ks. 5

Projeck

Setelah makan siang, para staf kantor properti yang ada di Jalan Simatupang, mereka sudah berkumpul di salah satu Aula rapat.

"Saya mengumpulkan para staf semuanya di sini, karena ada klien kita yang meminta dibuatkan rumah sakit dengan mengusung tema Green and healthy Hospital. kita harus bisa memenangkan tender ini, karena bisa menaikan popularitas kantor kita!" ujar Wira sebagai manajer perusahaan.

Para staf yang menghadiri rapat, hanya mengganggukan kepala seolah paham dengan apa yang disampaikan, mereka tidak ada yang bertanya karena belum dipersilahkan.

"Untuk memimpin proyek ini, saya percayakan kepada Pak Fathan!" lanjut manajer perusahaan menentukan siapa yang menjadi motor dalam menangani proyek yang hendak digarap oleh perusahaannya. diiringi dengan tepuk tangan para staf yang hadir di aula rapat, seolah memberikan selamat kepada Fathan yang baru saja dipercaya menjadi pemimpin.

"Terima kasih atas kepercayaannya! Semoga saya tidak mengecewakan bapak." jawab Fathan sambil berdiri, kemudian memberikan hormat kepada semua orang yang hadir di aula itu terutama kepada sang Manager.

"Selamat bertugas semoga semuanya lancar! Saya rasa rapat hari ini Cukup sampai di sini. nanti kita akan mengadakan rapat kembali setelah ada perkembangan." tutup sang Manager mengakhiri pertemuan.

"Selamat ya Pak!" ujar salah seorang karyawan bernama Andi, mengucapkan selamat terhadap Fathan karena dia dipercaya memimpin proyek.

"Terima kasih! Ayo kita bekerja!" Jawab Fathan sambil berjalan duluan menuju ruang kantornya, dia tidak ingin menunda pekerjaan.

Setelah berada di kantor, Fathan mengajak beberapa staf yang bisa diandalkan, mereka dikumpulkan di ruang kerja.

"Tolong bantu saya! karena saya tidak bisa berbuat banyak, tanpa bantuan kalian." ucap Fathan mengawali acara rapat tertutup.

"Baik, Pak! Ayo kita kerjakan bersama-sama!" jawab Andi yang tergabung dalam grup yang diketuai oleh Fathan.

"Kita mulai dari mana?" tanya seorang karyawan.

"Kita mulai dari desain bangunan, baru kita menambahkan aspek green and healthynya!" jawab Fathan sambil membuka komputer, kemudian dia menyampaikan ide tentang rencana bangunan yang hendak Iya buat, sambil mencocokkan dengan data yang ia terima dari klien.

Akhirnya para karyawan,  terfokus dengan pekerjaan masing-masing, sesuai tugas dan kemampuannya. hingga lewat waktu pulang mereka masih tetap bekerja.

"Kita mau ngelembur nih?" tanya Andi sambil meregangkan tangannya yang terasa pegal, karena harus memainkan keyboard dan Mouse terus menerus.

"Kita selesaikan sketsanya terlebih dahulu, baru kita pulang! Agar besok tidak banyak yang kita kerjakan!" jawab Fathan yang masih terfokus Menatap layar komputernya.

Pukul 19.30, Mereka pun masih tetap bergelut dengan pekerjaan yang hendak mereka selesaikan. Meski terasa sangat melelahkan, namun mereka tetap enjoy. karena sesekali ada ocehan celotehan yang membuat mereka bisa tersenyum.

Truk! truk! Truk!

Pintu ruangan mereka ada yang mengetuk, membuat semua orang yang ada di ruangan itu, menghentikan pekerjaannya sesaat.

"Masuk!" seru Andi.

Pintu ruangan itu terbuka, lalu terlihatlah seorang wanita cantik sedang berdiri di ambang pintu. di tangannya terlihat ada plastik berisi makanan.

"Wah! istri bapak udah ngejemput tuh!" ujar Andi setelah mengetahui Siapa yang datang, namun yang diajak berbicara hanya melirik wanita cantik itu dengan ujung mata, Tak sedikitpun tertarik dengan kehadirannya. Padahal perempuan itu datang hanya untuknya.

