Pagi itu, Suryati terlihat begitu panik saat menemukan sepucuk surat dari Gita yang ia tinggalkan di kamarnya.
Wanita itu benar-benar terkejut saat membaca surat dari putrinya. Bukan Gita yang membuatnya sedih saat membaca surat itu tapi ia begitu geram saat tahu jika Erwin adalah lelaki yang membuat putrinya mengalami kehidupan yang mengenaskan selama ini.
"Bagaimana kami bisa begitu tega kepada putriku, apa salah dia sehingga kamu membuat hidupnya hancur. Meskipun aku tidak setuju dengan tindakan Gita kali ini tapi aku tak bisa menyalahkannya. Dia pasti ingin membalas rasa sakit hatinya padamu,"
Tidak lama Erwin seorang wanita datang dan memberitahu Suryati jika Erwin dan rombongannya akan segera tiba.
"Bagiamana ini, apa yang harus aku lakukan?" ucapnya begitu bingung
Melihat Suryati kebingungan membuat wanita itu langsung bertanya apa yang terjadi dengannya.
Suryati kemudian membisikkan sesuatu kepadanya hingga membuat wanita itu langsung terkejut mendengarnya.
"Astaghfirullah ini gawat, bagaimana kalau pihak mempelai laki-laki marah karena Gita meninggalkannya?" tanya Wanita itu
"Entahlah, aku sendiri bahkan tak tahu apa yang harus aku lakukan. Jika memberi tahu Erwin sekarang aku takut akan membuatnya shock seperti Gita saat gagal menikah. Aku minta tolong padamu untuk mengulur waktu sampai aku berhasil membawa Gita kembali. Aku yaki dia belum jauh dan aku masih bisa membujuknya agar dia mau pulang," tutur Suryati
"Baiklah aku tidak akan memberitahukan siapapun, sampai kau membawa Gita kembali," jawab wanita itu
"Terimakasih atas bantuannya, kalau begitu aku akan pergi sekarang," ucap Suryati kemudian pergi keluar
Namun ia mengurungkan niatnya saat melihat rombongan besan memasuki halaman rumahnya.
Erwin terlihat gagah dengan menggunakan baju jas pengantin berwarna hitam.
Ia kemudian segera duduk di depan penghulu yang sudah menunggu kedatangannya.
Pria itu terlihat tak sabar menunggu kedatangan Gita.
Ia terus menatap kearah Kamar Gita yang masih tertutup rapat.
"Apa mempelai wanita sudah siap?" tanya seorang penghulu
Suryati yang kebingungan segera keluar dan membisikkan sesuatu kepada suaminya.
Lelaki itu seketika membelakakan matanya mendengar ucapan istrinya. Wajahnya yang seketika memucat langsung mengundang rasa penasaran semua orang.
"Apa yang terjadi Bu?" tanya Erwin memberanikan diri
Seketika tangis Suryati pecah membuat semua orang semakin penasaran dibuatnya.
"Sebenarnya apa yang terjadi Bu?" desak Erwin mencoba menanyakan kenapa Suryati menangis
Wanita itu kemudian memberikan sepucuk surat dari Gita kepada Erwin..
Betapa terkejutnya Erwin saat membaca surat dari Gita padanya.
"Bagaimana mungkin kamu melakukan hal ini padaku Git, apa salahku sehingga kamu meninggalkan aku di hari pernikahan kita," ucap Erwin begitu gusar
"Aku yakin Gita belum jauh, sebaiknya kau kejar dia san bujuklah putriku afar ia mau kembali pulang. Alu yakin mungkin ia akan mendengarkan mu dan kembali pulang untuk melanjutkan pernikahan ini," tukas Suryati
"Baiklah Ibu, aku akan mencobanya
Erwin segera melepaskan jas pengantinnya dan kemudian mengambil sepeda motornya dan melesat meninggalkan halaman rumah Suryati.
Kini semua orang ramai bergunjing tentang kepergian Gita. Ada yang mengira wanita itu Taruma, namun adapula yang mengartikan kepergian Gita karena pengaruh guna-guna yang masih menempel pada diri wanita itu.
"Kasian sekali Gita, ia pasti begitu menderita karena guna-guna itu,"
"Benar, bagaimanapun dia adalah korban, semoga dia kembali dan melanjutkan pernikahannya,"
Erwin sengaja mempercepat laju sepeda motornya agar tak terlambat menemui Gita di stasiun Bus.
Erwin berharap masih bisa mengejar Gita dan mencegah kepergiannya.
