15. BAB 15 - ANAK KITA

Lagi dan lagi hari ini Ezra kembali menyeret satu siswa di koridor sekolah. Para siswa yang melihatnya hanya bisa diam dan bergidik ngeri. Mereka tahu Ezra jago berantem dan kejam, sehingga di mata adik kelasnya, Ezra itu lebih menakutkan dari blackzak.

"Sepertinya kamu sangat menyukai pekerjaanmu saat ini, Ezra." Daffa datang entah dari mana. Ezra yang habis keluar dari ruang guru BK pun cuma cuek dan pergi, tetapi berhenti dan menoleh.

"Oh ya, tumben lo nggak sama tuh cewek? Kemana dia?" tanya Ezra mencari Nara.

"Justru itu kenapa aku mencarimu juga." Tunjuk Daffa.

"Haaahh, gue? Apa urusannya sama gue?" tanya Ezra heran.

"Aku seharian tidak melihat dia di sekolah dan barusan aku ke ruang wakepsek tapi tidak ada catatan izin dari Nara, jadi kupikir mungkin karena kita berdua kemarin bicara soal Ozara, dia bersamamu hari ini," jelas Daffa panjang lebar.

"Sial lo, kenapa kasih tahu Ozara ke dia?" Bentak Ezra marah dan menarik kerah Daffa.

"Dia waketos kita, wajib tahu segala hal tentang sekolah ini dan jawab saja apa kamu bersama Nara?" Daffa membuka cengkraman Ezra.

"Cih, gue nggak tahu dan nggak peduli!" Ezra pergi namun tidak jadi karena ada pesan masuk dari hapenya Daffa.

"Siapa yang kirim pesan?" tanya Ezra berdiri di dekat Daffa kemudian terbelalak seperti ketosnya itu. Sebuah pesan anonim berisi ancaman.

@Anonymous

"Ke jalan X12 waketos kalian sudah menunggu dan ke jalan N13 jika ingin bertemu Vano Bastian."

@Anonymous

"Jadi pilih mana nih Pak Ketos?"

(stiker joker menyeringai)

"Nara diculik?" 

"Vano juga ikut campur?"

Jemari - jemari Ezra mengeras ingin ke jalan N13 yang merupakan tempat kontruksi terbengkalai dan Daffa masih diam. Dia juga ingin bertemu Vano karena dendamnya gara - gara mencelakai ayahnya, tapi nyawa tetaplah paling utama di sini. Apalagi pesan kembali masuk dan mengagetkan dua cowok tampan itu. Sebuah foto Nara diikat dan baby Alan di depan Nara yang tengah menangis.

@Anonymous

"Kira - kira siapa yang akan selamat nanti?"

Daffa dengan emosi pun melemparkan hapenya sampai hancur kemudian melihat Ezra yang terkejut karena Daffa yang dulu santai seketika dibakar kekesalan.

"Kamu ingin ke jalan N13 kan, Ezra?"

"Ya, itu pasti," ucap Ezra.

"Bagus, lakukan apa saja padanya, bahkan jika kamu bisa, tolong patahkan kedua kakinya, aku akan ke jalan X12 menolong Nara dan adiknya."

Ezra mengangguk paham dan menyeringai, itu sangat mudah jika tidak ada croco - croco yang menghalanginya. Keduanya pun tanpa izin dari Mahendra pergi ke tujuan masing - masing dan tidak sadar Garce mendengar obrolan mereka.

"Nara diculik dan adiknya juga?" Garce melihat ponselnya dan berlari pergi.

#flashback

Dua jam yang lalu di rumah Nara. Gadis itu tidak niat ke sekolah hari ini karena Bu Mayang dipenjara atas tuduhan mencuri di rumah majikannya dan ditahan selama enam tahun. Waktu lama itu membuat Nara setengah depresi. Dari kantong matanya saja bisa dilihat Nara sepanjang malam menangis.

