part 12. Hati-hati Di Jalan

Aku sudah sampai di kantor lalu aku mencari pak Alex untuk mengembalikan laporan ini padanya.

"Kalian lihat pak Alex tidak? tanya ku pada karyawan yang lain

"Pak Alex belum selesai meeting! ujar mereka

Huff...untung saja pak Alex belum selesai meeting, jadinya aku tidak terlalu terburu-buru mengembalikan laporan ini pada nya.

"Babu dari mana ini? ujar Rena si 3r itu

"Anak baru emang layaknya jadi babu! ujar Resi

"Babu kampungan! ujar Risa

"Ha-ha-ha...!

Mereka bertiga menertawai ku sebagai babu nya pak Alex, wah mulut comberan emang nggak bisa di jaga ya.

"Eh, mulut comberan kalian bisa tidak, nggak gangguin gue! ujar ku

"Ngomong kalian itu sampah! ujar ku

"Gue lupa, kalau mulut kalian itu comberan, ya pantasnya emang kayak sampah keluarnya! ujar ku melenggang pergi

"Dasar kampungan lo, lihat aja nanti pembalasan kita! sorak nya

Aku menutup kedua telingaku dengan tanganku, mereka pikir mereka siapa?

Bos?

Jelas nggak lah yang bos di sini pak adzriel terhormat, jadi aku tidak perlu takut sama si mulut mercon itu!

Aku kembali ke meja kerjaku, kini aku sedang mengerjakan pekerjaan ku, beruntung nya aku telah bisa mengerjakan tugas ini, aku banyak berterima kasih pada pak Alex.

Karena selama ini dia telah membantu dan mengajariku dengan baik.

"Chik, sudah ditanda tangani? tanya pak Alex yang tiba-tiba sudah muncul di hadapan ku

"Ooh, sudah pak, sebentar! ujar ku

Lalu aku mengambil map warna kuning itu dari dalam tas ku.

"Ini pak! ujar ku menyodorkan map kuning itu

Dia mengangguk kecil seraya tersenyum, "terima kasih chik! ujar nya

Aku tersenyum saja, chak chik, chak chik...nama aku Chika bukan chik!

"Adzriel marah tidak? tanya nya

"Nggak, baik malahan! ujar ku

"Ha? baik...! ujar nya tidak percaya

"Iya, baik plus jutek! ujar ku

"BESOK-BESOK SAYA TIDAK MAU KE SANA LAGI, TITIK! ujarku ngegas ke pak Alex

Pak Alex langsung menutup kedua telinganya dengan tangan nya.

"Telinga ku...! lirih nya

"Astaga chik... telinga saya sampai lobang nya besar! ujar nya

"Intinya saya tidak mau ke sana lagi pak, tiap ke sana saya selalu kena pukulan pulpen, kalau tidak kena pukulan pulpen pasti saya dimarahi, sudah di marahi sikap nya jutek dan dingin lagi! ujarku

"Pasti kamu buat masalah! tuduh pak Alex

Dih niat banget aku buat masalah sama dia, yang ada aku sudah baik-baik malah dianya yang cari gara-gara.

"Dih ya kali pak! ujar ku

"Bantuin saya napa chik, kerjaan saya juga numpuk gara-gara adzriel nggak masuk! ujar nya dengan tampang iba

Aku pura-pura tidak melihat tampang menyedihkan nya itu, aku pura-pura fokus ke layar komputer.

Aaah kalau di lihat tampang sedihnya itu, aku jadi tidak tega!

"Saya akan traktir kamu setiap makan siang, selama satu minggu! ujar nya

Dih cuma sanggup satu minggu!, tolak aja dulu.

"Dua minggu!

Menggeleng

"Tiga minggu!

Menggeleng

"Satu bulan! ujar nya

Tersenyum lebar lalu...

"Deal! ujar ku menyodorkan tanganku ke tangan nya

"Oke, deal! ujar nya

Asikkk...selama satu bulan di traktir makan siang sama pak Alex, lumayan uang jajan bisa aku tabung!

"Biarlah aku rugi satu bulan, yang terpenting aku tidak terlalu repot! ujar nya mengaruk-garuk kepalanya

Aku hanya tersenyum bahagia saja, hahai...rezeki anak Sholehah!

"Gaji bapak kan banyak jadi nggak akan rugi lah cuma satu bulan doang! ujar ku dengan enteng

"Sudahlah, nanti kamu balik lagi ke rumah adzriel, nanti aku beri berkas nya ke kamu! ujar nya melenggang pergi sambil membawa map kuning itu.

Apa? ke rumah pak adzriel yang terhormat itu lagi?

