Episode 08

Keesokan harinya.

"Sayang,kau sudah bangun?"Ucap mama El yang datang ke ruang rawat Kiara sambil menenteng sarapan di tangan nya.

"Mama."Ucap Kiara dengan senyum hambar nya.

"Sayang, sudah ya, jangan terlalu di pikir kan lagi."Ucap mama El berusaha menyembunyikan rasa khawatir nya karena hari ini adalah hari ketujuh dari perjanjian tersebut.

"Ma,aku setuju dengan syarat mereka."Ucap Kiara kepada mama nya.

Dan tepat saat itu papa Bian masuk ke dalam ruangan itu.

"Sayang,apa papa tidak salah dengar? Kau menyetujui syarat nya?"Tanya papa Bian kepada Kiara.

"Iya pa,dan aku sudah memikirkan nya dengan baik-baik."Ucap Kiara.

Meskipun sedih akan keputusan nya, Kiara berusaha tetap tegar di hadapan mama dan papa nya.

"Sayang terima kasih banyak."Ucap papa Bian berpura-pura bahagia.

Mereka tau keputusan Kiara adalah keputusan nya sendiri, dan bentuk tanggung jawabnya sendiri, oleh sebab itu lah papa dan mama nya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali berbohong.

Mama dan papa Kiara pun memeluk erat tubuh Kiara sambil menyembunyikan rasa sedih yang mereka rasakan.

Setelah persetujuan itu di ucap oleh Kiara papa Bian pun memutuskan untuk menelpon Ardan.

"Ternyata mereka menepati janji."Batin Ardan tersenyum miring menatap layar ponselnya.

Seminggu kemudian.

Pernikahan Ardan dan Kiara di langsung kan secara tertutup dan tidak ada acara mewah sedikit pun.

Bahkan kakak dari Kiara pun tidak di beri kabar oleh papa dan mama Kiara.

"Pernikahan yang aku impikan ternyata tidak nyata."Batin Kiara yang kini berdiri menatap ke luar jendela sebuah kamar yang di penuhi cahaya redup.

Dan hari itu juga Kiara di bawa oleh Ardan tingal di Fila pribadi nya tidak satu mansion dengan mama Ulan tentu nya.

Di Fila mewah itu hanya ada mereka berdua dan dua orang maid saja.

Hari ini adalah hari pertama Kiara tingal di mansion tersebut.

"Tutup jendela nya, aku tidak suka keterangan."Ucap Ardan yang baru masuk ke dalam kamar nya dengan kursi roda.

Kiara menoleh menatap pemilik suara tersebut.

"Baik lah."Ucap Kiara yang kemudian menutup jendela kamar itu.

"Masak, aku lapar."Ucap Ardan lagi.

"Ma-masak? Bagaimana caranya masak? Aku sama sekali tidak pernah memasak."Ucap Kiara kepada Ardan.

Ya sebagai wanita karir dan juga seorang CEO dari perusahaan nya, Kiara memang lah Tidak bisa memasak karena ia hanya tau berbisnis saja dan memiliki kemampuan besar dalam hal itu tapi tidak dengan memasak.

"Apa ini yang namanya seorang istri?"Ucap Ardan kepada Kiara.

"Siapa yang menyuruh mu memilih aku sebagai istri?"Jawab Kiara berani.

"Ouhh, baik lah, kau berani melawan ku, dengar, kau hanya wanita bodoh yang di jual keluarga mu pada ku, sebaiknya jangan banyak tingkah apa lagi melawan ku!"Bentak Ardan kepada Kiara.

Kiara terdiam, ia tau memang sekarang setatus dirinya hanya wanita yang di jual meskipun itu tidak nyata di hati nya.

"Tapi aku mengatakan yang sebenarnya."Jawab Kiara lagi.

Ardan menatap marah dan benci ke arah Kiara,ia mengambil sesuatu dari dalam laci nakas sampaing tempat tidur nya.

"Ke sini kau!"Ucap Ardan dengan tatapan tajam.

"Tidak,aku tidak mau."Ucap Kiara menatap takut benda yang ada di tangan Kiara.

Ardan mengambil ponsel nya dan mengubungi dua bodyguard nya.

Tidak lama kemudian bodyguard tersebut pun datang ke kamar Ardan.

"Boss memgangil kami? Ada tugas apa boss?"Ucap salah satu dari dua bodyguard tersebut.

"Bawa dia ke gudang dan cambuk dia."Ucap Ardan meleparkan cambuk Yang ada di tangan nya kepada bodyguard itu.

"Tidak, maaf kan aku, jangan lakukan itu aku mohon!"Ucap Kiara ketakutan.

