16. BAB 16 - ANAKMU

"Vanoooo!!"

"Keluar lo sialaaan!

"Nggak usah ngumpet lo!"

"Lo keluar lawan gueee!"

Puncak emosi Ezra sudah setinggi menara Eiffel. Dadanya menggebu - gebu bukan kerena cinta tetapi benci yang menumpuk di hatinya dan sekarang tidak ada satupun batang hidung preman yang muncul menghadangnya. Padahal Ezra sudah berada di lantai empat, apa dia harus ke lantai tujuh dan teriak di sana?

"Sial, jangan - jangan Vano nggak ada di sini?!"

BRAKHHH!

"Woyyy! Keluar lo bajingaaan!" teriak Ezra menendang apa saja di sebelahnya sampai terlempar.

"Gue hitung sampai tiga lo masih nggak mau keluar juga, gue runtuhin nih bangunan!"

"Keluar lo, VANO!" 

"Lawan gue, pecundang!"

Saat mau menendang kayu di sebelahnya, suara baby Alan memecah keheningan.

"Huwaaa!Huwaaa!Huwaaa! Hoeek!"

"Ini kan suara adiknya Nara?" Ezra celingukan sana sini mencari sumber suara lalu dengan cepat ke satu tiang. Benar saja, suara itu milik baby Alan yang sedang direkam dalam panggilan suara langsung dari hape yang tergeletak di lantai. Ezra meremat hape itu yang punya simbol blackzak.

"Vano! Lo benar - benar udah keterlulan melibatkan anak kecil yang tidak ada hubungannya sama sekali! Lepaskan Nara dan adiknya, setan!"

Prok! Prok! Prok!

Sontak Ezra memicingkan matanya ke cowok yang keluar dari balik tiang sedang bertepuk tangan. Cowok itulah pemilik hape dan sekaligus wakil Vano.

"Sayang sekali, gue pikir yang akan datang kemari adalah ketos Daffa, rupa - rupanya serigala kelaparan yang lagi lepas dari kandangnya," cecar wakil itu sombong.

"Tapi tidak apa - apa, hari ini gue yang akan mengakhirinya," sambungnya menantang.

"Kalau lo bisa kalahin gue, anak itu selamat, tapi kalau gue kalahin lo, dua - duanya meninggol, hahaha…." Tawa wakil itu tidak main - main dalam bicara.

PRAAAK! 

Setelah melempar hape itu, Ezra melepas jaketnya, maju siap menerima tantangannya. "Jangan sombong dulu, hari ini gue bukan cuma kalahin lo tapi bakal ngebuat lo nggak lihat dunia ini lagi!"

"Aaaahhhhhhhhhhh….."

Duaaaak!

Perkelahian sengit dimulai. Ezra sekarang tidak akan segan - segan seperti dulu lagi, ia tahu wakil blackzak gila itu kuat dan mampu mematahkan tulang - tulangnya. Tapi jika Ezra tidak menang melawan si gila itu, sama saja dia tidak mampu menghadapi Vano yang lebih gila. Tetapi bagaimana dengan Daffa? Ketos yang berpikir bisa menyelamatkan Nara dan baby Alan malah bertemu dengan Vano di tempat karaoke yang dikelilingi ratusan preman - preman sekolah bahkan ada dua gangster mafia di dekat Vano. 

Ekspetasi Vano hancur sekarang. Dia kira yang datang adalah Ezra melainkan ketos yang tidak jago bela diri.

"Wah…wah… apa kamu sedang menyerahkan diri, Daffa?" Seringai Vano sedikit sopan ke ketosnya itu.

"Sialan," decak Daffa.

"Uhhh…. sialan? Hahaha…. siapa yang mengajarimu berkata kasar begitu? Apa itu Ezra? Mahendra? Atau ayahmu?" 

"Hahaha… oh ya, ayahmu kan lagi koma, kasihan." Tawa Vano dengan muka tidak berdosa sedikitpun.

"BRENGGGSEK LO, VANO!" Daffa menunjuk. Sontak saja para preman maju tapi Vano dengan isyarat tangan menyuruh mereka tidak menggebuki ketosnya. Vano mendekat sampai ujung telunjuk Daffa menyentuhnya. 