"Pak Alex saya lagi nih? tanya ku menyoraki nya

"Yupss! ujar nya seraya mengacungkan jempol nya ke udara

"Sampai kapan pak? tanya ku

"Kesepakatan kita sampai satu bulan kan, berati satu bulan itu! ujar nya

Aku terduduk lemas di kursi kerjaku, selama itu aku harus bolak-balik ke sana?, selama itu juga aku akan kena marah dia?

"Nggak bisa di biarkan!

...

Sore harinya dokter datang ke rumahku, selama ini dokter yang datang ke rumah, aku tidak mau bolak-balik rumah sakit lagi, jadi aku minta untuk dokter saja yang datang ke rumah.

"Bagaimana anak saya dok?, jantungnya tidak bermasalah lagi kan? tanya mama

Sementara aku berbaring di atas tempat tidur.

"Semuanya baik-baik saja bu hanya saja pasien harus istirahat total selama satu bulan penuh ataupun lebih juga tidak apa-apa! ujar dokter

"Oh iya, obat yang saya berikan waktu itu sudah di minum dengan teratur kan? tanya dokter

"Sudah dok! jawabku

"Baik, kalau tidak ada apa-apa lagi saya pamit dulu, karena saya harus memeriksa pasien lainnya! ujar dokter

"Baik dokter, mari saya antar! ujar mama

Lalu dokter itu bersama mama pergi keluar, aku menyenderkan tubuhku ke kepala ranjang.

Kalau aku harus istirahat total dan tidak bisa melakukan apa-apa, terus kantor siapa yang urus?

Alex selama ini sudah membantu ku, masa iya aku harus merepotkan dia selama satu bulan ini!

"El di luar ada pacar kamu! ujar mama

Pacar? semenjak kapan aku punya pacar?

"Ma, mama jangan asal bicara aku belum punya pacar ma! ujar ku

"Iya, pacar sekretaris kamu itu lho! ujar mama

"Itu cuma sekretaris aku ma, bukan pacar aku! ujar ku

Sudah berkali-kali aku bilang ke mama kalau Chika itu bukan pacar ku, tapi mama malah ngeyel kalau sekretaris ku itu pacarku.

"Temui sana, dari pagi tadi mama liat dia ke sini juga lho, sore juga ke sini, mungkin dia mau nginap kali! ujar mama

"Dia cuma antar berkas yang di suruh sama Alex ma, mama ada-ada aja deh mana mau dia nginap! ujar ku.

"Kalau nginap di sini dia harus jadi istriku dulu! gumamku

"Apa? coba ulang lagi mama nggak dengar! ujar mama

Untung mama tidak dengarnya!

"Nggak ma! ujar ku tersenyum

Kini aku pergi ke bawah untuk menemui chika, kenapa Alex selalu mengutus Chika ke sini?

"Mana berkas yang akan saya pelajari? ujar ku

Dia melihat ku dengan tatapan yang tidak biasanya.

"Kamu nanya? ujar nya

"Kamu bertanya-tanya! jawab ku

"Sebentar! ujar nya

Lalu ia mengambil berkas itu dari dalam tas nya, kali ini berkas yang ia bawa cukup banyak.

"Ini aja yang di suruh Alex? tanya ku

"Iya, bapak adzriel yang terhormat! ujar nya

"Saya permisi dulu pak, di kantor masih banyak pekerjaan! ujar nya

"Oke, terima kasih! ujar ku

"Hati-hati di jalan! ujar ku

Dia melihatku seraya tersenyum tipis, "iya pak! ujar nya

...

bersambung...

...----------------...

Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!🙏

(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya 🙏)

(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)

