17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA

Nara terkejut pada Ezra yang tahu hubungannya dengan baby Alan. Bagaimana dia tahu? Tentu saja Ezra tahu karena dia sendiri yang menyelamatkannya.

#Flashback

Di kontruksi terbengkalai.

"Hahaha… sepertinya aku harus melepaskanmu lagi, Ezra." Tawa wakil Vano berdiri di pinggiran karena mendapat pesan dari Vano untuk kembali ke markas.

"Cuih, sini lo!" Tantang Ezra yang bibirnya kena tonjok tadi.

"Upsss… lo yakin nih mau lawan gue atau ngebiarkan waketos dan bayi itu meninggal?"

Degg!

Ezra tersadar. Hampir saja lupa pada dua nyawa yang sedang dalam bahaya. Karena Ezra diam, wakil Vano meraih tali tembaga dan melompat bebas.

"Sampai jumpa serigala bodoh!"

"Sialan! Jangan kabur lo, bajingan!" Ezra menangkap tali itu tetapi wakil Vano sudah pindah ke lantai bawah dan pergi.

"Arghhh!" Ezra menendang angin. Kemudian menarik nafas dalam - dalam. "Okeh, aku harus tenang, berpikir Ezra!!! Berpikir!"

PLAK!

Ezra menampar wajahnya supaya berpikir, kemudian mencari hape tadi yang belum rusak. Ezra pakai jaketnya kemudian menelpon ke nomor milik Nara tadi. Ezra berlari sana sini, naik ke lantai mencari nada dering.

"Sial, di mana kamu, Nara!" Teriakan Ezra sampai - sampai berdengung ke seluruh kontruksi. Sontak saja, matanya menangkap sumber suara tangisan baby Alan.

"Huwaaa! Huwaaa! Huweeek!"

Ezra membuang hape itu, berlari ke pintu yang dicekal besi yang terdapat Nara dan baby Alan di dalam sana.

Brak!

Ezra berhasil menemukannya. Kedua matanya membola melihat Nara duduk di lantai sembari menyusui baby Alan. Nara yang pucat gara - gara berusaha terlepas dari ikatannya pun terkejut seseorang mendapatinya. Pandangan yang samar - samar dan suara yang sudah habis membuat Nara pun lemas tidak berdaya sehingga keseimbangannya hancur.

Ezra bergegas menahan punggung Nara sebelum baby Alan ikut terjatuh. Nara yang pingsan pun tidak sempat mengenali siapa orang itu. Sedangkan Ezra diam membisu seolah tidak habis pikir Nara punya anak sungguhan. Apalagi matanya sudah ternodai melihat dua panyudara Nara yang besar dan berisi sedang diEmut baby Alan. 

"Sial, apa ini mimpi?" Ezra menampar wajahnya sendiri.

Plak! 

"Aduh, sakit, njiirr!" Umpatnya ke diri sendiri membuat baby Alan yang kaget tiba - tiba tertawa lucu.

"Huwahaha…"

Ezra segera membawa Nara dan baby Alan ke rumah sakit.

#flashbackoff

"Maaf…." lirih Nara menunduk. Ezra yang berdiri pun jadi canggung mau bilang apa. Tapi kalau terus - terusan diam, membuat Ezra tidak tahan.

"Hahaha… maaf buat apa sih? Hahaha," tawa Ezra benar - benar bingung mencari topik. Padahal ada banyak pertanyaan yang mau dia tahu soal baby Alan.

"Maaf… gara - gara aku, kamu terlibat." Isak Nara menutup wajahnya dengan selimut.

"Aduh, jangan nangis dong, aku kan tidak bermaksud menertawaimu. Jangan nangis dong, waketos." Ezra panik sendiri melihat Nara sesugukan terus. Tiba - tiba Garce datang.

"Naraaa! Syukurlah kamu selamat! Huhuhu… maafkan aku yang sibuk - sibuk akhir ini." Garce memeluk Nara. Ezra kembali mengelus dada melihat Garce menenangkan Nara, tapi seketika membuatnya syok saat Daffa datang dan memeluk gadis itu. Bukan cuma Ezra saja, Garce dan Mahendra juga terkejut Daffa yang terang - terangan memeluk Nara.

