PYT 16

"Daddy." Leo kecil terus saja menangis memanggil nama ayahnya saat melihat ayahnya sedang melawan para penjahat. Setiap kali ayahnya melayangkan pukulannya ke arah lawannya, tiba-tiba saja yang lainnya memukuli tubuh ayahnya dengan tongkat baseball. Orang-orang tak di kenal, begitu leluasanya melakukan pengeroyokan terhadap ayahnya.

"Daddy!" kembali Leo kecil berteriak histeris saat wajah ayahnya di tendang tanpa ampun hingga menyemburkan cairan berwarna merah ke baju lawannya.

Tubuh ayahnya terjungkal dan hampir saja terjatuh. Namun ayahnya masih saja berusaha bangkit untuk melawan mereka yang sedang di keroyok oleh delapan orang tak dikenal.

Istrinya hanya mampu menangis pilu melihat kondisi pria yang dicintainya tampak babak belur. Tak ada yang mampu dia lakukan saat ini.

Tak ada yang mampu menolong mereka. Keputusan suaminya yang memilih angkat kaki dari kehidupan mewah orang tuanya membuatnya harus menelan pil pahit jika sewaktu-waktu ancaman dan teror dari para musuh keluarga suaminya berdatangan untuk menghabisi keluarganya.

Ibu dan anak itu hanya mampu menutup mulutnya menyaksikan tubuh orang yang disayangi sedang di hajar habis-habisan.

"Lari kalian!" teriak ayahnya yang melirik ke arah mobilnya yang masih saja memikirkan keselamatan mereka

Sang istri yang mengerti maksudnya bergegas duduk di kursi kemudi untuk segera melajukan mobilnya meninggalkan tempat tersebut. Namun, diluar dugaan salah satu pria bertubuh kekar bergerak cepat menembaki kedua ban mobil bagian depan dan belakang hingga kedua ban mobil itu kempes.

Istrinya tidak tinggal diam, dia lantas turun dari mobil untuk membawa anaknya segera pergi.

"Lari Kinan, selamatkan anak kita." teriaknya kembali, dimana kedua tangannya sudah dipegangi oleh orang-orang yang menganggapnya sebagai musuhnya.

"Ha ha ha, keluarga Matteo akan terus berjaya. Tamatlah hidup kalian." tawa menggema seseorang di dalam mobilnya dan tubuh ayah Leo kembali dipukuli tanpa ampun.

Leo kecil berusaha melepaskan tangan ibunya untuk ikut membantu ayahnya yang sudah babak belur di keroyok orang dan ibunya langsung menggendongnya membawanya lari menjauhi tempat tersebut.

Dua pria bertubuh kekar langsung bergegas berlari mengejarnya. Sementara ayahnya sudah babak belur yang masih saja di pukuli. Leo kecil menangis melihat ke belakang, di mana ayahnya sudah tergeletak di atas aspal. Lalu salah satu pria langsung menembaki ayahnya.

Dor..Dor...dor...

Entah berapa kali tembakan hingga ayahnya tewas di tempat dan Leo kecil yang melihat semua kejadian itu hanya mampu menangis dalam dekapan ibunya.

"Berhenti kalian." teriak salah satu pria yang sedang mengejarnya.

Ibunya sudah ketakutan dan tak tahu jalan yang ingin mereka lewati. Hanya satu dalam pikirannya menyelamatkan nyawa anaknya. Ibunya terus berlari mengikuti kata hatinya, walaupun setiap langkahnya tertatih-tatih melewati pepohonan rindang.

Sepertinya mereka berlari menuju hutan dan dua orang masih mengejarnya di belakang.

"Ibu, hiks..hiks...hiks, orang jahat itu masih mengejar kita." Leo kecil masih saja menangis.

"Hentikan tangis mu nak, kau tak boleh menangis. Kita harus hidup." peringat ibunya dan Leo kecil begitu patuh mendengar ucapan ibunya.

Dor

Salah satu Pria itu menembak ke arahnya dan tembakannya masih melenceng. Ibunya semakin takut menyeret kakinya memasuki hutan, namun lebih takut berhadapan dengan penjahat itu.

"Berhenti kalian." Pria itu masih saja mengejar mereka dan tak akan berhenti sebelum menghabisi nyawa ibu dan anak itu.

Dor

Kembali menembak dan tembakannya lagi-lagi melenceng. Mereka lalu berlari saat melihat objeknya cukup dekat dari jarak pandangnya. Salah satu pria kembali membidik mangsanya dan saat itu juga menarik pelatuknya hingga pelurunya mengenai betis ibu Leo.

"Akhhh." Wanita paruh baya itu hampir saja menjatuhkan anaknya dari gendongannya. Langkahnya pincang dengan sisa tenaga yang di milikinya dan Leo kecil begitu khawatir kepada ibunya.

"Ibu turunkan aku, lihatlah kakimu berdarah." ucapnya berusaha tidak menangis lagi.

"Tidak sayang, ibu masih kuat, sebentar juga akan sembuh." ucap ibunya berusaha meyakinkannya dengan mata memerah sambil menyeret kakinya yang terluka melewati semak-semak dan tak ingin tertangkap oleh kedua penjahat tadi.

Kembali pria itu menembaknya dan kali ini tembakannya mengenai punggung ibunya, hingga Leo terjatuh dari gendongan ibunya dan menggelinding jatuh di tanah dengan ketinggian tanah posisi jurang hingga tubuh kecil Leo terhempas jatuh dan untungnya kedua tangannya masih bisa berpegangan di akar pohon. Tubuh kecil Leo menggelantung berpegangan erat di akar pohon, sementara di bawah sana jurang. Anak kecil itu hanya mampu menutup mulutnya rapat-rapat untuk tak mengeluarkan isak tangisnya. Matanya begitu takut melihat di bawah sana dimana hanya ada kematian yang sebentar lagi akan menjemputnya.

"Mom. Dad." gumamnya yang masih mengingat kedua orang tuanya.

Sementara Ibunya sudah tergeletak di tanah. Kedua orang itu mendekati ibunya dan menendang tubuh ibunya untuk memastikan jika wanita itu sudah tiada.

"Coba periksa di sana dan pastikan anak kecil itu sudah tiada."

Pria itu bergegas memeriksa di sekitarnya dan tak menemukan apa-apa. Saat berdiri di pinggir jurang dia kembali melihat ke bawah dimana hanya ada pepohonan rindang.

"Anak kecil itu pasti jatuh di jurang" ucapnya menyeringai lalu menghampiri temannya.

Sementara Leo kecil masih saja bergelantungan dan berusaha bersembunyi dari penjahat itu. Setelah merasa tak ada lagi suara-suara di sekitarnya, dia berusaha naik ke atas untuk melihat ibunya.

Bersambung....

Jangan lupa dukungannya teman-teman 🙏

Terpopuler

Comments

Junaidi

Junaidi

penasaran kelanjutannya 😄😄😄😄😄😄😄

2022-11-23

0

Uviek Ku

Uviek Ku

😭😢sedih ya.... Pasti Leo terpuruk banget, kejadian sadis terhadap orang tuanya . pasti ada yg sengaja memfitnah keluarga Mateo biar mereka bermusuhan. secara dulu kakek Leo & kakek Anna bersahabat. semoga cepat terungkap.

2022-11-22

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!