"Makan dulu jangan kerja terus!" ujar Kirana setelah masuk ke dalam ruangan. kemudian tanpa disuruh dia membuka box berisi bakwan Itali yang terlihat masih mengepul.

"Wah mantap nih! lagi lapar ada yang bawa makanan." ujar seorang karyawan sambil bangkit dari tempat duduknya, untuk mendekati meja di mana Kirana berdiri.

Karyawan lain pun mulai bangkit dari tempat kerjaannya, kemudian mereka mengambil makanan yang diberikan oleh anak bos mereka. "Terima kasih Bu Kirana, sering-sering aja seperti ini!" ujar Andi sambil tersenyum, kemudian dia juga mengikuti karyawan lainn yang mengambil makanan pemberian dari Kirana. hanya Fathan yang masih tetap terfokus dengan pekerjaannya, seolah dia tak menganggap kehadiran anak pemilik perusahaan.

Dengan inisiatif sendiri wanita cantik itu membuka tasnya, kemudian mengambil tisu untuk mengambil makanan. setelah potongan bakwan itu diambil dia pun mendekati ke arah Fathan.

"Makan dulu nih!" seru Kirana sambil mendekatkan makanan itu ke dekat mulut Fathan

Yang Mau disuapin hanya melirik sebentar, kemudian dia mengambil makanan itu lalu disimpan di mejanya.

"Bod0h banget ya! Pak Fathan, masa cewek secantik itu malah dia cuekin, Apalagi dia anak bos kita. kalau gua diperhatiin seperti itu, nggak akan aku sia-siakan." ujar seorang karyawan yang berbisik kepada Andi.

"Tahu, mungkin pak Fathan sudah memiliki istri di kampungnya." jawab Andi menebak

"Emang iya tah?"

"Nggak tahu juga sih! kan itu baru mungkin, karena kita nggak ada yang tahu kehidupan pak Fathan di kampungnya seperti apa."

"Udah! udah! jangan menggosip. kita kan bukan karyawati, mendingan kita selesaikan pekerjaan biar kita cepat pulang dan beristirahat." ujar salah seorang yang menengahi, kemudian dia mulai Kembali ke tempat kerjanya.

Sedangkan yang dibicarakan, mereka sedang asyik dengan dunianya masing-masing. yang pria sibuk dengan layar komputernya, sedangkan yang perempuan sibuk dengan menatap Wajah pria yang tak menghiraukannya.

Pukul 20.00, akhirnya Fathan memutuskan untuk berhenti sementara waktu, dan akan melanjutkannya Keesokan pagi. merasa kasihan terhadap staf-staf yang membantunya.

Para karyawan itu pun berpamitan kepada Fathan dan Kirana, yang masih sibuk dengan posisinya masing-masing.

"Istirahat dulu Pak! besok juga masih ada waktu." ujar Andi mengingatkan sahabatnya.

"Terima kasih bro! sebentar lagi aku juga akan pulang. Ini tanggung sedikit lagi." ujar Fathan sambil menerima tos yang diulurkan oleh sahabatnya kantornya.

"Ya sudah! hati-hati, saya pulang duluan ya."

Setelah semua karyawan keluar dari kantor. Menyisakan Fathan dan Kirana yang masih belum mengobrol, walaupun beberapa kali Kirana menegurnya, namun Fathan tetap Acuh sibuk dengan pekerjaannya.

"Pulang yuk!" ajak Kirana karena setelah 30 menit menunggu, Fathan tak terlihat berniat mengakhiri pekerjaannya.

"Ibu tadi datang sendiri kan, kenapa sekarang ngajak pulang." jawab pria tampan, berbadan kekar dengan Brewok tipis menghiasi pipinya.

"Sudah malam, nanti kamu sakit!"

"Duluan saja Bu!" ujarnya sambil mengambil makanan yang tadi diberikan oleh Kirana. dengan nyaman dia menyantap makanan itu sambil tetap Menatap layar komputer.

