ntar kena omel tuh sama si killer.."bisik kifli berusaha berfikir positif.

Alexa duduk di bangkunya ia masih sedikit meremas kedua tangan dan sedikit kikuk saat mendapat tatapan di Pak Ryuga.

Lex luh baik baik aja kan.."bisik Rena sedikit gugup menyapa Alexa. Alexa mengangguk dan tersenyum menanggapi Rena.."Sory ya Ren tadi..."ujar Alexa sedikit bersalah karena bersikap kasar terhadap temannya.

Perhatikan hari ini kita akan ulangan !!!...Kalian sudah siap?..",Restu tolong kamu bagikan kertas ulangan ini..."ujar Ryuga namun matanya tidak lepas dari Alexa.

Alexa hanya menunduk menatap kertas yang ada di hadapannya dengan pikirannya yang melayang, namun bisa terlihat jelas raut wajah kesedihan terlihat jelas.

Eh Lex dari tadi gue perhatiin Pak Ryuga kok liatin luh terus,...terus pas luh belum masuk juga dia ngeliatin bangku luh terus kayanya mukanya kaya resah gelisah gitu..."sumpah dah...Apa jangan jangan dia..."bisik Rena penasaran

Ssstttt..,"Luh jangan ngaco deh...,"bisik Alexa namun tidak di pungkiri ia sedikit rasa penasaran dengan apa yang di ucapakan Rena.

Saat sedang mengerjakan ulangan, Alexa hanya menatap soal-soal namun pikiran melayang entah kemana. Bukannya menjawab Alexa justru mencoret-coret dan mengambar kertas ulangannya tersebut. Alexa benar-benar tidak peduli dengan nilai-nilai nya akan jeblok.

Satu jam berlalu....

Baiklah untuk hari ini selesai,.."Silahkan kumpulan kertas ulangan kalian. ,'Alexa kamu ikut ke ruangan saya dan sekali kamu bawa hasil ulangan teman temanmu.."ucap pak Ryuga yang fokus merapihkan berkas dan laptop di meja kelas.

Lex dipanggil Pak Ryuga tuh luh di suruh anterin hasil ulangan ke ruangannya,.."ucap Rena kepada Alexa yang terlihat tidak fokus.

Hah..," Luh ajah gih sono yang anterin....gue males..."ujar Alexa panik

Dih ogah banget gua..,"walaupun gue demen liat muka Pak Ryuga yang kecenya paripurna, tapi gue zipper kalo liat Pak Ryuga udah marah.."ucap Rena merinding.

Alexa begitu malas, karena ia memiliki alasan sendiri menghindari Pak Ryuga. Pasti bertemu dengan Pak Ryuga membuatnya mati kutu pastinya, apalagi jika Pak Ryuga membahas hal yang terjadi semalam, mengingatnya saja Alexa udah bergidik ngeri ia bingung harus menjawab apa.

Tania..."panggil Alexa kepada Tania teman sekelasnya

Apaan..."saut Tania menatap Alexa.

Loh bisa tolongin gue nggak, please bawa ini keruangan Pak Ryuga, tiba tiba Bokap gue chat nih suruh gue keruangannya..."ucap Alexa berbohong.

Dengan senang hati..."ujar Tania dengan senyum lebar dan langsung mengambil tumpukan kertas di tangan Alexa.

Alexa sengaja menyuruh Tania karena Tania itu adalah salah satu murid dari ratusan siswi perempuan yang sangat menyukai Pak Ryuga ia selalu mencari celah agar bisa dekat dengan Pak Ryuga.

Eh Lex gila luh.." luh nggak takut kalo si Angry Bird makin marah sama lo...cari mati luh.."ucap Rena panik sendiri setelah melihat Tania pergi.

Bodo amat emang gue pikirin mending kita ke kantin, cape gue !!... ,"energi gue terkuras gara-gara si Lampir tadi..."ketus Alexa kepada Rena. Alexa langsung menarik tangan Rena keluar kelas.

Ehh !!... ,'Lex tapi tapi tunggu dulu gue nggak mau kena masalah ya, nanti Pak Ryuga mikir gue yang ngajak ngajak loh lagi..."ucap Rena yang menahan tubuhnya dari tarikan Alexa.

Bawel kali kali gue mau kasih dia pelajaran biar nggak seenaknya sama gue...,'yuk ah cabut !!....Rena cepet nunggu apalagi sih !!.."ajak Alexa manja yang mulai geregetan dengan Rena.

Ehhh..iya..iya..!! "ujar Rena gugup dan dengan terpaksa Rena pun mengikuti Alexa pergi ke kantin walaupun perasaannya sedikit takut karena Alexa. Alexa pun merangkul Rena dengan posesif, sambil berjalan menuju kantin belakang.

...----------------------...

