9. BAB 9 - ASINYA BOCOR

Ezra menarik tangannya lepas dari Nara, kemudian bicara sopan kepada wakil ketua osisnya.

"Aku anggota ekskul di sini dan harusnya kamu berterima kasih aku sudah menolongmu dari mereka yang sedang mengincarmu." Sambil dijelaskan, Ezra menunjuk dan turun ke dada Nara.

Spontan dua alisnya naik karena seragam di bagian dada kiri Nara basah. Nara yang tersadar langsung menutupi dadanya dengan dua tangan.

"Hey, jangan asal tunjuk!" tegur Nara.

"Sebentar deh, tadi kamu tidak bawa minuman apa - apa, tapi kenapa di bagian itu basah?" Sekali lagi Ezra nunjuk.

"Ba… basah? Mana ada!" Timpal Nara berbalik badan dan melirik ke bawah yang memang asinya bocor lagi. 'Aduh, aku harus ganti nih!' batin Nara cemas.

"Woy, sekarang aku tanya, kamu kenapa masuk ke sini?" tanya Ezra curiga.

"Jangan - jangan mau mencuri?" Tuduh Ezra dengan muka dingin yang menakutkan.

"Enak saja, aku ini OSIS, mana mungkin datang mencuri," bantah Nara masih membelakangi Ezra.

"Sorry… aku tidak serius menuduhmu kok, tapi apa tujuanmu?" tanya Ezra sinis.

"Hey, kalau orang diajak bicara tuh hadap sini, jangan hadap ke sana, aku mau lihat wajahmu, bukan punggungmu," celoteh Ezra kesal didiamkan.

'Sial, dia ini ribet juga orangnya!' batin Ezra yang malas bicara sekarang boros kalimat.

"Maaf, aku tidak tahu kalau kamu anggota di sini dan terima kasih sudah bantu aku," ucap Nara kemudian menundukkan kepala melewati Ezra ingin pergi. Tetapi Ezra menggapai tangannya. Sontak saja, Nara dengan terkejutnya menghempaskan tangan Ezra, membuat cowok itu tersentak melihat Nara ketakutan dikarenakan traumanya muncul lagi. Nara tidak suka ditahan dari belakang. Itu menyakitkan.

"Hey, kamu kenapa?" tanya Ezra panik melihat Nara sedang kesusahan bernafas.

'Jangan - jangan punya asma?' pikir Ezra tambah panik jika itu benaran.

"To…tolong jangan pegang—" lirih Nara putus karena dipeluk mendadak oleh Ezra sehingga aroma tubuh cowok itu sedikit demi sedikit bisa menormalkan nafasnya yang tersengal - sengal.

"Hey, tenanglah… jangan buat aku panik dong." Ezra mengelus punggung Nara yang tiba - tiba menangis. Ezra pun pasrah jaket sepuluh jutanya dipakai ngelap ingus.

'Sialan nih cewek, gampang sekali bikin tensiku naik.'

"Terima kasih dan maaf yang tadi," lirih Nara dan mendongak. Ezra mundur karena ditatap dekat.

"Apa lihat - lihat?" tanya Ezra risih.

"Itu, boleh aku pinjam jaketnya dulu?"

Kalau saja ada sendok, ingin rasanya Ezra menelan bulat - bulat sendok itu saking kesalnya melihat Nara.

"Aiihhh… kamu ini dikasih hati minta jantung, dikasih jantung malah minta jiwa, apa lagi yang nanti kamu minta? Hidupku?" 

Kalau saja Nara mau, Ezra sekarang sudah diculik dan membawanya ke baby Alan. Bahkan kalau mau, bisa dijadikan ayah sambung baby Alan.

"Maaf, habisnya ingusku jatuh kena ini." Nara terpaksa menunjuk dada kirinya yang montok itu.

"Ihh jijik banget, nih pakai saja!" Ezra pergi setelah memberikan jaketnya. Sedangkan Nara yang masih diam menatap jaket laki - laki yang barusan memeluknya.

