18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM

Ezra yang pulang ke rumah, lagi - lagi terkejut dengan hadirnya Nara dan baby Alan yang sekarang duduk bersama Daffa dan Mahendra di ruang tamu.

"Daffa, di rumah ini cuma ada tiga kamar dan kalian mau Nara sama_" ucap Ezra melirik ke baby Alan.

"Sama adiknya tinggal sini? Kalian pasti bercanda, kan?"

"Kami serius, demi keselamatan bayi Bu Mayang," jawab Daffa dan Mahendra serempak.

"Terus dia mau tidur di mana? Di mana?!" tanya Ezra.

"Tidur di kamarku lah," kata Daffa singkat dan jelas.

"Apa? Maksudnya lo dan Nara tidur bareng, begitu?" Ezra membola.

"Dasar! Kita yang akan tidur bersama dan Nara tidur bareng adiknya di kamarku," jelas Daffa berdiri.

"Ogah banget, iihhh!" tolak Ezra.

"Ezra! Rumah ini milik Daffa, dia yang berhak mengatur, bukan kamu." Sentak Mahendra berdiri. Nara di tengah - tengah cuma meneguk ludah. Sedangkan baby Alan dengan tangan mungilnya asik merais - rais dada Nara, merengek ingin susu lagi.

"Ya sudah, gue tidur di luar," kata Ezra tapi tidak jadi karena melihat baby Alan ingin susu.

"Hmm… kenapa berhenti?" tanya Daffa dan Mahendra.

"Tau ah, gue mau ke atas, malam ini gue resmi tidur di kamar lo." Ezra menunjuk Mahendra.

"Apa? Kamarku?" 

"Ya, gue lebih baik tidur bareng saudara daripada ketos lemah!" sindir Ezra pada Daffa kemudian naik ke atas dan mandi di kamar Mahendra.

'Hah? Pak Mahendra sama Ezra saudara? Sejak kapan?' batin Nara melihat Mahendra yang cemberut. Memang mirip matanya sama Ezra. Begitulah, terlahir konglomerat dari 12 bersaudara, Ezra Givandra hanya anak bungsu yang tidak berguna bagi 11 kakaknya. Kira - kira Mahendra anak ke berapa?

"Huhh… bocah kurang ajar! Sifatnya keras sekali! Awas saja kalau nanti tendang - tendang, bakal kupatahkan satu kakinya itu." Mahendra menyusul adik bungsunya itu. Sedangkan Daffa sudah terbiasa diremehkan Ezra.

"Daffa, maaf sudah merepotkanmu." Nara berdiri.

"Hm, tidak masalah, sekarang kamu tidur di kamarku dan yang terjadi hari ini kamu jangan pikirkan lagi, okeh?"

"Hm, terima kasih, Daffa." Nara tersenyum lalu pergi ke atas. Daffa menatap kepergian Nara, hatinya gelisah.

"Akh! Vano sialan, kamu sudah keterlaluan!" Daffa menelpon kepala sekolah untuk melaporkan Vano supaya secepatnya ditangkap dan dikurung oleh keluarganya. Tetapi sayang sekali, kepala sekolah sudah seringkali melaporkannya tapi keluarga Vano tidak peduli.

Daffa cuma mengacak - acak rambutnya. Satu - satunya menghentikan kelakuan Vano hanyalah membuat bocah itu berubah atau mati. Dari pada depresi, Daffa pun ke kamar Ezra untuk merileks pikirannya. 

🍒🍒🍒🍒🍒🍒

Pukul 10 malam, semua sudah terlelap kecuali Ezra yang terus kepikiran Nara dan baby Alan. Cowok itu pun melirik Mahendra yang menikmati dengkurannya.

"Ah sial, berisik banget!" Ezra pun mengendap - endap keluar, ingin tidur ke bawah tapi seketika bersembunyi saat melihat Nara dari bawah membawa air satu botol penuh. Gerak - gerik yang mencurigakan membuat Ezra pun muncul mendadak.

"Ezra, umhh_"

"Shhtt, jangan teriak, aku cuma mau bicara sesuatu padamu," bisik Ezra.

