Episode 17

"Dia benar-benar lucu."Batin Kiara sejenak melupakan masalah nya.

Sebenarnya Bima adalah sosok laki-laki idaman bagi Kiara,dia baik, perhatian, lembah-lembut dan juga sangat manis, tapi ya mau bagaimana lagi, status nya sekarang sudah menjadi istri orang lain ya itu adalah Ardan sepupunya Bima sendiri.

Kiara pun membuang jauh-jauh pikiran dan perasaan yang ada di hati nya dan mencoba untuk selalu sadar akan posisi nya sekarang.

Ia pun kembali merebahkan tubuhnya di kasur dan menarik selimut kemudian memejamkan mata nya.

Namun, tanpa mereka ketahui Ardan mengetahui semua yang mereka lakukan di dalam kamar itu, karena setiap ruangan terpasang kamera tersembunyi sudah sejak lama.

"Hah, wanita ******."Lirih Ardan yang kemudian membanting laptop nya dan menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya.

Entah apa yang di rasakan Ardan saat ini yang jelas rasa bencinya semakin membesar terhadap Kiara.

Keesokan harinya.

Ardan bangun lebih pagi, dia kembali menyendiri di kolam ikan belakang Fila.

Menatap air kolam yang sudah keruh itu dan seperti nya banyak lumut yang seharusnya di bersihkan tetapi pak Muh, tukang kebun di rumah nya sedang ijin sakit.

Dari sini timbul lah akal jahat nya lagi untuk mengerjai Kiara.

"Hey kau."Ucap nya kepada bodyguard yang tadi mengantarkan nya ke kolam itu.

"Iya tuan muda."Jawab bodyguard tersebut.

"Bawa wanita itu kemari."Ucap Ardan.

"Baik tuan."Jawab bodyguard tersebut yang kemudian pergi mencari Kiara.

Setelah beberapa menit kemudian, bodyguard tersebut pun datang dengan membawa Kiara di samping nya.

"Kau boleh pergi."Ucap Ardan kepada bodyguard nya.

Tampa basa-basi bodyguard itu pun meningal kan Kiara dan Ardan di sana.

"Ada apa?"Tanya Kiara.

"Bagaimana tadi malam? Apa itu enak?"Tanya Ardan sambil tersenyum miring.

"Ya seperti yang kau lihat."Jawab Kiara tak pernah kapok.

"Wanita ******, tetap lah ******."Ucap Ardan lagi.

"Apa maksud mu?"Ucap Kiara menatap Ardan dengan tatapan bingung.

"Apa sepupu ku cukup baik memperlakukan mu? Ingat jangan coba-coba memanfaatkan kebaikan nya, aku jijik melihat mu."Ucap Ardan yang kemudian mengalihkan pandangannya dari Kiara.

"Aku tidak pernah memanfaatkan siapa pun, benar kata mu, aku cukup menikmati kebaikan nya, dia ternyata jauh berbeda dengan mu, kau kejam dan dia baik."Jawab Kiara yang emosi karena ucapan Ardan yang mengatakan dirinya ******.

"Berani sekali kau, aku meningal kan mu di jalan, memberikan mu pelajaran, bukan menyuruh mu mencari perhatian."Ucap Ardan terlihat menahan emosi.

"Lalu, apa yang harus aku lakukan? Jika dia tidak datang malam tadi, mungkin aku sudah mati."Jawab Kiara yang kondisinya juga sangat kecewa dengan perbuatan Ardan yang hampir membunuh nya.

"Cukup! Perlawanan mu itu sudah cukup membuktikan jika kau bukan perempuan yang patuh, dan aku tidak akan memberikan simpati kepada mu lagi."Ucap Ardan.

"Apa maksud mu?"Tanya Kiara lagi.

"Kau lihat kolam itu?"Ucap Ardan menujuk kolam ikan nya.

"I,iya."Ucap Kiara.

"Bersihkan, sampai bersih, jika tidak kau akan tau bagaimana aku menghukum mu."Ucap Ardan lagi.

"Apa kau gila?!"Ucap Kiara kaget dengan ucapan Ardan.

"Ini hukuman, untuk orang yang tidak mendengar kan perkataan ku, lain kali patuh lah dan jangan mencari perhatian dari orang lain,maka aku akan memberikan kelonggaran, cepat bersihkan kolam nya."Ucap Ardan dengan wajah datar nya yang tak pernah tersenyum sedikit pun.

"Tapi, aku tidak bisa."Ucap Kiara takut melihat ikan-ikan yang besar itu.

"Satu."Ucap Ardan menghitung dengan jari nya.

Kiara yang ketakutan akan di beri hukuman lebih berat lagi pun dengan cepat melakukan perintah Ardan.

"Baik,baik lah."Ucap nya sambil berjalan mendekati kolam ikan itu dan mulai menyingkirkan sampah dan juga rumput yang ada di tepian kolam ikan.

