PYT 10

Leo duduk di kursi dengan tatapan tajam sambil membuka bagian atas kancing kemejanya. Aura dinginnya selalu saja mengelilingi disekelilingnya termasuk ruangan yang ditempatinya saat ini. Dia begitu santainya bersandar di kursi, kaki kanannya bertumpu pada lutut kirinya yang sedang mengintimidasi wanita berlesung pipi berdiri di hadapannya.

"Aku akan mengatakan yang sejujurnya bahwa kau itu adalah musuhku, musuh segala-galanya" tegas Leo sambil menunjuk ke arah Anna.

"Musuh? ya memang Kakekku sempat mengatakan perihal keluarga kalian pernah menjadi musuh lama keluarga kami. Tapi, kakek mengatakan bahwa mereka tidak lagi bermusuhan karena kehadiran kita. Sehingga kita dijodohkan sebagai bentuk perdamaian antar dua belah pihak keluarga." ucap Anna tenang.

"Ha ha ha ha, bodohnya kalian mempercayai bualan mendiang Kakekku. Dia mengatakan seperti itu hanya untuk menjadikanmu umpan balas dendam penerusnya, yaitu aku. Tidakkah kau mencari tahu sebelumnya siapa pria yang akan menikahimu bodoh?" ucap Leo menyeringai dengan nada penekanan diakhir kalimat.

"Aku tidak tahu mana ucapan yang benar antara kakekmu dan Kakekku, yang jelas aku lebih mempercayai Kakekku. Bisa saja kau salah paham dan salah mengartikan ucapan kakekmu sendiri_" ucap Anna menggantung ucapannya yang melirik Leo di kursinya.

"Lihatlah, sekarang kita sudah terikat dengan sebuah pernikahan. Untuk apa kita membahas masa lalu yang sama sekali tidak merugikan kita bukan. Dan asal kau tahu, aku bukanlah gadis bodoh yang tidak mencari tahu lebih dulu identitasmu, walau sampai ke liang lahat semut sekalipun, aku tetap mencari dan mengumpulkan semua identitasmu tuan Leonardo Da Vichi, pebisnis misterius yang begitu dibanggakan oleh Kakekku." ucap Anna tersenyum sinis yang berusaha terlihat baik-baik saja.

Padahal dalam dirinya terdapat rasa takut yang luar biasa dalam menghadapi pria dingin yang berstatus sebagai suaminya itu.

Anna tak sengaja melihat foto Leo yang berukuran besar bersama hewan buas di dalamnya yang terpajang indah di ruang tamu yang mereka tempati saat ini.

"Wah, cukup hebat. Tidak salah si tua bangka menjadikanmu sebagai penerusnya dan pewaris tahta kerajaan bisnisnya." Leo tersenyum sinis sambil bertepuk tangan mendengar ucapan wanita dihadapannya.

"Sayangnya aku menjadikan mu sebagai istriku hanya sekedar biduk balas dendam ku! karena kau aku terpisah dengan kedua orang tuaku!" ucap Leo dengan suara meninggi sambil bangkit dari duduknya, tatapannya mengisyaratkan kebencian mendalam pada wanita dihadapannya.

Leo berjalan mendekati Anna dengan tatapan kebencian. Saat berdiri di depan Anna, Leo kembali mencengkeram dagu Anna membuat wanita itu mendongak menatapnya.

"Tak ada ampun bagimu selama berada di sampingku. Tempat ini adalah penjara sekaligus neraka mu." ucapnya dingin mencengkeram kuat dagu Anna hingga kulit wajah putih mulus itu memerah menahan kesakitannya.

"Lepassss!" Anna tersulut emosi dengan tingkah kasar Leo, membuat pemilik manik hitam itu begitu puas melihatnya yang sudah tak berdaya melawannya, lalu dia segera melepaskan cengkeramannya.

Tanpa diduga Anna langsung mendorong tubuh Leo hingga terjungkal, Lalu Anna berlari kencang keluar mansion. Dia harus meninggalkan tempat tersebut, namun terlihat banyaknya penjaga berkeliaran di halaman mansion, membuat Anna menjadi linglung melihat disekelilingnya.

Terdapat pagar tembok yang dipenuhi lumut mengelilingi mansion mewah itu dan tak ada celah baginya untuk keluar kecuali lewat gerbang utama yang dipenuhi para penjaga.

Dengan terpaksa Anna segera bersembunyi di balik pohon, tangannya gemetaran mencari ponsel di dalam tasnya. Saat berhasil menemukan benda pipih itu, dia segera menghubungi nomor kontak sekretarisnya, namun sayangnya signal tak mendukung nya di tempat tersebut.

"Ahh sial." Anna berdengus kesal sambil menggenggam erat ponselnya.

"Bagaimana ini, aku harus meninggalkan tempat ini secepatnya." ucapnya dengan deru nafas ngos-ngosan.

