Setelah keluar dari ruangan pak el tadi kini aku duduk di kursi meja kerjaku.
Aku memijit-mijit pelipis ku entah kenapa ucapan pak el tadi tergiang-giang oleh ku, apa salahnya sih seorang bos bicara lebih sopan dan baik ke pegawai nya?
Kenapa setiap bos itu selalu arogan dan sangat sombong, seakan-akan dia berada di atas langit saja jabatannya!
"Aah...apa salahnya dia ngomong baik-baik, aku tau aku ini pegawai biasa, tapi aku punya hati dan harga diri juga!
Semakin kesini semakin diuji kesabaran ku, lama-lama kesabaran ku bisa menipis dan hilang begitu saja!
Brakkk
Aku memukul meja kerjaku sungguh hati aku ini sudah mau meledak karena menahan emosi.
"Sudah kena sp 1, terus apa lagi?
Entah sampai kapan aku bisa bertahan di sini?, aku memijit-mijit pelipis ku kembali, lalu aku membuka file yang di kirim oleh pak adzriel kemaren.
"Aku tau aku juga salah, tapi aku juga tidak bisa di marahi seperti ini!, aku paling tidak suka ada orang yang memarahi aku! ujar ku.
Sudahlah lebih baik aku belajar lebih banyak lagi untuk menyelesaikan tugas kesekretariatan yang di suruh pak el kemaren.
Masih keinget sama ucapan nya tadi, tapi mau gimana lagi, dia bos besar dan dia atasan aku juga, tidak mungkin aku keluar begitu saja dari kantor ini, aku juga sangat membutuhkan pekerjaan ini.
"Chika, kamu kenapa kelihatan nya ada masalah berat saja? tanya pak Alex yang baru datang lalu ia duduk di kursi yang ada di depan ku.
"Tidak ada pak, hanya saja saya lupa dan tidak ingat lagi cara menyelesaikan tugas kesekretariatan ini! ujarku
Lalu aku menunjukkan ke pak Alex, ia melihat nya, kini pak Alex yang mengerjakan tugas itu, aku juga melihat nya, sekarang aku baru paham, beruntung saja pak Alex mau mengajari aku lagi.
Kalau tidak, mungkin pak el akan marah besar lagi dengan ku, karena pekerjaan yang ia beri tidak aku kerjakan.
"Kamu sudah paham kan? tanya pak Alex
"Sudah pak, terimakasih banyak pak, bapak telah membantu saya keluar dari situasi sulit ini! ujar ku
Ia mengerutkan keningnya, "situasi sulit? tanya nya seperti ingin tahu
"Saya di marahi sama pak el, saya tau saya yang salah pak! ujar ku
Aku menceritakan semua yang terjadi tadi ke pak Alex, "astaga Chika kamu sudah bikin dia marah! ujar pak el
"Saya tidak suka ditindas seperti itu pak, maka nya saya melawan! ujar ku
Pak Alex mengusar-gusar rambutnya sambil menatap aku dengan raut wajah cemas.
"Aku bisa habis juga chika! ujar pak Alex
"Ya sudah lah chik, saya ke ruangan pak el dulu! ujar nya
Lalu ia buru-buru masuk ke dalam ruangan itu, kenapa pak Alex tidak mengetuk pintu ruangan itu terlebih dahulu?
Punya nyali besar juga pak Alex ya!
...
Ternyata sekretaris baru itu tidak ada takut-takut nya sama aku ya!
Siapa dia sebenarnya? mentalnya begitu kuat, memang pantas dia jadi sekretaris aku!
"Sekertaris seperti Chika inilah yang aku cari!
Dia berani menentang kalau aku salah, memang aku mencari-cari kesalahan untuk menguji kesabaran dan mental nya.
Ternyata dia lulus seleksi aku juga, bagus sangat bagus, aku suka sekretaris handal seperti dia, hanya saja dia sedikit lemot dalam bekerja.
Tapi tidak masalah lemot itu bisa aku ubah menjadi lebih baik lagi.
Cklekk
Ternyata wajah Alex yang masuk dari pintu itu, aku pikir Chika yang membuka pintu itu.
"Maaff....pak el! ujar Alex menautkan kedua tangannya ke dada sambil ketakutan melihat aku.
