19. BAB 19 - TES DNA

Terlepas dari insiden kemarin, hari - hari berikutnya Nara bisa belajar dengan damai. Meski begitu, Vano bisa kapan saja mempermainkannya. 'Jika benar, cowok itu ayahnya anakku, kenapa dia tega melakukan itu pada kami?' Nara terus saja memikirkan Vano.

"Hai Nara, lagi mikir apa sampai bengong begitu?" Daffa datang dari belakang. Nara menoleh, tersenyum padanya yang selalu ada di sampingnya seminggu ini.

"Awas loh, nanti ketabrak tiang bisa masuk rumah sakit," canda Daffa mentoel hidung mancung Nara, membuat waketosnya itu malu - malu. "Lagi mikir, akhir - akhir ini blackzak tidak membuat ulah, kenapa ya?" tanya Nara masih belum berani jujur ke Daffa.

"Ah soal itu, sebagian anak - anak blackzak sedang masa skors, jadi mereka seminggu ini tidak akan berbuat lagi," jelas Daffa tahu dari Mahendra yang sekarang pria dewasa itu berada di ruangannya bersama baby Alan yang ikut bersekolah. Kecil - kecil sudah masuk SMA, memang baby Alan yang beruntung, bukan?

"Ya sudah, aku ke kelas dulu, kamu kalau mau ketemu adikmu, pergi saja ke ruang Pak Mahendra," ucap Daffa menunjuk. "Hm, baik." Nara kemudian menghembus nafas lega dapat perlindungan dari Daffa, Ezra dan Mahendra. Entah kenapa, dia merasa seperti ratu yang dijaga ketat. Saat mau jalan lagi, tiba - tiba Ezra memanggil.

"Woy, waketos!" Nara pun menoleh ke kiri.

"Hm, apa?" tanya Nara. Ezra mendekat, berbisik - bisik.

"Anakmu nangis, cepat gih ke ruang Pak Mahendra."

Tanpa babibu lagi, Nara berlari ke ruang Mahendra disusul Ezra juga ikut. Sementara Garce, tidak sengaja melihat keduanya. "Kenapa ya, aku merasa mereka tambah dekat, apa cuma perasaanku saja kalau dua cowok itu menyukai Nara?" gumam Garce. Tiba - tiba ada cowok melewatinya.

"Ya itu hanya perasaanmu saja," ucapnya menoleh dan melirik sinis pada Garce yang terbelalak dapat disahut oleh ketua blackzak. "Vano Bastian?" Garce terkejut melihat Vano datang ke sekolah. Aura kekuasaannya memang kuat, sampai - sampai Garce tidak berdaya dan bergetar ketakutan. Terutama siswa lainnya berlari pergi, hanya fansnya yang masih bertahan memuja cowok tampan itu.

🍒🍒🍒🍒🍒🍒

"Nara, coba kamu tenangkan adikmu." Mahendra memberi baby Alan. Nara pun menggendongnya lalu menenangkan baby Alan yang merengek terus.

"Ezra, kamu di sini jagain Nara," 

"Hah? Kenapa harus gue?" tanya Ezra namun diberi jitakan di kepalanya.

PLATAK!

Aduh!!!

"Di sekolah harus sopan, berhenti pakai istilah gue - gue, dan nurut saja apa kata gurumu," ucap Mahendra marah. Ezra mengendus dan duduk manis di kursi. 'Mentang - mentang tua dari gue, sok - sokan bijaksana,' gerutunya dalam hati.

"Pak Mahendra mau kemana?" tanya Nara.

"Ke ruang kepala sekolah," jawab Pak Mahendra. 

"Untuk apa, Pak?" tanya Nara lagi. Belum juga dijawab, tiba - tiba ada yang menjawab duluan.

"Yosh, tentu saja bertemu denganku," sahut Vano sudah ada di dekat pintu yang terbuka. Sontak saja Ezra berdiri ingin menghajarnya, tetapi Mahendra mencegat.

"Tahan, Ezra. Dia datang bukan untuk melanjutkan waktu itu, dia hanya ingin bicara sesuatu padaku, kalian berdua tetap di sini dan jangan keluar sampai aku kembali, mengerti Nara?" Tatap Mahendra pada Nara yang menggigil ketakutan diberi seringai Vano. Secepatnya, Ezra berdiri di depan Nara menghalangi pandangan Vano. 

"Ck, dia pasti ada maunya, jarang - jarang dia masuk sekolah," decak Ezra setelah Mahendra dan Vano pergi. Dia pun menoleh, sontak terkejut melihat Nara masih ketakutan dan tidak mendengar baby Alan merengek.

"Nara, hei… tenanglah, selagi aku ada di sini kamu bakal aman - aman saja, sekarang mending tenangin anakmu dulu." Ezra menepuk bahunya.

"Keluar," kata Nara tanpa menoleh.

"Lha, kenapa tiba - tiba ngusir?" tanya Ezra. Nara pun mendongak, memperlihatkan baby Alan yang mau menettek.

