MASA LALU DAISY 1

Beberapa tahun yang lalu, tepatnya saat Daisy masih menjadi gadis baik-baik dan bekerja sebagai buruh pabrik minyak di kota tempatnya tinggal.

Sore itu, seperti biasa ia akan pulang ke kostan tempatnya tinggal bersama satu temannya yang lain. Tempat yang tidak jauh dari pabrik minyak tempatnya bekerja.

"Sy, aku mau ke warung sebentar. Kamu mau pulang duluan apa ikut aku ke warung?" tanya Mila, teman satu kost Daisy.

"Aku duluan aja, ya. Nanti masaknya kemalaman," timbal Daisy. "Bisa kelaparan kita." tambahnya.

"Ya udah, kamu masak aja nanti aku beli lauk di warung makan aja. Biar gak terlalu capek," kata Mila.

Maka, Daisy dan Mila pun berjalan berlawanan arah. Jalanan yang sepi dan lengang jika di sore hari seperti itu, karena mereka memang tinggal di pinggiran kota.

Sebagai seorang gadis cantik dengan pendidikan yang rendah, tentu membuat Daisy hanya bisa bekerja di tempat yang memang setara dengan pendidikan SMP yang di kecamnya. Bekerja sebagai buruh pabrik dengan gaji 500 ribu setiap dua minggu sekali, gaji yang selalu ia bagi pada nenek dan sang adik yang memiliki fisik lemah tidak seperti dirinya. Ia begitu menyayangi adik dan juga neneknya, itulah yang membuat Daisy tidak pernah lelah berjuang keras. Adik dan neneknya lah yang menjadi penyemangat dalam hidupnya.

Akan tetapi, semua kebahagian sederhana itu hilang dan lebur seketika setelah peristiwa buruk dan menjijikan itu menimpa dirinya.

Baru tiba ia kostan tempatnya tinggal dan masuk ke dalam kamarnya, Daisy sudah di kejutkan oleh tiga orang pemuda yang sudah menunggunya di dalam kamar kostan itu.

"Kalian kenapa bisa masuk?" tunjuk Daisy pada ketiga pemuda yang begitu di kenalnya, ketiga pemuda itu adalah pemburuh yang bekerja di pabrik yang sama dengan dirinya.

Tiga orang pria yang memang sering mendekati dirinya dan selalu ia tolak lantaran ketiga pria muda itu memiliki sifat yang buruk, yaitu mabuk-mabukan bahkan berjudi.

"Masuk ke tempat seperti ini, mudah!" salah satu pemuda itu menjentikkan jarinya.

"Keluar!" usir Daisy pada ketiga pemuda itu.

"Enak aja! Udah susah-susah masuk malah di usir," ucap pemuda yang satunya lagi.

"Kita main dulu, Sy. Abis itu, kami bakalan pergi dari sini," kata pemuda terakhir sembari mencolek dagu Daisy dengan senyuman smirk di bibirnya.

"Jangan macam-macam kalian!" tunjuk Daisy. "Atau aku bakalan teriak!" ancamnya.

Bukannya takut, ketiga pemuda itu malah tertawa mengejek pada Daisy.

"Bereskan, Ton. Biar dia gak teriak!" perintah salah satu pemuda itu pada temannya yang ternyata bernama Toni.

"Jangan di bikin pingsan, kagak seru. Kagak bisa denger suara ahh-nya nanti!" sahut pemuda kedua yang bernama Budi.

"Gas lah!"

"Jangan nekat!" teriak Daisy "Lagian apa sih salah aku sama kalian?" Daisy mencoba berlari keluar dari dalam kamar kostan itu.

"Salah kamu itu, karena punya wajah cantik dan body yang seksi. Bikin kami jadi pengen, tapi sayang kamu selalu nolak kami dan bikin sakit," jawab pemuda ketiga yang bernama Riyanto.

"Buruan dong, sebelum Mila pulang," kata Budi pada Toni.

Ketiga pemuda itu pun menangkap serta mengikat tangan Daisy bahkan membekap mulutnya mengunakan baju Mila yang tergantung di gantungan pakaian.

"Emmm.." Daisy mencoba untuk berteriak, akan tetapi teriakan itu sia-sia. Tak ada orang yang bisa mendengar teriakannya.

"Gue duluan, karena gue yang punya ide!" ujar Riyanto yang ternyata menjadi dalang pelecehan itu.

"Gas lah, lagian masih baru jadi belum longgar," kata Toni yang sudah duduk bersantai di lantai keramik kostan itu.

Dengan tidak ber hatinya Riyanto menanggalkan seluruh pakaian Daisy dengan paksa bahkan menjamah seluruh inci tubuh itu tanpa tertinggal sedikitpun.

"Ahh.. Meskipun baru pulang bekerja dan belum mandi, tubuhmu tetap wangi Daisy," ucap Riyanto sembari mengecup tengah-tengah dua bukit Daisy yang padat dan juga berisi.

"Emmm.." Daisy mencoba memberontak dengan air matanya yang terus menetes.

