DAISY PULANG

"Menikahlah denganku, Daily. Aku akan menerima bayi yang kau kandung dengan sepenuh hatiku." Anton yang mendengar semua perkataan Nek Lai dan Daily, segera melangkah masuk dan mengutarakan niatnya.

"Kamu bilang apa, Nak Anton?" Nek Lai menatap wajah Anton dengan intens.

"Anton serius, Nek. Anton mau menikahi Daily dan menganggap anak yang Daily kandung sebagai anak Anton sendiri, Anton indak perduli dari mana asalnya anak itu!" tunjuk Anton pada Daily yang terus-terusan menatapnya.

"Ai, kau dengar itu sayang? Anton ingin menikahi mu," kata Nek Lai pada cucunya.

"Maaf, Ai indak mau menikah. Apalagi membebankan orang lain atas apa yang menimpa Ai," ucap Daily dengan pelan.

Sungguh, gadis itu benar-benar tidak mencintai Anton. Ia menganggap pemuda itu sebagai kakaknya, tidak pernah terpikir olehnya akan menikah dan menjadi istri dari Anton. Terlebih lagi, menikah karena keadaan dirinya yang saat ini seperti itu. Daily tidak mau, orang-orang mengatakan dirinya memanfaatkan Anton yang memang begitu baik.

"Kenapa, Ai? Sudah sejak dulu abang menyukai dirimu, abang mencintai mu sejak lama, Ai. Dan sekarang, abang ingin kau menjadi istri abang. Kira rawat anak yang kau kandung sama-sama."

Anton mendekati Daily mencoba untuk menyentuh gadis malang itu. Baru saja menyentuh tangannya, Daily sudah berteriak-teriak.

"Jangan.." pekik gadis remaja. "Tolong, jangan sentuh Ai. Ai mohon.." gadis malang itu memohon pada Anton.

"Ai, ini aku," ucap Anton. "Ini Bang Anton, Ai." hati Anton dan Nek Lai begitu sedih melihatnya, kini Daily begitu takut di dekati oleh pria. Bahkan dengan orang-orang terdekat di komplek Cisalak sekalipun.

"Aku Daily bukan Daisy.. Tolong jangan sentuh!" teriak gadis itu.

"Baiknya, kalau bicara dengan Daily jangan menyentuhnya dan juga terlalu dekat, Nak Anton. Sepertinya Daily mengalami trauma dan stress berat." Nek Lai menatap sedih pada cucunya.

Anton pun paham, pemuda itu keluar dari ruangan rawat itu agar Daily tenang.

Setelah Anton keluar, Daily kembali tenang. "Nek, Laki-laki itu datang lagi. Dia sentuh tangan, Ai," kata Daily dengan pelan.

Bagaimana? Bukankah awalnya gadis itu bicara baik-baik pada Anton. Tapi kenapa setelah di sentuh, gadis itu malah mengamuk? Apakah dia mengingat kejadian memilukan itu saat itu?

Sepertinya kejiwaan Daily benar-benar sakit dan terganggu saat ini.

"Sabar sayang, Nenek indak akan membiarkan dia mendekati Daily lagi. Nenek akan menjaga Ai sepanjang waktu," kata Nek Lai sembari memeluk kepala cucunya.

.

.

.

Beberapa hari kemudian, Daisy pulang ke rumah Nek Lai untuk memberikan uang belanja pada neneknya itu.

"Nek, ini uang belanja untuk dua bulan ke depan," Kata Daisy kepada Sang Nenek.

"Nenek dan Daily indak pernah butuh uangmu, Sy." Nek Lai menatap wajah cucu sulungnya. "Baiknya berhentilah bekerja di tempat itu, Sy. Lihatlah adikmu menjadi korban dendam seseorang karena ulah mu. Bahkan kini dia mengandung tanpa suami." Wanita tua renta itu menangis sedih kala mengingat derita dan luka yang di rasakan oleh Daily.

"Daily mengandung?" Daisy segera berlari memasuki kamar adiknya.

Nek Lai pikir, Daisy akan sedih atas apa yang menimpa adiknya. Nyatanya, gadis itu malah menertawakan nasip Daily.

"Ai, kau hamil?" tanya Daisy sembari mendaratkan bokongnya di tepian ranjang sang adik. Daily yang di tanya oleh Sang kakak hanya mengangguk pelan. "Hahaha.. Malang sekali nasip mu, Ai." Daisy tertawa dengan keras.

Tak ada sedikitpun rasa iba dan kasihan di hati Daisy untuk adiknya. Ia malah menertawakan penderitaan adiknya itu.

