12. BAB 12 - SATU IKATAN

"Ezra? Kenapa kamu ada di sini?" Sambil mentimang - timang baby Alan, Nara bertanya pada Ezra.

"Harusnya gue tanya, lo ngapain di sini?" tanya Ezra menunjuk. Daffa pun berdiri, menjawab sejujurnya. "Nara dan aku adalah OSIS dan sekarang kami berdua ingin berdiskusi soal masalah siswa yang terus mengeluh."

"Kalau soal itu sih gue bisa maklumi, tapi kalau yang ini gue heran kenapa ada bayi di sini?" Ezra menunjuk baby Alan. Nara pun diam, sulit menjawabnya.

"Bayi itu adiknya Nara." Sekali lagi Nara harus menahan perihnya ucapan itu.

"Bentar, setau gue, Nara itu anak tunggal, dari mana coba dia tiba - tiba punya adik?" tanya Ezra kurang percaya dan menatap curiga pada Nara.

"Baby Alan, itu namanya dan dia anak dari seorang pembantu, Ezra. Dan sekarang Nara bekerja di sini sebagai pembantu." Nara terhenyak. Ucapan Daffa itu benar karena sekarang Nara adalah pembantu di rumah ini.

"Waketos kok jadi pembantu? Kenapa nggak sekalian jadi muci kari saja kalau mau cepat - cepat kaya?" cibir Ezra masih benci Nara karena kejadian kemarin di ruang teater disebut mesum dan jahat.

"EZRA!!!" Daffa marah dengan sikap kejam dan sombongnya Ezra itu. 

Gara - gara Daffa berteriak, baby Alan menangis keras. Nara buru - buru berdiri sebelum Ezra balas meneriaki Daffa.

"Daffa, aku ke dapur dulu ya," pamit Nara ke dapur untuk diam - diam menyusui bayinya. Sedangkan Ezra dengan jalan keluar ingin pergi dari rumah, tetapi ditahan oleh Daffa.

"Mau kemana kamu?" tanya Daffa sinis.

"Bukan urusan lo!" Ezra pergi membawa motornya. Daffa mengepal tangan merasa iri karena Ezra jago berantem. Karena itu juga, Ezra menginap di rumah Daffa untuk menjaga ketos supaya tidak seperti ayahnya yang masih koma di rumah sakit.

Saat pintu sedikit lagi tertutup, seseorang menahan knop dari luar. Daffa membelalak yang berdiri di luar itu Mahendra. Nara yang mengintip di dekat pintu dapur juga terbelalak ada Mahendra masuk. Dia yang menyusui Alan pun gelisah hebat. Mau bersembunyi pun, Alan tiba - tiba merengek.

"Oeekk!"

Suara kecil itu spontan memecah keheningan di antara Mahendra dan Daffa. Dua laki - laki itu menoleh ke arah dapur.

'Waduh, gawat nih!' batin Daffa melihat Mahendra jalan ke sana.

"Daffa, apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu ke saya?" tanya Mahendra berhenti di dekat lemari.

"Sembunyi? Hahaha…. mana ada, Pak."

"Tingkahmu sangat aneh, ada yang tidak beres di sini," lirik Mahendra pun kembali jalan tapi Daffa menghadangnya.

"Sepertinya tadi itu cuma suara bayi tetangga deh, bagaimana kalau cek saja ke sana?" Daffa menunjuk ke luar rumah.

"Jangan tiba - tiba bodoh kamu, Daffa! Melihat tingkahmu ini, saya tahu ada orang di rumah ini." Mahendra menggeser cepat bahu Daffa dan masuk ke dapur. Sontak saja, pria dewasa itu diam membisu ada bayi di atas meja makan dan dibalut dengan selimut tebal. 

Mata Mahendra yang tajam pun berapi - api ke Daffa yang mematung karena cuma ada baby Alan tapi Nara tidak ada. Kemana dia?

"Daffa, jelaskan kenapa ada bayi di rumah ini?"

"Kamu mencuri anak orang?"

"Atau jangan - jangan ini anakmu?"

Mahendra berjalan dengan dua tinju siap menghukum ketos sekolahnya itu. Tetapi baby Alan tertawa lucu melihat Mahendra. Tangan kecil dan jemari pendek - pendeknya meminta ingin digendong. Mulut mungilnya bergerak ingin merengek manja membuat Mahendra diam terhanyut ke dalam keimutan baby Alan.

