part 13. Sikap Adzriel Sangat Berbeda

Kini aku sudah kembali lagi di kantor, kata pak Alex kalau aku sudah balik lagi ke sini, aku harus melapor dulu ke dia.

Sekarang aku cari pak Alex dulu!

"oi... sir Alex I'm back! ujar ku memasuki ruangannya

Dia kini sedang fokus ke layar laptop nya, kaca mata baca bertengger di hidung bangir nya itu, sungguh tampan dan menawan sekali. Tapi sayangnya aku tidak suka padanya, hihi...

"Berkasnya sudah di antar kan?, terus dia sendiri yang nerima berkas itu kan? tanya nya sambil fokus ke layar laptop

"Iya, dia yang ambil sendiri, btw saya boleh pulang nggak pak Alex? tanya ku

"Nanti aja pulang nya kita barengan! ujar nya

"Kenapa harus bareng pak, kita beda arah lho! ujar ku

"Nanti kita ke rumah pak adzriel lagi! ujar nya

Brakkk

Aku memukul meja pak Alex saking geramnya aku dengan pak Alex ini, masa aku harus balik lagi ke rumah pak adzriel, mana bensin motor aku sudah habis lagi!

BBM sekarang naik woy, motor gue cuma pakai BBM subsidi aja, nggak sanggup beli yang mahal-mahal!

btw sakit tangan gue abis mukul meja pak Alex

"Aawss... tanganku sakit! gumamku mengibas-gibaskan tanganku ke udara

"Bapak gimana sih masa saya harus bolak-balik lagi, kenapa nggak sekalian saja! ujar ku

"Tadi itu saya ada meeting jadinya waktu yang paling pas ya sekarang! ujar nya

Lalu ia menutup laptopnya dan membuka kaca mata nya itu.

"Cuss, kita berangkat! ujar nya menarik paksa tangan ku

"Kita ke sana mau apa pak? tanya ku

"Meeting bareng bos lah! ujar nya

Tarik nafas buang lalu tarik lagi lalu buang lagi, sabar Chika sabar....!

Huuuaaa...aku butuh healing... stres banget aku untuk sekarang ini, pokoknya besok aku harus izin pura-pura sakit aja, biar nggak di suruh-suruh kayak gini mulu.

"Pak Alex tau nggak! ujar ku sambil mengambil tas di kursi kerja ku

Dia yang lagi duduk di meja kerjaku sambil memasukkan tangannya ke saku celana nya.

"Kamu nanya? ujar nya

Aku melihatnya dengan memelototi nya, aku tabok tubuhnya dengan tas ku.

"Saya ngomong baik-baik pak! ujar ku

"Jangan niru-niru yang lagi trend sekarang pak, saya kesal dengar nya! ujar ku

"Bagus lho yang trend sekarang!

"Kamu nanya?, kamu bertanya-tanya! asik juga saya denger nya! ujar nya

Aish bakalan kalah ngomong sama pak Alex ini, lebih baik aku diam aja deh!

"Yuk berangkat! ujar ku sekarang giliran ku yang menarik paksa nya.

Yang aku tarik bukan tangannya, tapi dasi nya, kayak tarik kambing, mampus kamu pak Alex!

"Chik, Chik...Chik, bisa mati aku Chik! ujar nya

"Nggak bakalan mati pak! ujar ku

Sampai di depan pintu lift aku melepaskan dasi pak Alex, dia terbatuk-batuk saat aku melepaskan dasi nya itu.

"Uhuk...uhuk...uhuk...!

"Mati aku chik, untung nggak mati beneran Chik! ujar nya

"Pak buruan masuk lift nya! ujar ku, aku sudah masuk terlebih dahulu.

"Males deket-deket sama kamu chik, bisa mati aku kalau dekat kamu! ujar nya

Lebay banget pak Alex ini, baru itu aja udah sekarat aja!

"Pak Alex motor saya sudah habis bensin nya! ujar ku

"Apa urusannya sama saya? tanya nya

"Ada lah, ini kan gara-gara pak Alex yang menyuruh saya bolak-balik ke rumah pak adzriel! ujar ku

"Beli lagi aja Chik apa susah nya sih! ujar nya enteng

Hadeh boro-boro beli lagi uang untuk beli bensin itunya aja yang tidak ada!

Kali ini kami pergi ke rumah pak adzriel menggunakan mobil pak Alex, jadi aku tidak mengeluarkan banyak uang untuk beli bensin motor.

Kini pak Alex singgah dulu di supermarket, kata nya dia mau beli cemilan untuk di bawa ke rumah pak adzriel.

Lama aku menunggu nya di dalam mobil ini, ia belum muncul juga dari sebalik pintu supermarket itu.

"Huff...pak Alex ini beli apan sih kok lama banget?