"Ya Allah tolong aku, dimana Mila? Mila cepatlah pulang." batin Daisy meratap.

Daisy semakin menangis saat Riyanto mulai menggagahinya bahkan tepat di hadapan Toni dan juga Budi.

Rasanya begitu sakit saat Riyanto mendesak paksa bahkan menjamah tubuhnya dengan begitu kasar.

Setelah Riyanto puas dan berhasil melepaskan benih miliknya di dalam milik Daisy sebanyak 2x, kini bergantian Toni yang memulai aksi bejatnya. Dan begitu pula setelahnya, hingga Budi selesai melakukannya juga.

Hingga hari menjelang magrib, aksi bejat ketiga pemuda itu barulah selesai.

"Besok kita main lagi ya, sayang. Ingat jangan bilang sama siapa-siapa kalau gak mau video sama fotonya jadi viral!" Ancam Riyanto sembari mengecup bibir Daisy dengan singkat sebelum meninggalkan kost-kostan itu bersama Budi dan Toni.

Pada pukul 18:47, yang artinya hari sudah hampir malam. Mila baru pulang, rupanya gadis itu habis jalan bersama kekasihnya dan melupakan Daisy yang berada di rumah.

"Astaga.. Daisy!" pekiknya saat melihat Daisy meringkuk di lantai tanpa busana dengan tangan terikat dan mulutnya yang tersumpal.

Buru-buru Mila melepaskan ikatan dan membuka sumpalan mulut Daisy.

"Daisy, siapa yang udah lakuin ini sama kamu?" Mila meraih sprai untuk menutup tubuh teman satu kostnya itu.

"Hiks.. Mila, aku aku aku udah jadi perempuan kotor," Daisy menangis terisak. "Mereka udah paksa aku, mereka udah lakuin itu sama aku."

"Mereka siapa? Mereka siapa, Daisy?" tanya Mila.

Sejenak Daisy mengingat perkataan Riyanto yang akan menyebarluaskan video dan foto dirinya, hingga membuat Daisy menjadi lebih ketakutan. Takut jika sampai orang luar tahu hingga membuat dirinya dan juga dirinya malu, Daisy juga takut jika nenek dan adiknya mengetahui hal buruk yang menimpa dirinya menjadi syok, terluka dan juga kecewa.

"Daisy, katakan siapa yang sudah tega melakukan hal bejat ini sama kamu?" Mila mengguncangkan tubuh Daisy yang bergetar hebat. "Biar kita laporkan pada polisi agar mereka di mempertanggung jawabkan perbuatan mereka."

"Biar, La. Biarkan.." tangis Daisy semakin lirih.

"Jangan seperti ini, Daisy. Ayo katakan, biar kita laporkan mereka ke polisi!" Mila terus mendesak Daisy hingga membuat Daisy berteriak.

"Aku gak bisa laporkan! Gak ada bukti, lagi pula siapa yang akan percaya sama kita yang miskin ini?" teriak Daisy. "Lagi pula, mereka udah bawa video bejat itu dan akan menyebarkannya, Mila!"

"Ya Allah, Daisy." Mila menangis dan memeluk tubuh Daisy dengan erat. "Aku menyesal karena udah suruh kamu pulang sendirian, aku menyesal. Maafkan aku, Sy."

Sayang sekali, semua sudah terjadi dan tidak akan pernah bisa di perbaiki seperti semula. Kini Daisy hanya bisa larut dalam kesedihannya dan hilang rasa kepercayaan dirinya sendiri.