Setibanya di terminal ia segera turun dan memeriksa semua orang yang ditemuinya.
Pria itu seperti orang gila saat mencari Gita. Ia bahkan memeriksa setiap bus yang akan melaju ke Jakarta dengan harapan menemukan Gita disana.
"Kamu dimana sih Git, apa kamu sengaja membuat ku seperti ini untuk membalas perbuatan ku padamu??"
Saat ia mulai putus asa, lelaki itu langsung menuju ke bagian informasi dan memberikan pengumuman.
"Gita sayang, dimanapun kamu berada kembalilah, aku tahu kamu pasti trauma dengan pernikahan, tapi apapun alasannya aku mau kamu kembali padaku dan mari kita mulai semuanya dari awal, aku janji akan menyayangi mu seumur hidup ku, jadi kembalilah!" ucap Erwin
Meskipun ia sudah melakukan berbagai cara untuk menemukan Gita, namun tetap saja wanita itu tak juga kelihatan batang hidungnya.
Kali ini Pemuda itu benar-benar merasa putus asa dan memutuskan untuk kembali pulang. Namun saat ia hendak menyalakan motornya Erwin melihat sesosok wanita yang begitu mirip dengan Gita duduk di dalam sebuah bus antar kota yang sudah bersiap untuk meninggalkan terminal menuju ke Jakarta.
Saat bus itu melaju melewatinya ia melihat jelas wajah wanita dengan memakai kebaya putih duduk di dekat pintu yang sangat mirip dengan Gita.
"Gita???" Erwin segera mematikan motornya dan berlari mengejar bus tersebut.
"Berhenti!!" serunya sambil melambaikan tangannya memberikan isyarat agar mobil itu berhenti
Saat usahanya sia-sia, ia kemudian menyambar sepeda motornya dan melesat mengejar bus itu.
"Kau tidak bisa mempermalukan aku seperti ini. Aku akan melakukan apapun demi membawamu kembali ke pesta pernikahan kita," ucap Erwin mempercepat laju kendaraannya
Pemuda itu mendekati bus itu sambil menggedor-gedor pintu bus tersebut. Ia berharap sang sopir akan membukakan pintu untuknya.
"Oi, buka pintunya!" seru Erwin
Melihat sang sopir tak mendengar seruannya. Ia kembali mempercepat laju sepeda motornya dan menyalip bus tersebut dan sengaja menghentikan motornya di depan bus tersebut.
*Ciiitt!!!
Semua penumpang berteriak histeris saat sang sopir bus mengerem mendadak mobil tersebut.
Erwin segera turun dan menggedor pintu mobil itu. Sang sopir kemudian memerintahkan sang kenek untuk membuka pintu mobilnya.
Pemuda itu segera masuk kedalam mobil dan menghampiri Gita. Tanpa banyak bicara ia segera menarik lengan gadis itu dan mengajak turun.
"Kita harus bicara Git," ucap Erwin langsung menyeret wanita itu
"Lepasin, aku gak mau menikah denganmu. Lebih baik kita akhiri saja semuanya di sini!" seru Gita mencoba melepaskan tangan Erwin
Mendengar penolakan Gita membuat lelaki itu kembali menyeretnya keluar dari dalam bus.
"Aku tidak mau menikah dengan orang yang sudah membuat ku menjadi janda, sampai kapanpun aku tidak sudi jadi istri mu. Sekarang kau tahu kan bagaimana rasanya ditinggalkan pasangan di hari pernikahan mu!" seru Gita membuat Erwin tercengang Mendengarnya
"Oh … jadi selama ini kau mendekati ku hanya untuk membalas dendam padaku?" tanya Erwin
"Benar,"
Erwin tertawa mendengar ucapan Gita, "Lakukanlah sepuas mu, karena kau akan menyesal telah membuat ku seperti ini. Kali ini aku akan pastikan kau akan bertekuk lutut di kakiku dan meminta ku untuk menikahi mu, camkan itu!" ancam Erwin kemudian segera turun dari Bus dan meninggalkan Gita
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Alfia Amira
lha kenapa pake kebaya sih , jadi ketahuan kaan
2024-07-29
0
⏤͟͟͞R Kᵝ⃟ᴸ❣️𝐙⃝🦜
kenapa jujur sih akhirnya erwin bakal blas dendam lagi. jadi ceritanya dendam berbalas sampai mampos👀🏃♀️🏃♀️
2022-11-27
0
⏤͟͟͞R Kᵝ⃟ᴸ❣️𝐙⃝🦜
typo kayaknya
2022-11-27
0