Hari hampir magrib tapi ia belum juga keluar-keluar, tidak lama dari itu ia keluar sambil menjinjing kantong plastik.

"Lama amat pak? tanya ku

"Biasa milih-milih yang enak dulu! jawab nya

"Pak nanti kita mampir di masjid dulu ya, sebentar lagi mau azan magrib soalnya! ujar ku

"Oke! jawab nya

Benar saja azan magrib berkumandang saat kami ingin menuju rumah pak adzriel, kini pak Alex sedang memarkirkan mobilnya di parkiran mobil.

"Nanti kita bertemu di sini lagi! ujar pak Alex membuka sepatutnya lalu mengganti nya dengan sendal jepit

"Asiap pak Alex! ujar ku

Kini kami melaksanakan shalat magrib berjamaah, selesai sholat aku kembali lagi di tempat parkiran mobil tadi.

Kami saling datang beriringan pak Alex sungguh tampan saat selesai sholat, rambut nya basah abis wudhu bikin ganteng banget.

"Emang harus banget sekarang ya pak kita meeting nya? tanya ku

"Iya, kalau besok saya nggak bisa, besok saya harus gantiin adzriel meeting di luar kota! ujar nya

"Terus siapa yang mimpin perusahaan kalau bapak pergi ke luar kota? tanya ku

"Hmmm...itu sih sudah di atur ya, jadi besok itu kalian nggak akan banyak kerjaan, mungkin kalian akan pulang cepat! ujar nya

Aku mangut-mangut saja, kini kami telah tiba di kediaman pak adzriel, kapan aku bisa terhindar dari rumah ini?

"Hai, bro gimana sehat kan? ujar pak Alex memeluk pak adzriel

"Alhamdulillah gue sehat! ujar pak adzriel

Kini kami memulai meeting nya, mereka berdua menjelaskan beberapa laporan yang aku antar tadi, dan berkas sebanyak tadi sudah di pelajari juga oleh pak adzriel.

"Pak, saya pulangnya kapan? tanya ku

Soalnya aku takut untuk pulang malam gini, apa lagi gang rumah ku sepi kalau sudah malam gini.

Mereka berdua melirik aku secara barengan, aku tersenyum kikuk saat mereka menatap ku.

"Tidak profesional!

"Tidak profesional!

Ujar mereka serempak, aku menggaruk-garuk tengkukku yang tak gatal.

"Lex antar dia pulang sekarang! ujar pak adzriel

Aku tersenyum lalu menyusun berkas yang aku bawa tadi, dan merapikan nya lalu ku letakkan di dekat pak adzriel.

"Tapi kita belum selesai el! ujar pak Alex

"Udah antar aja, dia cewek nggak baik pulang terlalu larut! ujar pak adzriel

"Okeee! ujar pak Alex

"Cuss, pulang, bikin repot aja kamu Chik! ujar pak Alex

"Yee...nanti aku nggak bantuin bapak, emang bapak nggak butuh bantuan aku lagi? tanya ku

"Eeeh...jangan gitu dong! ujar nya

Kini aku di antar oleh pak Alex pulang ke rumah ku, pak adzriel menatap aku saat aku bicara sangat akrab dengan pak Alex.

"Jagain anak orang Lex! ujar pak adzriel lalu ia pergi masuk ke dalam rumah

"Iyaaa...! ujar pak Alex

Dari tadi siang aku perhatiin sikap pak adzriel sangat berbeda dengan ku, kira-kira dia kenapa ya?

Yang tadinya ceria kini malah jutek lagi, auah aku nggak mau mikirin nya!

...

bersambung...

...----------------...

Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!🙏

(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya 🙏)

(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)

