5. BAB 5 - MEMBERI ASI

Jam pulang sekolah.

"Ihhh sebel deh! Aku mau ikut kamu tapi hari ini harus cepat pulang ke rumah." Garce menggerutu dapat panggilan dari orang tuanya.

"Kenapa?" tanya Nara sangat lega sekali.

"Kamu tahu sendiri, anak seperti kami kalau hari pertama pasti orang tua merayakannya, padahal aku mau jalan - jalan berang kamu," jawab Garce cemberut.

"Tidak apa - apa, kamu pulang saja, orang tua mu pasti tidak sabar memeluk anaknya yang bersekolah di SMA ELIPSEAN II." Nara mengelus pundak Garce.

"Ya sudah deh, aku duluan ya! Kapan - kapan kita jalan bareng, dah Nara!" Garce berlari ke supir yang datang menjemputnya. Melihat temannya pulang dengan mobil mewah, Nara sedikit sedih karena dulu juga seperti itu tetapi sekarang dia cuma pulang jalan kaki.

"Kalau saja Pak Fahri pulangnya cepat, aku bisa nebeng, tapi mau bagaimana lagi, ini sudah takdirku." Nara mengeluh lagi dan sejenak diam.

"Tidak! Aku jangan terus mengeluh! Semua yang terjadi pasti ada hikmahnya!" Nara sadar diri setelah mengingat kelakuannya yang manja dulu ke orang tuanya dan sekarang dia harus belajar mandiri dan selalu bersyukur.

Baru juga keluar dari kawasan sekolah, tiba - tiba tiga cewek dengan seragam kurang rapih memanggilnya.

"Woy cewek! Sini lo!"

Nara menoleh ke belakang dan mundur sedikit dihampiri mereka yang memiliki lencana beda dari kelas sepuluh.

"Ada apa ya, Kak?" tanya Nara sopan.

"Kak? Kakak - kakak? Hahaha, nggak usah sok akrab deh lo!" 

"Akhhh!" Nara didorong jatuh ke belakang oleh cewek yang pakai behel. Untung saja punggung Nara tidak terbentur pagar besi di belakangnya.

"Aduh, sorry banget, kita tidak sengaja nih, lo nggak apa - apa kan, waketos?" Seringai cewek behel mengulurkan tangan. Nara mendongak dan melihat tangan itu.

'Sepertinya mereka sengaja datang mau membully ku, padahal aku ini waketos, apa mereka tidak bisa menghargai kami sedikit?'

Itulah mengapa identitas OSIS lain dirahasiakan, karena anak - anak yang kurang ajar suka berbuat seenaknya ke OSIS. Walau sulit, Nara akan coba bicara baik - baik ke mereka. Tetapi saat Nara mau menerima uluran itu, salah satu dari mereka menuangkan teh botol dari atas.

PLAK! 

Cewek behel menampar tangan Nara kemudian berdiri menertawai Nara yang diguyur sisa minuman teman - temannya.

"Huhuhu… kasian sekali waketos kita, hari pertama sekolah dapat suprise dari kami, maaf ya waketos. Kami cuma bisa memberi kejutan seperti ini, lain kali kami akan lebih,"

"Membuat lo menderita," bisik cewek behel itu menepuk - nepuk bahu Nara kemudian pergi terbahak - bahak dan teman - temannya tidak lupa menginjak - injak tas Nara.

"Besok - besok, kalau ke sekolah tuh bawa tas yang cantik, bukan yang jelek seperti ini, malu - maluin sekolah kita, dasar waketos jalur give away!" Kata mereka menghina tampak tidak terima posisi waketos dipegang Nara.

Karena dilihat oleh siswa - siswa lain, Nara yang duduk pun mengepal erat - erat jemarinya, mengambil tasnya kemudian berlari supaya mereka tidak mengenalinya. Ini terlalu buruk jika nama baik waketos ternodai di hari pertama.

Sampai di rumah, Nara langsung masuk dan berlari melewati Bu Mayang sehingga Ibu angkatnya itu terkejut mendapati Nara menangis dari pulang sekolah. Dia buru - buru naik ke kemar Nara sebelum mental anak majikannya itu hancur seperti dulu.

"Menyebalkan, aku cuma mau sekolah dengan damai, tapi kenapa mereka tiba - tiba datang membully ku, aku kan tidak tahu apa - apa," tangis Nara menekuk lutut di dekat meja belajarnya.

"Siapa mereka, Neng?" tanya Bu Mayang berjongkok di dekat Nara dan mengusap pelan buih tangisan yang jatuh.

"Aku juga tidak tahu, tapi mereka sepertinya anak orang kaya yang suka mengganggu OSIS, Bu," jawab Nara pun sedikit tenang.

"Mentang - mentang kaya, mereka merusak tasku, besok apa yang aku pakai, Bu?" 