"Baby Alan mau susu, apa kamu juga mau nyussu?"

Deggg…

"Ya kalau begitu, aku keluar jaga - jaga." Ezra terbata - bata saking malunya gara - gara Nara. Tetapi saat mau berbalik, tangan Nara yang begertar itu menahannya.

"Ada apa?"

"Jangan keluar,"

"Terus, aku mau berdiri di mana?" tanya Ezra meneguk ludahnya.

"Berdiri di situ, tapi jangan menoleh." Tunjuk Nara pada pintu yang tertutup. "Sial, kamu ini yang benar saja!" Kesal Ezra tidak suka diperintah - perintah. Tapi mau apa lagi, sebagai ketua Ozara, dia harus menjaga siswa di sekolah. Tetapi, setelah berdiri di tempatnya, baby Alan yang rakus entah dengan sengaja membuat Ezra tidak tahan.

"Caph…caph…caph!"

"Woy, Nara. Bisa nggak sih suruh anakmu jangan bikin suara kek begitu? Bikin geli dengarnya!" celetuk Ezra sedikit melirik punggung Nara yang sedang menyussui Alan.

"Sayang, diam ya, jangan begitu sama teman Bunda," tegur Nara, tetapi bayi kecil itu lebih rakus lagi membuat Nara mendeccah. "Ahh…shhtt…jangan sayang," lirih Nara membuat wajah Ezra memerah tomat.

"Ah sial, aku nggak tahan!"

Brak!

Nara tersentak cowok itu keluar, sedangkan baby Alan tertawa ria dan kembali menyussu. Kini Nara benar - benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan menghadapi Vano Bastian. Kebenciannya pun muncul serasa ingin mencekkik cowok yang kejam itu.

🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒

Sepulang sekolah, di rumah Daffa. Mahendra langsung membawa baby Alan yang terlelap ke kamar Nara kemudian melihat gadis itu yang sedang memikirkan Vano.

"Nara, setelah kamu ganti seragam, tolong ke bawah dan panggil Ezra juga, saya punya sesuatu yang harus ditanyakan pada kalian berdua. Mumpung Daffa sedang berada di rumah sakit." Titah Mahendra lalu turun ke bawah. Nara pun gelisah. "Apa jangan - jangan Vano sudah jujur soal rahasiaku? Tapi ini kan bahaya untuknya juga." Nara pun memanggil Ezra di kamarnya.

"Apaan?" tanya Ezra malas keluar kamar dan sedang bersiap tidur siang.

"Itu, Pak Mahendra panggil kita,"

"Buat apa?" tanya Ezra pun membuka pintunya.

"Aku juga tidak tahu, tapi mungkin saja ada hubungannya sama Vano yang datang ke sekolah hari ini," jelas Nara menjawab dengan cemas.

"Hmm, ayo ke bawah, aku juga penasaran apa yang sudah mereka bicarakan." Ezra dan Nara pun turun ke bawah, duduk berhadapan dengan Mahendra.

"Ada apa panggil kita berdua?" tanya Ezra. Sontak saja, Mahendra menyerahkan sebuah berkas dari rumah sakit. Nara dan Ezra saling terbelalak diberi hasil tes DNA baby Alan. Tertera nama orang tua asli bayi mungil itu yang sebenarnya.

"Jelaskan sekarang, kenapa ini bisa terjadi?" Mahendra bertanya dengan penuh kekecewaan. Ezra melihat Nara terdiam kemudian melihat hapenya yang berdering, pesan dari_ "Friska?"

@babyfris

Sayang, jadi kencan malam ini?