"Daffa, lo tau nggak alasan gue bangun oganisasi ini?" tanya Vano tapi Daffa diam menggertakkan giginya.

"Oh ya, lo kan saat itu masih bocah, sedangkan gue udah masuk duluan ke sekolah ini, enak banget ya bisa mengendalikan sebagian siswa di sini, tapi gara - gara lo masuk dan jadi ketua osis, gue muak lihat mereka lebih menyanjung bocah sialan yang nggak berguna sama sekali, dan lagi bapak lo yang sok pahlawan yang selalu cari cara untuk bubarkan blackzak, lebih memuakkan. Tapi ya tidak masalah, selagi si tua bangka itu koma, nggak ada yang bisa gangguin gue, tinggal menunggu caranya gimana lo nyusul, hahaha."

Mengira Daffa terpancing emosi, ketos tampan itu melemahkan kepalannya kemudian berbalik badan.

"Kedatanganku ke sini bukan bicara pada siswa yang tiga kali tinggal kelas."

Memang benar kata Daffa, Vano Bastian sudah 3x tinggal kelas karena memang sengaja tidak mau meninggalkan sekolah dan dia sudah berumur 20 tahun. Karena itulah mengapa dia suka bolos sekolah dan tidak pulang - pulang ke rumahnya.

Vano sempat terpancing, tetapi dengan elegannya dia melewati Daffa bersama dua gangster.

"Yosh, gue juga nggak tega gebukin anak pelakor." Balas Vano dingin kemudian memberi isyarat mata ke preman untuk pergi sebagian dan sebagiannya lagi menghajar Daffa. Emosi Daffa meledak melihat Vano sudah pergi dan sekarang 200 preman sekolah mengepungnya, siap membabi buta. Tapi mau bagaimana lagi, Daffa harus melawan sendirian.

"Akhhhhhhh…. brengseeek kalian!" Terjang Daffa berteriak dan berusaha menangkis mereka. DUAK!

Daffa jatuh tersungkur saat satu tangan berhasil memukul telak perutnya, sampai - sampai dia setengah sadar dan tidak berdaya lagi. Melihat Daffa tergeletak, satu preman gemuk dengan kebencian siap mengakhirinya, tetapi tiba - tiba ada balok kecil terbang ke lehernya.

DUAAAK!

Daffa membola melihat preman itu pingsan, begitupun semua preman di sana sontak menoleh ke arah pintu.

"Garce? Ngapain kamu ada di sini?" tanya Daffa dengan suara yang masih tersisa.

"Huwaaaa…. kalian harusnya belajar! Bukan di sini, gobllok!"

Daffa kembali kaget mendengar Garce bisa juga marah, tapi lebih kaget lagi ada yang keluar dari balik tembok membuat preman - preman sekolah mundur ketakutan.

Apa itu polisi? Tentara? Atau Alien? Tidak! Orang itu adalah wakepsek mereka yang sudah memasang muka dingin yang menyeramkan. Tentu saja wakepsek adalah mantan militer yang pernah mengalahkan seribu preman yang membahayakan negara.

"Garce, jangan berlebihan, sekarang kamu ke Daffa, bantu dia. Biarkan bapak yang mengurus mereka." Perintah Mahendra. "Siap, Pak!" Garce memapah cepat Daffa.

"Maaf, bantuannya datang terlambat, sekarang sini kita ke rumah sakit dulu, Kak Ketos."

"Tidak, kita harus menolong Nara dan adiknya," tolak Daffa.

"Tidak usah khawatir, Ezra sudah membawanya ke rumah sakit. Sekarang serahkan mereka padaku."

Karena Mahendra menyakinkan, Daffa dan Garce pergi. Kini tinggal Mahendra siap mendidik siswa - siswanya dengan ketegasan yang sebenarnya.

"Saya sangat kecewa pada kalian, punya potensi tetapi mempergunakannya dalam kekerasan. Kalau saja kalian punya otak sedikit saja, saya yakin kalian bisa diterima dalam anggota militer. Tapi hari ini kalian akan belajar dari perbuatan kalian sendiri bagaimana potensi itu dipergunakan."