(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih ini🙏

semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian 🙏

Episodes
1 part 1. Awal Pertemuan
2 part 2. Tatapan Mata Elangnya
3 part 3. (POV Adzriel) El Rindu Papa!
4 part 4. Tv Yang Menonton Aku
5 part 5. Kena Sp 1
6 part 6. (POV Chika) Kesabaran Ku Benar-benar Diuji
7 part 7. Mulutnya Kayak Comberan
8 part 8. Merasa Bersalah
9 part 9. Kira-kira Siapa Yang Menolong Aku?
10 part 10. Bos Besar Aneh!
11 part 11. (POV Chika) Dasar Bos Sialan Kamu Pak
12 part 12. Hati-hati Di Jalan
13 part 13. Sikap Adzriel Sangat Berbeda
14 part 14. Di Pecat
15 part 15. Bimbang
16 part 16 Kok Mama Marah Sama Aku
17 part 17. Kenapa Semua Orang Belaian Chika
18 part 18. (POV Adzriel) Lebih Baik Jalan Kaki
19 part 19. Sekilas Ku Lihat Gedung Pencakar Langit
20 part 20. Saling Diam
21 part 21. (POV Adzriel) Senyummu Candu Ku
22 part 22. Dapat Teman Kok Gini Amat
23 part 23. Masalah Sudah Selesai, Minta Maaf Sulit
24 part 24. Melepas Penat
25 part 25. Bingung, Bingung, Bingung
26 part 26. POV Adzriel
27 part 27. Gimana Nggak Marah Coba
28 part 28. Anak Mileneal Bukan Anak Zaman Kuno!
29 part 29. Sampai Jumpa Kembali Pak Adzriel
30 part 30. POV Mama Saras
31 part 31. Buat Kue Bareng Camer
32 part 32. Sudah Lama Menyimpan
33 part 33. Presdir Ku Cinta Ku
34 part 34. Nasib Pacaran Sama Bos Besar
35 part 35. Panti Asuhan Mutiara Cinta
36 part 36. Bos Besar Ku
37 part 37. Pacaran Setelah Nikah Aja
38 part 38. Ngumpul Bareng Teman
39 part 39. Bohong Itu Dosa
40 part 40. Menjauh Dulu
41 part 41. Punya Kekasih Tapi Tak Dianggap
42 part 42. Cari Suami Saya
43 part 43. Buru-buru Minta Di Lamar
44 part 44. Lagi Ngirit Buat Modal Nikah
45 part 45. Bikin Kejang-kejang Lihat Senyum Nya
46 part 46. Gadis Jago Silat
47 Part 47. POV Alex & Hanum
48 part 48. Bikin Stroke Jantung
49 part 49. Alex Menyebalkan
50 part 50. Alex Dan Hanum Bertemu Lagi
51 part 51. Hanum Si Gadis Jago Silat Itu
52 part 52. Lamaran Sekaligus Tunangan
53 part 53. Pernikahan ( Happy Ending)
Episodes

Updated 53 Episodes

1
part 1. Awal Pertemuan
2
part 2. Tatapan Mata Elangnya
3
part 3. (POV Adzriel) El Rindu Papa!
4
part 4. Tv Yang Menonton Aku
5
part 5. Kena Sp 1
6
part 6. (POV Chika) Kesabaran Ku Benar-benar Diuji
7
part 7. Mulutnya Kayak Comberan
8
part 8. Merasa Bersalah
9
part 9. Kira-kira Siapa Yang Menolong Aku?
10
part 10. Bos Besar Aneh!
11
part 11. (POV Chika) Dasar Bos Sialan Kamu Pak
12
part 12. Hati-hati Di Jalan
13
part 13. Sikap Adzriel Sangat Berbeda
14
part 14. Di Pecat
15
part 15. Bimbang
16
part 16 Kok Mama Marah Sama Aku
17
part 17. Kenapa Semua Orang Belaian Chika
18
part 18. (POV Adzriel) Lebih Baik Jalan Kaki
19
part 19. Sekilas Ku Lihat Gedung Pencakar Langit
20
part 20. Saling Diam
21
part 21. (POV Adzriel) Senyummu Candu Ku
22
part 22. Dapat Teman Kok Gini Amat
23
part 23. Masalah Sudah Selesai, Minta Maaf Sulit
24
part 24. Melepas Penat
25
part 25. Bingung, Bingung, Bingung
26
part 26. POV Adzriel
27
part 27. Gimana Nggak Marah Coba
28
part 28. Anak Mileneal Bukan Anak Zaman Kuno!
29
part 29. Sampai Jumpa Kembali Pak Adzriel
30
part 30. POV Mama Saras
31
part 31. Buat Kue Bareng Camer
32
part 32. Sudah Lama Menyimpan
33
part 33. Presdir Ku Cinta Ku
34
part 34. Nasib Pacaran Sama Bos Besar
35
part 35. Panti Asuhan Mutiara Cinta
36
part 36. Bos Besar Ku
37
part 37. Pacaran Setelah Nikah Aja
38
part 38. Ngumpul Bareng Teman
39
part 39. Bohong Itu Dosa
40
part 40. Menjauh Dulu
41
part 41. Punya Kekasih Tapi Tak Dianggap
42
part 42. Cari Suami Saya
43
part 43. Buru-buru Minta Di Lamar
44
part 44. Lagi Ngirit Buat Modal Nikah
45
part 45. Bikin Kejang-kejang Lihat Senyum Nya
46
part 46. Gadis Jago Silat
47
Part 47. POV Alex & Hanum
48
part 48. Bikin Stroke Jantung
49
part 49. Alex Menyebalkan
50
part 50. Alex Dan Hanum Bertemu Lagi
51
part 51. Hanum Si Gadis Jago Silat Itu
52
part 52. Lamaran Sekaligus Tunangan
53
part 53. Pernikahan ( Happy Ending)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!