part 11. (POV Chika) Dasar Bos Sialan Kamu Pak

1 minggu kemudian...

Sudah satu minggu ini aku bolak-balik ke rumah pak adzriel, karena pekerjaan kantoran sangat membutuhkan tanda tangan nya.

Pagi ini aku sudah di suruh oleh pak Alex untuk ke rumah pak adzriel, karena pak Alex ada meeting maka nya aku yang di utus untuk ke rumah pak adzriel.

"Kenapa harus saya sih pak? tanyaku ingin membantah

"Karena kamu sekretaris pak adzriel, makanya kamulah yang saya utus! ujar pak Alex

"Tapi pak...! ujarku memelas

"Chik, ini demi perusahaan kita bersama! ujar pak Alex

Lalu ia pergi dari hadapan ku, aku ingin nangis rasa nya, aku tidak ingin kembali ke rumah pak adzriel lagi, karena apa?

"Karena aku sering di marahi oleh pak adzriel, dia juga sering memukul kepalaku dengan pulpen!

Huuu... huuu...aku pengen berhenti saja jadi sekretaris nya!

"Kamu tidak kenapa-napa? tanya teman sekantor ku

"Tidak apa-apa! ujarku kembali bersikap biasa dan profesional

Aku ke rumah pak adzriel menggunakan motorku, belum sampai di sana tanganku sudah berkeringat dingin.

"Yok bisa yok!

Sampai di halaman rumah pak adzriel aku memarkirkan motor ku, kaki ini melangkah dengan gemetaran menuju pintu rumah nya

"Assalamualaikum! sahut ku

"Wa'alaikumussalam! sahut seseorang dari dalam rumah besar bak istana ini

"Eh, mbak Chika silahkan masuk mbak! ucap art rumah ini

Aku di bawa masuk dan di persilahkan duduk di sofa ruang tamu oleh art ini, sudah sering aku ke sini tapi aku masih saja gemetaran.

"Hadapi chika, ini tantangan bagi kamu!

Pak adzriel datang bersamaan dengan art rumah yang mengantarkan minuman untuk ku, aku berdiri untuk memberi hormat kepada bapak adzriel ini.

"Mana laporan yang harus saya tanda tangani? ia langsung meminta laporan ke aku sementara aku tidak di persilahkan duduk dulu.

"Saya berdiri aja ni pak? ucapku

"Ngapain kamu berdiri, saya datang kamu malah berdiri kayak orang mau pamitan aja! ucap nya dengan jutek

Sabar Chika sabar ini ujian untuk kamu!

"Sudahlah pak, saya nggak punya banyak waktu! ujarku sok sibuk

"Ya, mana laporan nya? ujar nya

Aku mengeluarkan laporan yang pak Alex berikan padaku tadi, lalu aku memberikan nya ke pak adzriel.

Dia membaca laporan itu dulu sebelum ia tanda tangan.

5 menit kemudian...

Teh yang di buatkan oleh art tadi sudah habis aku minum tapi bos tengil ini belum selesai juga membaca laporan nya!

"Lama ya! gumamku sambil melirik ke sana sini.

Dia tidak tersinggung dengan ucapan ku, dengan kesal nya aku ikut duduk di sebelah nya ingin melihat apa yang ia baca, kok selama itu!

"Bapak ngerjain saya? ujarku

Kalian tau, laporan ini hanya beberapa paragraf saja, masa iya selama ini membacanya!

"Plakk!

Ia memukul kepalaku dengan pulpen, aku menggenggam tangan ku karena kesal plus jengkel abis!

"Bisa diam dulu! ucap nya sangat dingin

"Lama lagi pak? tanya ku

"Huuf... chika saya lagi mempelajari ini dulu, jadi kamu D I A M! ucap nya menekan kata diam

Mata elangnya itu membuat aku takut dan ucapan nya itu bikin aku keringat dingin.

Sambil menunggu ia selesai membaca laporan itu, aku berdiri sambil melihat-lihat isi rumah ini, aku pergi ke arah sisi kanan rumah ini, ternyata di sebelah kanan rumah ini ada gym pak adzriel.

"Ternyata dia suka olahraga!

Selesai lihat-lihat aku kembali lagi ke tempat pak adzriel, takutnya ia mencari ku.

Putar balik dan...

Dukk

"Aawss... sakit! hidung ku kejedot sesuatu yang keras tapi sedikit lunak.

"Bukanya kerja malah keluyuran! ujar nya

Astaga, berarti hidungku kejedot sama dada six pack pak adzriel!

"Bapak punya gym? tanya ku untuk menetralkan jantung ku supaya tidak ingat lagi dengan kejadian barusan

"Kerja, buka nanya yang lain! ujar nya

"Haha...iya kerja! ujar ku dengan tertawa di buat-buat

Dia heran dengan ku karena sikap aku berubah menjadi konyol, astaga aku kenapa ya?

