Sepanjang perjalanan hanya keheningan yang terjadi di dalam mobil yang terus melaju kencang. Sampai-sampai Anna di buat bingung karena udara semakin sejuk membuat tubuhnya merasa kedinginan sepanjang memasuki area yang mungkin disebut sebagai hutan.
Kedua tangan Anna mulai bergerak memeluk tubuhnya sendiri, pandangannya lurus ke depan sambil melipat bibirnya agar tak banyak tanya. Karena setiap kali buka suara, hanya ada ancaman dan tatapan tajam yang dilontarkan oleh suaminya. Hingga dia memilih bungkam dan hanya perlu menikmati perjalanannya.
Sesekali Anna melirik wajah suaminya yang datar tanpa ekspresi itu sambil mengumpat dalam hati. Dasar manusia kutub dan penghuni hutan Amazon. Seperti itu salah satu umpatannya. Dia sudah bosan berada di dalam mobil dan tidak tahu kapan mereka akan sampai.
Terdengar suara kicauan burung dan suara-suara hewan lainnya, membuatnya berpaling untuk melihat keluar kaca jendela.
Beberapa satwa spesies mampu dia lihat bertengger di atas pohon, seperti halnya monyet, tupai, burung beo dan masih banyak lainnya. Hingga sudut bibir Anna terangkat membentuk senyuman.
Pandangannya kembali beralih pada rusa yang tengah mencari makan bersama kawanannya dan terengiling yang berguling-guling di jalan, membuat Anna terkekeh dan puas melihat pemandangan langka itu.
"Aku tidak menyangka kau akan membawaku ke tempat seperti ini. Hutan belantara, begitu banyak spesies hewan di dalamnya, sangat menakjubkan. Emm aku rasa kau memiliki rumah pohon, eeh tidak maksudku mansion di dalam sana persis dengan Tarzan yang hidup di dalam hutan." ucapnya tersenyum sinis dan Leo hanya meliriknya sekilas tanpa menimpali ucapannya.
Sekitar 100 meter di depannya terdapat pos penjagaan. Dimana terdapat lima anak buah Leo yang akan bertugas berjaga-jaga selama dua puluh empat jam setiap harinya mengamankan lokasi tersebut. Mereka berjumlah sepuluh orang dan kesemuanya merupakan anggota The Black Devil. Hanya lima orang yang bertugas menjaga setiap harinya dengan melakukan sip-sipan membagi tugas berjaga-jaga.
Tak ada yang boleh masuk di lokasi tersebut, karena seluruh hutan belantara itu adalah milik ketuanya, Leonardo Da Vichi. Mereka ditugaskan menjaga tempat itu dari siapapun dan dibantu oleh sebuah alat canggih berupa Cctv dan Drone yang mampu mengawasi sekitarnya.
Leo melajukan mobilnya dengan pelan saat melihat pos penjaga di depannya. Anna ikut melihat keluar, hingga matanya membulat sempurna melihat kelima pria dengan setelan berwarna hitam memegangi senapan panjang yang sedang berjaga-jaga.
Jantung Anna langsung memompa cepat dengan keringat dingin membasahi keningnya. Dia semakin gugup saja dan juga takut melihat mereka. Ditambah mobil Leo semakin dekat menghampiri mereka. Tubuh Anna langsung meringsut ke samping Leo untuk mencoba mencari perlindungan dari suaminya.
Bukannya mendapatkan perlindungan dari suaminya, Anna malah mendapatkan tatapan tajam hingga membuat tubuhnya kembali ke posisinya semula. Pikirannya kembali berkelana ke mana-mana dengan banyaknya pertanyaan yang selalu menghantui pikirannya.
Siapa mereka? mengapa suaminya begitu santai kepada mereka tanpa kenal takut sedikitpun, pikirnya.
Kelima pria itu membungkukkan badannya melihat mobil ketuanya dan sosok pemilik mobil yang berada dalam mobil itu terlihat acuh melewatinya. Kembali Anna melirik ke belakang untuk melihat pria menyeramkan itu hingga kembali melirik suaminya.
"Siapa kau sebenarnya?" tanya Anna dengan bibir bergetar. "Aku ingin penjelasan darimu, bicaralah!" tambahnya dengan suara meninggi dengan pandangan lurus ke depan.
Tiba-tiba saja Leo menghentikan mobilnya dan langsung menatap kebencian wanita yang duduk disampingnya. Tangan Leo terangkat dan langsung mencengkeram kuat dagu Anna hingga wajah wanita berlesung pipi itu menghadap kearahnya yang sedang meringis kesakitan.
"Dari tadi aku menyuruhmu untuk diam. Tapi, kau terus pembangkang, dasar cerewet!" kesalnya dan langsung melepaskan cengkeraman tangannya.
"Aku hanya bertanya! karena sedari tadi kau hanya diam tanpa bersuara. Salahkah aku jika bertanya kepada suamiku yang misterius ini." Anna membela diri dan tak terima dengan perlakuan suaminya terhadapnya.
