"Ma, Pa. Steve mau ke kamar mandi dulu."
Kedua orang tuanya menganggukkan kepalanya. Steve langsung melenggang pergi memasuki kamar mandi untuk membuang hajatnya.
Sementara Alina dan juga kedua orang tuanya saling bercengkrama dan terlihat begitu akrab. Bahkan mereka tertawa bersama.
Tuan Mahes benar-benar bahagia melihat istrinya yang nampak begitu bahagia mendapatkan menantu Alina.
***
Di villa.
Alka, Raja, Alfian dan Nando sudah berkumpul di ruang tamu.
"Tidak ada Steve rasanya tak seru," ucap Alka.
"Biar saja dia pulang. Orang tuanya sedang di rumah dan menyuruhnya pulang. Kasihan juga Alina jika di tinggal Steve sendiri bersama kedua orang tuanya," Raja menimpali.
Alka memperhatikan teman-temannya yang terlihat kecewa. Sementara Nando hanya diam tak mengeluarkan sepatah katapun.
Sofia sejak tadi terus saja menatap Nando dengan genit. Membuat pria itu menjadi begitu risih. Raja yang memperhatikan gerak-gerik Sofia sejak tadi pun juga merasa risih melihat kekasih sahabatnya itu terus mencari perhatian pada Nando.
"Apa Kau bisa menjaga matamu itu, Sofi? Sedari tadi Kau terus saja menatap Nando. Kau itu sudah punya kekasih. Kau mau jika Steve salah paham lagi?!" tegur Raja karena terlalu geram.
Pandangan Sofi beralih pada Raja. Wanita itu menatapnya sinis. "Aku kan punya mata. Salah ya, jika Aku menatap Nando?! Jangan ikut campur dengan hubungan ku!"
Raja memutar kedua bola matanya jengah. Pria itu memilih diam tak menanggapi ucapan Sofia. Dia tak ingin memperpanjang perdebatan ini.
"Sudah. Jangan berdebat. Tidak apa-apa Steve tak ikut liburan kali ini. Lain kali kita bisa mengajaknya lagi. Lebih baik sekarang kita menikmati liburan kita saat ini." Alka tersenyum menatap kawan-kawannya.
"Benar apa yang Alka katakan. Lebih baik Besok kita pergi jalan-jalan ke tempat yang Alka rekomendasikan kepada kita. Sepertinya tempat itu menarik," sahut Alfian. Merekapun menganggukkan kepalanya.
Mereka semua mempercayai Alka tentang liburan yang akan mereka lalui di sini. Pria itu begitu mahir dalam mencari tempat liburan yang asik.
"Yasudah. Kalau begitu Aku mau ke kamar," ucap Nando dan langsung menuju ke kamarnya. Pria itu sudah terlalu lelah dan juga sudah mengantuk.
Alka, Alfian dan juga Raja menganggukkan kepalanya. Alka dan Alfian juga memasuki kamarnya. Sementara Raja masih berada di ruang tamu menatap Sofia dengan tak suka.
"Kau harus bisa menjaga matamu lagi, Sofia. Aku tidak ingin persahabatan ku dan teman-teman ku hancur karnamu! Aku tahu jika sebenarnya Kau suka dengan Nando. Dan Aku berharap Kau bisa melupakan rasa sukamu itu kepadanya. Kau adalah kekasih Steven. Aku tidak ingin karena keegoisan mu membawa kehancuran dalam persahabatan ku!"
Raja langsung masuk ke kamarnya setelah mengatakan uneg-uneg hatinya beberapa hari ini.
Sofia sedikit tak terima dengan ucapan yang Raja lontarkan kepadanya. Wanita itu mencebik kesal di buatnya.
"Terserah mau bicara apapun. Aku tidak akan pernah melepaskan Kak Nando. Gertakan mu itu tidak akan mempan untuk ku, Raja!" Sofia mendengus. Dia segera memasuki kamarnya dengan perasaan kesal terhadap Raja.
Di kamar Nando.
Pria itu sedang memainkan ponselnya. Sesekali ia mengecek akun sosial media miliknya.
Hatinya sakit tatkala melihat sebuah postingan dari orang tua Steve yang memposting foto kebersamaan Alina dan juga Steve.
"Sakit sekali di sini." Nando menyentuh dadanya yang terasa sesak. Nando merasa iba pada Alina yang harus berpura-pura saling mencintai di depan orang tua Steve.
"Aku tahu Kau tersiksa dengan perlakuan Steve, Al. Aku ingin sekali merebut mu darinya. Aku sungguh tidak rela Steve terus menyakitimu, tapi Aku bisa Apa Al."
Nando benar-benar merasakan cemburu melihat kebersamaan Alina dan juga Steve.
"Andai dulu Aku berani mengatakan perasaan ku padamu, Al. Mungkin sekarang Kau sudah menjadi milikku. Aku pasti akan membuat mu bahagia Al. Aku tidak akan pernah membuat mu menangis karena ku. Aku sungguh bodoh."
Nando merutuki kebodohannya sendiri. Pria itu terlarut dalam penyesalan yang mendalam.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Vita Zhao
Ayo Nando, rebut Alina dari cecunguk itu.
2022-11-06
0
Rosy
kamu yg sabar ya Nando..kalau Alina berjodoh denganmu maka Alina akan menjadi milikmu dan berpisah dari Steve..tapi kalau memang Alina berjodoh dg Steve mungkin ini semua adalah ujian cinta Alina karena dari kecil cinta Alina tidak pernah berpaling dari Steve meskipun dia hanya mencintai sendiri..pengennya sih Steve bucin sama Alina tapi kalau sikap Steve sudah melampaui batas mending Alina bahagia dg orang lain Thor..
2022-11-05
1