"Pak, tuduhan ini tidak benar," ucap Daffa mulai membantah ke Pak Mahendra yang menggendong bayi Nara dan menatap dalam - dalam mata Baby Alan yang seperti tidak asing dan agak mirip dengannya.

"Lalu siapa bayi ini?" tanya Pak Mahendra kembali tegas. Nara yang dari tadi di toilet karena perbaiki bajunya, ia pun keluar dan bicara.

"Itu adik saya," ucap Nara terpaksa bohong meski harus memakai kata - kata yang menyakitkan itu.

"Nara? Kenapa kamu ada di sini juga?" Kaget Mahendra. Nara mengambil baby Alan dari wakepseknya itu yang berumur 27 tahun. Sangat muda dan tampan, kan? Cocok jadi ayah untuk baby Alan. Lagian cuma beda 10 tahun dari Nara.

Nara pun menjelaskan panjang lebar membuat Mahendra duduk di kursi dan memegang kepalanya yang pusing.

"Astaga, kalian ingin berdiskusi sedangkan ada bayi di sini. Apa kalian tidak memikirkan resiko kalau osis lain bisa menuduh kalian ini sudah berbuat senonoh!" Mahendra ingin marah tapi ada baby Alan yang sedang tidur.

"Maaf, ini salahku, Pak," ucap Daffa.

"Maaf, aku tidak punya tempat untuk menitipkan adikku, Pak," sambung Nara ikut lesu.

"Ya sudah, sini saya bawa ke atas," ucap Mahendra mengambil baby Alan.

"Kalian berdiskusi dan jangan berisik," tambah Mahendra melotot pada Nara yang mengangguk saja. Pria dewasa itupun naik membawa baby Alan.

"Syukurlah, Pak Mahendra tidak mengomel - omel hari ini," hembus Daffa mulai membuka laptopnya.

"Daffa," 

"Hm kenapa?" tanya Daffa yang duduk di sebelah Nara yang tampak cemas.

"Itu aku mau tanya," 

"Tanya apa?"

"Kenapa Pak Mahendra sama Ezra ada di sini? Apa kalian tinggal bersama?" tanya Nara sangat penasaran karena Mahendra tidak turun lagi dari lantai dua.

"Oh itu, memang mereka tinggal di sini dan kami bertiga satu keluarga," jawab Daffa cengengesan. Sedangkan Nara yang syok terus membuka mulutnya lebar - lebar.

"Hahaha… aku tahu ini memang mendadak sih, tapi mau bagaimana lagi nenek kami memang bersaudara. Kamu tidak tahu itu?"

Nara tambah syok saja bisa - bisanya dikelilingi cowok - cowok tampan yang punya satu ikatan.

"Hahaha…hahaha…. aku memang miskin ya jadi tidak tahu apa - apa, mau cari informasi tapi hapeku cuma kentang, hahaha…." Nara sedikit mau gila. Daffa pun menepuk bahu Nara.

"Walau pun miskin harta, tapi kaya kebaikan, Nara." Daffa lagi - lagi berhasil menenangkan Nara. Gadis itu tersenyum karena sifat Daffa yang lemah lembut. Sedangkan di lantai dua, Mahendra menatap Nara dengan tanpa ekspresi dan penuh sorotan mata curiga.

"Dia berbohong."

Terpopuler

Comments

Riyas Warman

Riyas Warman

😲😲😲😱aq sudah nyebut² anaknya Ezra eeehhh ini malah ......🙈🙈🙉

2022-11-18

1

Joveni

Joveni

ayah kandungnya baby alan kah????