"Bagus."Ucap Ardan yang kini mengamati Kiara yang sedang melakukan pekerjaan nya.

Hari ini Ardan bebas menyiksa Kiara kerna Bima sedang tidak ada di Fila, ia sangat sibuk dengan pekerjaan nya sehingga pagi-pagi lagi dia sudah keluar dari Fila.

Matahari semakin terik,kini Kiara terlihat sangat lelah, sementara itu Ardan terlihat sangat senang melihat Kiara menderita.

"Hentikan."Ucap Ardan yang melihat matahari mulai menyengati kulit Kiara.

"Ada apa?"Tanya Kiara bingung karena Ardan tiba-tiba meminta nya berhenti.

"Masuk dan mandi lah."Ucap nya lagi.

"Benar kah?"Tanya Kiara kaget bercampur senang.

"Cepat sebelum aku berubah pikiran."Jawab Ardan Tampa menatap Kiara.

Tampa basa-basi lagi, Kiara berdiri dan berjalan pergi meninggalkan kolam tersebut dan masuk ke dalam Fila melalui pintu belakang.

"Akhirnya, dia bersimpati juga."Ucap Kiara berjalan masuk ke dalam kamar nya dan hendak mandi.

Sementara itu Ardan malah bingung karena Kiara pergi tanpa membawa dirinya, dan meningal kan dirinya sendiri di sana.

"Perempuan ****** itu!"Ucap Ardan memukul keras kaki nya.

Di sini author pun kebingungan siapa yang sebenarnya salah.

Next

Di sisi lain.

"Oke, selamat bekerja sama."Ucap Bima kepada klien nya yang ada di kantor cabang nya.

"Terima kasih pak Bima,saya benar-benar tidak menyangka bisa bekerja sama dengan perusahaan bapak."Ucap laki-laki tersebut menyambut uluran tangan Bima.

"Begitu juga sebaliknya pak Jafin."Ucap Bima.

Ya, orang yang saat ini menjadi rekan kerja sama nya Bima adalah Jafin.

"Kakau begitu saya permisi dulu, ucap Bima kepada Jafin.

"Mari saya antar pak."Jawab Jafin dengan sopan nya.

"Iya, terima kasih."Jawab Bima.

Setelah Bima keluar dari perusahaan Jafin Fany pun datang menghampiri Jafin.

"Sayang bagaimana?"Tanya Fany dengan senyum gatal nya.

"Berhasil, pak Bima mau bekerja sama dengan perusahaan kita."Ucap Jafin kepada Fany.

"Benarkah? Jadi kapan kita akan mengelar resepsi pernikahan kita?"Tanya Fany terlihat tidak sabar.

"Segera sayang."Jawab Jafin sambil mengelus rambut Fany.

"Aku ingin pesta yang sangat megah."Ucap Fany merengek-rengek kepada Jafin.

"Baik lah kalau begitu, kau tinggal pilih gaun indah mana dan dekorasi apa yang kau suka aku hanya menuruti mu saja."Ucap Jafin dengan senang nya.

"Baik lah, aku mencintaimu."Ucap Fany girang karena mendapat kan apa yang dia inginkan.

Mereka memang sudah menikah namun mereka belum mengelar resepsi nya.

"Sayang, apa kau mendapatkan kabar tentang Kiara?"Tanya Fany kepada Jafin.

"Kiara? Apakah dia sudah meningal?"Tanya Jafin.

"Tidak bukan itu, dia sekarang sudah sembuh dan sudah keluar dari rumah sakit."Ucap Fany sambil memainkan dasi Jafin.

"Benar kah? Kau mendapatkan berita ini dari mana?"Tanya Jafin kaget.

"Mengapa kau panik? Aku bahkan belum menceritakan semua nya."Ucap Fany terlihat biasa-biasa saja.

Bersambung ….

Terpopuler

Comments

ulfa lingga

ulfa lingga

laki anjing
malas baca novel ga bermoral

2025-02-16

0

Andi Irawan

Andi Irawan

😅😅😅😅🤣🤣🤣🤣🤣😂😂😂😂kapok

2025-01-27

0

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

MLH KERJASAMA DGN SI PRIA PENGHIANAT TU BIMA

2024-06-30

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 01
2 Episode 02
3 Episode 03
4 Episode 04
5 Episode 05
6 Episode 06
7 Episode 07
8 Episode 08
9 Episode 09
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88 TAMAT
89 Salam hangat dari author.
90 promosi Karya Baru
91 Ada Informasi Karya Baru Lagi Nih
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Episode 01
2
Episode 02
3
Episode 03
4
Episode 04
5
Episode 05
6
Episode 06
7
Episode 07
8
Episode 08
9
Episode 09
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88 TAMAT
89
Salam hangat dari author.
90
promosi Karya Baru
91
Ada Informasi Karya Baru Lagi Nih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!