Terpopuler

Comments

Tya Dito

Tya Dito

tolong pak ryuga bsa nggak sedikit aja peduli ma istrimu

2023-06-18

0

Ariff Arif

Ariff Arif

ryuga kenapa GK kasian sih sama Alexa dia kan depresi ,selidiki dong

2023-02-13

0

lihat semua
Episodes
1 Welcome Jakarta
2 Rencana Perjodohan
3 Kafe Monalisa
4 Ternyata Dia
5 Guru Super Galak
6 Pertemuan Keluarga
7 Sah
8 Istri yang Tak Dianggap
9 Sakit Perut
10 Ruang UKS
11 Pertengkaran
12 Gara-Gara Alkohol
13 Kucing dan Tikus
14 Menghindar
15 Patah Hati Dan Terjebak.
16 Feeling Worthless
17 Persaingan Guru Dan Murid
18 Membuntuti Alexa
19 Hancur Tak Tersisa
20 Pertemuan Tak Terduga
21 Hipotermia
22 Pelukan Hangat
23 Dilema
24 Konflik Hati
25 Insiden Toilet
26 Mencuri First Kiss
27 Cemburu Tapi Gengsi
28 Alexa Pingsan
29 Healing Ke Dufan
30 Luka
31 Keweca dan Patah Hati
32 Serangan Balik
33 Pinjam Peluk
34 Mencari Bukti
35 Lagi-Lagi Grace
36 Perkara Lipstik
37 Karma Untuk Ferdy
38 Kenyataan Pahit
39 Dear, Alexa
40 Teror Debt Kolektor.
41 Pertengkaran
42 Nasehat Eyang
43 Menjemput Pulang
44 Akhir Pekan
45 Ruang Aula Sekolah
46 Ketegangan Di Cafe
47 Di Kira Pecandu.
48 Tentang Alexa
49 Tentang Sita
50 Cemburu Buta
51 Kamu Milikku Seutuhnya
52 Curahan Hati.
53 Ruangan BK
54 Kantin Sekolah
55 Janji Ryuga
56 Menculik Mantu Kesayangan.
57 Baju Haram
58 Fakta Baru
59 Candu
60 Makasih Besti
61 Rumah Tante Karin
62 Liburan Dadakan.
63 Malam Yang Panjang
64 Ngobrol Semalam Suntuk
65 Kembali ke Jakarta.
66 Menghasut
67 Perubahan Sikap Mama Retno.
68 Kebobrokan Kelas IPS XII
69 Moodbooster
70 Peringatan Keras
71 Di Kira Hamil
72 Turmanen Basket
73 Mengunjungi Ferdy
74 Meeting
75 Kamu Itu Milik Aku
76 Papah Sakit
77 Musuh Di Balik Selimut
78 Keputusan Pahit
79 Di Usik Masa Lalu.
80 Kelicikan Sita
81 Masalah Demi Masalah
82 Konflik Pasutri
83 Alexa Demam
84 Mencari Kesempatan.
85 Mendapat Lampu Hijau
86 Pengakuan Ryuga
87 Gudang Sekolah
88 Nurut Kata Suami
89 Kemunculan Ferdy
90 Tidak Di Anggap
91 Ferdy Semakin Menggila
92 Tidak Ada Harapan
93 Status Baru
94 Hari Guru
95 Aku Mau Kita Cerai
96 Selamat Tinggal
97 Pengumuman
98 Belum Usai
99 Pertunangan Nicco Dan Hanum
100 Insiden
101 Kepulangan Ryuga
102 Mencari Alexa
103 Kantor Polisi
104 Fakta Nicco
105 Ryuga Sakit
106 Fakta-Fakta Baru
107 Waktu Telah Berlalu
108 Keinginan Shaka.
109 Kembali Dan Mencari
110 Kesempatan Kedua
111 Kediaman Ardy.
112 Keseruan Sheena Dan Shaka
113 Rindu Yang Terbalaskan
114 Sebelum Bertemu
115 Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116 Makan Malam
117 Obrolan Hangat Keluarga
118 Semangat Ryuga
119 Siapa Kamu Sebenernya Mas
120 Kehebohan Di Kantor
121 Tukang Modus
122 Merasakan Dejavu
123 Meetup Trio Pemberontak
124 Meyakinkan Alexa.
125 Mencari Tahu Masalalu
126 Kecemasan Ryuga
127 Banyak Yang Berubah.
128 Bangun Alexa
129 Alexa Sadar
130 Mengingat Semuanya.
131 Keegoisan Alexa
132 Tangis Shaka
133 Curahan Hati Shaka
134 Menjelaskan Kesalahpahaman
135 Penyesalan Ryuga.
136 Kabar Miring
137 Menceritakan Semuanya
138 Nggak Mau Ikut...!
139 Konfrensi Pers
140 Kejutan Dari Aussie
141 Libur Dulu
142 Kotak Hadiah Milik Shaka
143 Penjelasan Nicco.
144 Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145 Perubahan Mood
146 Selamat Ya Bro..!
147 Ngidam Mangga Muda
148 Duo Bumil Ngemall
149 Kualat Sama Suami..!
150 Kado Paling Terindah
151 Adzkiya Elea Wijaya.
152 "Janda Kembang Kampoeng Pete"
Episodes

