3 minggu kemudian...
Rumor yang beredar kalau pak adzriel akan datang hari ini, sudah satu minggu terakhir ini aku tidak bertemu dengan bos tengil itu.
Pagi ini semua karyawan kantor sudah bersiap untuk menyambut kedatangan pak adzriel.
Sementara aku hanya menunggu di meja kerja ku saja, ngapain nunggu di luar toh dia akan lewat sini juga.
Lagi pula aku juga harus menunggu di sini karena aku harus menjaga ruangan pak adzriel, kata pak Alex sih di dalam ruangan pak adzriel ada berkas penting yang harus di jaga dengan baik.
Jadi, akulah jadi satpam di sini untuk menjaga berkas berharga itu.
"Btw gue cantik juga kalau jadi satpam, heheh...!
Lama juga ternyata pak adzriel datang ke ruangan nya, aku kan pengen ke toilet nggak tahan nih.
Di tinggal sebentar tidak apa lah ya, kan cuma ke toilet aja!
Aku meninggalkan ruangan pak adzriel ini dulu, karena aku sudah tidak tahan pengen buang air kecil.
"Semoga tidak ada orang yang memasuki ruangan itu dan mengambil berkas berharga itu! gumamku
Selesai dari toilet aku kembali lagi ke tempat semula, syukurlah tidak ada orang yang masuk ke ruangan pak adzriel.
Aku melihat pintu ruangan pak adzriel yang sedikit terbuka, apa perasaan aku saja?
"Tapi... perasaan ruangan pak adzriel pintunya tidak kebuka tadi pas aku pergi ke toilet!
Apa jangan-jangan ada orang yang masuk lalu mengambil berkas itu?, secara logis pak Alex menyuruh aku untuk menjaga berkas itu.
Berati berkas itu sangatlah penting!
Aku buru-buru menuju pintu ruangan itu, ternyata benar pintu ini sedikit terbuka.
"Masuk!
"Nggak!
"Masuk!
"Nggak!
Aku pengen mengecek nya apa berkas penting itu masih ada, kata pak Alex berkas itu warna map nya warna biru muda.
"Masuk saja lah, aku harus mengeceknya!
Lalu aku masuk ke dalam ruangan itu, aku tidak melihat map warna biru muda itu di meja pak adzriel, astaga apa jangan-jangan map itu di curi orang!
"Aku harus gimana?
Aku kembali lagi ke luar ruangan aku sangat takut, amanah yang di berikan oleh pak Alex tidak bisa aku jaga dengan baik.
Aku mondar-mandir di depan meja kerjaku, kaki ini sudah gemetaran karena map itu hilang entah kemana!
Hilangnya map itu jangan sampai hilang juga pekerjaan ku, ya Allah hamba harus bagaimana?
Tidak lama kemudian pak adzriel datang bersama pak Alex, ia berjalan saling beriringan.
"Apa yang harus aku katakan ke pak adzriel?
Mereka semakin dekat saja aku sudah gemetaran hebat.
"Chik! sapa pak Alex
Aku mengangguk samar kini mereka menuju ruangan itu, aku duduk di kursi kerjaku, tangan ku sudah dingin rasanya.
Mereka sudah masuk ke dalam ruangan itu, apa yang mereka lakukan padaku seandainya map itu benar-benar hilang.
Sekarang pak Alex keluar dari ruangan itu wajahnya tampak tidak senang saat ia menghampiri ku.
"Chik, jawab jujur, kemana map warna biru muda itu? tanya pak Alex dingin mampu membuat aku tidak berkutik
"Chika, jawab Chik, map itu sangat berharga bagi perusahaan ini chik, kalau jatuh ke tangan orang yang salah bisa habis kita chik! ujar pak Alex
Benarkan map itu sangat penting untuk perusahaan ini.
Aku benar-benar tidak tau kemana hilangnya map itu!
"Bapak percayakan sama saya, saya tidak tau pak dimana map itu! ujar ku
Pak Alex tampak bingung dan frustasi akupun juga ikut takut, "kamu tidak meninggalkan ruangan ini tadi kan chik? tanya pak Alex
Aku melihat mata pak Alex lalu aku mengangguk kecil, "maaf pak tadi saya sempat meninggalkan ruangan ini! ujar ku
Lalu pak Alex memijit-mijit pelipis nya dan menjambak rambut nya frustasi.
"Habislah kita chik! ujar pak Alex yang tidak tau aku maksud nya.
Setelah hilangnya berkas itu kami di kumpulkan untuk mempertanyakan berkas itu, tapi semua orang menggeleng-nggelengkan kepalanya sebagai jawaban nya.