"Bau parfumnya sangat kuat, bisa buat orang mabuk, tapi aku harus pakai ini supaya anak - anak di sekolah ini tidak curiga seragamku yang basah."

Nara yang tadi mau daftar, jadi lupa. Gadis itu memakai jaket Ezra dan pergi ke kelasnya yang sedang sepi dan cepat - cepat mengambil kuttang dan seragam pengganti juga. Semua sudah Nara siapkan di dalam tasnya yang berseleting gembok kecil. Jadi tidak ada yang bisa buka tasnya kecuali dirobek.

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Mumpung Garce sibuk di ekskulnya, Nara bisa mengganti seragamnya di toilet. Setelah keluar, lagi - lagi dia berpapan dengan Ezra.

Apa ini kebetulan lagi? Sepertinya tidak bagi Ezra yang sombong ke Nara.

"Woy, kenapa lo ikutin gue?" tanya Ezra agak susah bicara ke Nara.

Mengira direspon, tapi Nara memberikan jaketnya.

"Nih ambil, terima kasih sudah baik meminjamkannya," ucap Nara tanpa senyuman.

"Eitss… tunggu dulu." Ezra menahan kakinya Nara.

"Apa lagi?" tanya Nara memelas.

"Heran saja sih, kemarin kamu masuk toilet, terus hari ini masuk lagi, jangan - jangan kamu ke sekolah ini buat mandi di dalam? Ya kan?" tebak Ezra berpikir Nara tidak punya kamar mandi di rumahnya.

"Kalau aku balik tanya, kira - kira kamu jawab apa?" tanya Nara berdiri santai.

"Sial, tidak seru jika kamu begini, ish!" desis Ezra kecewa dan pergi dan melewati lorong belakang sekolah bersama Nara yang jalan di belakangnya. Karena sama - sama canggung, tidak ada obrolan sedikit pun.

Tiba - tiba petugas kebersihan memanggil mereka. "Hey! Kemari kalian!" Secepatnya dua siswa itu mendekat.

"Kenapa, Pak?" tanya Nara dan Ezra tidak sengaja kompak.

"Mumpung jam istirahat masih ada sepuluh menit, tolongin bapak sapu - sapu di sini, kemarin bapak tidak datang karena ada kesibukan, bantuin bapak ya?" mohon si petugas tidak sanggup sendirian menyapu halaman yang panjangnya puluhan meter.

"Baik, Pak! Saya bantuin, itung - itung dapat pahala, hehehe…." 

Ezra terpaku diam dengan tingkah Nara yang lugu tapi cukup baik hati. 'Dia itu waketos harusnya ngurus siswa dan organisasi sekolah, tapi sekarang sempat - sempatnya menolong orang.' Ezra sedikit salut tapi tetap di matanya Nara itu gadis yang repot.

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

"Eh, ini buat saya, Pak?" tanya Nara yang diberi amplop dari petugas.

"Ya, ambil saja itu upah kalian berdua. Sekarang bapak pamit dulu, terima kasih ya, Nak Nara."

Nara mengelus dada mendapat beberapa uang hasil jerih payahnya. Padahal niat ikhlas menolong, tapi mendapat rezeki yang tidak terduga - duga.

"Ya ampun, uang sedikit seperti itu saja kamu nangis? Nih ambil saja amplopku dan jangan perlihatkan wajah sedihmu." Beri Ezra cuma - cuma.

"Maaf, ini sudah cukup," tolak Nara.

"Hey, rezeki tuh jangan ditolak, lagian ini halal dan kamu kan miskin, harusnya terima saja," ucap Ezra tidak lupa sombong.

"Maaf, tapi aku—"

"Yaelah, nih ambil, gue ke kelas dulu dan lo jangan jauh - jauh dari Daffa! Sana pergi!" Setelah memberi, Ezra berlari pergi meninggalkan Nara yang masih diam di tempat.