Terpopuler

Comments

Dara Muhtar

Dara Muhtar

Sedih juga kisahmu Daisy

2023-02-01

0

𝕾𝖊𝖗𝖊𝖓𝖆𝖉𝖊 𝕰𝖚𝖓𝖔𝖎𝖆

𝕾𝖊𝖗𝖊𝖓𝖆𝖉𝖊 𝕰𝖚𝖓𝖔𝖎𝖆

sedih sekali

2022-12-18

0

@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ

@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ

ternyata Daisy jadi wanita nakal karena dulu pernah di perkosa tah

2022-10-27

1

lihat semua
Episodes
1 AWAL - DAILY BUKAN DAISY
2 DI RENGGUT PAKSA SANG PRIA DURJANA
3 DAILY HILANG
4 FRANS TAK BERHATI
5 ANTARKAN SAYA PULANG, TUAN.
6 IBU TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN DIRIMU!
7 DI MANA DIA, BANG?
8 FRANS MENGALAMI MUAL
9 DAISY PULANG
10 MASA LALU DAISY 1
11 MASA LALU DAISY 2 (MENYESATKAN)
12 DAISY BERUBAH DEMI DAILY
13 TOLONG JANGAN LAGI, TUAN!
14 FRANS HILANG KESADARAN
15 CERITA PRAS PADA DAILY
16 KAMU PERNAH MENGIDAM?
17 BOLEH TIDAK, MENGINAP DISINI?
18 IBU KECEWA, FRANS. IBU GAGAL MENDIDIKMU!
19 MANTAPKAN HATIMU, AI!
20 JONATHAN TIDAK BERGUNA.
21 AKU KAN HANYA INGIN MENJENGUK ANAKKU!
22 FRANS BUKAN PRAS!
23 CARI WANITA ITU SAMPAI DAPAT!
24 JANGAN, FRANS!
25 DUNIAKU SEAKAN RUNTUH, DAILY
26 BOLEH GAK YA, KALAU AKU CIUM?
27 PAPA DAN MAMA ANAK KITA!
28 JANGAN TAKUT
29 HATI DAISY MASIH MILIKNYA
30 BANYAK SEKALI WANITANYA AYAHMU!
31 DAILY TIDAK TERIMA
32 RESTORAN BANYAK SAMPAH
33 INDAK BOLEH PERGI!
34 AYO IKUT!
35 PERGI KE KOTA C
36 JANGAN TERSENYUM!
37 TIDAK BOLEH, FRANS!
38 SYUKURLAH! BERARTI TUAN FRANS TIDAK DENGAR!
39 YANG KAMU KANDUNG BUKAN ANAK FRANS!?
40 HAHAHA! SAYA MENYUKAI KAMU?
41 KAKI AI PEGAL!
42 KEMBALI KE KOTA A
43 SAYA YANG MENGANDUNG ANAKNYA AJA GAK BANGGA!
44 DAILY DI CULIK
45 FRANS PANIK
46 DIA ADIKKU, JHON!
47 JANGAN KAK!
48 HANCURKAN TEMPAT INI!
49 STOP! KENAPA SEPERTI ITU, DOKTER?
50 SEDIKIT AJA, YANK!
51 PROMO KARYA BARU (SUAMIKU BEBAN DERITA)
52 AMPUN, BU!
53 TITIP YA, BANG!
54 NANTI EXPIRED
55 KURANG VITAMIN, 10 BULAN GAK DI KASIH MAKAN!
56 MEMBERI MAKAN ANAK BURUNG
57 END
58 PROMO KARYA BARU ( JANDA LABIL MEET BERONDONG DESA)
Episodes

Updated 58 Episodes

1
AWAL - DAILY BUKAN DAISY
2
DI RENGGUT PAKSA SANG PRIA DURJANA
3
DAILY HILANG
4
FRANS TAK BERHATI
5
ANTARKAN SAYA PULANG, TUAN.
6
IBU TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN DIRIMU!
7
DI MANA DIA, BANG?
8
FRANS MENGALAMI MUAL
9
DAISY PULANG
10
MASA LALU DAISY 1
11
MASA LALU DAISY 2 (MENYESATKAN)
12
DAISY BERUBAH DEMI DAILY
13
TOLONG JANGAN LAGI, TUAN!
14
FRANS HILANG KESADARAN
15
CERITA PRAS PADA DAILY
16
KAMU PERNAH MENGIDAM?
17
BOLEH TIDAK, MENGINAP DISINI?
18
IBU KECEWA, FRANS. IBU GAGAL MENDIDIKMU!
19
MANTAPKAN HATIMU, AI!
20
JONATHAN TIDAK BERGUNA.
21
AKU KAN HANYA INGIN MENJENGUK ANAKKU!
22
FRANS BUKAN PRAS!
23
CARI WANITA ITU SAMPAI DAPAT!
24
JANGAN, FRANS!
25
DUNIAKU SEAKAN RUNTUH, DAILY
26
BOLEH GAK YA, KALAU AKU CIUM?
27
PAPA DAN MAMA ANAK KITA!
28
JANGAN TAKUT
29
HATI DAISY MASIH MILIKNYA
30
BANYAK SEKALI WANITANYA AYAHMU!
31
DAILY TIDAK TERIMA
32
RESTORAN BANYAK SAMPAH
33
INDAK BOLEH PERGI!
34
AYO IKUT!
35
PERGI KE KOTA C
36
JANGAN TERSENYUM!
37
TIDAK BOLEH, FRANS!
38
SYUKURLAH! BERARTI TUAN FRANS TIDAK DENGAR!
39
YANG KAMU KANDUNG BUKAN ANAK FRANS!?
40
HAHAHA! SAYA MENYUKAI KAMU?
41
KAKI AI PEGAL!
42
KEMBALI KE KOTA A
43
SAYA YANG MENGANDUNG ANAKNYA AJA GAK BANGGA!
44
DAILY DI CULIK
45
FRANS PANIK
46
DIA ADIKKU, JHON!
47
JANGAN KAK!
48
HANCURKAN TEMPAT INI!
49
STOP! KENAPA SEPERTI ITU, DOKTER?
50
SEDIKIT AJA, YANK!
51
PROMO KARYA BARU (SUAMIKU BEBAN DERITA)
52
AMPUN, BU!
53
TITIP YA, BANG!
54
NANTI EXPIRED
55
KURANG VITAMIN, 10 BULAN GAK DI KASIH MAKAN!
56
MEMBERI MAKAN ANAK BURUNG
57
END
58
PROMO KARYA BARU ( JANDA LABIL MEET BERONDONG DESA)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!