"Sial kalian semuanya! ujar pak adzriel marah besar
Kami semua tidak bisa berkata apa-apa selain tertunduk takut.
"Kalian tau kan map itu sangat berharga bagi perusahaan ini, kalau sampai map itu jatuh ke tangan yang salah bisa habis perusahaan ini yang saya bangun selama ini! ujar pak adzriel
"Alex, periksa cctv sekarang juga! ujar pak adzriel
"Dan tas mereka periksa juga! ujar pak adzriel
Riska teman sekantor ku yang berdiri di sebelahku, menyenggol lengan ku.
"Apa yang terjadi sebenarnya? tanya nya
"Nggak tau, gue tadi di suruh sama pak Alex jagain ruangan pak adzriel, tiba-tiba gue kebelet, lalu ke toilet, selesai dari toilet pintu ruangan itu kebuka, setelah gue lihat ternyata map itu sudah nggak ada lagi di meja pak adzriel! ujar ku
"Gimana dong, berkas itu sudah hilang! ujar nya
"Gue juga nggak tau Riska! ujar ku
Kini tas kami di periksa satu persatu, oh iya si 3r itu dari tadi melihat aku dengan tatapan sinis, mereka sebenarnya mau apa sih?
Kini giliran tas Riska dan tas ku
yang di periksa, di tas Riska tidak di temukan apa-apa sekarang tas ku yang di periksa oleh pak Alex.
"Chika ini apa? tanya pak Alex memperlihatkan map warna biru muda itu yang ia keluarkan dari tas ku.
Aku tidak percaya kalau map itu berada dalam tas ku, semua orang melihat ke arah ku, bahkan pak adzriel menatap aku dengan tatapan marah.
"Beraninya kamu mencuri berkas itu! ujar pak adzriel
"Tapi saya tidak mencurinya pak! ujar ku membantah
Aku juga tidak tau kenapa map itu berada dalam tas ku, seperti di sengaja!
"Alex bawa dia! ujar pak adzriel
Semua orang menyoraki ku orang-orang seakan mengejek dan mencaci maki ku, tapi ada yang aneh dari si 3r itu mereka melihat aku dengan tertawa bahagia.
"Pak tapi saya tidak mengambil nya, untuk apa saya mengambil map itu sedangkan saya tidak tau isi dari berkas itu! ujar ku
"Diam! ujar pak adzriel murka
Aku geleng-geleng tidak percaya dengan ini semua, kenapa bisa map itu berada di dalam tasku?
"Uuuuu, pecat aja pak untuk apa di perkerjakan karyawan munafik seperti dia! sorak karyawan lain
"Kami tidak mau berkerja sama dengan karyawan munafik pak! ujar salah satu karyawan kantor
"Pecah aja pak! sorak mereka
"Pecat!
"Pecat!
"Pecat!
Sorak mereka semua orang ingin aku di pecat dari kantor ini.
"Kalian kembali berkerja, biar saya yang urus! ujar pak adzriel
Kini aku di bawa ke dalam ruangan pak adzriel, pak adzriel memukul meja untuk melampiaskan amarahnya.
Brakkk
"Chika kenapa harus kamu yang mengambil map penting itu!
"Saya sudah mulai mempercayai kamu dan sudah mulai menyukai cara kerja kamu, tapi apa balasan kamu terhadap saya, kamu munafik chika!
"Pak saya berani sumpah kalau saya tidak mengambil map itu! ujar ku
"Saya juga tidak tau pak kenapa map itu berada di dalam tas saya, untuk apa saya berbohong dengan bapak!
"Saya tidak mengambil nya pak!
Isak tangis ku di hadapan pak adzriel, aku tidak akan seperti ini karena benar bukan aku yang mengambil map itu, aku membantah gini karena aku bukan pencuri yang mereka tuduh kan.
"Hiks...hiks...pak...saya berani bersumpah pak, hiks...hiks...! tangis ku di hadapan pak adzriel
"Alex buatkan surat pemecatan untuk dia, saya tidak mau mempunyai karyawan munafik! ujar pak adzriel
Aku mendekati pak adzriel dan memegangi tangan nya sambil terisak.
"Hiks...hiks...hiks...pak saya benaran tidak mengambil nya pak, saya di fitnah pak! ujar ku
"Alex, ngapain nunggu di sini lagi? segera bawa surat pemecatan nya! ujar pak adzriel
Percuma saja aku nangis-nangis di hadapan nya, sedangkan dia sendiri tidak mempercayai ku.
Tapi kenapa hati aku sakit saat pak adzriel mengabaikan aku seperti ini, sudahlah mungkin emang ini jalan yang terbaik.
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!🙏
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya 🙏)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih ini🙏
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments