17. Surabaya

Hari sudah beranjak sore saat kereta Mutiara Timur yang ditumpangi Ella akhirnya berhenti di stasiun Wonokrimi. Ella segera mengambil tas ranselnya di bagasi dan beranjak turun dari kereta. Dia berjalan menyusuri peron stasiun, keluar melawati exit door.

Disana sudah banyak sekali yang menyambut Ella dan para penumpang kereta lain yang baru keluar dari stasiun. Para tukang ojek, abang becak sampai supir taxi berebut menawarkan jasa mereka, berharap mendapatkan pelanggan.

Ella melewati mereka semua dan terus berjalan keluar stasiun, tak berminat untuk memakai jasa salah satu dari mereka. Karena Rumah Sakit Islam Siti Khadijah tempat tujuannya memang jaraknya tak begitu jauh dari stasiun. Jarak yang dapat ditempuhnya hanya dengan berjalan kaki. Hanya perlu menyeberang jalan raya beberapa kali sudah bisa sampai kesana.

Ella menaiki jembatan penyebrangan menghubungkan Stasiun Wonokrimi dengan Darmo Mall. Yang namanya tinggal menyeberang jalan raya di kota besar itu benar-benar melelahkan. Harus menaiki jembatan penyeberangan, berjalan cukup jauh, kemudian menuruninya lagi. Beberapa kali lipat membutuhkan tenaga daripada langsung nyelonong menyeberangi jalan raya yang biasa dilakukan di jalanan kota kecil yang tidak seramai di jalanan ibukota provinsi ini.

Ella terus saja berjalan menyusuri pelataran mall, dan terus melewati pos polisi lalu lintas setelah menyeberang jalan. Selanjutnya Ella memposisikan dirinya tepat di depan zebra cross dan menunggu lampu lalu lintas berubah menjadi merah sebelum melanjutkan menyeberang jalan lagi .

Ella berjalan dibawah fly over road, memposisikan dirinya di zebra cross lain. Memanfaatkan momentum lampu merah untuk melanjutkan perjalannya. Dari sana Ella hanya tinggal berjalan beberapa ratus meter lagi untuk sampai di pelataran RSI Siti Khadijah.

Ella segera memasuki rumah sakit itu, bertanya kepada bagian informasi dimana letak kamar Melati 7. Setelah dari IGD dan mendapatkan perawatan disana, diobservasi beberapa jam, dan setelah keadaannya stabil Papa Ella dipindahkan ke kamar melati 7.

Ella melanjutkan pencariannya, menaiki lift dan mendarat di lantai tiga. Kemudian dia menyusuri lorong rumah sakit sampai di dapatinya sebuah kamar yang bertuliskan Melati 7 di atas pintunya.

Ella mengetuk pintu dan membukanya perlahan, dijulurkannya kepalanya perlahan kedalam ruangan. Mencari sosok yang mungkin dia kenal, ingin memastikan bahwa dia tidak salah kamar.

Dapat dilihatnya tiga wajah yang sangat familiar disana, Mama Ella yang duduk di kursi sebelah ranjang papanya, papanya yang terbaring di ranjang serta Hendri yang duduk santai di sofa sambil memainkan ponselnya.

"Assalamualaikum," sapa Ella saat melangkah masuk lebih jauh ke ruangan VIP ini.

Ketiga orang diruangan langsung kompak menjawab salamnya. Ella mendekat ke arah mamanya, dan mencium tangan wanita itu yang kemudian memeluknya lembut. Kemudian Ella menghampiri papanya dan mencium tangan nya juga. Terakhir dia juga menyalami tangan Hendri untuk menyapanya.

"Gimana keadaanya pa?" Tanya Ella. Dia merasakan sesak di dadanya demi melihat keadaan papanya.

Papanya yang terbaring di ranjang pasien dengan wajah yang lebih pucat dan tirus daripada biasanya. Kaki kanannya terbebat perban sampai setinggi mata kaki dengan noda darah di bagian punggung kakinya, serta infuse set yang menempel di lengan kirinya.

Ella merasa papanya yang telah berusia pertengahan lima puluhan itu terlihat lebih tua dan rapuh. Jauh berbeda dari sosok papa yang biasa dikenalnya, sosok papa yang energic, ceria dan tak bisa diam.

Sebagai anak tunggal Ella memang memiliki hubungan yang sangat dekat dengan kedua orang tuanya. Dia juga tak pernah hidup berjauhan dengan papa dan mamanya itu. Bahkan waktu kuliah pun Ella berusaha keras agar dapat diterima di fakultas kedokteran yang masih satu kota dengan rumahnya. Sehingga dia tak perlu ngekost dan hidup jauh dari orang tuanya.

Interenship yang mengharuskannya menetap di Banyu Harum selama kurang lebih satu tahun ini, adalah kali pertama Ella harus pergi meninggalkan rumahnya dalam waktu yang lama. Dan rasa bersalahnya pun semakin bertambah. Karena dia bahkan sudah sebulan lebih tidak pulang ke rumah, untuk melihat langsung keadaan orang tuanya.

"Udah mendingan. Kakiku tadi dikerokin El. Kayak ngerokin semangka aja enak banget si mas perawat tadi hehe," Jawab Papanya setengah mengadu pada Ella. Beliau masih berusaha sedikit bercanda untuk mengurangi kecemasan anak semata wayangnya itu.

"Sakit gak dikerokin gitu?"

"Ya sakit lah. Awalnya si gak sakit. Tapi lama-lama tambah sakit, sakit banget"

"Hehehe papa hebat bisa nahan sakitnya," Ella tak bisa membayangkan rasa sakit yang diderita papa nya selama prosedur perawatan di UGD tadi. Ella tahu betul seperti apa dan bagaimana perawatan luka untuk gangren diabetikum, perawatan luka tanpa prosedur anastesi, tanpa pembiusan.

Bayangkan saja bagaimana rasanya kulit dan daging kaki kita diiris dan dikerok tanpa anastesi. Ella memang sudah terbiasa melihat bahkan melakukan sendiri prosedur itu pada pasien-pasiennya.Tetapi untuk membayangkan papanya sendiri yang harus mengalaminya terlalu mengerikan untuk dibayangkan olehnya.

"Gimana kata dokter mas?" tanya Ella pada Hendri. Hendri sebagai seorang perawat, sesama orang medis pasti dapat memberikan penjelasan yang lebih baik daripada yang bisa dilakukan mama atau papa Ella.

"Yah sesuai dugaanmu, Abses karena trauma disertai penyakit sistemik diabetes. Hasil tes GDA nya pas masuk UGD tadi sampai 497 lho, tinggi banget. Tensinya juga 160/90, tapi ini bisa aja karena kondisi sakitnya yang bikin naik. Sebagian jaringan di kaki Om Bowo sudah jadi gangren, jadi tadi setelah drainase nanahnya dilanjut pengerokan jaringan gangren." Hendri menjelaskan keadaan papa Ella, keadaan yang sudah bisa Ella bayangkan di kepalanya sebelumnya.

"Udah bersih gangrennya? Ronsent nya gimana? Kena tulang?"

"Ya pengerokan sudah bersih sampai batas Om bowo mengatakan sakit. Ronsentnya bagus si, posisi abses masih belum kena tulang. Tapi ntar liat hasil penyembuhannya semoga aja bagus. Kalau nggak..." Hendri menyerahkan sebuah amplop besar berisi hasil foto ronsent kaki papanya pada Ella.

"Iya pasti bagus karena tidak melibatkan jaringan keras." Ella cepat-cepat memotong ucapan Hendri. Dia tahu betul kelanjutan dari apa yang akan diucapkan Hendri. Kalau enggak, harus dioperasi, amputasi kakinya.

Terlalu mengerikan untuk membayangkannya dan dia juga tak ingin membuat mama dan papanya semakin kepikiran. Dibukanya amplop berisi foto ronsent dan diamatinya. Ella membuang napas lega dan mengucap syukur, benar kata Hendi dari gambaran foto itu tak ada infeksi yang mengenai tulang.

~∆∆∆~

Selepas isyak Budhe Tari dan Pakde Darto, orang tua Hendri datang berkunjung untuk menjenguk papa Ella. Setelah menyapa dan mencium tangan keduanya Ella meminta ijin untuk ke kantin sebentar, mengisi perutnya yang sudah lapar. Tak ingin terlalu terlibat dengan pembicaraan para orang tua.

Sesampai di kantin RSI, Ella memesan teh hangat dan nasi goreng di counter pemesanan, membayarnya dan mengambil duduk di salah satu kursi. Diambil dan diamatinya ponsel dari saku jaketnya. Benda yang belum sempat tersentuh olehnya selama beberapa jam ini. Ella hanya memakai ponselnya untuk berhubungan dengan mama dan mas Hendri saja tadi. Dia sengaja mengabaikan semua pesan dari siapapun selain mereka berdua.

12.30 Lazuardi

Siang Ella sayang, sudah makan siang belum?

15.07 Lazuardi

El? Kok no response? Lagi sibuk banget ya? Semangat ya! Fighting!

17.24 Lazuardi

Sore cantik, lagi apa? meski sibuk jangan lupa makan ya. Take care.

Ella tersenyum membaca ketiga pesan dari Ardi. Pesan sederhana yang terkesan tidak romantis tapi cukup manis dan perhatian bagi Ella. Mungkin cowok itu mengira Ella sedang bertugas jaga di UGD hari ini. Jadwal Sift siang yang seharusnya menjadi tugasnya.

Ella

Sore mas Ardi, maaf hari ini aku sibuk banget. Jadi gak sempet pegang hp.

Tak beberapa lama kemudian Ella mendapat jawaban dari Ardi, tumben ni mas Ardi stand by dan cepet balesnya. Apa dia sedang menanti balasan dariku sejak tadi? pikir Ella.

Lazuardi

No problem. Santai aja. Kalau boleh tahu Ella lagi sibuk ngapain aja si?

Ella

Biasa urusan rumah sakit. Udahan dulu ya mas, aku ingin istirahat.

Entah mengapa Ella tak ingin menceritakan kepulangannya ke Surabaya, tak ingin membuat Ardi ikut khawatir. Dia pun juga setengah berbohong mengatakan kesibukannya urusan rumah sakit, ya walaupun RSI tempat papanya meninap tapi sih bukan RSUD G tempatnya bekerja.

Lazuardi

Oh ok deh kalo gitu. Kamu istirahat aja ya. Good night setengah sore Ella sayang.

Ella hanya membalas dengan stiker bertuliskan good night untuk membalasnya. Dia senang Ardi cukup dewasa untuk tidak banyak bertanya, memaksanya bercerita saat dia sedang tidak ingin. Pria itu seakan mengerti bahwa Ella sedang membutuhkan waktu untuk sendirian. Kemudian Ella mengalihkan percakapan pada pesan dari orang lain yang dianggapnya penting.

17.00 Roni

Ella udah sampai belum? Kok gak ada kabar?

Ella merasa sedikit bersalah pada Roni, tadi dia berjanji untuk mengabarinya begitu sampai di Surabaya. Tetapi kenyataannya Ella benar-benar lupa, setelah sampai pikirannya hanya pada papanya saja di rumah sakit.

Ella

Sudah tadi jam Empat-an, Ron. Maap kelupaan tadi nyampe langsung ribet ke RS.

Roni

Oh syukur kalo kamu udah sampai dengan selamat. Gimana keadaan papamu?

Ella

Udah stabil dan masuk ruangan. GDA nya tinggi sesuai dugaanku. Cuma ya nunggu recoverynya, mungkin agak lama.

Roni

Iya sabar aja. Yang penting suport dari keluarganya aja biar cepet penyembuhannya.

Ella memberikan jawaban berupa emoticon jempol pada Roni. Kemudian dia beranjak pada pesan terakhir yang menarik baginya, dari Intan teman sekontrakannya.

13.10 Intan

Ella? Kamu pulang ke Surabaya? Aku baru denger dari Roni soal papamu.

Kali ini Ella tak ingin membalas pesan Intan, dia menekan tombol call untuk membuat panggilan pada Intan, ingin mendengar celotehan ceriwis temannya itu.

"Halo? Ella! Gila kamu ya, kok gak ngabarin aku. Apa-apaan kok malah minta tolongnya sama Roni? Kamu minta Roni jaga tiga hari? Berarti besok dia nerus dua hari berturut- turut?" Intan langsung nyerocos begitu panggilan tersambung dengan Ella.

"Yah abisnya ini dadakan juga tadi, Tan," Ella sedikit terkikik mendengar suara Intan. Lumayan bisa dijadikan mood booster.

"Trus gimana keadaan om sekarang? Jadi sakit apa? Beneran Gangren diabetikum?"

"Iya bener. GDA nya nyaris 500, gila gak tu?Udah stabil si sekarang, tadi udah perawatan luka di UGD dan sekarang udah di ruangan."

"Buset dah 500. Tapi gak ada komplikasi kan?" Intan ikutan kaget mendengarnya.

"Alhamdulillah gak kena tulang, ronsent juga bagus aku liat tadi gak kena tulang. Yah tinggal nurunin gulanya sama recovery."

"El, Kamu gila ya? Kok minta tolong ke Roni?" Intan tiba-tiba mengalihkan pembicaraan.

"Hah? Emang kenapa? Kupikir kamu pasti capek abis nerus. Dan Roni pas kebetulan libur hari ini..."

"Kalau kayak gitu kan kamu kayak ngasih harapan donk ke dia? Trus Lazuardi gimana?"

"Apaan si! Kamu ngomongin apa si Tan?"

"Aduuuh Ella! Kamu gak tau? Kamu gak kerasa? Si Roni itu suka sama kamu!"

"Haaaaaa? Becanda ah kamu!"

"Kamu kan sudah ada Ardi. Jangan ngasih harapan lebih mendingan. Kan gak enak juga klo ada apa-apa kita kan setim UGD." Nada suara Intan terdengar sangat gemas.

Gemas menyadari betapa tidak pekanya Ella. Dan Ella sendiri yang baru mengetahui kenyataan itu menjadi speachless. Jadi itu alasan Roni sangat baik padanya? Jadi Roni mempunyai perasaan padanya?Menyukainya?

Ella benar-benar bingung. Roni adalah pria yang baik, dokter yang cerdas dan cakap. Dari segi penampilan juga sangat menarik. Pendidikan dan pekerjaan juga jelas. Jika saja Ella belum mengenal Ardi, jika saja belum terpahat nama Lazuardi di hatinya, mungkin Ella dapat menyukai Roni juga.

~∆∆∆~

FYI (For Your Informations)

* Tes yang dilakukan untuk mendeteksi pasien diabetes adalah tes gula darah, yang terdiri dari dua macam tes dengan nilai batas normal yang berbeda:

-GDA (Gula Darah Acak) : nilai normal jika dibawah 200

-GDP (Gula Darah Puasa): nilai normal antara 60-125

*Metode perawatan luka pada gangren diabetes adalah dengan cara pengambilan semua jaringan yang terinfesi untuk mencegah luka bertambah luas dan menginfeksi jaringan sehat di sekitarnya. Pengambilan ini tidak menggunakan anastesi untuk mengetahui sampai mana batas jaringan yang mati dan yang terasa sakit. Jaringan yang masih bisa merasakan sakit berarti masih hidup dan pembersihan jaringan hanya sampai batas itu. Selanjutnya dilakukan pencangkokan jaringan untuk menutup jaringan yang telah diangkat.

🌼Tolong klik RATE (⭐⭐⭐⭐⭐), JEMPOL (LIKE), klik FAVORIT (❤️), kasih KOMENTAR and GIFTS Makasih 😘🌼

Terpopuler

Comments

Maimai

Maimai

pencangkokan jaringan itu gimana cara nyabka, tumbuh sendiri apa lewat operasi?

2022-11-17

0

Maimai

Maimai

nemu aja nih si ardi kata kata nya good nigth setengah sore 😂😂

2022-11-17

0

Maimai

Maimai

jauh juga itu la jarak nya,, mending naik ojek deh dr pada naik turun tangga. caoek banget. untung ella langsing jd gak enggap enggap an naik turun tangga nya

2022-11-17

0

lihat semua
Episodes
1 1. Lazuardi
2 2. Kencan Pertama
3 3. Blooming
4 4. Keluarga Pradana
5 5. Room Mate
6 6. Landung Biru
7 7. Rumah Ardi
8 8. Rumah Ardi (2)
9 9. Linggarjati
10 10. Saudara
11 11. Jalan-jalan
12 12. Larasati
13 13. Papumi Beach
14 14. Papumi Beach (2)
15 15. Monday
16 16. Pulang kampung
17 17. Surabaya
18 18 ~visual time~
19 19. Mengejarmu
20 20. Menemukanmu
21 21. Interogasi
22 22. Shopping Time
23 23. Pamitan
24 24. Back to Genting
25 25. Farewell Party
26 26. Double date
27 27. Prahara
28 28. Prahara (2)
29 29. Kantor Ardi
30 30. Kantor Ardi (2)
31 31. Hang Out
32 32. Hadiah
33 33. Banyu Harum
34 34. Pesta Ulang tahun
35 35. Pesta Ulang Tahun (2)
36 36. Broken Heart
37 37. Kediaman Keluaraga Pradana
38 38. Calon mertua
39 39. Calon Mertua (2)
40 40. PPDS
41 41. Girls talk
42 42. Puskesmas
43 43. Sultan bucin style
44 44. Begadang
45 45. Ujian Tahap I
46 46. Doberman Galak
47 47. Mother and daughter
48 48. Balas Dendam
49 49. Pengumuman ujian I
50 50. English Day
51 51. Persiapan ujian kedua
52 52. Ujian tahap II
53 53. Young Businessman
54 54. Konser Cold Play
55 55. Konser Cold Play (2)
56 56. After Party
57 57. Hang Over
58 58. Hang Over (2)
59 59. Dilema
60 60. Sidang
61 61. Sidang (2)
62 62. Pulang Sendiri
63 63. Meriang
64 64. With You
65 65. Tumpengan
66 66. Mak comblang
67 67. Congratulation
68 68. Bittersweet
69 69. Ikatan
70 70. Penutupan Interenship
71 71. Bromo Mountain
72 72. Bromo Mountain (2)
73 73. Realistik
74 74. Fear
75 75. PPDS Life
76 76. Kartika Pradana
77 77. Keputusan Ella
78 78. Hopeless
79 79. Negosiasi
80 80. ~Visual Time II~
81 81. Intan's Wedding Party
82 82. The hardest day
83 83. Kata yang tak terucap
84 84. Good bye
85 85. Life goes on (Ella)
86 86. Life goes on (Ardi)
87 87. This is the end?
88 88. Just say Hello
89 89. S2 - Time Flies
90 90. S2 - Under the Bridge
91 91. S2 - Faith
92 92. S2 - Kegilaan
93 93. S2 - Profesional
94 94. S2 - Unexpected Couple
95 95. S2 - Komitmen
96 96. S2 - Mahes & Laras
97 97. S2 - Mahes & Laras (2)
98 98. S2 - Mahes & Laras (3)
99 99 ~Visual Time - 3 Years Later~
100 100. S2- 3 Tahun Kemudian
101 101. S2 - Family Time
102 102. S2 - Sumpah Dokter
103 103. S2 - Teman sejawat
104 104. S2 - Ranggawuni
105 105. S2- Harta & Saudara
106 106. S2 - Restu
107 107. S2 - Graduation Party
108 108. S2 - Graduation Party (2)
109 109. S2 - Firasat
110 110. S2 - Rival
