FRANS MENGALAMI MUAL

Pagi itu, Frans menghampiri ibunya yang sedang memasak di dapur. Berharap ibunya itu mau mengajaknya berbicara atau pun menjawab pertanyaannya.

"Pagi, bu.." Sapa pemuda itu sembari tersenyum pada ibunya. Tetapi yang di sapa sibuk pada irisan bawangnya tanpa menoleh apalagi membalas sapaan putranya itu.

"Selamat pagi ibuku.." Sapa Pras yang baru saja turun dari lantai atas bersama adik perempuannya.

"Pagi sayangnya ibu!" balas Bu Aida, ibu dari Pras, Frans dan juga si bungsu yang bernama Dinda.

Frans yang di abaikan sebulan belakangan ini, hanya menatap sedih pada ibu dan juga kakak adiknya. Sungguh, hati pemuda itu begitu terluka. Biasanya ibunya itu akan berbicara manis dan begitu lembut padanya. Tapi sekarang, jangankan menyapanya di sapa saja wanita separuh baya itu tidak sudi membalasnya.

"Huek.. Huek.." Frash yang merasakan mual langsung berlari ke tempat pencucian piring. Pria itu memuntahkan isi perutnya di waterbas tempat pencucian piring dapur itu.

"Abang kenapa?" Dinda, adik dari Pras dan juga Frans sendiri, segera mendekati kakaknya itu.

"Huek..!" lagi-lagi, Frans kembali muntah. Keringat jagung membasahi kening pemuda itu.

"Minum, bang!" Dinda memberikan segelas air pada kakak keduanya dan meminta kakaknya meminum air itu.

"Ibu masak apa sih? Kok bauk banget, bikin mual," Frans mengusap bibirnya dan menyeka keringat yang mengucur di dahinya.

Sungguh, perut pria itu serasa di aduk-aduk hingga terjungkir balik. Mencium aroma bawang yang di goreng oleh ibunya, sungguh membuat ia ingin muntah.

"Abang gimana sih? Orang ibu cuman goreng bawang, wangi banget tauk," kata Dinda dengan heran. Bahkan dahi gadis yang berumur 21 tahun itu berkerut karena tingkah kakaknya yang tiba-tiba berubah menjadi aneh.

"Jangan-jangan gadis malang itu mengandung anakmu, Frans?" Pras tersenyum mengejek pada Frans. "Sungguh malang nasip gadis itu, jika aku bertemu dengannya maka aku akan menjadikan dirinya sebagai istriku untuk menebus kesalahan dari saudaraku yang berhati binatang."

Fras termagu, benarkah gadis itu mengandung benihnya? lalu apa yang harus ia lakukan sekarang? Kemana ia harus mencari gadis itu?

Bayangan dosa selalu menghantui Frans, semenjak di marahi bahkan di jauhi oleh ibu serta saudaranya dan juga kehilangan Daily, pemuda itu tidak pernah lagi bersenang-senang di luar meskipun hanya sekedar minum-minum apalagi bermain dengan wanita liar yang kerap ia cari di club-club malam.

"Pras, Dinda, lanjutkan masakan ibu. Kepala ibu mendadak pusing, ibu istirahat dulu." Bu Aida mematikan kompor dan mencuci tangannya lebih dulu sebelum ia pergi dari area dapur rumah itu.

"Bu, Frans ingin bicara," ucap Frans pada ibunya itu. "Tolong dengarkan Frans, bu!" teriak pemuda itu dengan air matanya yang menetes.

"Ibu sudah bilang, bahwa dirinya sakit kepala. Jadi tidak usah kau ganggu," kata Pras. "Lebih baik kau cari gadis itu secepatnya. Jika benar seperti yang aku prediksikan, maka dia pasti akan semakin terpukul setelah mengetahui bahwa dirinya sedang mengandung." tambah Pras yang memang seorang dokter muda. Hanya saja, pria itu bukan dokter kandungan tentunya.

Dengan gusar, Frans pun pergi dari rumah itu. Ia mengendarai mobilnya tak tentu arah, tujuan Frans sebenarnya adalah mencari keberadaan Daily. Akan tetapi ia tidak tahu dimana gadis malang itu tinggal dan berada.

"Kemana aku harus mencari? Bahkan kota tetangga sudah aku kelilingi, tapi kamu gak juga aku temukan," lirih Frans. "Aku sungguh menyesal, aku benar-benar menyesal. Bang Pras memang benar, aku adalah manusia tak berhati, aku sama seperti bintang." Frans membenturkan kepalanya itu berulang-ulang pada stir kemudi mobilnya.

Di saat Frans sedang kalut, ponselnya yang ada di dalam saku celana jeans yang ia kenakan berdering.

"[Hallo, ada apa, Joe?]" tanya Frans dengan datar pada Jonathan yang ada di seberang telpon.

"[Kau di mana? Kenapa akhir-akhir ini kau tidak pernah datang ke kantor? Aku lelah mengurus perusahaan ini sendirian.]"