"Te…terima kasih, cowok sombong." Ejek Nara baru bicara karena gengsi kalau di depan Ezra.

🥦🥦🥦🥦🥦🥦

Jam pulang pun tiba, Daffa di kelasnya buru - buru ke kelas Nara supaya tidak diganggu geng ciwi - ciwi blackzak. Tapi sesampainya di kelas, Garce bilang kalau Nara dari tadi sudah pulang di jam terakhir. Tentu Nara izin karena baby Alan masuk rumah sakit akibat tubuhnya tiba - tiba dingin dan tidak rewel.

Bu Mayang yang menelponnya dan sekarang Nara sudah berdiri di samping box bayi. Bukan cuma kesehatan baby Alan saja yang dicemaskan, tapi biaya perawatan yang mahal membuatnya gelisah. Bahkan upah dari petugas tidak cukup.

"Bu, bagaimana? Apa gaji Ibu bulan ini bisa diberikan?" tanya Nara dengan air mata yang perlahan membasahi dua pipinya.

"Maaf, Nara. Majikan Ibu juga membutuhkannya." Bu Mayang segera memeluk Nara yang hampir jatuh. "Aku harus bagaimana? Alan satu - satunya yang aku punya, aku tidak mau dia sakit seperti ini, Bu." Nara takut tidak mendengar tangis baby Alan lagi. Seketika saja, di dekat pintu sudah ada Daffa dan Garce.

Terpopuler

Comments

Joveni

Joveni

jodohmya nara mungkin ezra kali yah...??? kalo daffa ma garce dech...