"Sesuatu apa?" tanya Nara deg - degan. Bisa - bisanya cowok itu keluar malam - malam dari kamarnya.

"Itu soal hubungan kamu sama baby Alan," jawab Ezra tidak bisa tidur kalau belum tuntaskan rasa penasarannya.

"Ya sudah, sini ikut aku," tarik Nara masuk ke kamarnya membuat Ezra diam mematung.

"Kamu tunggu dulu, aku mau buat susu." Nara menyuruh Ezra duduk di dekat baby Alan yang terbaring di atas ranjang.

"Katanya mau dengar ceritaku, tapi kenapa diam saja?" Sembari meneguk habis susu pelancar asinya, Nara melihat Ezra yang masih berdiri di dekat pintu

"Kamu tidak takut?" tanya Ezra.

"Takut? Untuk apa aku harus takut?" tanya Nara pindah ke baby Alan yang belum tidur dan sedang asik merais - rais bola mainan plastik di tangannya.

"Ya bisa saja aku punya niat jahat mau menerkammu," ucap Ezra meneguk siliva gara - gara Nara mengingkat rambut panjangnya dan memperlihatkan lehernya yang halus. 'Sial, aku jadi pengen –' Ezra menahan bir@hinya.

"Kalau kamu mau begitu, berarti kamu sama saja dengan Vano." Nara menoleh dengan tatapan dingin lalu sedih.

"Enak saja, jangan samakan aku dengan si gila itu." Ezra menghentakkan kakinya membuat baby Alan tertawa melihatnya cemberut.

"Ya sudah, mau dengar cerita aku atau tidak?" tanya Nara dan tersenyum melihat anaknya tertawa. Ezra pun naik ke ranjang dan duduk di sisi lain. Nara dalam hatinya ingin meledeknya karena cowok itu masih punya rasa penasaran.

"Ayo, cepat cerita sebelum tengah malam," desak Ezra seraya memegang jari - jari pendek baby Alan.

"Ya…ya…sabar!"

Nara pun menjelaskan awal mengapa dia punya anak. Menjelaskan ketika orang tuanya dikabarkan meninggal, pada hari itu juga segerombolan gangster menculiknya, mereka membawa Nara yang sudah dibius obat tidur dan obat perangssang, setelah itu Nara terbangun di kamar hotel sendirian dengan tubuh yang penuh bekas percintaan yang banyak.

"Se…serius? Kamu mengalami hal itu?" Ezra jadi tidak enak mendengarnya, apalagi Nara sedang menahan tangisnya. Bagaimana tidak, trauma - trauma itu sulit dilupakan dan sulit untuk diobati sampai sekarang.

"Maaf, bukannya aku memaksa, tapi kenapa tidak kamu laporkan saja ke polisi?" tanya Ezra. Nara menggelengkan kepala, itu aib, aib keluarganya yang tidak boleh sampai bocor.

"Maaf, aku tidak bermaksud berbohong ke pihak sekolah, aku hanya …." lirih Nara dengan tubuh yang bergetar hebat. Tetapi seketika tenang saat tangan Ezra memegang tangannya dengan erat.

"Ini bukan salahmu, kamu masih pantas mengejar pendidikan, kamu cerdas, kamu punya prestasi dan baik hati. Kamu bukan penjahat dan semua orang sepertimu wajib bahagia. Jangan karena kamu merasa sendiri, dunia terlihat mengucilkanmu. Ingat Nara, ada orang - orang di sekitarmu yang selalu mendukungmu."

Nara tertegun karena kagum ke cowok itu yang bisa memberi kata motivasi untuknya.

"Siapa orang itu?" tanya Nara. Ezra menarik tangannya kemudian garuk - garuk pelipis karena Nara sudah tidak punya keluarga.

"Ehhh…ya baby Alan," jawab Ezra menunjuk.

"Terus siapa lagi?" tanya Nara ingin tersenyum mendengarnya.

"Ya… bu Mayang!" kata Ezra terbata - bata.

"Terus ada lagi nggak?" tanya Nara sedikit lagi tersenyum.

"Ya ada dong," jawab Ezra tambah gugup.