2022-10-09

2

lihat semua
Episodes
1 1. BAB 1 - DUA GARIS
2 2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3 3. BAB 3 - ANGKUH
4 4. BAB 4 - PAMPERS
5 5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6 6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7 7. BAB 7 - KETAKUTAN
8 8. BAB 8 - MESUM
9 9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10 10. BAB 10 - PEKERJAAN
11 11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12 12. BAB 12 - SATU IKATAN
13 13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14 14. BAB 14 - CURIGA
15 15. BAB 15 - ANAK KITA
16 16. BAB 16 - ANAKMU
17 17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18 18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19 19. BAB 19 - TES DNA
20 20. BAB 20 - JADI SUAMI
21 21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22 22. BAB 22 - HAK ASUH
23 23. BAB 23 - MELAYANI?
24 24. BAB 24 - ADIK IPAR
25 25. BAB 25 - MAU BOCOR
26 26. BAB 26 - BERCIUMAN
27 27. BAB 27 - TERANCAM
28 28. BAB 28 - TERANG SAN
29 29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30 30. BAB 30 - ANAK ITU
31 31. BAB 31 - BABU YA BABU
32 32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33 33. BAB 33 - ISTRIMU
34 34. BAB 34 - MENCIUM
35 35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36 36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37 37. BAB 37 - SEKSI
38 38. BAB 38 - TENGGELAM
39 39. BAB 39 - TIDAK MAU
40 40. BAB 40 - LAYANI AKU
41 41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42 42. BAB 42 - TUING TUING
43 43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44 44. BAB 44 - BERAKHIR
45 45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46 46. BAB 46 - PAK SUAMI
47 47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48 48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49 49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50 50. BAB 50 - SAYANGKU
51 51. BAB 51 - MENGINTAI
52 52. BAB 52 - BERPELUKAN
53 53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54 55. BAB 54 - NIKMATNYA
55 55. BAB 55 - IBU HAMIL
56 56. BAB 56 - DIBUANG
57 57. BAB 57 - CEMBURU
58 58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59 59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60 60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61 61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62 62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63 63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64 64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65 65. MHB BAB 65 - MELISSA
66 66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67 67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68 68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69 69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70 70. BAB 70 - DISIKSA
71 71. BAB 71 - AHH ABANG!
72 72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73 73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74 74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75 75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76 76. BAB 76 - NARA MANA?
77 77. BAB 77 - DIBUANG
78 78. BAB 78 - MANTAN?
79 79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80 80. BAB 80 - BAWA PULANG
81 81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82 82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83 83. BAB 83 - DIGUSUR?
84 84. BAB 84 - BU MAYANG
85 85. BAB 85 - SKY HOUSE
86 86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87 87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88 88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89 89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90 90. BAB 90 - BEDA JAUH
91 91. BAB 91 - BABY ALAN!
92 92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93 93. BAB 93 - TESPECK
94 94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95 95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96 96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97 97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98 98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99 99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101 100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102 101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103 102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104 103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105 104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106 105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107 106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108 107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109 108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110 109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111 110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112 111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113 112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114 113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115 114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116 115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117 116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118 117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119 118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120 119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121 120. Novel Baru Sekuel Si Kembar
Episodes