"Memaafkan mu? Tidak akan!"Ucap Ardan menatap marah ke arah Kiara.

Kedua bodyguard nya Ardan pun menyeret paksa Kiara untuk di bawa ke gudang dan di siksa.

Tidak perduli seberapa kuat Kiara memberontak dan menangis ia tetap lah di siksa selama satu jam penuh.

Dua maid yang mendengar jeritan Kiara hanya bisa bergidik ngeri akan kekejaman Ardan.

Satu jam pun akhirnya berlalu,kini Kiara di tingal kan di dalam gudang itu setelah di siska oleh bodyguard Ardan.

"Ya Tuhan, sebenarnya apa salah ku? Mengapa dia sekejam ini kepada ku?"Batin Kiara sambil menangis memeluk lutut nya.

Badan nya terasa sakit semua, kaki dan lengan nya terlihat merah-merah akibat bekas cambuk itu.

Kiara tidak pernah menyangka jika dirinya akan di siksa seperti ini oleh suaminya.

Karena rasa lelah dan juga sakit di badan nya Kiara pun tertidur lelap di gudang kotor penuh debu itu.

Sementara itu Ardan termenung di dalam kamar nya menatap foto seorang wanita yang sampai kini masih menjadi wallpaper ponsel nya.

"Aku mencintaimu Alina, jangan harap kau bisa pergi dari ku, jika aku bisa sembuh aku akan membuat mu kembali ke pelukan ku."Ucao Ardan sambil menatap foto tersebut.

Ternyata Ardan masih saja mencintai Alina, ia menikah dengan Kiara hanya untuk menjadi kan Kiara perawat sekali Gus balas dendam akan diri Kiara yang telah membuat nya lumpuh.

Tapi di sisi lain ia juga penasaran dengan masalah antara Kiara dan juga sahabat Kiara, ya itu Fany, yang hampir membunuh Kiara di rumah sakit tempo hari.

"Mengapa wanita itu terlihat membenci nya? Tapi sudah lah, biar kan saja,itu seperti nya bukan urusan ku, urusan ku adalah balas dendam akan penderitaan ku yang terjadi karena dia."Ucao Ardan sambil tersenyum miring.

Ia pun memilih untuk tidur dan meminta salah satu maid untuk membantu nya naik ke kasur.

"Tuan muda, bukan kah ini malam pertama tuan muda dan nyonya Kiara?"Tanya maid tersebut kasihan kepada Kiara dan berharap Ardan akan melepas kan nya dari gudang itu.

"Lalu apa urusan mu dengan semua itu? Apa kau sudah bosan bekerja di sini?"Tanya Ardan dengan nada marah."Maaf tuan muda maaf."Ucap maid tersebut ketakutan.

Setelah membantu Ardan untuk naik ke atas kasur maid itu pun bergegas keluar dari dalam kamar Ardan.

Sejak Lumpuh kamar Ardan kini berada di lantai bawah.

"Bagaimana ini aku sangat kasihan terhadap nyonya muda."Ucap maid yang tadi membantu Ardan untuk naik ke kasur nya.

"Aku juga, bagaimana jika diam-diam kita masuk ke gudang,bawa kan selimut dan juga obat p3k untuk mengobati luka nya."Ucap maid itu.

"Tapi apa ini tidak akan ketahuan?"Tanya maid itu.

"Jangan sampai, dan kau juga bawa makanan untuk nyonya."Ucap maid itu kepada teman nya.

Mereka berdua oun akhirnya diam-diam membuka kunci gudang tersebut dengan membawa selimut,obat dan sedikit makanan untuk Kiara.

Bersambung ….

Terpopuler

Comments

Diny Julianti (Dy)

Diny Julianti (Dy)

masa hrs dicambuk, jahat bgt

2025-03-17

1

Pichaacha

Pichaacha

klo ga gini ga seru, wkwkwkw

2024-12-25

0

Miss Typo

Miss Typo

kau akan menyesal Ardan, bucin suatu saat nanti

2024-07-29

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 01
2 Episode 02
3 Episode 03
4 Episode 04
5 Episode 05
6 Episode 06
7 Episode 07
8 Episode 08
9 Episode 09
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88 TAMAT
89 Salam hangat dari author.
90 promosi Karya Baru
91 Ada Informasi Karya Baru Lagi Nih
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Episode 01
2
Episode 02
3
Episode 03
4
Episode 04
5
Episode 05
6
Episode 06
7
Episode 07
8
Episode 08
9
Episode 09
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88 TAMAT
89
Salam hangat dari author.
90
promosi Karya Baru
91
Ada Informasi Karya Baru Lagi Nih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!