Pukul 21.00, barulah Fathan mematikan komputer. membuat Kirana sedikit tersenyum, karena sebentar lagi dia bisa mengobrol dengan pria pujaannya. Namun sayang itu hanya angan belaka, karena Fathan setelah mematikan komputer. dengan Acuh Dia berjalan menuju keluar ruangan, kalau Kirana tak segera keluar, dia akan tega mengunci wanita cantik itu di dalam ruangannya.

Setelah mengunci ruangan kantor, dengan santai Fathan pun menuruni lantai menggunakan lift kantor, menuju tempat parkir. Tak sedikitpun dia menghiraukan kehadiran Kirana yang berjalan mengekornya.

Setelah sampai di parkiran, pria tampan itu menaiki motor kebanggaannya. motor besar, berwarna merah, memakai kopling. melihat pria yang diikutinya sudah menaiki motor, dengan cepat kirana pun ikut naik di jok belakang, membuat Fathan sedikit melirik ke arahnya

"Mau ke mana?" tanya Fathan sedikit.

"Nginep di rumah kamu!" jawab Kirana sambil memeluk tubuh pria idamannya dari belakang, namun dengan cepat pelukan itu dilepaskan. walaupun seperti itu Fathan tetap memberikan helm yang selalu dia bawa. membuat kedua sudut bibir wanita cantik itu terangkat dengan sempurna, merasa bahagia dengan apa yang dilakukan oleh Fathan.

Setelah Kirana memakai helm, Fathan pun mulai menarik tuas gas motor, seiring dengan melepaskan handle kopling. dengan kecepatan sedang motor besar itu membelah gemerlap kota Jakarta, yang terlihat sangat indah ketika malam hari. lampu-lampu yang berkelap-kelip seperti terangnya hati Kirana, karena bisa pulang bersama pria yang selalu mengganggu syaraf otaknya.

Sebelum sampai ke apartemen yang disewa oleh Fathan, dia pun mampir terlebih dahulu ke salah satu warung dari Sumatera Utara. membuat hati Kirana kembali merasakan kebahagiaan, karena selain Dia bisa pulang barang dia juga bisa makan bersama. meski hanya di restoran Sederhana, tapi itu akan menjadi momen terindah dalam hidupnya. namun senyum itu membias dari bibir indahnya. ketika pria itu membungkus makanan yang ia beli.

Tanpa mengajak Kirana yang sudah duduk di kursi warung nasi, Fathan kembali ke motornya dengan membawa dua bungkus nasi. melihat pria yang sedang dikejarnya pergi, dengan cepat Kirana pun menyusul lalu naik kembali ke jok belakang.

Sesampainya di depan pintu apartemen, dengan segera Fathan pun membuka kuncinya.

"Masuk! apa mau tidur di luar?  tanya Fathan sambil menatap mata indah milik Kirana.

"Kamunya awas dong! jangan di depan pintu seperti itu. Aku masuknya lewat mana?"

Mendengar jawaban dari Kirana dengan segera Fathan pun masuk ke dalam, tanpa menghiraukan keberadaan gadis yang mendengus kesal. Fathan terus berjalan menuju ke arah dapur mengambil piring untuk alas nasi yang baru ia beli.

Sekembalinya dari dapur terlihat Kirana masih berdiri di dekat pintu, karena belum dipersilakan duduk oleh tuan rumah.

Terpopuler

Comments

Jasreena

Jasreena

menu nya apa ya warung mkn Sumatra Utara...