"Hiksss…. kenapa tambah kacau hidupku, hikss… hiks….." Nara sesugukan di sebelah ranjangnya dan melihat baby Alan yang menyeddot jempolnya. Nara yang kusut dan lusuh tidak kuat menahan depresinya. Matanya yang merah dan wajahnya setengah pucat tidak memancarkan semangat hidup lagi.

Nara berjalan perlahan ke ranjang, menatap kosong bayi mungil yang merengek manja itu. Tapi buih - buih keputus asaan yang jatuh dari pelupuk matanya mewakili perasaan Nara yang tambah rapuh. 

"Ooeekkk! Ooooekkk!"

Tetapi dengan tangis baby Alan, Nara segera memeluk buah hatinya dan berusaha menenangkannya. Nara menanggalkan bajunya, menyusui baby Alan yang kelaparan dari tadi. Hampir saja niat jahat mengendalikan dirinya. Jika tidak sadar, Nara sudah bunuh diri dan membunuh bayi tidak berdosa itu.

"Maaf, maafkan Bunda, Alan." Nara tersedu - sedu sembari mencium kepala Alan dengan lembut. Beberapa saat berlalu, Nara pun tenang dan menidurkan Alan kembali ke dalam ayunan. Dia pun melihat sedih seragam sekolahnya yang tergantung.

"Apa sekalian saja aku berhenti sekolah?" 

"Dan cari uang saja?"

"Tapi –" Isak Nara mengingat pesan orang tuanya untuk tetap belajar, belajar, belajar dan terus belajar sampai cita - citanya tercapai. Tapi sebenarnya apa cita - cita yang sedang Nara kejar saat ini?

Nara jatuh bersimpuh ke lantai, menepuk - nepuk hatinya yang perih. Bingung memutuskan hal - hal baik untuknya. Tiba - tiba seseorang mengetuk pintu rumahnya. Nara buru - buru mengusap air matanya sampai kering, memperbaiki pakaiannya. Ia pikir itu Pak Fahri. Tetapi setelah membuka pintu, punggung yang membelakanginya itu bukan milik gurunya. Melainkan siswa dari sekolahnya.

"Maaf, kamu siapa?" tanya Nara sedikit was - was. Cowok bertindik telinga itu berbalik badan dan tersenyum dengan manisnya, membuat Nara sedikit terpana dengan pesona yang kuat dari Vano Bastian.

"Hai selamat pagi, Nara," sapa Vano lemah lembut.

"Selamat pagi, kamu siapa ya?" 

Nara terkesiap ketika Vano meraih tangannya dan mencium punggung tangan putih cerah itu.

"Senang bertemu denganmu, nona waketos," ucap Vano lagi - lagi tersenyum.

"Maaf, tolong jangan lancang padaku, katakan saja siapa kamu?" tanya Nara menarik lepas dari tangan Vano.

"Astaga, maaf, ini kebiasaanku kalau melihat nona cantik, tapi sepertinya nona waketos tidak begitu tertarik ya," ucap Vano jalan mendekat.

"Tolong jangan macam - macam," kata Nara mundur ketakutan namun berhenti saat Vano menahan tawa.

"Pfft, maaf sudah membuatmu takut, kedatanganku ke sini untuk melihat keadaanmu," senyum Vano sambil bertingkah malu - malu.

"Keadaanku? Siapa yang menyuruhmu? Dan bagaimana kamu tahu aku tinggal di sini?" tanya Nara bertubi - tubi.

"Soal itu, aku disuruh oleh pihak sekolah," jawab Vano jelas bohong.

"Pak Mahendra?" 

Vano tersentak, bisa - bisanya Nara menyebut nama itu dengan lancar di depannya.

"Apa Pak Mahendra juga menyuruhmu bawa mainan itu?" Tunjuk Nara ke kresek di tangan Vano. Padahal mainan itu Vano sendiri beli untuk baby Alan. Tapi Nara malah mengira itu dari wakepseknya.

"Ya begitulah, apa aku boleh melihatnya?" tanya Vano.

'Melihatnya? Apa dia tahu soal Alan dari Pak Mahendra juga?' pikir Nara kurang yakin tapi melihat Vano serius, ia pun mengisinkan cowok itu masuk.