"Maaf Nara, harusnya aku datang menyelamatkanmu, tapi syukurlah kamu baik - baik sekarang." Daffa mengelus punggung Nara yang diam karena gugup.

"Astaga! Aku kelepasan! Maaf, Nara!" Daffa segera melepaskan pelukannya kemudian sedikit menjauh. 

"Yaelah, kelepasan? Bilang saja pengen meluk." Ezra memutar bola mata malas. Sedangkan Garce tertawa cekikikan bisa melihat ketosnya tersipu malu - malu. Tidak seperti Mahendra masih dengan muka dinginnya tidak suka siswa - siswanya kasmaran.

"Ehem, bagaimana keadaan adikmu, Nara?" tanya Mahendra memecah kecanggungan mereka.

"Oh anaknya —" Ezra berhenti, hampir keceplosan.

"Anaknya? Anaknya siapa?" tanya Garce.

"Anaknya Bu Mayang! Nah itu dia di ruang sebelah lagi … lagi dirawat sama dokter, tapi sekarang sudah membaik kok," jelas Ezra yang memang tahu dari Dokter tadi.

Nara menghela nafas lega Ezra mau rahasiakan dulu identitas baby Alan. Tapi tiba - tiba cemas ketika Dokter datang.

"Permisi, boleh panggil ayah bayi ke ruangan saya?" 

"Eh, ayah bayi?" ucap Garce, Daffa dan Ezra kompak.

'Waduh, bagaimana nih?' pikir Ezra melirik Nara yang gelisah. 'Baiklah, gue saja deh,' batin Ezra mau angkat tangan tapi tidak jadi karena terkejut Mahendra yang jawab duluan.

"Saya, Bu."

Hah? Hah? Hah? Apa ini?

Daffa, Ezra, Garce dan Nara kompak tercengang.

"Kalau begitu mari ikut saya, Pak."

Mahendra pun pergi tanpa berkata - kata ke siswanya, terutama ke Nara yang masih melongo.

"Apaan dah tuh? Kenapa tiba - tiba nyamar jadi ayahnya baby Alan?" gumam Daffa bingung dengan tindakan Mahendra.

"Ya tuh, apa - apaan sih dia, sok baik banget sampai segitunya." Ketus Ezra cemberut. Tapi tidak untuk Garce yang marah.

"Hei, kalian berdua ini memang tidak berperasaan!" Celoteh Garce bertolak pinggang.

"Hah? Maksud lo apaan gendut?" tanya Ezra marah.

"Isshh! Kalian harus bersyukur ada Pak Mahendra yang baik mau membantu, tidak usah juga ejek aku gendut! Aku ini cuma tembem sedikit! Sedikit tahu!" gerutu Garce.

"Serah lo dah, gue mau cabut, good by!" Sentak Ezra tapi berhenti dan melihat Nara.

"Oh ya waketos, lo nggak usah mikirin hal itu, gue nggak bakal ngomong - ngomong apa dan lo banyak - banyak minum air, udah segitu saja! Good by!"

"Ilih, sombong amat dia!" ketus Garce tidak suka sikap Ezra yang main cabut - cabutan. Sementara Daffa melihat Nara yang diam. 'Apa yang mereka sembunyikan?' pikir Daffa jadi penasaran.

"Anu, terima kasih sudah membantu, sekarang aku sudah baik - baik saja jadi kalian bisa pulang." Nara memaksakan dirinya tegar lagi.

"Nara, aku turut prihatin sama Bu Mayang dan sekarang aku jadi takut kalau nanti kamu diincar lagi sama blackzak, aku di sini saja deh sampai –" putus Garce gara - gara Daffa.

"Tidak usah cemas, Nara akan tinggal bersamaku."

"What? Kamu serius mau bawa Nara dan adiknya?" Kaget Garce dan Nara juga.

"Ya, ini sudah tanggung jawabku, mereka pasti akan mengulanginya lagi dan tidak akan berhenti sampai tujuan mereka tercapai," ucap Daffa serius.

"Memang tujuannya apa?" tanya Garce mulai kepo.

"Maaf Garce, sebaiknya kamu pulang, nanti orang tuamu marah dan komplain ke sekolah, jika itu terjadi kamu akan dipindahkan," ucap Daffa serius lagi.

"Aihhh, ketos benar - benar menyebalkan! Ya sudah, aku pulang ya, Nara." Setelah memeluk Nara, Garca pulang sebelum bapaknya marah di rumah. Sekarang tinggal Nara dan Daffa berdua saja.

'Aduh, aku ngomong apa ya?' pikir Daffa bingung memecah suasana hening ini. Tapi tiba - tiba Dokter datang bersama Mahendra menggendong baby Alan. Dokter melepaskan infus Nara dan mengizinkan Nara pulang. Setelah itu pergi lagi ke pasien lain.

Suasana tambah canggung saja.

"Nara, seperti yang kamu alami sekarang, saya tidak punya pilihan selain membawamu ke rumah," ucap Mahendra.

"Lho, tapi aku duluan yang ajak Nara, Pak," timpal Daffa.

"Ya itu maksud saya, di rumah kamu, bukan di rumah saya sungguhan!" Kata Mahendra gemas, membuat baby Alan tertawa melihat dua cowok itu berdebat terus.

"Terima kasih, tapi —" putus Nara gara - gara baby Alan menangis. Huwaaa! Huweekk!

"Ya sudah aku mau, Pak." Setuju Nara bersamaan baby Alan berhenti nangis membuat Daffa dan Mahendra menahan tawa karena baby Alan berpihak kepadanya. Sungguh bayi imut yang cerdas, bukan?

...'Ω''Ω''Ω''Ω''Ω''Ω'...

Ya baby Alan🤣

Ayo baby cari bapak aslimu juga🤭

...