"Siapa itu?" tanya Nara mendekat membuat Ezra deg - degan karena matanya tidak tahan melihat belahan dada Nara dibalik dasternya itu.

"Tau ah, aku mau ke kamar, selamat malam, Junior!" Ezra melambai pada baby Alan yang tersenyum lebar. Ezra pun kemudian cabut ke kamarnya. Sedangkan Nara tersenyum bebas melihat sisi lain Ezra yang cukup perhatian. Setelah mengunci pintu, dia pun tidur di samping baby Alan. Memberikan pucuknya ke mulut kecil Alan, membiarkan putra kecilnya menyusu dengan leluasa. Sedangkan Ezra yang baring di sebelah Mahendra, tetap tidak bisa tidur walau sudah dengar cerita Nara.

"Ah sial, kenapa sih gue resah begini!" Acak Ezra pun memaksakan matanya terpejam. "Sial, kalau dia sudah punya anak, sepertinya dia juga tidak perawan lagi, kan?" gumam Ezra susah tidur. Tiba - tiba saja, Mahendra bicara.

"Siapa yang tidak perawan?"

"Astagaaa! Jangan kagetin gue dong!" Ezra melempar bantalnya ke muka wakepseknya itu.

"Habisnya ngomong terus sih, aku jadi kebangun!" Balas Mahendra lempar bantal.

"Sial, gue bobo di bawah saja!" Ezra ambil bantal, pergi tidur di bawah. Mahendra mencibikkan mulutnya. "Bagus, sekalian saja tidur di luar rumah." Mahendra kembali tidur, masuk ke dalam mimpi indah.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Like + komen + favoritkan + terima kasih😍

Terpopuler

Comments

Joveni

Joveni

wwhhhaaattttttt... 12 bersaudara... ???!!!! pengen ketawa.. bisa buat tim sepak bola tuh...mungkin pak mahendra anak no 5 kalo si ezra ank 12 sih

2022-10-09

3

lihat semua
Episodes
1 1. BAB 1 - DUA GARIS
2 2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3 3. BAB 3 - ANGKUH
4 4. BAB 4 - PAMPERS
5 5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6 6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7 7. BAB 7 - KETAKUTAN
8 8. BAB 8 - MESUM
9 9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10 10. BAB 10 - PEKERJAAN
11 11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12 12. BAB 12 - SATU IKATAN
13 13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14 14. BAB 14 - CURIGA
15 15. BAB 15 - ANAK KITA
16 16. BAB 16 - ANAKMU
17 17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18 18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19 19. BAB 19 - TES DNA
20 20. BAB 20 - JADI SUAMI
21 21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22 22. BAB 22 - HAK ASUH
23 23. BAB 23 - MELAYANI?
24 24. BAB 24 - ADIK IPAR
25 25. BAB 25 - MAU BOCOR
26 26. BAB 26 - BERCIUMAN
27 27. BAB 27 - TERANCAM
28 28. BAB 28 - TERANG SAN
29 29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30 30. BAB 30 - ANAK ITU
31 31. BAB 31 - BABU YA BABU
32 32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33 33. BAB 33 - ISTRIMU
34 34. BAB 34 - MENCIUM
35 35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36 36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37 37. BAB 37 - SEKSI
38 38. BAB 38 - TENGGELAM
39 39. BAB 39 - TIDAK MAU
40 40. BAB 40 - LAYANI AKU
41 41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42 42. BAB 42 - TUING TUING
43 43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44 44. BAB 44 - BERAKHIR
45 45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46 46. BAB 46 - PAK SUAMI
47 47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48 48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49 49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50 50. BAB 50 - SAYANGKU
51 51. BAB 51 - MENGINTAI
52 52. BAB 52 - BERPELUKAN
53 53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54 55. BAB 54 - NIKMATNYA
55 55. BAB 55 - IBU HAMIL
56 56. BAB 56 - DIBUANG
57 57. BAB 57 - CEMBURU
58 58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59 59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60 60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61 61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62 62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63 63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64 64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65 65. MHB BAB 65 - MELISSA
66 66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67 67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68 68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69 69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70 70. BAB 70 - DISIKSA
71 71. BAB 71 - AHH ABANG!
72 72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73 73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74 74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75 75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76 76. BAB 76 - NARA MANA?
77 77. BAB 77 - DIBUANG
78 78. BAB 78 - MANTAN?
79 79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80 80. BAB 80 - BAWA PULANG
81 81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82 82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83 83. BAB 83 - DIGUSUR?
84 84. BAB 84 - BU MAYANG
85 85. BAB 85 - SKY HOUSE
86 86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87 87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88 88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89 89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90 90. BAB 90 - BEDA JAUH
91 91. BAB 91 - BABY ALAN!
92 92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93 93. BAB 93 - TESPECK
94 94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95 95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96 96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97 97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98 98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99 99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102 101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103 102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104 103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105 104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106 105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107 106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108 107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109 108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110 109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111 110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112 111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113 112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114 113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115 114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116 115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117 116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118 117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119 118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120 119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121 120. Novel Baru Sekuel Si Kembar
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. BAB 1 - DUA GARIS
2
2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3
3. BAB 3 - ANGKUH
4
4. BAB 4 - PAMPERS
5
5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6
6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7
7. BAB 7 - KETAKUTAN
8
8. BAB 8 - MESUM
9
9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10
10. BAB 10 - PEKERJAAN
11
11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12
12. BAB 12 - SATU IKATAN
13
13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14
14. BAB 14 - CURIGA
15
15. BAB 15 - ANAK KITA
16
16. BAB 16 - ANAKMU
17
17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18
18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19
19. BAB 19 - TES DNA
20
20. BAB 20 - JADI SUAMI
21
21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22
22. BAB 22 - HAK ASUH
23
23. BAB 23 - MELAYANI?
24
24. BAB 24 - ADIK IPAR
25
25. BAB 25 - MAU BOCOR
26
26. BAB 26 - BERCIUMAN
27
27. BAB 27 - TERANCAM
28
28. BAB 28 - TERANG SAN
29
29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30
30. BAB 30 - ANAK ITU
31
31. BAB 31 - BABU YA BABU
32
32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33
33. BAB 33 - ISTRIMU
34
34. BAB 34 - MENCIUM
35
35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36
36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37
37. BAB 37 - SEKSI
38
38. BAB 38 - TENGGELAM
39
39. BAB 39 - TIDAK MAU
40
40. BAB 40 - LAYANI AKU
41
41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42
42. BAB 42 - TUING TUING
43
43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44
44. BAB 44 - BERAKHIR
45
45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46
46. BAB 46 - PAK SUAMI
47
47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48
48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49
49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50
50. BAB 50 - SAYANGKU
51
51. BAB 51 - MENGINTAI
52
52. BAB 52 - BERPELUKAN
53
53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54
55. BAB 54 - NIKMATNYA
55
55. BAB 55 - IBU HAMIL
56
56. BAB 56 - DIBUANG
57
57. BAB 57 - CEMBURU
58
58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59
59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60
60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61
61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62
62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63
63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64
64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65
65. MHB BAB 65 - MELISSA
66
66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67
67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68
68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69
69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70
70. BAB 70 - DISIKSA
71
71. BAB 71 - AHH ABANG!
72
72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73
73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74
74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75
75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76
76. BAB 76 - NARA MANA?
77
77. BAB 77 - DIBUANG
78
78. BAB 78 - MANTAN?
79
79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80
80. BAB 80 - BAWA PULANG
81
81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82
82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83
83. BAB 83 - DIGUSUR?
84
84. BAB 84 - BU MAYANG
85
85. BAB 85 - SKY HOUSE
86
86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87
87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88
88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89
89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90
90. BAB 90 - BEDA JAUH
91
91. BAB 91 - BABY ALAN!
92
92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93
93. BAB 93 - TESPECK
94
94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95
95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96
96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97
97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98
98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99
99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102
101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103
102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104
103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105
104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106
105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107
106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108
107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109
108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110
109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111
110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112
111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113
112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114
113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115
114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116
115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117
116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118
117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119
118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120
119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121
120. Novel Baru Sekuel Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!