"Baiknya, gugur kan saja janin itu. Lalu kau ikut kakak bekerja, dari pada seperti ini. Hamil tidak ada suami, bikin repot saja," kata Daisy. Gadis itu malah mengajak adiknya masuk ke dalam lumpur hitam yang penuh dengan ke maksiatan.

"Jangan pernah berpikir bahwa Ai akan menggugurkan anak indak berdosa ini dan ikut dengan kakak," kata Daily dengan pelan. "Sampai kapanpun Ai akan tetap mempertahankan janin ini meskipun nyawa Ai yang menjadi taruhan." Daily menatap wajah kakaknya yang terus tersenyum mengejek padanya.

"Bodoh! Mempertahankan bayi yang ayahnya tidak jelas kok mau?" Daisy begitu heran dengan pola berpikir nenek dan juga adiknya. Apa yang sebenarnya kedua orang itu inginkan? Di ajak hidup enak kok tidak mau.

"Ai ingat siapa yang melakukan semua ini, kak. Jangan bilang ayahnya indak jelas, karena yang menjamah tubuh Ai hanya satu orang. Bukan banyak lelaki hidung belang macam kakak," kata-kata pedas dan beruba sindiran itu di lemparkan Daily pada kakaknya.

Plak!

Mendengar perkataan adiknya, Daisy tidak terima dan langsung melayangkan tamparan keras di pipi mulus adiknya.

"Jaga bicaramu, Daily! Dulu, dari mana kalian makan jika bukan karena pekerjaan kakak? Dari mana biaya untuk membeli obat nenek di kala dirinya sakit?"

"Jika nenek tahu dari mana uang yang kau berikan, nenek indak akan pernah menerimanya, Daisy. Indak akan pernah!" Nek Lai semakin menangis sedih. "Pekerjaanmu itu indak baik Daisy. Nenek mohon tolong hentikan, lihatlah adikmu! Ini semua adalah teguran dari Tuhan."

Nasip Daisy dulu, lebih buruk dari Daily saat ini. Masa lalu kelam itulah yang membuat Daisy terjun ke lubang hitam lantaran tidak sanggup menerima beban hidupnya yang begitu berat. Dari situ pula lah, Daisy tidak lagi percaya dengan adanya keadilan Tuhan. Ia menganggap Tuhan begitu tidak adil pada dirinya, dan kini kejadian buruk itu terulang lagi kepada adiknya.

Terpopuler

Comments

Dara Muhtar

Dara Muhtar

Lanjut Thor 💪 💪

2023-02-01

0

@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ

@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ

apa dulu Daisy juga pernah di leceh kan maka nya sekarang dia jadi wanita penghibur

2022-10-26

1

Poetree Feetria Natazha

Poetree Feetria Natazha

Kasihan juga sebenarnya daisy jd rusak juga Karena trauma dilecehkan makanya menjadi rusak tdk percaya dgn keadilan...semoga Aja Ada keadilan utk daily Dan sembuh dr trauma nya