"[Aku sedang sibuk mencari gadis itu, jika kau lelah dan pusing maka tinggalkan saja perusahaan itu. Biarkan terlantar, untuk saat ini aku benar-benar tidak bisa memikirkan hal lain selain gadis yang telah aku siksa dan aku nodai. Aku pria bejat, aku bajingan, Joe!]" maki Frans pada dirinya sendiri.

Jonathan yang berada di seberang telpon begitu merasa iba dan kasihan pada Frans. Sejak awal Jonathan sudah memberi tahu bahwa gadis itu tampak berbeda, bahkan Jonathan sendiri begitu tidak tega saat melihat Daily yang dirinya kira adalah Daisy itu menangis terus menerus hingga membuat mata dan wajah gadis itu sembab.

.

.

.

Daily yang pingsan, segera di bawa ke klinik oleh warga dan juga Anton.

"Bagaimana keadaan cucu saya, dokter?" tanya Nek Lai yang menggenggam jemari Daily. Gadis malang itu baru saja sadar dari pingsannya.

"Selamat ya, cucu Nenek mengandung," kata dokter itu sembari mengulas senyum. "Saat ini, kandungannya sudah memasuki minggu ke lima." jelas dokter itu.

"Me-me-mengandung?" Daily tergagap. Perasaannya menjadi semakin kacau dan juga terluka.

Bagaimana ia akan menjalani hari-harinya setelah ini? Mengandung tanpa suami bahkan ia tidak tahu siapa pria itu, ia hanya mengenal rupa. Tapi dari yang di sebutkan oleh pria yang menolongnya nama pria yang telah menodai bahkan membuatnya hamil, pria itu bernama Frans. Itulah yang di ingat oleh Daily.

"Nenek, macam mana Daily akan melewati semua ini? Tuhan benar-benar indak adil pada Ai." Gadis itu menangis histeris di dalam dekapan Nek Lai.

"Sabar sayang, ada nenek yang akan selalu menemani, Ai. Ai jangan khawatir dan Ai pun indak boleh mengatakan Tuhan indak adil, percayalah bahwa suatu saat Tuhan akan memberikan Ai kebahagian yang panjang." Nek Lai ikut menitikan airmata, ternyata terkaannya kemarin benar. Cucunya itu benar-benar mengandung benih pria yang telah menodainya.

"Mau di apakan bayi ini, Nek? Ai benar-benar indak sanggung hidup seperti ini. Kenapa Tuhan indak cabut saja nyawa Ai?!" Tidak perduli ia berada di mana, yang pasti saat ini Daily sangat-sangat rapuh dan juga hancur.

Bila dengan cara bunuh diri bisa meringankan bebannya, mungkin gadis itu sudah melakukan bunuh diri. Tapi, ia begitu sadar bahwa dengan dirinya bunuh diri semua masalah dan derita tidak akan menjadi lebih baik. Sudah sulit di dunia, bahkan setelah mati dirinya akan sulit di alam kubur lantaran jasadnya tidak di terima. Nauzubillah!

Nek Lai terus mendekap tubuh cucunya dengan begitu erat. Wanita tua renta itu mencoba untuk menenangkan cucunya yang mengamuk. Di saat Daily merasa lebih baik, barulah Nek Lai melepaskan dekapannya.

"Menikahlah denganku, Daily. Aku akan menerima bayi yang kau kandung dengan sepenuh hatiku."

Suara pria yang baru memasuki ruangan itu sukses membuat Nek Lai dan juga Daily mengalihkan pandangan mereka pada pria yang datang.