Leo menyeringai licik dan kembali menjambak rambut Anna dengan kerasnya lalu membenturkan kepala Anna di dasboard mobilnya berkali-kali. Hingga wanita itu kembali kesakitan dengan sudut mata berair, kedua tangannya berusaha menjangkau tangan suaminya untuk menghentikan aksinya.
"Tolong lepaskan tanganmu!" ucapnya memohon dengan bibir bergetar yang merasakan kesakitan yang luar biasa di kepalanya.
"Cih! ini belum seberapa. Aku akan membuat pernikahan ini seperti di neraka, hingga kau berasa berada dalam neraka sesungguhnya. Ha ha ha.." ucapnya dingin diiringi tawa misteriusnya dan segera melepaskan tangannya.
Anna langsung memalingkan wajahnya, dadanya begitu sesak mendengar ucapan suaminya itu. Dengan kesal dia menghapus air matanya dan merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.
Dia tidak menyangka pria yang baru saja menjadi suaminya itu dan merupakan pria pilihan kakeknya adalah pria kejam nan kasar dan berkelakuan tempramental tanpa belas kasihan.
"Ternyata Kakekku salah menilai pria seperti dirimu!," tunjuk nya menjeda ucapannya. "Baiklah. Jika kau menginginkan pernikahan ini seperti neraka, maka aku akan membuat pernikahan ini seperti surga untukmu." tambahnya penuh keyakinan dengan sorot mata tajam. Anna tidak ingin ditindas oleh suaminya, dia harus melawan suaminya supaya kelakuannya tak menjadi-jadi terhadapnya.
"Ha ha ha ha, lakukan saja semampu mu." tantang Leo dengan seringai licik diwajahnya dan melanjutkan ucapannya dengan membatin. Bodoh! Kau tahu, aku menikahimu hanya untuk balas dendam kepada mu.
Kemudian Leo menancap gas menuju kediaman sesungguhnya yang ia sebut sebagai neraka nya.
Tak kusangka aku mendapatkan suami kejam seperti dia. Apakah ini karma buruk untukku? karena selama ini aku selalu menolak pria baik yang bersungguh-sungguh untuk menjalin hubungan bersamaku.
Anna menutup mulutnya yang sedang merutuki dirinya sendiri sambil menatap keluar jendela. Niatnya terpaksa menikah dengan pria pilihan kakeknya hanya semata-mata untuk memanfaatkan suaminya dan saling menguntungkannya. Namun semua itu diluar dari ekspetasi dan praduga nya semata.
Mobil memasuki gerbang menjulang tinggi dengan tembok tinggi dipenuhi lumut mengelilingi tempat tersebut. Di dalamnya terdapat halaman yang luas dengan pohon-pohon menjulang tinggi. Dari jauh kita mampu melihat bangunan tua dua lantai yang sepertinya mansion ketua Mafia The Black Devil.
Leo memarkirkan mobilnya di pelataran mansion. Dia bergegas turun lalu bergerak membuka pintu mobil untuk Anna. Sementara Anna tidak bergeming ditempatnya dan sama sekali tidak ingin turun.
Tanpa basa-basi Leo menarik paksa tangan Anna dan menyeretnya masuk ke dalam mansion nya. Dua pelayan wanita yang menyambut kedatangan hanya mampu menundukkan pandangannya dan tak berani menatap majikannya.
"Bisakah kau tak berbuat kasar kepadaku!" bentak Anna sambil menepis kasar tangan Leo hingga terlepas. Dia kembali tak segan-segan mendorong tubuh kekar Leo, hingga membuat pemilik manik hitam itu mengerutkan keningnya yang sama sekali tak bergeming di tempatnya berdiri.
Sungguh keberanian yang luar biasa dimiliki oleh istrinya. Sampai-sampai membuatnya berdecak kesal. Bahkan Anna melepaskan high heelsnya, lalu dia gunakan untuk memukul tubuh Leo.
"Aku bukan peliharaanmu yang dengan sesukamu kau tarik dengan kasar, lalu kau menyiksanya"teriak Anna sambil memukul keras tubuh Leo menggunakan high heelsnya. Sedangkan Leo sama sekali tidak menghindari pukulan wanita itu. Setelah muak melihat tingkah wanita itu, Leo langsung mencengkeram kuat kedua tangannya.
"Beraninya kau! apa kau ingin mati hah!" Suara bass Leo menggema di mansion nya hingga siapa saja mendengarnya akan bergidik ngeri. Termasuk Anna yang saat ini ketakutan, wajahnya tampak pias namun berusaha terlihat baik-baik saja dengan tubuh bergetar.
"Aku tidak ingin mati ditanganmu" timpal Anna dengan bibir bergetar dan Leo menyeringai licik melihat raut wajahnya.
Bersambung.....
Jangan lupa, like, komentarnya dan vote nya teman-teman. Terima kasih 🙏🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
kim
lanjut kk othor 😘👍👍
2022-11-18
0
Dewi
lanjut
2022-11-18
0
Fatma
semangat nulisnya 🤭💪
2022-11-18
0