Terpopuler

Comments

Riyas Warman

Riyas Warman

fiks ayahnya Mahendra wes gak mau nebak² baca lanjut aja 😉😉🤭

2022-11-18

2

lihat semua
Episodes
1 1. BAB 1 - DUA GARIS
2 2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3 3. BAB 3 - ANGKUH
4 4. BAB 4 - PAMPERS
5 5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6 6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7 7. BAB 7 - KETAKUTAN
8 8. BAB 8 - MESUM
9 9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10 10. BAB 10 - PEKERJAAN
11 11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12 12. BAB 12 - SATU IKATAN
13 13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14 14. BAB 14 - CURIGA
15 15. BAB 15 - ANAK KITA
16 16. BAB 16 - ANAKMU
17 17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18 18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19 19. BAB 19 - TES DNA
20 20. BAB 20 - JADI SUAMI
21 21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22 22. BAB 22 - HAK ASUH
23 23. BAB 23 - MELAYANI?
24 24. BAB 24 - ADIK IPAR
25 25. BAB 25 - MAU BOCOR
26 26. BAB 26 - BERCIUMAN
27 27. BAB 27 - TERANCAM
28 28. BAB 28 - TERANG SAN
29 29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30 30. BAB 30 - ANAK ITU
31 31. BAB 31 - BABU YA BABU
32 32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33 33. BAB 33 - ISTRIMU
34 34. BAB 34 - MENCIUM
35 35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36 36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37 37. BAB 37 - SEKSI
38 38. BAB 38 - TENGGELAM
39 39. BAB 39 - TIDAK MAU
40 40. BAB 40 - LAYANI AKU
41 41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42 42. BAB 42 - TUING TUING
43 43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44 44. BAB 44 - BERAKHIR
45 45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46 46. BAB 46 - PAK SUAMI
47 47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48 48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49 49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50 50. BAB 50 - SAYANGKU
51 51. BAB 51 - MENGINTAI
52 52. BAB 52 - BERPELUKAN
53 53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54 55. BAB 54 - NIKMATNYA
55 55. BAB 55 - IBU HAMIL
56 56. BAB 56 - DIBUANG
57 57. BAB 57 - CEMBURU
58 58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59 59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60 60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61 61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62 62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63 63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64 64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65 65. MHB BAB 65 - MELISSA
66 66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67 67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68 68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69 69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70 70. BAB 70 - DISIKSA
71 71. BAB 71 - AHH ABANG!
72 72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73 73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74 74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75 75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76 76. BAB 76 - NARA MANA?
77 77. BAB 77 - DIBUANG
78 78. BAB 78 - MANTAN?
79 79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80 80. BAB 80 - BAWA PULANG
81 81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82 82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83 83. BAB 83 - DIGUSUR?
84 84. BAB 84 - BU MAYANG
85 85. BAB 85 - SKY HOUSE
86 86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87 87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88 88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89 89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90 90. BAB 90 - BEDA JAUH
91 91. BAB 91 - BABY ALAN!
92 92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93 93. BAB 93 - TESPECK
94 94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95 95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96 96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97 97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98 98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99 99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102 101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103 102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104 103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105 104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106 105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107 106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108 107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109 108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110 109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111 110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112 111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113 112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114 113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115 114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116 115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117 116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118 117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119 118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120 119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121 120. Novel Baru Sekuel Si Kembar
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. BAB 1 - DUA GARIS
2
2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3
3. BAB 3 - ANGKUH
4
4. BAB 4 - PAMPERS
5
5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6
6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7
7. BAB 7 - KETAKUTAN
8
8. BAB 8 - MESUM
9
9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10
10. BAB 10 - PEKERJAAN
11
11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12
12. BAB 12 - SATU IKATAN
13
13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14
14. BAB 14 - CURIGA
15
15. BAB 15 - ANAK KITA
16
16. BAB 16 - ANAKMU
17
17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18
18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19
19. BAB 19 - TES DNA
20
20. BAB 20 - JADI SUAMI
21
21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22
22. BAB 22 - HAK ASUH
23
23. BAB 23 - MELAYANI?
24
24. BAB 24 - ADIK IPAR
25
25. BAB 25 - MAU BOCOR
26
26. BAB 26 - BERCIUMAN
27
27. BAB 27 - TERANCAM
28
28. BAB 28 - TERANG SAN
29
29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30
30. BAB 30 - ANAK ITU
31
31. BAB 31 - BABU YA BABU
32
32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33
33. BAB 33 - ISTRIMU
34
34. BAB 34 - MENCIUM
35
35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36
36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37
37. BAB 37 - SEKSI
38
38. BAB 38 - TENGGELAM
39
39. BAB 39 - TIDAK MAU
40
40. BAB 40 - LAYANI AKU
41
41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42
42. BAB 42 - TUING TUING
43
43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44
44. BAB 44 - BERAKHIR
45
45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46
46. BAB 46 - PAK SUAMI
47
47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48
48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49
49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50
50. BAB 50 - SAYANGKU
51
51. BAB 51 - MENGINTAI
52
52. BAB 52 - BERPELUKAN
53
53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54
55. BAB 54 - NIKMATNYA
55
55. BAB 55 - IBU HAMIL
56
56. BAB 56 - DIBUANG
57
57. BAB 57 - CEMBURU
58
58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59
59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60
60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61
61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62
62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63
63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64
64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65
65. MHB BAB 65 - MELISSA
66
66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67
67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68
68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69
69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70
70. BAB 70 - DISIKSA
71
71. BAB 71 - AHH ABANG!
72
72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73
73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74
74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75
75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76
76. BAB 76 - NARA MANA?
77
77. BAB 77 - DIBUANG
78
78. BAB 78 - MANTAN?
79
79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80
80. BAB 80 - BAWA PULANG
81
81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82
82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83
83. BAB 83 - DIGUSUR?
84
84. BAB 84 - BU MAYANG
85
85. BAB 85 - SKY HOUSE
86
86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87
87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88
88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89
89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90
90. BAB 90 - BEDA JAUH
91
91. BAB 91 - BABY ALAN!
92
92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93
93. BAB 93 - TESPECK
94
94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95
95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96
96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97
97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98
98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99
99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102
101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103
102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104
103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105
104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106
105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107
106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108
107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109
108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110
109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111
110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112
111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113
112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114
113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115
114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116
115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117
116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118
117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119
118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120
119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121
120. Novel Baru Sekuel Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!