Ada apa dengan Alex ini? kenapa dia malah meminta maaf dengan aku?
Mama? apa ada yang terjadi dengan mama, sehingga Alex meminta maaf!
"Mama aku kenapa Lex? kamu jangan bikin aku marah! ujar ku
"Bukan soal tante saras, el! ujar nya
Hufff...aku bernafas lega, beruntung tidak soal mama.
"Terus? tanya ku
"Maaf el gue nggak bisa mendidik anak buah gue, pasti tadi lo marah-marah ke Chika kan? sorry el anak buah gue sudah keterlaluan sama lo! ujar nya
Aku tersenyum sini, jadi Alex ke sini cuma bilang itu aja, siapa juga yang marah dengan dia, aku cuma menguji dia saja!
"Sudah lo nggak perlu minta maaf, gue cuma menguji kesabaran sekretaris baru gue aja! ujar ku
"Apa? Alex langsung terduduk lemas dan langsung tersender di kepala sofa.
"Bagus Al, gue kasih bonus buat lo bulan ini! ujar ku
Alex langsung berdiri ia langsung sumringah saat aku bilang bonus bulan ini, emang dasar Alex...!
"Gue nggak salah dengar kan?
"Terus buat apa? gue nggak lakuin buat lo lho, perasaan gue hanya bekerja nyantai aja lho bulan ini! ujar nya
Aku tersenyum kecil, "anak buah lo sangat bagus, dia orang yang gue cari-cari selama ini, sekretaris baru yang lo pilih sangat handal, tapi ada kekurangan nya! ujar ku
"Kekurangan nya apa El? tanya Alex
"Dia terlalu lemot dalam bekerja, tugas yang gue beri kemaren aja belum selesai juga! ujar ku
"Aman lo jangan khawatir gue bisa atasin itu kok! ujar nya
Aku mengacungkan jempol ku.
Semoga gue nggak salah pilih orang, dia termasuk kriteria yang gue maksud.
...
Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 wib aku istirahat dan melakukan sholat Zuhur dulu baru aku makan siang.
Aku kini berada di mushola kantor ini, sangat sayang sekali mushola ini sangat sepi, hanya satu sampai tiga orang saja yang melaksanakan shalat Zuhur.
Apa mereka tidak takut meninggalkan sholat mereka?
"Huff...semoga kalian semua dapat hidayah dari Allah untuk menjalankan perintah-Nya!
"Aamiin...!
Aku terkejut karena seseorang yang mengamini do'a aku, ternyata dia, orang yang bikin aku kesal tadi.
Pak Adzriel terhormat!
"Gue kira dia non ternyata dia muslim juga! gumamku
Ya, selama ini aku beranggapan kalau dia itu non muslim, soalnya wajahnya itu kelihatan aura non muslim gitu!
Tapi Alhamdulillah dia Islam sama seperti aku, "kriteria laki-laki idaman gue banget! gumamku sambil senyum-senyum.
Iya sih dia kriteria aku banget, tapi mulutnya pedes banget, ogah banget punya cowok kayak dia.
Kini aku melakukan sholat Zuhur empat rakaat, sebagai penutup nya aku berdo'a kepada yang kuasa.
Setelah dari mushola aku pergi ke kantin kantor untuk mengisi perutku yang kosong.
Aku memesan pecel ayam untuk makan siang ku, aku duduk paling pojok karena di sinilah yang masih kosong.
"Ternyata anak baru makan di sini!
"Gue pikir lo makan di restoran bareng selingkuhan lo!
"J*l*ng!
Mereka bertiga lagi, kenapa sih di kantor ini ada wanita murahan seperti mereka, tidak tau diri banget.
"Masalah ya kalau anak baru makan di sini?, oh iya gue bukan selingkuhan siapa-siapa, gue j*l*ng lo bilang?
"Ck ck ck, maka nya ngaca dulu sebelum berangkat kerja, kalian bertiga itu wanita murahan plus j*l*ng!
"Jangan asal ngomong aja tuh mulut bilang orang j*l*ng! ujar ku
Kesabaran aku hari ini benar-benar diuji sekali, sekarang aku benar-benar tidak bisa mengontrol emosi ku.
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!🙏
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya 🙏)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih ini🙏
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments