...Bab 3...
...Happy Reading...
...***...
Suasana istirahat hari ini sangat berbeda bagi Aura dan Keyla karena Dyxie tidak ada bersama mereka. Biasanya saat istirahat mereka akan ke kantin bersama, makan siang lalu bully bocah atau malak anak orang. Tanpa Dyxie, bagi mereka tidak seru melakukan hal itu.
"Hahh.. bosen anjem ga ada Dyxie.." kata Keyla dengan posisi kepalanya di atas meja kantin beralaskan tangannya sendiri.
"He'em. Ga mood ngapa-ngapain." sambung Aura dengan ekspresi sebelas dua belas dengan Keyla.
"Harusnya kemarin kita ikut ngecat mobilnya Bu Wanda biar di skors bareng." celetuk Keyla yang malah di iyakan oleh Aura.
"Nah ho'oh, kalo di skors bareng kan bisa liburan mendadak ygy" kata Aura mengiyakan perkataan Keyla.
"Kira-kira tuh anak ngapain ya?" batin Aura dan Keyla.
Dyxie pov
Di rumah Dyxie, jika biasanya anak gadis jam segini udah bangun dan melakukan kegiatan yang produktif. Beda dengan Dyxie, gadis ini baru bangun setelah mendengar teriakkan legendaris mami kesayangannya.
"Xieeeee..!"
"Apa mi?" tanya Dyxie dari belakang Maminya dengan muka kusut karena baru bangun tidur.
"Lah? Sejak kapan kamu disitu?"
"Barusan" jawab Dyxie sambil menguap dan sesekali mengerjapkan matanya yang masih setengah tertutup.
"Kirain belum bangun." gumam Indah.
"Udah bangun nih, kenapa teriak-teriak?" tanya Dyxie.
"Sana mandi, terus beliin mama ini ke supermarket!" perintah Indah sambil menyerahkan daftar belanjaan Kep Dyxie.
Dyxie melongo kaget melihat daftar belanjaan yang diberikan maminya. "Dyxie semua nih yang belanja?" tanya Dyxie memastikan. Karena, biasanya ia hanya disuruh membeli 1-5 barang. Kali ini daftar belanjaan itu lebih dari 10 barang.
"Iyalah siapa lagi." maminya mengiyakan.
"Papi ke kantor, mami juga harus ke toko kan?" imbuh maminya lagi.
"Iya dehh, tapi gak langsung pulang gapapa kan?" tanya Dyxie, disertai cengiran khas miliknya.
"Mau kemana emang?" tanya maminya penasaran.
"Jalan-jalan, mumpung libur mami" jawab Dyxie sambil mengerucutkan bibirnya.
"Libur matamu! Di skors malah demen!" sahut maminya sambil melotot dengan kedua tangan yang ada di pinggang, sedangkan Dyxie lari ke kamar sambil tertawa terbahak-bahak mendapati respon maminya yang seperti itu.
Maminya cuma bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan putrinya tersebut. Disaat anak lain akan menyesal dan berusaha tidak mengulangi kesalahannya. Dyxie malah semakin menjadi-jadi. Di skors bukannya kapok malah kesenangan. Definisi menikmati hidup yang sesungguhnya ini mah.
Setelah siap-siap Dyxie pergi ke supermarket. Gak neko-neko. Style Dyxie cukup simpel. Ia hanya memakai tank top hitam, celana jeans pendek berwarna biru, kemudian menggunakan jaket putih, dengan rambut di kuncir. Jangan tanyakan sepatunya, dia tidak akan memakai high heels. Dia akan selalu memakai sepatu putih kesayangannya saat jalan-jalan. Oh, jangan lewatkan topi hitam yang sudah ia tenteng sejak keluar dari kamar.
Mall
"Kemana dulu yak?" tanya Dyxie kepada dirinya sendiri. Yang kemudian juga dijawab sendiri. "Tau ah, muter-muter dulu aja" langka emang ya, nanya sendiri dijawab sendiri.
Padahal tujuan utamanya ke mall tadi adalah membantu maminya belanja. Tapi sesampainya di Mall ia malah lupa dengan tujuan utamanya. Ia berkeliling mall melihat-lihat. Sampai di salah satu sisi mall ia melihat poster penerimaan peserta didik baru SMA Achievers yang terpampang lebar di dinding mall.
"Ini kan udah lama njer, kok belum dicopot seh?" ucap Dyxie kala melihat poster PPDB sekolahannya tersebut sambil mencopot poster itu dari dinding.
Dyxie mengamati sebentar poster tersebut, pada poster tersebut terdapat foto beberapa anggota OSIS yang sedang melakukan kegiatan. Ada juga foto bersama.
"Apaan nih, yang tengah julid bener mukanya." komentar Dyxie ketika melihat salah satu anggota OSIS yang ada di poster itu, kemudian Dyxie menyobek poster tersebut tepat di muka anggota OSIS yang ia nilai julid dan membuangnya ke tempat sampah.