Bu Mayang melihat tali tas Nara yang putus dan kotor, sekalian sedih melihat seragam Nara basah.

"Nara, nanti Ibu yang jahit, sekarang kamu ganti baju, Ibu mau cuci seragam kamu, dan lagi kamu harus laporkan ini ke kepala sekolah, okeh?" Bu Mayang membelai kepala Nara. Kalau saja masih ada tabungan, pasti Nara bisa beli tas baru, tetapi semua tabungan sudah habis membiayai persalinan Nara.

"Tapi Ibu kan mau masuk kerja," ucap Nara berdiri.

"Tidak apa - apa, nanti Ibu bilang ke majikan hari ini absen, sekarang kamu pergi mandi dulu bersihkan dirimu."

'Baiklah, sekalian besok aku mau undurkan diri! Aku yakin, mereka melakukan ini pasti tidak mau aku jadi waketos! Maaf Pak Mahendra, jabatan ini tidak cocok sekali untukku.' Nara pun mengangguk. "Baik, Bu. Terima kasih."

🐙🐙🐙🐙🐙🐙🐙🐙

Setelah Bu Mayang keluar membawa tas dan seragam Nara, sekarang Nara yang sudah mandi dan pakai baju mendekati ayunan anaknya. Dia dengan tatapan sayu melihat Alan yang sedang terlelap. Hanya bayi kecil tidak berdosa itu yang bisa membuat senyum Nara keluar.

"Alan, kamu tahu tidak? Waktu Bunda beli pampers, ada mainan bebek lucu di sana, Bunda pengen banget beli tapi uang saku Bunda tidak cukup, maaf ya tidak bisa bawa pulang." Nara memegang tangan kecil anaknya yang imut.

"Tapi nanti Bunda coba tabung supaya Alan punya temen bermain," tambah Nara mengecup kening anaknya yang masih berusia tiga bulan. Karena sentuhan lembut dari sang Bunda, Alan terbangun dan merengek.

"Hoeekk…hoeeekk…."

"Ehh aduh, maaf ya gara - gara Bunda, Alan bangun, cup….cup….jangan menangis ya, sayang." Nara segera menggendong Alan. Meletakkan di ranjang lalu tidur di sebelahnya. Nara menanggalkan bajunya kemudian memberi pucuk dadanya ke mulut mungil Alan. 

Tangis pilu Alan pun berhenti dan menyedot rakus asi Ibunya. Sementara Nara diam, menatap kosong ke depan. Sejenak matanya terpejam dan perlahan menangis diam - diam tanpa suara. Membiarkan bening - bening tangisannya berlinang.

Harusnya gadis sepertinya keluar bergaul dengan anak - anak seumurannya, tetapi Nara tidak punya satu pun teman yang menghiburnya karena teman - temannya sudah meninggalkannya setelah Nara jatuh miskin. Nara sekarang hanya bisa merenungi nasib dan memikirkan apa yang perlu diberikan untuk Alan. Hanya asi saja, Nara merasa itu tidak cukup membahagiakan satu - satunya anggota keluarga yang Nara miliki sekarang.

🥀🥀🥀🥀🥀

Terpopuler

Comments

misu

misu

yaelah thor,,,buat karakter naranya itu strong ngga gampang dibully kaya gitu...inimah lemah bangetttt pake mewekk,,,