Updated 121 Episodes

1
1. BAB 1 - DUA GARIS
2
2. BAB 2 - SUGAR DADDY
3
3. BAB 3 - ANGKUH
4
4. BAB 4 - PAMPERS
5
5. BAB 5 - MEMBERI ASI
6
6. BAB 6 - JALAN - JALAN
7
7. BAB 7 - KETAKUTAN
8
8. BAB 8 - MESUM
9
9. BAB 9 - ASINYA BOCOR
10
10. BAB 10 - PEKERJAAN
11
11. BAB 11 - BAYI SUNGGUHAN
12
12. BAB 12 - SATU IKATAN
13
13. BAB 13 - DIKEPUNG TIGA COWOK
14
14. BAB 14 - CURIGA
15
15. BAB 15 - ANAK KITA
16
16. BAB 16 - ANAKMU
17
17. BAB 17 - DIPELUK TIBA - TIBA
18
18. BAB 18 - KELUAR MALAM - MALAM
19
19. BAB 19 - TES DNA
20
20. BAB 20 - JADI SUAMI
21
21. BAB 21 - 30 JUTA SEMALAM
22
22. BAB 22 - HAK ASUH
23
23. BAB 23 - MELAYANI?
24
24. BAB 24 - ADIK IPAR
25
25. BAB 25 - MAU BOCOR
26
26. BAB 26 - BERCIUMAN
27
27. BAB 27 - TERANCAM
28
28. BAB 28 - TERANG SAN
29
29. BAB 29 - MAU TAPI MALU
30
30. BAB 30 - ANAK ITU
31
31. BAB 31 - BABU YA BABU
32
32. BAB 32 - BANGUN NARA!
33
33. BAB 33 - ISTRIMU
34
34. BAB 34 - MENCIUM
35
35. BAB 35 - KECIL - KECIL
36
36. BAB 36 - KEBOBOLAN?
37
37. BAB 37 - SEKSI
38
38. BAB 38 - TENGGELAM
39
39. BAB 39 - TIDAK MAU
40
40. BAB 40 - LAYANI AKU
41
41. BAB 41 - KEMBAR LIMA
42
42. BAB 42 - TUING TUING
43
43. BAB 43 - DIPEREBUTKAN
44
44. BAB 44 - BERAKHIR
45
45. BAB 45 - CUM BU - CUM BUAN
46
46. BAB 46 - PAK SUAMI
47
47. BAB 47 - TAKUT HAMIL LAGI
48
48. BAB 48 - SUDAH PINTAR BICARA?
49
49. BAB 49 - SERIBU GANGSTER
50
50. BAB 50 - SAYANGKU
51
51. BAB 51 - MENGINTAI
52
52. BAB 52 - BERPELUKAN
53
53. BAB 53 - ANAK DARI EZRA
54
55. BAB 54 - NIKMATNYA
55
55. BAB 55 - IBU HAMIL
56
56. BAB 56 - DIBUANG
57
57. BAB 57 - CEMBURU
58
58. BAB 58 - DIKELUARKAN
59
59. MHB BAB 59 - MAUNYA APA SIH?
60
60. MHB BAB 60 - BUKAN YANTI
61
61. MHB BAB 61 - NGIDAM?
62
62. MHB BAB 62 - TIDAK SETUJU!
63
63. MHB BAB 63 - HUWEEEE!
64
64. MHB BAB 64 - NENEK DATANG
65
65. MHB BAB 65 - MELISSA
66
66. MHB BAB 66 - MAMMA!
67
67. MHB BAB 67 - PANDANG BULU
68
68. MHB BAB 68 - POMPA ASINYA
69
69. MBH BAB 67 - GERAH DAN PANAS
70
70. BAB 70 - DISIKSA
71
71. BAB 71 - AHH ABANG!
72
72. BAB 72 - HARUS CERAI!
73
73. BAB 73 - HAMIL LAGI?
74
74. BAB 74 - KONGLOMERAT
75
75. BAB 75 - JAGA ANAKKU
76
76. BAB 76 - NARA MANA?
77
77. BAB 77 - DIBUANG
78
78. BAB 78 - MANTAN?
79
79. BAB 79 - KOK DI SINI?
80
80. BAB 80 - BAWA PULANG
81
81. BAB 81 - JEMPUT DIA
82
82. BAB 82 - WOY KENDRA!
83
83. BAB 83 - DIGUSUR?
84
84. BAB 84 - BU MAYANG
85
85. BAB 85 - SKY HOUSE
86
86. BAB 86 - MELAHIRKAN
87
87. BAB 87 - MELAHIRKAN (2)
88
88. BAB 88 - SEWA IBU SUSU?
89
89. BAB 89 - BUAT SEKARANG?
90
90. BAB 90 - BEDA JAUH
91
91. BAB 91 - BABY ALAN!
92
92. BAB 92 - ALAN SAYANG!
93
93. BAB 93 - TESPECK
94
94. BAB 94 - SIAPA NENEK ITU, PAPA?
95
95. BAB 95 - MAMA, PAPA PERGI KE MANA?
96
96. BAB 96 - HIDUNG ALAN BERDARAH
97
97. BAB 97 - ALAN ADA DI MANA?
98
98. BAB 98 - KAU PEMBOHONG BESAR!
99
99. BAB 99 - ALAN KE NEW YORK
100
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
101
100. BAB 100 - ALAN ADA DUA (END)
102
101. EXTRAK PART (1) - KIANO
103
102. EXTRAK PART (2) - KIARA
104
103. EXTRAK PART (3) - DIA KIARA, PAPAH!
105
104. EXTRAK PART (4) - TETAP DI BELAKANG PAPAH!
106
105. EXTRAK PART (5) - MARKAS ZABERX
107
106. EXTRAK PART (6) - LITTLE TWILIGHT
108
107. EXTRAK PART (7) - FORMASI TWILIGHT
109
108. EXTRAK PART (8) - KETUA MAFIA
110
109. EXTRAK PART (9) - JANGAN PERGI
111
110. EXTRAK PART (10) - TAMBAH 100 ADIK
112
111. FLASHBACK (1) - EMPAT JUTA SEBULAN
113
112. TAMBAHAN (1) - PAPAH PUNYA MUSUH?
114
113. TAMBAHAN (2) - ITU BAHAYA!
115
114. TAMBAHAN (3) - CALON ISTRI
116
115. TAMBAHAN (4) - PACAR GELAP
117
116. TAMBAHAN (5) - BAHAN RITUAL
118
117. TAMBAHAN (6) - MERASA ANEH
119
118. TAMBAHAN (7) - DIJODOHKAN
120
119. TAMBAHAN (8) - AKHIR
121
120. Novel Baru Sekuel Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!