"Akhhhhh….ampun, Pak!"

"Ampun, Pak!"

"Kami salah, Pak!"

Daffa dan Garce yang berada di luar tersentak - sentak mendengar karaoke itu diporak - porandakan. Mereka pun berlutut dan ketakutan di hadapan Mahendra.

"Cih, pergi ke kantor polisi dan masuk ke penjara anak - anak sekarang!"

"Baik, Pak! Maafkan kami! Tolong jangan bawa kami ke pulau kosong! Kami akan ke kantor polisi!" Mereka berlarian keluar takut ancaman Pak Mahendra yang mau mengirim mereka ke markas Mafia milik temannya. Mereka lebih memilih dapat skors seminggu. Membuat Pak polisi terheran - heran ada banyak anak sekolah menyerahkan diri dengan suka rela.

🍒🍒🍒🍒🍒🍒

"Uhhh…aku di mana?" Nara mengerjap - erjapkan matanya dan melihat di depannya ada cowok yang sedang bicara pada Dokter kemudian pergi meninggalkan cowok itu bersamanya.

"Oh, syukurlah, kamu akhirnya sadar." Ezra mengelus dada.

Spontan Nara beranjak duduk, ingin membuka infus di tangannya tetapi ditahan Ezra.

"Hei, bodoh! Kamu sedang dirawat, jangan seenaknya melepaskan infusmu."

"Tidak, aku harus —"

"Tenanglah, anakmu baik - baik saja, waketos."

Degg!

Nara terkejut Ezra sudah tahu hubungannya dengan baby Alan. Dia sudah tahu?

Terpopuler

Comments

agasaka

agasaka

aku tuh bngung blm aja nara d slmtkn sma daffa ko udh d tngn ezra kn ejra d geng sblh dan daffa bru d geng vino mau nylmtin debay bngung apa ada yg k loncat ya