2022-10-28

7

kasian banget sama Nara semangat Thor

2022-10-26

3

BIBIT RIWAYATI

BIBIT RIWAYATI

sedih thor🥲

2022-10-22

1

lihat semua
Episodes
1 1. BAB 1 - DUA GARIS
2 2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3 3. BAB 3 - ANGKUH
4 4. BAB 4 - PAMPERS
5 5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6 6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7 7. BAB 7 - KETAKUTAN
8 8. BAB 8 - MESUM
9 9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10 10. BAB 10 - PEKERJAAN
11 11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12 12. BAB 12 - SATU IKATAN
13 13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14 14. BAB 14 - CURIGA
15 15. BAB 15 - ANAK KITA
16 16. BAB 16 - ANAKMU
17 17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18 18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19 19. BAB 19 - TES DNA
20 20. BAB 20 - JADI SUAMI
21 21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22 22. BAB 22 - HAK ASUH
23 23. BAB 23 - MELAYANI?
24 24. BAB 24 - ADIK IPAR
25 25. BAB 25 - MAU BOCOR
26 26. BAB 26 - BERCIUMAN
27 27. BAB 27 - TERANCAM
28 28. BAB 28 - TERANG SAN
29 29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30 30. BAB 30 - ANAK ITU
31 31. BAB 31 - BABU YA BABU
32 32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33 33. BAB 33 - ISTRIMU
34 34. BAB 34 - MENCIUM
35 35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36 36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37 37. BAB 37 - SEKSI
38 38. BAB 38 - TENGGELAM
39 39. BAB 39 - TIDAK MAU
40 40. BAB 40 - LAYANI AKU
41 41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42 42. BAB 42 - TUING TUING
43 43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44 44. BAB 44 - BERAKHIR
45 45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46 46. BAB 46 - PAK SUAMI
47 47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48 48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49 49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50 50. BAB 50 - SAYANGKU
51 51. BAB 51 - MENGINTAI
52 52. BAB 52 - BERPELUKAN
53 53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54 55. BAB 54 - NIKMATNYA
55 55. BAB 55 - IBU HAMIL
56 56. BAB 56 - DIBUANG
57 57. BAB 57 - CEMBURU
58 58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59 59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60 60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61 61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62 62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63 63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64 64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65 65. MHB BAB 65 - MELISSA
66 66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67 67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68 68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69 69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70 70. BAB 70 - DISIKSA
71 71. BAB 71 - AHH ABANG!
72 72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73 73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74 74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75 75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76 76. BAB 76 - NARA MANA?
77 77. BAB 77 - DIBUANG
78 78. BAB 78 - MANTAN?
79 79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80 80. BAB 80 - BAWA PULANG
81 81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82 82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83 83. BAB 83 - DIGUSUR?
84 84. BAB 84 - BU MAYANG
85 85. BAB 85 - SKY HOUSE
86 86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87 87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88 88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89 89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90 90. BAB 90 - BEDA JAUH
91 91. BAB 91 - BABY ALAN!
92 92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93 93. BAB 93 - TESPECK
94 94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95 95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96 96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97 97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98 98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99 99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102 101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103 102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104 103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105 104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106 105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107 106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108 107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109 108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110 109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111 110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112 111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113 112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114 113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115 114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116 115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117 116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118 117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119 118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120 119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121 120. Novel Baru Sekuel Si Kembar
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. BAB 1 - DUA GARIS
2
2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3
3. BAB 3 - ANGKUH
4
4. BAB 4 - PAMPERS
5
5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6
6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7
7. BAB 7 - KETAKUTAN
8
8. BAB 8 - MESUM
9
9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10
10. BAB 10 - PEKERJAAN
11
11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12
12. BAB 12 - SATU IKATAN
13
13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14
14. BAB 14 - CURIGA
15
15. BAB 15 - ANAK KITA
16
16. BAB 16 - ANAKMU
17
17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18
18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19
19. BAB 19 - TES DNA
20
20. BAB 20 - JADI SUAMI
21
21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22
22. BAB 22 - HAK ASUH
23
23. BAB 23 - MELAYANI?
24
24. BAB 24 - ADIK IPAR
25
25. BAB 25 - MAU BOCOR
26
26. BAB 26 - BERCIUMAN
27
27. BAB 27 - TERANCAM
28
28. BAB 28 - TERANG SAN
29
29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30
30. BAB 30 - ANAK ITU
31
31. BAB 31 - BABU YA BABU
32
32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33
33. BAB 33 - ISTRIMU
34
34. BAB 34 - MENCIUM
35
35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36
36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37
37. BAB 37 - SEKSI
38
38. BAB 38 - TENGGELAM
39
39. BAB 39 - TIDAK MAU
40
40. BAB 40 - LAYANI AKU
41
41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42
42. BAB 42 - TUING TUING
43
43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44
44. BAB 44 - BERAKHIR
45
45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46
46. BAB 46 - PAK SUAMI
47
47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48
48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49
49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50
50. BAB 50 - SAYANGKU
51
51. BAB 51 - MENGINTAI
52
52. BAB 52 - BERPELUKAN
53
53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54
55. BAB 54 - NIKMATNYA
55
55. BAB 55 - IBU HAMIL
56
56. BAB 56 - DIBUANG
57
57. BAB 57 - CEMBURU
58
58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59
59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60
60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61
61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62
62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63
63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64
64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65
65. MHB BAB 65 - MELISSA
66
66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67
67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68
68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69
69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70
70. BAB 70 - DISIKSA
71
71. BAB 71 - AHH ABANG!
72
72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73
73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74
74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75
75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76
76. BAB 76 - NARA MANA?
77
77. BAB 77 - DIBUANG
78
78. BAB 78 - MANTAN?
79
79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80
80. BAB 80 - BAWA PULANG
81
81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82
82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83
83. BAB 83 - DIGUSUR?
84
84. BAB 84 - BU MAYANG
85
85. BAB 85 - SKY HOUSE
86
86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87
87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88
88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89
89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90
90. BAB 90 - BEDA JAUH
91
91. BAB 91 - BABY ALAN!
92
92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93
93. BAB 93 - TESPECK
94
94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95
95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96
96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97
97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98
98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99
99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102
101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103
102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104
103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105
104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106
105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107
106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108
107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109
108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110
109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111
110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112
111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113
112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114
113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115
114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116
115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117
116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118
117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119
118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120
119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121
120. Novel Baru Sekuel Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!