Melepaskan Tekanan

Gan berdiri cukup lama di sana sambil merenung ucapan pamannya, ia menyadari jika mencintai Veronica maka dia akan menghadapi bahaya yang mungkin saja akan merenggut nyawanya. sebuah pilihan yang harus dia putuskan. memilih mencintai atau melepaskan.

"Gan, Gan, saat di perusahaan kau bisa saja membuat keputusan dengan tegas dan betul. akan tetapi berhubungan dengan asmara kau malah gagal total," batin Gan.

Selama Gan berdiri di sana Veronica sedang berdiri di jendela sedang melihatnya. hanya pria itu yang bisa membuatnya merasa tenang.

"Kenapa dia berdiri di sana begitu lama? apa ada sesuatu yang terjadi? tidak tahu aku harus tinggal berapa lama di sini, aku harus menjaga perasaan ku agar tidak terjerumus dalam hubungan yang tidak mungkin akan terjadi," batin Veronica.

Sesaat kemudian Gan menoleh ke belakang dan melihat ke arah kamar yang di gunakan Veronica. saat Veronica melihat pria itu memandang ke arah jendela kamarnya, ia langsung bersembunyi dibalik tembok samping jendela.

Tatapan pria itu penuh dengan perasaan dan juga keraguan.

"Veronica, pikiran ku sangat kalut, selama hidupku aku belum pernah tertarik pada siapa pun. akan tetapi dirimu telah membuatku jatuh cinta pada saat pandangan pertama," batin Gan.

Setelah beberapa saat kemudian Gan melangkah pergi.

Keesokan harinya.

Sesuai perintah Gan asistennya mengantar pakaian wanita ke villa. sekalian menjemput atasannya untuk berangkat kerja.

"Tuan, semua pesanan Anda sudah saya siapkan," ucap asistennya dengan sopan.

Gan melihat semua barang yang di bawa oleh asistennya dan bertanya," apakah sudah lengkap?"

"Sudah, Tuan. apakah semua ini untuk nona Raylai?"

"Bukan, untuk teman," jawab Gan yang mengeluarkan baju wanita dari tas belanjaan.

"Teman wanita? Tuan, selain nona Raylai masih ada teman wanita lainnya?" tanyanya dengan penasaran karena selama ini Gan tidak memiliki teman wanita lainnya selain Raylai.

"Kenapa, apa aku tidak boleh berteman dengan wanita lain selain dia?" tanya Gan yang kemudian duduk di sofa.

"Hah...bukan itu maksudku, Anda begitu tampan dan belum menikah tentu saja Anda bebas untuk berteman dengan siapa pun."

"Gan...," suara panggilan Veronica yang berjalan ke ruang tamu.

Asisten Gan yang melihat wanita itu ia merasa tidak berani percaya karena tidak biasanya atasannya itu membawa seorang wanita pulang ke rumah.

Mendengar suara panggilan Veronica, Gan langsung menoleh ke arah wanita itu dan berdiri, saat ia melihat wanita itu ia menatapnya dengan tanpa berkedip. Veronica memakai dress milik ibu Gan sehingga terlihat sangat menawan.

Sementara Veronica juga menatap Gan yang berpenampilan rapi, kemeja lengan panjang berwarna Navy, dasi Polka dan jas hitam. wajah tampannya sangat mempesona.

"Siapa wanita cantik ini? dia memakai dress nyonya," batin Asisten Gan.

Gan dan Veronica saling bertatapan karena saling mengagumi dan semakin menyukai antara satu sama lain di lubuk hati yang dalam.

"Ehem...," suara batuk asisten Gan yang sengaja mencairkan suasana yang canggung.

Saat mendengar suara batuk dari pria itu, Gan dan Veronica baru tersadar dan sama-sama merasa canggung.

"Ehem...Veronica, semua keperluanmu sudah ku siapkan," kata Gan sambil memberikan semua barang pesanannya kepada Veronica.

"Gan, ini terlalu banyak," ucap Veronica yang melihat lebih dari sepuluh tas belanjaan.

"Tidak apa-apa, kamu bisa berganti pakaiannya," jawab Gan dengan senyum.

"Tuan, nona ini...,?" ucap asistennya yang merasa heran.

"Namanya adalah Veronica, untuk sementara dia akan tinggal di sini," jawab Gan pada asistennya.

"Dan ini adalah asistenku, namanya adalah Khart," ujar Gan pada Veronica.

"Nona Veronica, panggil saya Khart!" ucapnya dengan ramah.

"Khart, kamu panggil saja namaku!" jawab Veronica dengan senyum.

"Iya, baik."

"Kelihatannya tuan sedang jatuh cinta, sebelumnya tuan besar dan nyonya ingin mencari jodoh untuk tuan dan kini kelihatannya tidak perlu lagi," batin Khart.

"Tuan, kalau tidak ada urusan lain saya pamit dulu!"

"Sebentar! kita sama-sama berangkat saja!" ujar Gan.