"Kamu boleh duduk di sini, aku ke dapur dulu." Nara seperti biasa selalu memberi jamuan ke tamunya. Setelah keluar dari dapur, Nara terdiam dan langsung meletakkan nampannya ke atas meja kemudian ke kamarnya. Nara tertegun melihat baby Alan bangun dan sedang tertawa gara - gara candaan Vano.

"Tolong keluar sekarang!" Ujar Nara mengusir tegas. Tidak suka Vano yang asal main masuk ke kamarnya.

"Kenapa kamu marah? Aku kan hanya bermain dengan anakmu, Nara," senyum Vano licik. Mata Nara terbuka sempurna, terkejut siswa itu tahu rahasianya dan lebih terkejut lagi Vano menggendong baby Alan kemudian menyeringai.

"Sepertinya aku salah, maksudku anak kita berdua." Senyum Vano dan mencium ubun - ubun baby Alan.

Anak kita?

Dia mengakui Alan anaknya?

Si…siapa dia sebenarnya?

Nara mundur namun tiba - tiba seseorang dari belakang langsung membungkam mulutnya. Nara pingsan setelah menghirup cairan bius dari kapas. Sebelum terpejam, Nara sempat melihat baby Alan menangis. "Hoeekkk."

#flashbackoff

Terpopuler

Comments

Riyas Warman

Riyas Warman

tarik napas buang napas 😌😌

2022-11-18

2

Chy Teteh Bhawel

Chy Teteh Bhawel

cerita nya masih mudeng

2022-10-06

0

Ant'z Mayya

Ant'z Mayya

apa bener vino ayahnya baby alan???
duuh bkin penasaran aja..