Saat berbalik badan, Anna dikejutkan oleh suara seseorang yang paling dibencinya.

"Kau tidak akan pernah keluar dari tempat ini dengan mudahnya. Disinilah tempat penyiksaanmu di mulai." ucap Leo dengan seringai licik diwajahnya. Lalu mengangkat tangannya kepada penjaga untuk membawa wanita pembangkang itu masuk ke dalam mansion nya.

"Dasar gila." murka Anna sambil mengepalkan tangannya. Salah satu penjaga berwajah beringas mulai mendekatinya membuat Anna berjalan mundur dengan raut wajah ketakutan.

Namun, dia kalah telak oleh penjaga itu hingga tubuhnya sudah diangkat layaknya karung beras dan segera dibawa masuk kedalam mansion. Anna terus memberontak sambil memukuli tubuh penjaga itu, hingga penjaga itu memasuki sebuah kamar dan langsung menjatuhkannya di atas ranjang.

Brukk

"Beristirahatlah nona, jangan coba-coba kabur dari tuan Leo, jika anda masih ingin selamat." ucapnya terdengar sebagai ancaman, lalu bergegas keluar.

Anna kembali bergerak mendekati pintu untuk segera keluar. Akan tetapi, pintu kamar itu sudah di kunci dari luar. Dia hanya mampu berteriak sambil menggedor-gedor pintu kamar itu.

"Baj!ngan kau Leo." teriaknya dari dalam. Anna terus menggedor-gedor pintu kamar yang ditempatinya agar segera keluar, hingga tenaganya terkuras habis.

Tubuh Anna sudah merosot ke lantai, dia menangis diam-diam sambil menjambak rambutnya yang sedang frustasi ingin meninggalkan tempat tersebut.

Sementara Leo berdiri di ujung tangga, dia tak jadi menyusul Anna di kamar yang sudah dia siapkan untuknya. Saat melihat penjaga menuruni anak tangga, dia lantas berbalik badan.

"Saya sudah menjalankan seperti yang anda perintahkan tuan." ucapnya sambil membungkukkan badannya.

"Hemm, kau boleh keluar." Penjaga dengan hormatnya segera mengikuti perintahnya.

"Pelayan!" teriak Leo memanggil pelayan di mansion nya.

"Iya tuan." ucap kedua pelayan berjalan tergopoh-gopoh menghampirinya.

"Aku peringatkan kalian untuk memberi makan wanita itu satu kali dalam sehari. Besok, kalian harus memberinya pekerjaan seperti yang kalian kerjakan selama bekerja di mansion ini. Apa kalian paham!" ucapnya dengan suara meninggi.

"Baik tuan." ucapnya ketakutan dan begitu patuh akan perintah majikannya.

Leo mengibaskan tangannya untuk menyuruhnya pergi dari hadapannya. Lalu dia berjalan menuju kamarnya yang juga terletak di lantai dua.

🍁🍁🍁🍁

Sementara di tempat lain....

Terlihat wanita paruh baya bersama seorang wanita muda yang cantik begitu bahagia duduk bersantai di balkon kamarnya ditemani minuman favoritnya berupa anggur merah.

"Chierrrsss" Mereka bersulang sambil membenturkan pelan gelas minumannya lalu berlomba menghabiskan minumannya masing-masing.

"Ahhhh, ini sangat menyenangkan mom. Aku senang Anna menikah dengan pria pilihan kakek. Kita akan gampang merebut posisinya" ucap wanita cantik berambut sebahu yang tidak lain adalah Viona.

"Tentu sayang, tidak ada yang tidak mungkin bagi kita untuk menghancurkan anak sialan itu. Max sedang berusaha untuk membalikkan nama perusahaan atas namamu sayang, lalu kamu akan menduduki posisinya." ucap ibunya tersenyum kemenangan.

"Hah, Paman Max memang yang terbaik." timpal Viona tersenyum kemenangan.

"Tersisa dua hari lagi, perusahaan si tua bangka akan menjadi milikmu sayang dan kamu akan menempati posisi Anna."

"Aku sudah tidak sabar mom. Kalau perlu minta Paman Max untuk membunuh Anna bersama suaminya, agar kita bisa hidup tenang." usul Viona tersenyum sinis.

"Ya...ya boleh juga ide mu sayang..ha ha ha ha"

Tawa ibu dan anak itu memenuhi kamar mewahnya. Mereka begitu kompak merayakan hari berbahagia nya atas pernikahan Anna yang sama sekali tidak ada pesta megah yang sudah mereka wanti-wanti sebelumnya.

Bersambung....

Terima kasih atas dukungannya teman-teman 🙏🤗

Terpopuler

Comments

kim

kim

lanjut kk othor

2022-11-19

0

Ros

Ros

semangat thor, lanjut 💪

2022-11-19

0

Fatma

Fatma

lanjut dong thor 😊

2022-11-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!