2022-10-10

2

lihat semua
Episodes
1 1. BAB 1 - DUA GARIS
2 2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3 3. BAB 3 - ANGKUH
4 4. BAB 4 - PAMPERS
5 5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6 6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7 7. BAB 7 - KETAKUTAN
8 8. BAB 8 - MESUM
9 9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10 10. BAB 10 - PEKERJAAN
11 11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12 12. BAB 12 - SATU IKATAN
13 13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14 14. BAB 14 - CURIGA
15 15. BAB 15 - ANAK KITA
16 16. BAB 16 - ANAKMU
17 17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18 18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19 19. BAB 19 - TES DNA
20 20. BAB 20 - JADI SUAMI
21 21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22 22. BAB 22 - HAK ASUH
23 23. BAB 23 - MELAYANI?
24 24. BAB 24 - ADIK IPAR
25 25. BAB 25 - MAU BOCOR
26 26. BAB 26 - BERCIUMAN
27 27. BAB 27 - TERANCAM
28 28. BAB 28 - TERANG SAN
29 29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30 30. BAB 30 - ANAK ITU
31 31. BAB 31 - BABU YA BABU
32 32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33 33. BAB 33 - ISTRIMU
34 34. BAB 34 - MENCIUM
35 35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36 36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37 37. BAB 37 - SEKSI
38 38. BAB 38 - TENGGELAM
39 39. BAB 39 - TIDAK MAU
40 40. BAB 40 - LAYANI AKU
41 41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42 42. BAB 42 - TUING TUING
43 43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44 44. BAB 44 - BERAKHIR
45 45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46 46. BAB 46 - PAK SUAMI
47 47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48 48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49 49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50 50. BAB 50 - SAYANGKU
51 51. BAB 51 - MENGINTAI
52 52. BAB 52 - BERPELUKAN
53 53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54 55. BAB 54 - NIKMATNYA
55 55. BAB 55 - IBU HAMIL
56 56. BAB 56 - DIBUANG
57 57. BAB 57 - CEMBURU
58 58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59 59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60 60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61 61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62 62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63 63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64 64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65 65. MHB BAB 65 - MELISSA
66 66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67 67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68 68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69 69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70 70. BAB 70 - DISIKSA
71 71. BAB 71 - AHH ABANG!
72 72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73 73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74 74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75 75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76 76. BAB 76 - NARA MANA?
77 77. BAB 77 - DIBUANG
78 78. BAB 78 - MANTAN?
79 79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80 80. BAB 80 - BAWA PULANG
81 81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82 82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83 83. BAB 83 - DIGUSUR?
84 84. BAB 84 - BU MAYANG
85 85. BAB 85 - SKY HOUSE
86 86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87 87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88 88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89 89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90 90. BAB 90 - BEDA JAUH
91 91. BAB 91 - BABY ALAN!
92 92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93 93. BAB 93 - TESPECK
94 94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95 95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96 96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97 97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98 98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99 99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102 101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103 102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104 103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105 104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106 105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107 106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108 107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109 108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110 109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111 110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112 111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113 112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114 113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115 114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116 115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117 116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118 117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119 118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120 119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121 120. Novel Baru Sekuel Si Kembar
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. BAB 1 - DUA GARIS
2
2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3
3. BAB 3 - ANGKUH
4
4. BAB 4 - PAMPERS
5
5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6
6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7
7. BAB 7 - KETAKUTAN
8
8. BAB 8 - MESUM
9
9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10
10. BAB 10 - PEKERJAAN
11
11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12
12. BAB 12 - SATU IKATAN
13
13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14
14. BAB 14 - CURIGA
15
15. BAB 15 - ANAK KITA
16
16. BAB 16 - ANAKMU
17
17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18
18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19
19. BAB 19 - TES DNA
20
20. BAB 20 - JADI SUAMI
21
21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22
22. BAB 22 - HAK ASUH
23
23. BAB 23 - MELAYANI?
24
24. BAB 24 - ADIK IPAR
25
25. BAB 25 - MAU BOCOR
26
26. BAB 26 - BERCIUMAN
27
27. BAB 27 - TERANCAM
28
28. BAB 28 - TERANG SAN
29
29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30
30. BAB 30 - ANAK ITU
31
31. BAB 31 - BABU YA BABU
32
32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33
33. BAB 33 - ISTRIMU
34
34. BAB 34 - MENCIUM
35
35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36
36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37
37. BAB 37 - SEKSI
38
38. BAB 38 - TENGGELAM
39
39. BAB 39 - TIDAK MAU
40
40. BAB 40 - LAYANI AKU
41
41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42
42. BAB 42 - TUING TUING
43
43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44
44. BAB 44 - BERAKHIR
45
45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46
46. BAB 46 - PAK SUAMI
47
47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48
48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49
49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50
50. BAB 50 - SAYANGKU
51
51. BAB 51 - MENGINTAI
52
52. BAB 52 - BERPELUKAN
53
53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54
55. BAB 54 - NIKMATNYA
55
55. BAB 55 - IBU HAMIL
56
56. BAB 56 - DIBUANG
57
57. BAB 57 - CEMBURU
58
58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59
59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60
60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61
61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62
62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63
63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64
64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65
65. MHB BAB 65 - MELISSA
66
66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67
67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68
68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69
69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70
70. BAB 70 - DISIKSA
71
71. BAB 71 - AHH ABANG!
72
72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73
73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74
74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75
75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76
76. BAB 76 - NARA MANA?
77
77. BAB 77 - DIBUANG
78
78. BAB 78 - MANTAN?
79
79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80
80. BAB 80 - BAWA PULANG
81
81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82
82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83
83. BAB 83 - DIGUSUR?
84
84. BAB 84 - BU MAYANG
85
85. BAB 85 - SKY HOUSE
86
86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87
87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88
88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89
89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90
90. BAB 90 - BEDA JAUH
91
91. BAB 91 - BABY ALAN!
92
92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93
93. BAB 93 - TESPECK
94
94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95
95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96
96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97
97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98
98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99
99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102
101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103
102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104
103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105
104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106
105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107
106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108
107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109
108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110
109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111
110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112
111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113
112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114
113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115
114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116
115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117
116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118
117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119
118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120
119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121
120. Novel Baru Sekuel Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!