Terpopuler

Comments

Dara Muhtar

Dara Muhtar

Pasti Anton yang menawarkan diri buat jadi Suaminya Daily

2023-02-01

0

Uthie

Uthie

Seru... lanjut 💪🤗

2022-10-25

0

@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ

@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ

untung nek lai gk punya riwayat Jakut jantung jadi gk sok tau daily lg hamil

2022-10-24

1

lihat semua
Episodes
1 AWAL - DAILY BUKAN DAISY
2 DI RENGGUT PAKSA SANG PRIA DURJANA
3 DAILY HILANG
4 FRANS TAK BERHATI
5 ANTARKAN SAYA PULANG, TUAN.
6 IBU TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN DIRIMU!
7 DI MANA DIA, BANG?
8 FRANS MENGALAMI MUAL
9 DAISY PULANG
10 MASA LALU DAISY 1
11 MASA LALU DAISY 2 (MENYESATKAN)
12 DAISY BERUBAH DEMI DAILY
13 TOLONG JANGAN LAGI, TUAN!
14 FRANS HILANG KESADARAN
15 CERITA PRAS PADA DAILY
16 KAMU PERNAH MENGIDAM?
17 BOLEH TIDAK, MENGINAP DISINI?
18 IBU KECEWA, FRANS. IBU GAGAL MENDIDIKMU!
19 MANTAPKAN HATIMU, AI!
20 JONATHAN TIDAK BERGUNA.
21 AKU KAN HANYA INGIN MENJENGUK ANAKKU!
22 FRANS BUKAN PRAS!
23 CARI WANITA ITU SAMPAI DAPAT!
24 JANGAN, FRANS!
25 DUNIAKU SEAKAN RUNTUH, DAILY
26 BOLEH GAK YA, KALAU AKU CIUM?
27 PAPA DAN MAMA ANAK KITA!
28 JANGAN TAKUT
29 HATI DAISY MASIH MILIKNYA
30 BANYAK SEKALI WANITANYA AYAHMU!
31 DAILY TIDAK TERIMA
32 RESTORAN BANYAK SAMPAH
33 INDAK BOLEH PERGI!
34 AYO IKUT!
35 PERGI KE KOTA C
36 JANGAN TERSENYUM!
37 TIDAK BOLEH, FRANS!
38 SYUKURLAH! BERARTI TUAN FRANS TIDAK DENGAR!
39 YANG KAMU KANDUNG BUKAN ANAK FRANS!?
40 HAHAHA! SAYA MENYUKAI KAMU?
41 KAKI AI PEGAL!
42 KEMBALI KE KOTA A
43 SAYA YANG MENGANDUNG ANAKNYA AJA GAK BANGGA!
44 DAILY DI CULIK
45 FRANS PANIK
46 DIA ADIKKU, JHON!
47 JANGAN KAK!
48 HANCURKAN TEMPAT INI!
49 STOP! KENAPA SEPERTI ITU, DOKTER?
50 SEDIKIT AJA, YANK!
51 PROMO KARYA BARU (SUAMIKU BEBAN DERITA)
52 AMPUN, BU!
53 TITIP YA, BANG!
54 NANTI EXPIRED
55 KURANG VITAMIN, 10 BULAN GAK DI KASIH MAKAN!
56 MEMBERI MAKAN ANAK BURUNG
57 END
58 PROMO KARYA BARU ( JANDA LABIL MEET BERONDONG DESA)
Episodes

Updated 58 Episodes

1
AWAL - DAILY BUKAN DAISY
2
DI RENGGUT PAKSA SANG PRIA DURJANA
3
DAILY HILANG
4
FRANS TAK BERHATI
5
ANTARKAN SAYA PULANG, TUAN.
6
IBU TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN DIRIMU!
7
DI MANA DIA, BANG?
8
FRANS MENGALAMI MUAL
9
DAISY PULANG
10
MASA LALU DAISY 1
11
MASA LALU DAISY 2 (MENYESATKAN)
12
DAISY BERUBAH DEMI DAILY
13
TOLONG JANGAN LAGI, TUAN!
14
FRANS HILANG KESADARAN
15
CERITA PRAS PADA DAILY
16
KAMU PERNAH MENGIDAM?
17
BOLEH TIDAK, MENGINAP DISINI?
18
IBU KECEWA, FRANS. IBU GAGAL MENDIDIKMU!
19
MANTAPKAN HATIMU, AI!
20
JONATHAN TIDAK BERGUNA.
21
AKU KAN HANYA INGIN MENJENGUK ANAKKU!
22
FRANS BUKAN PRAS!
23
CARI WANITA ITU SAMPAI DAPAT!
24
JANGAN, FRANS!
25
DUNIAKU SEAKAN RUNTUH, DAILY
26
BOLEH GAK YA, KALAU AKU CIUM?
27
PAPA DAN MAMA ANAK KITA!
28
JANGAN TAKUT
29
HATI DAISY MASIH MILIKNYA
30
BANYAK SEKALI WANITANYA AYAHMU!
31
DAILY TIDAK TERIMA
32
RESTORAN BANYAK SAMPAH
33
INDAK BOLEH PERGI!
34
AYO IKUT!
35
PERGI KE KOTA C
36
JANGAN TERSENYUM!
37
TIDAK BOLEH, FRANS!
38
SYUKURLAH! BERARTI TUAN FRANS TIDAK DENGAR!
39
YANG KAMU KANDUNG BUKAN ANAK FRANS!?
40
HAHAHA! SAYA MENYUKAI KAMU?
41
KAKI AI PEGAL!
42
KEMBALI KE KOTA A
43
SAYA YANG MENGANDUNG ANAKNYA AJA GAK BANGGA!
44
DAILY DI CULIK
45
FRANS PANIK
46
DIA ADIKKU, JHON!
47
JANGAN KAK!
48
HANCURKAN TEMPAT INI!
49
STOP! KENAPA SEPERTI ITU, DOKTER?
50
SEDIKIT AJA, YANK!
51
PROMO KARYA BARU (SUAMIKU BEBAN DERITA)
52
AMPUN, BU!
53
TITIP YA, BANG!
54
NANTI EXPIRED
55
KURANG VITAMIN, 10 BULAN GAK DI KASIH MAKAN!
56
MEMBERI MAKAN ANAK BURUNG
57
END
58
PROMO KARYA BARU ( JANDA LABIL MEET BERONDONG DESA)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!