"Baik, Tuan. saya akan menunggu di mobil," jawab Khart dengan sopan.

"Veronica, terima ini! hubungi aku jika butuh sesuatu!" kata Gan yang memberikan iPhone kepada Veronica.

"Gan, apakah kamu baru membelinya?"

"Iya, agar mudah untuk kamu berkomunikasi jika ada kepentingan," jawab Gan.

"Aku berangkat kerja dulu, sarapan sudah kusiapkan. makanlah."

"Terima kasih, setelah urusanku selesai aku akan mengembalikan padamu, anggap saja aku meminjam denganmu," jawab Veronica.

"Gunakan saja! ini sudah menjadi milikmu, aku pergi dulu. sampai jumpa nanti," ucap Gan dengan senyum dan kemudian melangkah pergi.

"Huff...kenapa jantungku berdetak dengan kencang, bukan pertama kali dalam hidupku melihat pria tampan, tapi kenapa aku malah merasa aneh?" gumam Veronica.

Gan yang berada di dalam mobil yang dikendarai oleh Khart ia mengingat kejadian tadi.

"Aku sudah gila, aku sudah sering melihat wanita cantik, akan tetapi kenapa aku bisa terpesona dengannya. Veronica, kelihatannya aku benar-benar gila karenamu," batin Gan.

Sepanjang jalan Khart memerhatikan atasannya lewat cermin yang ada di atas kepala.

"Ada apa dengan tuan? dari tadi tidak fokus dan muram saja. bukankah seharusnya bersemangat kalau ada wanita cantik di rumah. tapi tuan malah diam saja. nona Raylai kelihatannya bakal menjauh karena saingannya sudah muncul," batin Khart.

Veronica yang masih belum bisa keluar dia hanya berada di dalam rumah. ia duduk di sofa sambil menatap Iphone pemberian Gan.

"Untuk pertama kali seorang pria memberi Iphone kepadaku dan juga menyediakan pakaian untukku. apa yang harus ku lakukan? aku ingin pergi tapi saat ini belum bisa. kalau tidak pergi aku takut perasaan ini semakin dalam," batin Veronica.

"Lebih baik aku menghubungi Mimi dulu," ucap Veronica menekan nomor sahabatnya itu.

Sesaat kemudian panggilannya dijawab oleh Mimi yang di australia. selama percakapan mereka Veronica telah menjelaskan semua kejadian yang dia alami selama ini.

Malam hari.

Pub

Gan duduk bersama dengan tiga teman-teman sekolahnya dulu. mereka sering berkumpul bersama dan minum sambil mendengar lagu.

"Gan, lihatlah penampilanmu! kau memang adalah bos besar," ucap Mario yang sambil bersulang dengan Gan dan lainnya.

"Saat kalian menghubungiku aku berada di perusahaan, oleh sebab itu aku langsung ke sini," jawab Gan yang menghabiskan minumannya dalam sekali tegukan.

"Gan, dirimu selalu sibuk, untuk malam ini kita akan minum sampai kita merasa puas, dan jangan menolak lagi tawaranku!" ucap Phong yang menjentik jari kepada gadis-gadis cantik yang sudah dia panggil.

"Oh...jangan lagi!"keluhan Gan yang merasa risih karena temannya itu selalu saja memanggil wanita mendekatinya.

"Ayolah, Gan. kau adalah pria dewasa, jangan simpan lagi perjaka mu!" kata Phan yang mendorong gadis cantik itu kepada Gan.

"Tuan, namaku adalah Kulap Lamai," sapanya yang langsung duduk di kaki Gan.

"Wah...Kulap Lamai adalah wanita cantik seperti bunga mawar yang baik hati. sesuai dengan namamu," ujar Phong sambil tertawa.

"Tuan Gan, apa kita bisa saling kenal?" tanya gadis itu yang melingkarkan tangannya ke leher Gan.

"Gan, Kulap Lamai adalah gadis perawan dan kau adalah perjaka, kalian sangat serasi, bisa di bawa pulang dan menikmati sampai pagi, hahahahaha," ujar Mario sambil tertawa senang.

"Benar, Gan. selama ini dirimu hanya kerja dan kerja. tentu saja butuh kesenangan, lagi pula hari ini kau seperti tertekan saja. nikmati saja gadis cantik ini agar tekananmu bisa hilang!" ujar Phong sambil meneguk minuman.

"Dari semalam aku tertekan karena urusan asmara sehingga tidak bisa berfokus pada kerjaku, aku harus melepaskan tekananku,"batin Gan.

Terpopuler

Comments

Rasyid Ramadhan

Rasyid Ramadhan

bagus

2024-09-07

0

susi

susi

eh..jangan smpai Gan jg suka jajan 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️

2022-10-31

2

Xiaomi Redmi 4a

Xiaomi Redmi 4a

aih gan,nambah lagi saingan Vero,ada railai ada kulap lagi,,,oih laki2

2022-10-31

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!