Episodes
1 1. BAB 1 - DUA GARIS
2 2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3 3. BAB 3 - ANGKUH
4 4. BAB 4 - PAMPERS
5 5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6 6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7 7. BAB 7 - KETAKUTAN
8 8. BAB 8 - MESUM
9 9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10 10. BAB 10 - PEKERJAAN
11 11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12 12. BAB 12 - SATU IKATAN
13 13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14 14. BAB 14 - CURIGA
15 15. BAB 15 - ANAK KITA
16 16. BAB 16 - ANAKMU
17 17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18 18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19 19. BAB 19 - TES DNA
20 20. BAB 20 - JADI SUAMI
21 21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22 22. BAB 22 - HAK ASUH
23 23. BAB 23 - MELAYANI?
24 24. BAB 24 - ADIK IPAR
25 25. BAB 25 - MAU BOCOR
26 26. BAB 26 - BERCIUMAN
27 27. BAB 27 - TERANCAM
28 28. BAB 28 - TERANG SAN
29 29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30 30. BAB 30 - ANAK ITU
31 31. BAB 31 - BABU YA BABU
32 32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33 33. BAB 33 - ISTRIMU
34 34. BAB 34 - MENCIUM
35 35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36 36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37 37. BAB 37 - SEKSI
38 38. BAB 38 - TENGGELAM
39 39. BAB 39 - TIDAK MAU
40 40. BAB 40 - LAYANI AKU
41 41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42 42. BAB 42 - TUING TUING
43 43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44 44. BAB 44 - BERAKHIR
45 45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46 46. BAB 46 - PAK SUAMI
47 47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48 48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49 49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50 50. BAB 50 - SAYANGKU
51 51. BAB 51 - MENGINTAI
52 52. BAB 52 - BERPELUKAN
53 53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54 55. BAB 54 - NIKMATNYA
55 55. BAB 55 - IBU HAMIL
56 56. BAB 56 - DIBUANG
57 57. BAB 57 - CEMBURU
58 58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59 59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60 60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61 61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62 62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63 63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64 64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65 65. MHB BAB 65 - MELISSA
66 66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67 67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68 68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69 69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70 70. BAB 70 - DISIKSA
71 71. BAB 71 - AHH ABANG!
72 72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73 73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74 74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75 75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76 76. BAB 76 - NARA MANA?
77 77. BAB 77 - DIBUANG
78 78. BAB 78 - MANTAN?
79 79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80 80. BAB 80 - BAWA PULANG
81 81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82 82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83 83. BAB 83 - DIGUSUR?
84 84. BAB 84 - BU MAYANG
85 85. BAB 85 - SKY HOUSE
86 86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87 87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88 88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89 89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90 90. BAB 90 - BEDA JAUH
91 91. BAB 91 - BABY ALAN!
92 92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93 93. BAB 93 - TESPECK
94 94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95 95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96 96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97 97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98 98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99 99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102 101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103 102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104 103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105 104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106 105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107 106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108 107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109 108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110 109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111 110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112 111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113 112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114 113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115 114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116 115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117 116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118 117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119 118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120 119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121 120. Novel Baru Sekuel Si Kembar
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. BAB 1 - DUA GARIS
2
2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3
3. BAB 3 - ANGKUH
4
4. BAB 4 - PAMPERS
5
5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6
6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7
7. BAB 7 - KETAKUTAN
8
8. BAB 8 - MESUM
9
9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10
10. BAB 10 - PEKERJAAN
11
11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12
12. BAB 12 - SATU IKATAN
13
13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14
14. BAB 14 - CURIGA
15
15. BAB 15 - ANAK KITA
16
16. BAB 16 - ANAKMU
17
17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18
18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19
19. BAB 19 - TES DNA
20
20. BAB 20 - JADI SUAMI
21
21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22
22. BAB 22 - HAK ASUH
23
23. BAB 23 - MELAYANI?
24
24. BAB 24 - ADIK IPAR
25
25. BAB 25 - MAU BOCOR
26
26. BAB 26 - BERCIUMAN
27
27. BAB 27 - TERANCAM
28
28. BAB 28 - TERANG SAN
29
29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30
30. BAB 30 - ANAK ITU
31
31. BAB 31 - BABU YA BABU
32
32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33
33. BAB 33 - ISTRIMU
34
34. BAB 34 - MENCIUM
35
35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36
36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37
37. BAB 37 - SEKSI
38
38. BAB 38 - TENGGELAM
39
39. BAB 39 - TIDAK MAU
40
40. BAB 40 - LAYANI AKU
41
41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42
42. BAB 42 - TUING TUING
43
43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44
44. BAB 44 - BERAKHIR
45
45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46
46. BAB 46 - PAK SUAMI
47
47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48
48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49
49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50
50. BAB 50 - SAYANGKU
51
51. BAB 51 - MENGINTAI
52
52. BAB 52 - BERPELUKAN
53
53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54
55. BAB 54 - NIKMATNYA
55
55. BAB 55 - IBU HAMIL
56
56. BAB 56 - DIBUANG
57
57. BAB 57 - CEMBURU
58
58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59
59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60
60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61
61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62
62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63
63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64
64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65
65. MHB BAB 65 - MELISSA
66
66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67
67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68
68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69
69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70
70. BAB 70 - DISIKSA
71
71. BAB 71 - AHH ABANG!
72
72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73
73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74
74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75
75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76
76. BAB 76 - NARA MANA?
77
77. BAB 77 - DIBUANG
78
78. BAB 78 - MANTAN?
79
79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80
80. BAB 80 - BAWA PULANG
81
81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82
82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83
83. BAB 83 - DIGUSUR?
84
84. BAB 84 - BU MAYANG
85
85. BAB 85 - SKY HOUSE
86
86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87
87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88
88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89
89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90
90. BAB 90 - BEDA JAUH
91
91. BAB 91 - BABY ALAN!
92
92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93
93. BAB 93 - TESPECK
94
94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95
95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96
96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97
97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98
98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99
99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102
101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103
102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104
103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105
104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106
105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107
106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108
107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109
108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110
109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111
110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112
111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113
112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114
113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115
114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116
115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117
116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118
117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119
118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120
119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121
120. Novel Baru Sekuel Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!