...Bab 2...
...Happy Reading...
...***...
Waktu terus berjalan, tiga bersahabat itu mulai merasakan pusing dikepalanya karena terlalu lama terkena panasnya sinar matahari. Perut mereka juga sudah keroncongan sejak tadi karena cacing-cacing di perutnya pada demo kelaparan. Kini hanya satu yang mereka tunggu.. Yaitu berbunyinya bel kesayangan semua siswa dan siswi di semua sekolah.
Triiiiiiing.... bel istirahat pun berbunyi.
"Huahhh... akhirnya.." ucap mereka bertiga bersamaan dan dengan serempak mereka menurunkan tangannya yang tadinya hormat.
"Kalian gapapa kan?" tanya Dyxie memastikan sahabatnya baik-baik saja.
"Gapapa dong" jawab Aura dan Keyla dengan kompaknya.
"Laper gue.." ujar Keyla sambil memegangi perutnya yang keroncongan sejak tadi.
"Gass kantin! Gue yang traktir!" kata Dyxie.
Mereka berjalan menuju kantin, di kantin mereka paling suka duduk di kursi yang paling pojok. Tidak ada sama sekali siswa ataupun siswi yang berani duduk di dekat Dyxie. Karena Dyxie tidak suka makan di keramaian. Jika ada yang berani melanggar, dan duduk didekat Dyxie dkk. Pasti ujung-ujungnya dibully.
"Makan gih, trus liatin gue beraksi." ucap Dyxie sambil tersenyum miring membayangkan apa yang akan ia lakukan setelah ini.
"Mau ngapain sih emang?" tanya Aura yang memang sudah kepo sejak tadi.
"Jan yang aneh-aneh!" ucap Keyla yang sudah pasti tahu hal yang akan dilakukan Dyxie pastilah hal yang gila.
"Aneh-aneh juga gapapa" jawab Dyxie dengan santainya.
"Gue gak mau Lo dikeluarin dari sekolah lagi Xie.." ucap Keyla, ia tidak ingin sahabatnya dikeluarkan dari sekolah lagi.
Dyxie tertawa kecil kemudian mengatakan "Gue jamin deh, kali ini paling cuma di skors" katanya sambil mengacungkan 2 jarinya disertai cengiran menyebalkan khas seorang Dyxie.
Aura cuma geleng-geleng melihat kelakuan Dyxie
"Napa Lo?" tanya Keyla yang gak mudeng kenapa Aura menggelengkan kepalanya.
"Bosen, pen malak orang." jawab Aura ngawur.
"Tuh, si cupu di sana. Palak gih." kata Keyla sambil menunjuk gadis cupu yang sedang memesan makanan di kantin.
"Otewe!" Aura menghampiri gadis itu untuk memalaknya.
Dyxie menatap ulah Aura dari kejauhan kemudian membatin.. "Kita kan kaya? Kenapa hobi malak orang ya?" kemudian ia menyampaikan pemikirannya kepada Keyla.
"Kadang suka heran sama kita" kata Dyxie tiba-tiba.
"Kenapa?" tanya Keyla yang tidak paham dengan maksud kalimat Dyxie barusan.
"Secara kan kita anak orang kaya nih, tapi hobinya malak orang"
"Asik aja gitu malak anak orang tuh" jawab Keyla sambil cekikikan karena menurutnya apa yang dikatakan Dyxie juga ada benarnya.
"Bener pake banget" sahut Dyxie disertai tawanya yang langsung meledak.
Setelah mereka selesai makan di kantin. Dyxie menyuruh sahabatnya ke parkiran mobil guru. Sementara dia pergi membeli sesuatu. Setelah beberapa menit akhirnya Dyxie datang.
"Ngapain kesini?" tanya Keyla yang selalu ngebug dan lemot disetiap waktu.
"Keknya gue bisa baca pikiran Lo deh." ucap Aura setelah melihat sekresek Pylox yang ada ditangan Dyxie.
"Jan bilang kalo Lo mau..." Keyla menggantung kalimatnya setelah paham apa yang akan dilakukan Dyxie dengan sekresek Pylox tersebut.
Dyxie mengedipkan sebelah matanya, kemudian mengintruksikan kepada dua sahabatnya supaya tidak mendekat.
"Tunggu disini aja, jangan mendekat. Nanti kalian juga kena" ucap Dyxie yang langsung di protes Aura.
"Kok gitu sih?!"
"Udah nurut!" pungkas Dyxie.
Dyxie masuk lebih dalam ke parkiran dan mendekati mobil Bu Wanda. Ia melirik dua sahabatnya sebentar kemudian ia mengocok satu botol Pylox berwarna merah. Yang kemudian ia semprotkan Pylox tersebut ke mobil Bu Wanda.
Berbagai macam kata-kata kasar dan umpatan tertulis di badan mobil tersebut. Bahkan sampai ke kaca mobil pun juga Dyxie corat-coret menggunakan Pylox.