2022-10-09

3

lihat semua
Episodes
1 1. BAB 1 - DUA GARIS
2 2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3 3. BAB 3 - ANGKUH
4 4. BAB 4 - PAMPERS
5 5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6 6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7 7. BAB 7 - KETAKUTAN
8 8. BAB 8 - MESUM
9 9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10 10. BAB 10 - PEKERJAAN
11 11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12 12. BAB 12 - SATU IKATAN
13 13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14 14. BAB 14 - CURIGA
15 15. BAB 15 - ANAK KITA
16 16. BAB 16 - ANAKMU
17 17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18 18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19 19. BAB 19 - TES DNA
20 20. BAB 20 - JADI SUAMI
21 21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22 22. BAB 22 - HAK ASUH
23 23. BAB 23 - MELAYANI?
24 24. BAB 24 - ADIK IPAR
25 25. BAB 25 - MAU BOCOR
26 26. BAB 26 - BERCIUMAN
27 27. BAB 27 - TERANCAM
28 28. BAB 28 - TERANG SAN
29 29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30 30. BAB 30 - ANAK ITU
31 31. BAB 31 - BABU YA BABU
32 32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33 33. BAB 33 - ISTRIMU
34 34. BAB 34 - MENCIUM
35 35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36 36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37 37. BAB 37 - SEKSI
38 38. BAB 38 - TENGGELAM
39 39. BAB 39 - TIDAK MAU
40 40. BAB 40 - LAYANI AKU
41 41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42 42. BAB 42 - TUING TUING
43 43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44 44. BAB 44 - BERAKHIR
45 45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46 46. BAB 46 - PAK SUAMI
47 47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48 48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49 49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50 50. BAB 50 - SAYANGKU
51 51. BAB 51 - MENGINTAI
52 52. BAB 52 - BERPELUKAN
53 53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54 55. BAB 54 - NIKMATNYA
55 55. BAB 55 - IBU HAMIL
56 56. BAB 56 - DIBUANG
57 57. BAB 57 - CEMBURU
58 58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59 59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60 60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61 61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62 62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63 63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64 64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65 65. MHB BAB 65 - MELISSA
66 66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67 67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68 68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69 69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70 70. BAB 70 - DISIKSA
71 71. BAB 71 - AHH ABANG!
72 72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73 73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74 74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75 75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76 76. BAB 76 - NARA MANA?
77 77. BAB 77 - DIBUANG
78 78. BAB 78 - MANTAN?
79 79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80 80. BAB 80 - BAWA PULANG
81 81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82 82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83 83. BAB 83 - DIGUSUR?
84 84. BAB 84 - BU MAYANG
85 85. BAB 85 - SKY HOUSE
86 86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87 87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88 88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89 89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90 90. BAB 90 - BEDA JAUH
91 91. BAB 91 - BABY ALAN!
92 92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93 93. BAB 93 - TESPECK
94 94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95 95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96 96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97 97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98 98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99 99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102 101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103 102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104 103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105 104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106 105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107 106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108 107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109 108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110 109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111 110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112 111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113 112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114 113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115 114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116 115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117 116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118 117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119 118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120 119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121 120. Novel Baru Sekuel Si Kembar
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. BAB 1 - DUA GARIS
2
2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3
3. BAB 3 - ANGKUH
4
4. BAB 4 - PAMPERS
5
5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6
6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7
7. BAB 7 - KETAKUTAN
8
8. BAB 8 - MESUM
9
9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10
10. BAB 10 - PEKERJAAN
11
11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12
12. BAB 12 - SATU IKATAN
13
13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14
14. BAB 14 - CURIGA
15
15. BAB 15 - ANAK KITA
16
16. BAB 16 - ANAKMU
17
17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18
18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19
19. BAB 19 - TES DNA
20
20. BAB 20 - JADI SUAMI
21
21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22
22. BAB 22 - HAK ASUH
23
23. BAB 23 - MELAYANI?
24
24. BAB 24 - ADIK IPAR
25
25. BAB 25 - MAU BOCOR
26
26. BAB 26 - BERCIUMAN
27
27. BAB 27 - TERANCAM
28
28. BAB 28 - TERANG SAN
29
29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30
30. BAB 30 - ANAK ITU
31
31. BAB 31 - BABU YA BABU
32
32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33
33. BAB 33 - ISTRIMU
34
34. BAB 34 - MENCIUM
35
35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36
36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37
37. BAB 37 - SEKSI
38
38. BAB 38 - TENGGELAM
39
39. BAB 39 - TIDAK MAU
40
40. BAB 40 - LAYANI AKU
41
41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42
42. BAB 42 - TUING TUING
43
43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44
44. BAB 44 - BERAKHIR
45
45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46
46. BAB 46 - PAK SUAMI
47
47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48
48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49
49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50
50. BAB 50 - SAYANGKU
51
51. BAB 51 - MENGINTAI
52
52. BAB 52 - BERPELUKAN
53
53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54
55. BAB 54 - NIKMATNYA
55
55. BAB 55 - IBU HAMIL
56
56. BAB 56 - DIBUANG
57
57. BAB 57 - CEMBURU
58
58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59
59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60
60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61
61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62
62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63
63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64
64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65
65. MHB BAB 65 - MELISSA
66
66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67
67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68
68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69
69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70
70. BAB 70 - DISIKSA
71
71. BAB 71 - AHH ABANG!
72
72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73
73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74
74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75
75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76
76. BAB 76 - NARA MANA?
77
77. BAB 77 - DIBUANG
78
78. BAB 78 - MANTAN?
79
79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80
80. BAB 80 - BAWA PULANG
81
81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82
82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83
83. BAB 83 - DIGUSUR?
84
84. BAB 84 - BU MAYANG
85
85. BAB 85 - SKY HOUSE
86
86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87
87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88
88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89
89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90
90. BAB 90 - BEDA JAUH
91
91. BAB 91 - BABY ALAN!
92
92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93
93. BAB 93 - TESPECK
94
94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95
95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96
96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97
97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98
98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99
99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102
101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103
102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104
103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105
104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106
105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107
106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108
107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109
108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110
109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111
110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112
111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113
112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114
113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115
114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116
115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117
116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118
117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119
118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120
119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121
120. Novel Baru Sekuel Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!