Aku jalan mendahului dia aku tidak ingin melihat dia lagi, sudah cukup malu aku hari ini!

"Laporan nya sudah bapak tanda tangani? tanya ku

"Belum! ujar nya

Aku mengerjap-ngerjapkan mataku sambil mengepal tanganku, aku sangat kesal dengan nya, dari tadi dia ngapain aja?

Mama papa aku ingin nangis, huuu....huuuaa...mama papa aku ingin berhenti kerja!

"Bapak adzriel yang terhormat kenapa belum ditanda tangan? tanya ku dengan lembut, aslinya ingin memaki nya

"Kamu saja tidak ada di samping saya! ujar nya

Kenapa harus aku, aku menunjuk diriku sendiri tanpa di lihat oleh nya, karena aku membelakangi nya.

"Maksud saya, kamu harus lihat kalau saya sendiri yang menanda tangani ini! ujar nya

Aku tersenyum kecil ciee...kayaknya dia ada sesuatu deh sama aku! hahahai...asikk pak jutek mulai ada rasa.

Eeh...tapi kamu jangan GR dulu chika!, dasar chika! hehehe...!

"Buruan pak, saya nggak banyak waktu! aku mendesak nya agar aku bisa pergi dari sini

"Saya tidak bisa kalau di desak! ujar nya

"Oke, santai saja, mari kita saksikan bapak adzriel menandatangani laporan ini! ujar ku seperti MC saja.

Btw sudah cocok belum aku jadi MC?

Sudahlah jangan bahas yang lain dulu, mari kita lanjutkan melihat bapak jutek tanda tangan.

Srek

bunyi pena yang ia coret kan di atas kertas itu.

"Sudah pak? tanya ku

"Sudah! jawab nya

Lalu aku mengambil map berwarna kuning yang berisi laporan itu dari hadapan nya, ku masukan kembali map itu ke dalam tas ku.

"Terima kasih atas waktu nya bapak adzriel! ujar ku dengan suara lembut

Dia tersenyum samar bahkan senyumnya itu tidak bisa di lihat secara langsung.

"Saya yang berterima kasih pada kamu, kamu rela ke sini demi meminta tanda tangan, coba karyawan lain di suruh ke sini, pasti mereka tidak mau!

"Kamu karyawan yang mau datang ke rumah saya, saya salut dengan kamu! ujar nya

Aku hanya terpaksa pak boro-boro aku mau ke sini lagi, kalau nggak di paksa nggak akan saya mau ke sini.

"Haha...makasih pak, saya permisi dulu! ujar ku dengan tertawa kecil

Kadang gue heran sama dia, kadang dia baik kadang dia jutek, dan kadang dia lembutnya minta ampun!

"Kunci motor gue mana?

Aku mencari kunci motorku di dalam tas dan di saku baju ku, tapi tidak ketemu juga.

"Apa jangan-jangan tertinggal di dalam!

Apa boleh buat aku harus balik ke dalam terus ambil kunci sialan itu, pakai tinggal segala kunci sialan itu!

"Kenapa balik lagi? tanya nya yang masih duduk di sana

"Kunci sialan tertinggal pak! ujar ku

"Ehh...maksud saya kunci motor saya pak! ujar ku

Dia mengangguk lalu melemparkan kunci motor itu padaku.

Baru saja dia bersikap baik padaku tapi ini malah tengil lagi, dasar bos sialan kamu pak!

....

bersambung...

...----------------...

Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!🙏

(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya 🙏)

(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)