2022-10-26

2

lihat semua
Episodes
1 AWAL - DAILY BUKAN DAISY
2 DI RENGGUT PAKSA SANG PRIA DURJANA
3 DAILY HILANG
4 FRANS TAK BERHATI
5 ANTARKAN SAYA PULANG, TUAN.
6 IBU TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN DIRIMU!
7 DI MANA DIA, BANG?
8 FRANS MENGALAMI MUAL
9 DAISY PULANG
10 MASA LALU DAISY 1
11 MASA LALU DAISY 2 (MENYESATKAN)
12 DAISY BERUBAH DEMI DAILY
13 TOLONG JANGAN LAGI, TUAN!
14 FRANS HILANG KESADARAN
15 CERITA PRAS PADA DAILY
16 KAMU PERNAH MENGIDAM?
17 BOLEH TIDAK, MENGINAP DISINI?
18 IBU KECEWA, FRANS. IBU GAGAL MENDIDIKMU!
19 MANTAPKAN HATIMU, AI!
20 JONATHAN TIDAK BERGUNA.
21 AKU KAN HANYA INGIN MENJENGUK ANAKKU!
22 FRANS BUKAN PRAS!
23 CARI WANITA ITU SAMPAI DAPAT!
24 JANGAN, FRANS!
25 DUNIAKU SEAKAN RUNTUH, DAILY
26 BOLEH GAK YA, KALAU AKU CIUM?
27 PAPA DAN MAMA ANAK KITA!
28 JANGAN TAKUT
29 HATI DAISY MASIH MILIKNYA
30 BANYAK SEKALI WANITANYA AYAHMU!
31 DAILY TIDAK TERIMA
32 RESTORAN BANYAK SAMPAH
33 INDAK BOLEH PERGI!
34 AYO IKUT!
35 PERGI KE KOTA C
36 JANGAN TERSENYUM!
37 TIDAK BOLEH, FRANS!
38 SYUKURLAH! BERARTI TUAN FRANS TIDAK DENGAR!
39 YANG KAMU KANDUNG BUKAN ANAK FRANS!?
40 HAHAHA! SAYA MENYUKAI KAMU?
41 KAKI AI PEGAL!
42 KEMBALI KE KOTA A
43 SAYA YANG MENGANDUNG ANAKNYA AJA GAK BANGGA!
44 DAILY DI CULIK
45 FRANS PANIK
46 DIA ADIKKU, JHON!
47 JANGAN KAK!
48 HANCURKAN TEMPAT INI!
49 STOP! KENAPA SEPERTI ITU, DOKTER?
50 SEDIKIT AJA, YANK!
51 PROMO KARYA BARU (SUAMIKU BEBAN DERITA)
52 AMPUN, BU!
53 TITIP YA, BANG!
54 NANTI EXPIRED
55 KURANG VITAMIN, 10 BULAN GAK DI KASIH MAKAN!
56 MEMBERI MAKAN ANAK BURUNG
57 END
58 PROMO KARYA BARU ( JANDA LABIL MEET BERONDONG DESA)
Episodes

Updated 58 Episodes

1
AWAL - DAILY BUKAN DAISY
2
DI RENGGUT PAKSA SANG PRIA DURJANA
3
DAILY HILANG
4
FRANS TAK BERHATI
5
ANTARKAN SAYA PULANG, TUAN.
6
IBU TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN DIRIMU!
7
DI MANA DIA, BANG?
8
FRANS MENGALAMI MUAL
9
DAISY PULANG
10
MASA LALU DAISY 1
11
MASA LALU DAISY 2 (MENYESATKAN)
12
DAISY BERUBAH DEMI DAILY
13
TOLONG JANGAN LAGI, TUAN!
14
FRANS HILANG KESADARAN
15
CERITA PRAS PADA DAILY
16
KAMU PERNAH MENGIDAM?
17
BOLEH TIDAK, MENGINAP DISINI?
18
IBU KECEWA, FRANS. IBU GAGAL MENDIDIKMU!
19
MANTAPKAN HATIMU, AI!
20
JONATHAN TIDAK BERGUNA.
21
AKU KAN HANYA INGIN MENJENGUK ANAKKU!
22
FRANS BUKAN PRAS!
23
CARI WANITA ITU SAMPAI DAPAT!
24
JANGAN, FRANS!
25
DUNIAKU SEAKAN RUNTUH, DAILY
26
BOLEH GAK YA, KALAU AKU CIUM?
27
PAPA DAN MAMA ANAK KITA!
28
JANGAN TAKUT
29
HATI DAISY MASIH MILIKNYA
30
BANYAK SEKALI WANITANYA AYAHMU!
31
DAILY TIDAK TERIMA
32
RESTORAN BANYAK SAMPAH
33
INDAK BOLEH PERGI!
34
AYO IKUT!
35
PERGI KE KOTA C
36
JANGAN TERSENYUM!
37
TIDAK BOLEH, FRANS!
38
SYUKURLAH! BERARTI TUAN FRANS TIDAK DENGAR!
39
YANG KAMU KANDUNG BUKAN ANAK FRANS!?
40
HAHAHA! SAYA MENYUKAI KAMU?
41
KAKI AI PEGAL!
42
KEMBALI KE KOTA A
43
SAYA YANG MENGANDUNG ANAKNYA AJA GAK BANGGA!
44
DAILY DI CULIK
45
FRANS PANIK
46
DIA ADIKKU, JHON!
47
JANGAN KAK!
48
HANCURKAN TEMPAT INI!
49
STOP! KENAPA SEPERTI ITU, DOKTER?
50
SEDIKIT AJA, YANK!
51
PROMO KARYA BARU (SUAMIKU BEBAN DERITA)
52
AMPUN, BU!
53
TITIP YA, BANG!
54
NANTI EXPIRED
55
KURANG VITAMIN, 10 BULAN GAK DI KASIH MAKAN!
56
MEMBERI MAKAN ANAK BURUNG
57
END
58
PROMO KARYA BARU ( JANDA LABIL MEET BERONDONG DESA)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!