Setelah itu ia segera pergi ke supermarket untuk membeli barang-barang yang disuruh maminya tadi.
Sesampainya di supermarket yang ada di lantai 3 Dyxie menyempatkan dirinya selfie kemudian mengirimkannya ke forum sekolah. Dibawah foto Dyxie menambahkan sebuah kalimat diluar nalar. 'Makasihh, berkat kalian gue liburan seminggu muachh' tulisnya. Sengklek emang nih cewek satu.
Sedangkan di sekolah, teman-temannya yang melihat foto Dyxie malah iri dengan Dyxie. Aneh sih, tapi emang nyata. Dyxie, Aura dan Keyla sangat suka di skors karena bisa liburan mendadak.
"Oanjerr, enak bener!" celetuk Aura saat melihat foto Dyxie.
"Mamaa pen di skors juga" imbuh Keyla sambil berakting lebay.
Disisi lain para siswa-siswi asik menggosipkan Dyxie yang berani-beraninya mengirim foto dengan caption kek gitu di forum sekolah. Tak luput para anggota OSIS juga banyak yang menggosipkan Dyxie. Contohnya saja Galang si bigos, Oliver si Wakil Ketua OSIS, dan tentunya Raksha si Ketua OSIS galak.
Btw itu jam istirahat ya ges, dikantin gitu
"Anjer, nih cewek." umpat Oliver ketika melihat foto Dyxie.
"Gila, nyalinya gede juga." timpal Galang
"Definisi menikmati hidup ya gini nih." kata Oliver lagi sambil ngakak bacain respon siswa-siswi lain.
"Ho'oh🤣 Di skors katanya liburan😌" ucap Galang membenarkan perkataan si Waketos barusan.
"Dasar bigos!" kata Raksha tiba-tiba karena sudah bosan mendengar perghibahan dua sahabatnya itu.
"Iya deh yang paling bukan bigos." jawab Galang dengan bibir yang sengaja di monyongin.
"Emang bukan" sahut Rakhsa sambil terus memperhatikan selca yang dikirim Dyxie.
Oliver dan Galang saling memandang, kemudian tertawa kecil. Seolah tau isi pikiran masing-masing. Memang ya, kalau sudah bestie tuh lewat tatapan mata saja bisa tahu apa yang ada di otak.
"Diliatin mulu, naksir tahu rasa" ucap Oliver meledek Raksha.
"Jangan-jangan sudah naksir tuh" sambung Galang sambil ngakak.
"Mukanya minta dibogem." sahut Raksha dengan entengnya.
"Njerlah" Oliver speechless dengan sahabatnya yang satu ini.
"Cantik gitu masa mau dibogem sih? Kasian tahu" tanya Galang dengan muka di imut-imutin.
Galang emang gitu anaknya gess, paling kocak diantara yang lain. Paling lebay bin alay. Apalagi jametnya beuh. Dia juga si paling bigos diantara anggota OSIS cowok, karena sering ikut ngeghibah bareng anggota OSIS yang cewek.
"Burik minus akhlak." kata Rakhsa menanggapi pertanyaan Galang.
"Mulut Lo perlu disaring Sha.." celetuk Oliver
"Nyatanya emang burik." ucap Raksha lagi.
"Gak ada cantik-cantiknya dikit gitu di mata Lo?" tanya Galang sambil memicingkan matanya.
"Ada" ucap Raksha.
"Serius?" tanya Galang dan Oliver bersamaan.
"Hm, 0,001% cantik" ungkap Raksha ngawur kemudian pergi meninggalkan dua sahabatnya yang masih di kantin.
"Astaghfirullah.." ucap Galang sambil mengelus dadanya.
Gak heran lagi, selain galak dan julid. Cowok ganteng yang menjabat jadi Ketua OSIS ini mulutnya emang pedes loh gaes. Ngomongnya blak-blakan dan gak pernah disaring. Dia anaknya jujur, saking jujurnya pernah ada cewek yang hampir bunuh diri gara-gara ditolak Raksha dengan mengatakan bahwa cewek itu spek lonthe. Njayy kece gak tuh.
Saat ini Raksha berjalan menuju kelasnya karena kurang 5 menit jam istirahat akan habis.
"Feeling gue gak bagus tentang cewek ini." gumam Raksha.
"Percaya atau gak, nih cewek bakal nyusahin gue tiap hari" sambung Raksha dalam batinnya.
...***...
...Bersambung......
...Aura Axelyn...
...Keyla Chellsy Nathalie...
...Mohon dukungannya.....
...Jangan lupa...
...Like...
...Komen...
...Vote...
...Terimakasih...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
hohoh, 😌
alangkah indahnya persahabatan mereka🙂
2022-11-03
7
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
kok jadi bu Endang? di Eps sebelumnya juga
2022-10-31
2
Arfadhila Oktari
wkkk kena azab kalian 😌😚
2022-10-31
3