Updated 152 Episodes

1
Welcome Jakarta
2
Rencana Perjodohan
3
Kafe Monalisa
4
Ternyata Dia
5
Guru Super Galak
6
Pertemuan Keluarga
7
Sah
8
Istri yang Tak Dianggap
9
Sakit Perut
10
Ruang UKS
11
Pertengkaran
12
Gara-Gara Alkohol
13
Kucing dan Tikus
14
Menghindar
15
Patah Hati Dan Terjebak.
16
Feeling Worthless
17
Persaingan Guru Dan Murid
18
Membuntuti Alexa
19
Hancur Tak Tersisa
20
Pertemuan Tak Terduga
21
Hipotermia
22
Pelukan Hangat
23
Dilema
24
Konflik Hati
25
Insiden Toilet
26
Mencuri First Kiss
27
Cemburu Tapi Gengsi
28
Alexa Pingsan
29
Healing Ke Dufan
30
Luka
31
Keweca dan Patah Hati
32
Serangan Balik
33
Pinjam Peluk
34
Mencari Bukti
35
Lagi-Lagi Grace
36
Perkara Lipstik
37
Karma Untuk Ferdy
38
Kenyataan Pahit
39
Dear, Alexa
40
Teror Debt Kolektor.
41
Pertengkaran
42
Nasehat Eyang
43
Menjemput Pulang
44
Akhir Pekan
45
Ruang Aula Sekolah
46
Ketegangan Di Cafe
47
Di Kira Pecandu.
48
Tentang Alexa
49
Tentang Sita
50
Cemburu Buta
51
Kamu Milikku Seutuhnya
52
Curahan Hati.
53
Ruangan BK
54
Kantin Sekolah
55
Janji Ryuga
56
Menculik Mantu Kesayangan.
57
Baju Haram
58
Fakta Baru
59
Candu
60
Makasih Besti
61
Rumah Tante Karin
62
Liburan Dadakan.
63
Malam Yang Panjang
64
Ngobrol Semalam Suntuk
65
Kembali ke Jakarta.
66
Menghasut
67
Perubahan Sikap Mama Retno.
68
Kebobrokan Kelas IPS XII
69
Moodbooster
70
Peringatan Keras
71
Di Kira Hamil
72
Turmanen Basket
73
Mengunjungi Ferdy
74
Meeting
75
Kamu Itu Milik Aku
76
Papah Sakit
77
Musuh Di Balik Selimut
78
Keputusan Pahit
79
Di Usik Masa Lalu.
80
Kelicikan Sita
81
Masalah Demi Masalah
82
Konflik Pasutri
83
Alexa Demam
84
Mencari Kesempatan.
85
Mendapat Lampu Hijau
86
Pengakuan Ryuga
87
Gudang Sekolah
88
Nurut Kata Suami
89
Kemunculan Ferdy
90
Tidak Di Anggap
91
Ferdy Semakin Menggila
92
Tidak Ada Harapan
93
Status Baru
94
Hari Guru
95
Aku Mau Kita Cerai
96
Selamat Tinggal
97
Pengumuman
98
Belum Usai
99
Pertunangan Nicco Dan Hanum
100
Insiden
101
Kepulangan Ryuga
102
Mencari Alexa
103
Kantor Polisi
104
Fakta Nicco
105
Ryuga Sakit
106
Fakta-Fakta Baru
107
Waktu Telah Berlalu
108
Keinginan Shaka.
109
Kembali Dan Mencari
110
Kesempatan Kedua
111
Kediaman Ardy.
112
Keseruan Sheena Dan Shaka
113
Rindu Yang Terbalaskan
114
Sebelum Bertemu
115
Ikatan Batin Ayah Dan Anak.
116
Makan Malam
117
Obrolan Hangat Keluarga
118
Semangat Ryuga
119
Siapa Kamu Sebenernya Mas
120
Kehebohan Di Kantor
121
Tukang Modus
122
Merasakan Dejavu
123
Meetup Trio Pemberontak
124
Meyakinkan Alexa.
125
Mencari Tahu Masalalu
126
Kecemasan Ryuga
127
Banyak Yang Berubah.
128
Bangun Alexa
129
Alexa Sadar
130
Mengingat Semuanya.
131
Keegoisan Alexa
132
Tangis Shaka
133
Curahan Hati Shaka
134
Menjelaskan Kesalahpahaman
135
Penyesalan Ryuga.
136
Kabar Miring
137
Menceritakan Semuanya
138
Nggak Mau Ikut...!
139
Konfrensi Pers
140
Kejutan Dari Aussie
141
Libur Dulu
142
Kotak Hadiah Milik Shaka
143
Penjelasan Nicco.
144
Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.
145
Perubahan Mood
146
Selamat Ya Bro..!
147
Ngidam Mangga Muda
148
Duo Bumil Ngemall
149
Kualat Sama Suami..!
150
Kado Paling Terindah
151
Adzkiya Elea Wijaya.
152
"Janda Kembang Kampoeng Pete"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!