2022-10-06

3

lihat semua
Episodes
1 1. BAB 1 - DUA GARIS
2 2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3 3. BAB 3 - ANGKUH
4 4. BAB 4 - PAMPERS
5 5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6 6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7 7. BAB 7 - KETAKUTAN
8 8. BAB 8 - MESUM
9 9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10 10. BAB 10 - PEKERJAAN
11 11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12 12. BAB 12 - SATU IKATAN
13 13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14 14. BAB 14 - CURIGA
15 15. BAB 15 - ANAK KITA
16 16. BAB 16 - ANAKMU
17 17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18 18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19 19. BAB 19 - TES DNA
20 20. BAB 20 - JADI SUAMI
21 21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22 22. BAB 22 - HAK ASUH
23 23. BAB 23 - MELAYANI?
24 24. BAB 24 - ADIK IPAR
25 25. BAB 25 - MAU BOCOR
26 26. BAB 26 - BERCIUMAN
27 27. BAB 27 - TERANCAM
28 28. BAB 28 - TERANG SAN
29 29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30 30. BAB 30 - ANAK ITU
31 31. BAB 31 - BABU YA BABU
32 32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33 33. BAB 33 - ISTRIMU
34 34. BAB 34 - MENCIUM
35 35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36 36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37 37. BAB 37 - SEKSI
38 38. BAB 38 - TENGGELAM
39 39. BAB 39 - TIDAK MAU
40 40. BAB 40 - LAYANI AKU
41 41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42 42. BAB 42 - TUING TUING
43 43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44 44. BAB 44 - BERAKHIR
45 45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46 46. BAB 46 - PAK SUAMI
47 47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48 48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49 49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50 50. BAB 50 - SAYANGKU
51 51. BAB 51 - MENGINTAI
52 52. BAB 52 - BERPELUKAN
53 53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54 55. BAB 54 - NIKMATNYA
55 55. BAB 55 - IBU HAMIL
56 56. BAB 56 - DIBUANG
57 57. BAB 57 - CEMBURU
58 58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59 59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60 60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61 61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62 62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63 63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64 64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65 65. MHB BAB 65 - MELISSA
66 66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67 67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68 68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69 69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70 70. BAB 70 - DISIKSA
71 71. BAB 71 - AHH ABANG!
72 72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73 73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74 74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75 75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76 76. BAB 76 - NARA MANA?
77 77. BAB 77 - DIBUANG
78 78. BAB 78 - MANTAN?
79 79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80 80. BAB 80 - BAWA PULANG
81 81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82 82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83 83. BAB 83 - DIGUSUR?
84 84. BAB 84 - BU MAYANG
85 85. BAB 85 - SKY HOUSE
86 86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87 87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88 88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89 89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90 90. BAB 90 - BEDA JAUH
91 91. BAB 91 - BABY ALAN!
92 92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93 93. BAB 93 - TESPECK
94 94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95 95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96 96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97 97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98 98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99 99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102 101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103 102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104 103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105 104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106 105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107 106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108 107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109 108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110 109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111 110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112 111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113 112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114 113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115 114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116 115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117 116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118 117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119 118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120 119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121 120. Novel Baru Sekuel Si Kembar
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. BAB 1 - DUA GARIS
2
2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3
3. BAB 3 - ANGKUH
4
4. BAB 4 - PAMPERS
5
5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6
6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7
7. BAB 7 - KETAKUTAN
8
8. BAB 8 - MESUM
9
9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10
10. BAB 10 - PEKERJAAN
11
11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12
12. BAB 12 - SATU IKATAN
13
13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14
14. BAB 14 - CURIGA
15
15. BAB 15 - ANAK KITA
16
16. BAB 16 - ANAKMU
17
17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18
18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19
19. BAB 19 - TES DNA
20
20. BAB 20 - JADI SUAMI
21
21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22
22. BAB 22 - HAK ASUH
23
23. BAB 23 - MELAYANI?
24
24. BAB 24 - ADIK IPAR
25
25. BAB 25 - MAU BOCOR
26
26. BAB 26 - BERCIUMAN
27
27. BAB 27 - TERANCAM
28
28. BAB 28 - TERANG SAN
29
29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30
30. BAB 30 - ANAK ITU
31
31. BAB 31 - BABU YA BABU
32
32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33
33. BAB 33 - ISTRIMU
34
34. BAB 34 - MENCIUM
35
35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36
36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37
37. BAB 37 - SEKSI
38
38. BAB 38 - TENGGELAM
39
39. BAB 39 - TIDAK MAU
40
40. BAB 40 - LAYANI AKU
41
41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42
42. BAB 42 - TUING TUING
43
43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44
44. BAB 44 - BERAKHIR
45
45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46
46. BAB 46 - PAK SUAMI
47
47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48
48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49
49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50
50. BAB 50 - SAYANGKU
51
51. BAB 51 - MENGINTAI
52
52. BAB 52 - BERPELUKAN
53
53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54
55. BAB 54 - NIKMATNYA
55
55. BAB 55 - IBU HAMIL
56
56. BAB 56 - DIBUANG
57
57. BAB 57 - CEMBURU
58
58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59
59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60
60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61
61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62
62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63
63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64
64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65
65. MHB BAB 65 - MELISSA
66
66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67
67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68
68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69
69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70
70. BAB 70 - DISIKSA
71
71. BAB 71 - AHH ABANG!
72
72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73
73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74
74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75
75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76
76. BAB 76 - NARA MANA?
77
77. BAB 77 - DIBUANG
78
78. BAB 78 - MANTAN?
79
79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80
80. BAB 80 - BAWA PULANG
81
81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82
82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83
83. BAB 83 - DIGUSUR?
84
84. BAB 84 - BU MAYANG
85
85. BAB 85 - SKY HOUSE
86
86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87
87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88
88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89
89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90
90. BAB 90 - BEDA JAUH
91
91. BAB 91 - BABY ALAN!
92
92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93
93. BAB 93 - TESPECK
94
94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95
95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96
96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97
97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98
98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99
99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102
101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103
102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104
103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105
104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106
105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107
106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108
107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109
108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110
109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111
110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112
111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113
112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114
113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115
114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116
115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117
116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118
117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119
118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120
119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121
120. Novel Baru Sekuel Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!