2023-08-04

0

lihat semua
Episodes
1 KS. 1
2 ks. 2
3 ks. 3
4 ks. 4
5 ks. 5
6 ks. 6
7 ks. 7
8 ks. 8
9 ks. 9
10 KS. 10
11 KS. 11
12 KS. 12
13 KERANJANG SAYUR 13
14 ks. 14
15 ks. 15
16 ks. 16
17 ks. 17
18 ks. 18
19 ks. 19
20 ks. 20
21 ks. 21
22 ks. 22
23 ks. 24
24 ks 25
25 KS. 26
26 ks. 27
27 ks 28
28 ks 29
29 ks 30
30 ks 31
31 ks 32
32 ks 34
33 Ks. 34
34 KS. 35
35 KS. 35 B
36 Ks. 36
37 KS. 37
38 KS. 38
39 KS. 39
40 KS. 40
41 KS. 41
42 KS 42
43 KS. 43
44 KS 44
45 KS. 45
46 KS. 46
47 KS. 47
48 KS. 48
49 KS. 49
50 KS. 50
51 KS. 51
52 KS. 52
53 ks 53
54 KS. 54
55 KS. 55
56 KS. 56
57 KS. 57
58 ks 58
59 KS. 59
60 ks 60
61 KS. 61
62 ks. 62
63 Ks. 63
64 KS. 64
65 ks. 65
66 Ks 66
67 Ks 66
68 KS 68
69 KS. 69
70 Ks. 70
71 ks. 71
72 KS 72
73 KS. 73
74 KS. 74
75 KS. 75
76 KS. 76
77 ks 77
78 Ks. 78
79 KS 79
80 KS. 80
81 Ks. 81
82 KS. 82
83 KS. 83
84 KS 84
85 KS. 85
86 ks. 86
87 KS. 87
88 KS. 88
89 ks. 89
90 KS. 90
91 ks. 91
92 KS. 92
93 KS. 93
94 ks. 94
95 KS. 95
96 KS. 96
97 ks 97
98 KS. 98
99 KS. 99
100 KS. 100
101 KS. 101
102 KS. 102
103 KS. 103
104 KS. 104
105 ks. 105
106 KS. 106
107 KS. 107
108 KS. 108
109 KS. 109
110 KS. 110
111 KS. 111
112 KS. 112
113 KS. 113
114 Ks. 114
115 KS 115 TAMAT
Episodes

Updated 115 Episodes

1
KS. 1
2
ks. 2
3
ks. 3
4
ks. 4
5
ks. 5
6
ks. 6
7
ks. 7
8
ks. 8
9
ks. 9
10
KS. 10
11
KS. 11
12
KS. 12
13
KERANJANG SAYUR 13
14
ks. 14
15
ks. 15
16
ks. 16
17
ks. 17
18
ks. 18
19
ks. 19
20
ks. 20
21
ks. 21
22
ks. 22
23
ks. 24
24
ks 25
25
KS. 26
26
ks. 27
27
ks 28
28
ks 29
29
ks 30
30
ks 31
31
ks 32
32
ks 34
33
Ks. 34
34
KS. 35
35
KS. 35 B
36
Ks. 36
37
KS. 37
38
KS. 38
39
KS. 39
40
KS. 40
41
KS. 41
42
KS 42
43
KS. 43
44
KS 44
45
KS. 45
46
KS. 46
47
KS. 47
48
KS. 48
49
KS. 49
50
KS. 50
51
KS. 51
52
KS. 52
53
ks 53
54
KS. 54
55
KS. 55
56
KS. 56
57
KS. 57
58
ks 58
59
KS. 59
60
ks 60
61
KS. 61
62
ks. 62
63
Ks. 63
64
KS. 64
65
ks. 65
66
Ks 66
67
Ks 66
68
KS 68
69
KS. 69
70
Ks. 70
71
ks. 71
72
KS 72
73
KS. 73
74
KS. 74
75
KS. 75
76
KS. 76
77
ks 77
78
Ks. 78
79
KS 79
80
KS. 80
81
Ks. 81
82
KS. 82
83
KS. 83
84
KS 84
85
KS. 85
86
ks. 86
87
KS. 87
88
KS. 88
89
ks. 89
90
KS. 90
91
ks. 91
92
KS. 92
93
KS. 93
94
ks. 94
95
KS. 95
96
KS. 96
97
ks 97
98
KS. 98
99
KS. 99
100
KS. 100
101
KS. 101
102
KS. 102
103
KS. 103
104
KS. 104
105
ks. 105
106
KS. 106
107
KS. 107
108
KS. 108
109
KS. 109
110
KS. 110
111
KS. 111
112
KS. 112
113
KS. 113
114
Ks. 114
115
KS 115 TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!