Ulah Dyxie tersebut tentunya menarik perhatian siswa dan siswi SMA Achievers untuk mendekat dan melihatnya apa yang dilakukan Dyxie. Banyak sekali, sebagian ada yang bergosip. Ada yang cekikikan melihat kelakuan sekaligus mendukung hal itu karena memang Bu Wanda guru yang galak. Ada juga yang merekam perbuatan Dyxie kemudian menyebarkannya ke forum sekolah.
Setelah selesai dengan kegiatannya, Dyxie menghampiri Aura dan Keyla.
"Keren gak?" tanya Dyxie kepada sahabat nya tanpa menghiraukan banyaknya orang yang menggosipkan dirinya.
Sedangkan sahabatnya dibuat cengo lagi dengan ulah gila Dyxie kali ini.
Begitu awal mula mengapa Dyxie bisa mendapatkan hukuman di skors selama seminggu.
**
Hari ini adalah hari ke-1 Dyxie di skorsing. Suasana di SMA Achievers masih sangat heboh dengan ulah Dyxie kemarin. Baik siswa ataupun siswi semua membicarakan Dyxie. Tak luput 3 anggota OSIS juga ikut membicarakan Dyxie.
"Gila nih cewek.." komentar Galang salah satu anggota OSIS ketika melihat Video Dyxie yang tersebar di forum sekolah.
"Harusnya dikeluarin aja gak sih? Masa cuma di skors doang." timpal Oliver yang merupakan wakil ketua OSIS.
"Sebenarnya nih cewek udah lama berulah. Tapi ya cuma di skorsing." kata Oliver lagi.
"Rumornya dia dikeluarin dari sekolah berkali-kali?" tanya Galang memastikan rumor yang ia dengar dari pergosipan anggota OSIS cewek ketika berkumpul.
Oliver dan Galang mengalihkan pandangannya kepada satu cowok yang duduk didepan mereka. Kemudian bertanya meminta pendapat cowok tersebut.
"Menurut Lo gimana Sha?" tanya Oliver dan Galang bersamaan.
Dia adalah Raksha Ezric Bagaskara. Ketua OSIS ganteng yang tegas dengan muka julid dan terkenal memiliki sifat galak.
Saat ini Raksha juga sedang melihat Video Dyxie yang mencorat-coret mobil Bu Wanda dengan Pylox tersebut. Tanpa mengalihkan pandangannya dari handphone Raksha bertanya kepada Oliver dan Galang.
"Kalian pernah ketemu dia?" tanya balik Raksha.
"Ketemu langsung sih gak pernah." kata Oliver, karena mereka memang tidak pernah bertemu Dyxie secara langsung.
"Tapi kita pernah liat dia malak adkel." imbuh Galang.
"Kalian diam saja?" tanya Raksha lagi.
"Kita mah ogah nyari masalah." ucap Galang, yang memang anaknya santai dan males berurusan sama yang kayak begitu.
Hal tersebut langsung diapresiasi oleh sang ketua OSIS dengan wajah julidnya sambil mencibir 2 sahabatnya "OSIS apaan".
"Tapi dari jauh dia cakep loh." kata Oliver yang langsung ditanggapi Raksha.
"Dari deket burik" katanya kemudian pergi meninggalkan 2 sahabatnya yang masih di kantin.
"Astaghfirullahh mulutnya.." gumam Galang yang gak habis pikir dengan Raksha.
Kini Raksha berada di Perpustakaan ges, tempat favorit anak-anak yang berprestasi dan introvert di SMA itu. Jujur saja, Raksha walaupun meninggalkan percakapan tentang Dyxie di kantin tadi ia cukup kepo dengan gadis pemilik nama panjang Dyxie Giovallen Lleonara ini.
Raksha yang tadinya anteng dengan buku bacaannya tiba-tiba terlintas dipikirannya tentang Dyxie. "Gue yang kudet apa gimana?" batinnya.
"Sampe-sampe ada badgirl di sekolah gue gak tau." gumam Raksha.
Raksha galak gess, tapi bukan kutub. Rakhsa yang saat ini sangat penasaran dengan cewek seangkatannya yang trending di media sosial itu. Kemudian mencoba mencari tahu tentang cewek bernama Dyxie di Instagram. Tak butuh waktu lama, Raksha berhasil menemukan akun Instagram Dyxie dengan username ddyxiexie__
Ia membuka salah satu postingan Dyxie.
"Cantik" ucap Raksha dalam hati.
Namun sedetik kemudian ia berkata lain lagi di mulutnya.
"B aja tuh mukanya." katanya sambil memasang ekspresi wajah julid.
"Burik, badgirl lagi." imbuhnya lagi. Kemudian lanjut scroll Instagram lagi.
...***...
...Bersambung......
...Raksha Ezric Bagaskara...
...Mohon dukungannya......
...Jangan lupa...
...Like...
...Komen...
...Dan Vote...
...Terimakasih...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
hohoh, 😌
🤦♀️
2022-11-03
4
Ayys
ada kang julid kesayangan hehe 😌
2022-10-30
2
Arfadhila Oktari
anak 😌 oi dosa, tahu sayang
2022-10-30
2