(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih ini🙏

semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian 🙏

Episodes
1 part 1. Awal Pertemuan
2 part 2. Tatapan Mata Elangnya
3 part 3. (POV Adzriel) El Rindu Papa!
4 part 4. Tv Yang Menonton Aku
5 part 5. Kena Sp 1
6 part 6. (POV Chika) Kesabaran Ku Benar-benar Diuji
7 part 7. Mulutnya Kayak Comberan
8 part 8. Merasa Bersalah
9 part 9. Kira-kira Siapa Yang Menolong Aku?
10 part 10. Bos Besar Aneh!
11 part 11. (POV Chika) Dasar Bos Sialan Kamu Pak
12 part 12. Hati-hati Di Jalan
13 part 13. Sikap Adzriel Sangat Berbeda
14 part 14. Di Pecat
15 part 15. Bimbang
16 part 16 Kok Mama Marah Sama Aku
17 part 17. Kenapa Semua Orang Belaian Chika
18 part 18. (POV Adzriel) Lebih Baik Jalan Kaki
19 part 19. Sekilas Ku Lihat Gedung Pencakar Langit
20 part 20. Saling Diam
21 part 21. (POV Adzriel) Senyummu Candu Ku
22 part 22. Dapat Teman Kok Gini Amat
23 part 23. Masalah Sudah Selesai, Minta Maaf Sulit
24 part 24. Melepas Penat
25 part 25. Bingung, Bingung, Bingung
26 part 26. POV Adzriel
27 part 27. Gimana Nggak Marah Coba
28 part 28. Anak Mileneal Bukan Anak Zaman Kuno!
29 part 29. Sampai Jumpa Kembali Pak Adzriel
30 part 30. POV Mama Saras
31 part 31. Buat Kue Bareng Camer
32 part 32. Sudah Lama Menyimpan
33 part 33. Presdir Ku Cinta Ku
34 part 34. Nasib Pacaran Sama Bos Besar
35 part 35. Panti Asuhan Mutiara Cinta
36 part 36. Bos Besar Ku
37 part 37. Pacaran Setelah Nikah Aja
38 part 38. Ngumpul Bareng Teman
39 part 39. Bohong Itu Dosa
40 part 40. Menjauh Dulu
41 part 41. Punya Kekasih Tapi Tak Dianggap
42 part 42. Cari Suami Saya
43 part 43. Buru-buru Minta Di Lamar
44 part 44. Lagi Ngirit Buat Modal Nikah
45 part 45. Bikin Kejang-kejang Lihat Senyum Nya
46 part 46. Gadis Jago Silat
47 Part 47. POV Alex & Hanum
48 part 48. Bikin Stroke Jantung
49 part 49. Alex Menyebalkan
50 part 50. Alex Dan Hanum Bertemu Lagi
51 part 51. Hanum Si Gadis Jago Silat Itu
52 part 52. Lamaran Sekaligus Tunangan
53 part 53. Pernikahan ( Happy Ending)
Episodes

Updated 53 Episodes

1
part 1. Awal Pertemuan
2
part 2. Tatapan Mata Elangnya
3
part 3. (POV Adzriel) El Rindu Papa!
4
part 4. Tv Yang Menonton Aku
5
part 5. Kena Sp 1
6
part 6. (POV Chika) Kesabaran Ku Benar-benar Diuji
7
part 7. Mulutnya Kayak Comberan
8
part 8. Merasa Bersalah
9
part 9. Kira-kira Siapa Yang Menolong Aku?
10
part 10. Bos Besar Aneh!
11
part 11. (POV Chika) Dasar Bos Sialan Kamu Pak
12
part 12. Hati-hati Di Jalan
13
part 13. Sikap Adzriel Sangat Berbeda
14
part 14. Di Pecat
15
part 15. Bimbang
16
part 16 Kok Mama Marah Sama Aku
17
part 17. Kenapa Semua Orang Belaian Chika
18
part 18. (POV Adzriel) Lebih Baik Jalan Kaki
19
part 19. Sekilas Ku Lihat Gedung Pencakar Langit
20
part 20. Saling Diam
21
part 21. (POV Adzriel) Senyummu Candu Ku
22
part 22. Dapat Teman Kok Gini Amat
23
part 23. Masalah Sudah Selesai, Minta Maaf Sulit
24
part 24. Melepas Penat
25
part 25. Bingung, Bingung, Bingung
26
part 26. POV Adzriel
27
part 27. Gimana Nggak Marah Coba
28
part 28. Anak Mileneal Bukan Anak Zaman Kuno!
29
part 29. Sampai Jumpa Kembali Pak Adzriel
30
part 30. POV Mama Saras
31
part 31. Buat Kue Bareng Camer
32
part 32. Sudah Lama Menyimpan
33
part 33. Presdir Ku Cinta Ku
34
part 34. Nasib Pacaran Sama Bos Besar
35
part 35. Panti Asuhan Mutiara Cinta
36
part 36. Bos Besar Ku
37
part 37. Pacaran Setelah Nikah Aja
38
part 38. Ngumpul Bareng Teman
39
part 39. Bohong Itu Dosa
40
part 40. Menjauh Dulu
41
part 41. Punya Kekasih Tapi Tak Dianggap
42
part 42. Cari Suami Saya
43
part 43. Buru-buru Minta Di Lamar
44
part 44. Lagi Ngirit Buat Modal Nikah
45
part 45. Bikin Kejang-kejang Lihat Senyum Nya
46
part 46. Gadis Jago Silat
47
Part 47. POV Alex & Hanum
48
part 48. Bikin Stroke Jantung
49
part 49. Alex Menyebalkan
50
part 50. Alex Dan Hanum Bertemu Lagi
51
part 51. Hanum Si Gadis Jago Silat Itu
52
part 52. Lamaran Sekaligus Tunangan
53
part 53. Pernikahan ( Happy Ending)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!