(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih ini🙏

semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian 🙏

Episodes
1 part 1. Awal Pertemuan
2 part 2. Tatapan Mata Elangnya
3 part 3. (POV Adzriel) El Rindu Papa!
4 part 4. Tv Yang Menonton Aku
5 part 5. Kena Sp 1
6 part 6. (POV Chika) Kesabaran Ku Benar-benar Diuji
7 part 7. Mulutnya Kayak Comberan
8 part 8. Merasa Bersalah
9 part 9. Kira-kira Siapa Yang Menolong Aku?
10 part 10. Bos Besar Aneh!
11 part 11. (POV Chika) Dasar Bos Sialan Kamu Pak
12 part 12. Hati-hati Di Jalan
13 part 13. Sikap Adzriel Sangat Berbeda
14 part 14. Di Pecat
15 part 15. Bimbang
16 part 16 Kok Mama Marah Sama Aku
17 part 17. Kenapa Semua Orang Belaian Chika
18 part 18. (POV Adzriel) Lebih Baik Jalan Kaki
19 part 19. Sekilas Ku Lihat Gedung Pencakar Langit
20 part 20. Saling Diam
21 part 21. (POV Adzriel) Senyummu Candu Ku
22 part 22. Dapat Teman Kok Gini Amat
23 part 23. Masalah Sudah Selesai, Minta Maaf Sulit
24 part 24. Melepas Penat
25 part 25. Bingung, Bingung, Bingung
26 part 26. POV Adzriel
27 part 27. Gimana Nggak Marah Coba
28 part 28. Anak Mileneal Bukan Anak Zaman Kuno!
29 part 29. Sampai Jumpa Kembali Pak Adzriel
30 part 30. POV Mama Saras
31 part 31. Buat Kue Bareng Camer
32 part 32. Sudah Lama Menyimpan
33 part 33. Presdir Ku Cinta Ku
34 part 34. Nasib Pacaran Sama Bos Besar
35 part 35. Panti Asuhan Mutiara Cinta
36 part 36. Bos Besar Ku
37 part 37. Pacaran Setelah Nikah Aja
38 part 38. Ngumpul Bareng Teman
39 part 39. Bohong Itu Dosa
40 part 40. Menjauh Dulu
41 part 41. Punya Kekasih Tapi Tak Dianggap
42 part 42. Cari Suami Saya
43 part 43. Buru-buru Minta Di Lamar
44 part 44. Lagi Ngirit Buat Modal Nikah
45 part 45. Bikin Kejang-kejang Lihat Senyum Nya
46 part 46. Gadis Jago Silat
47 Part 47. POV Alex & Hanum
48 part 48. Bikin Stroke Jantung
49 part 49. Alex Menyebalkan
50 part 50. Alex Dan Hanum Bertemu Lagi
51 part 51. Hanum Si Gadis Jago Silat Itu
52 part 52. Lamaran Sekaligus Tunangan
53 part 53. Pernikahan ( Happy Ending)
Episodes

Updated 53 Episodes

1
part 1. Awal Pertemuan
2
part 2. Tatapan Mata Elangnya
3
part 3. (POV Adzriel) El Rindu Papa!
4
part 4. Tv Yang Menonton Aku
5
part 5. Kena Sp 1
6
part 6. (POV Chika) Kesabaran Ku Benar-benar Diuji
7
part 7. Mulutnya Kayak Comberan
8
part 8. Merasa Bersalah
9
part 9. Kira-kira Siapa Yang Menolong Aku?
10
part 10. Bos Besar Aneh!
11
part 11. (POV Chika) Dasar Bos Sialan Kamu Pak
12
part 12. Hati-hati Di Jalan
13
part 13. Sikap Adzriel Sangat Berbeda
14
part 14. Di Pecat
15
part 15. Bimbang
16
part 16 Kok Mama Marah Sama Aku
17
part 17. Kenapa Semua Orang Belaian Chika
18
part 18. (POV Adzriel) Lebih Baik Jalan Kaki
19
part 19. Sekilas Ku Lihat Gedung Pencakar Langit
20
part 20. Saling Diam
21
part 21. (POV Adzriel) Senyummu Candu Ku
22
part 22. Dapat Teman Kok Gini Amat
23
part 23. Masalah Sudah Selesai, Minta Maaf Sulit
24
part 24. Melepas Penat
25
part 25. Bingung, Bingung, Bingung
26
part 26. POV Adzriel
27
part 27. Gimana Nggak Marah Coba
28
part 28. Anak Mileneal Bukan Anak Zaman Kuno!
29
part 29. Sampai Jumpa Kembali Pak Adzriel
30
part 30. POV Mama Saras
31
part 31. Buat Kue Bareng Camer
32
part 32. Sudah Lama Menyimpan
33
part 33. Presdir Ku Cinta Ku
34
part 34. Nasib Pacaran Sama Bos Besar
35
part 35. Panti Asuhan Mutiara Cinta
36
part 36. Bos Besar Ku
37
part 37. Pacaran Setelah Nikah Aja
38
part 38. Ngumpul Bareng Teman
39
part 39. Bohong Itu Dosa
40
part 40. Menjauh Dulu
41
part 41. Punya Kekasih Tapi Tak Dianggap
42
part 42. Cari Suami Saya
43
part 43. Buru-buru Minta Di Lamar
44
part 44. Lagi Ngirit Buat Modal Nikah
45
part 45. Bikin Kejang-kejang Lihat Senyum Nya
46
part 46. Gadis Jago Silat
47
Part 47. POV Alex & Hanum
48
part 48. Bikin Stroke Jantung
49
part 49. Alex Menyebalkan
50
part 50. Alex Dan Hanum Bertemu Lagi
51
part 51. Hanum Si Gadis Jago Silat Itu
52
part 52. Lamaran Sekaligus Tunangan
53
part 53. Pernikahan ( Happy Ending)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!