111 111. S2 - Penyesalan
112 112. S2 - Kondangan
113 113. S2 - Kediaman Suherman
114 114. S2 - Kediaman Suherman (2)
115 115. S2 - Big Sister
116 116. S2 - Itikad Baik
117 117. S2 - Kerajaan Bisnis
118 118. S2 - Kerajaan Bisnis (2)
119 119. S2 - Crazy Gambler
120 120. ~Visual Time~
121 121. S2 - Pradana Mansion
122 122. S2 - Pradana Mansion (2)
123 123. S2 - Mother and Son
124 124. S2 - True love
125 125. S2 - Hartanto medika
126 126. S2 - Old Friend
127 127. S2 - Destiny
128 128. S2 - Love Contract
129 129. S2 - Tipu Muslihat
130 130. S2 - Pertemuan
131 131. S2 - Rindu
132 132. S2 - Reality
133 133. S2 - Konfrontasi
134 134. S2 - Konfrontasi (2)
135 135. S2 - Tekad
136 136. S2 - Batas Kesabaran
137 137. S2 - Kecewa
138 138. S2 - Curahan Hati
139 139. S2 - Strategi
140 140. S2 - Kejar!!
141 141. S2 - Bad Liar
142 142. S2 - The truth
143 143. S2 - Do you love me?
144 144. S2 - Gairah
145 145. S2 - Kencan Rakyat Jelata
146 146. S2 - Jiwa Muda
147 147. S2 - Pertaruhan
148 148. S2 - Pasien VVIP
149 149. S2 - Uneasy
150 150. S2 - Cemburu
151 151. S2 - Curiga
152 152. S2 - Up to You
153 153. S2 - Sepihak
154 154. S2- Masalah Keluarga
155 155. ~ Visual Time ~
156 156. S2 - Janji
157 157. S2 - Old story
158 158. S2 - Cheating?
159 159. S2 - Secret Love
160 160. S2 - Think about Yourself
161 161. S2 - Wanitaku
162 162. S2 - Innocent Girl
163 163. S2 - Pilihan
164 164 S2 - Grogi
165 165. S2 - Ujian Karakter
166 166. S2 - Slow Down!
167 167. S2 - Sp. Pd
168 168. S2 - GRATS
169 169. S2 - Best Friend
170 170. S2 - Perjodohan
171 171. S2 - Silaturahmi
172 172. S2 - Ragu
173 173. S2 - Karena Rasa
174 174. S2 - Tumbang
175 175. S2 - Pasrah
176 176. S2 - It's Over
177 177. S2 - The Same
178 178. S2 - Operan
179 179. S2 - Kali kedua
180 180 S2 - In Relathionship
181 181. S2 - Bisnis Park
182 182. S2 - Escapes
183 183. S2 - Flash Back
184 184. S2 - Sari & Jun
185 185. S2 - Bekal Penawar Rindu
186 186. S2. Sari & Jun (2)
187 187. S2 - Broken Heart Party
188 188. S2 - Hilang
189 189. S2 - Renata
190 190. S2 - Ardi & Rena
191 191. S2 - Marriage
192 192. S2 - Believe
193 193. S2 - Gagal Ngambek
194 194. S2 - The Pradanas
195 195. S2 - Acara Keluarga
196 196. S2 - Acara Keluarga (2)
197 197. S2 - Jealousy
198 198. S2 - Menghapus Jejak
199 199. S2 - Tyo & Rena
200 200. ~ Visual Time~
201 201. S2 - Kakak Ipar
202 202. S2 - MOU of Love
203 203. S2 - Reuni
204 204. S2- Persahabatan
205 205. S2 - Pasangan Absurd
206 206. S2 - Weird
207 207. S2 - Be Mine
208 208. S2 - Pesta Keakraban
209 209. S2 - Behind the Scene
210 210. S2 - Sultanwati
211 211. S2 - Berbeda Kasta
212 212. S2 - Perubahan status
213 213. S2 - Smart Shopping
214 214. S2 - Gifts
215 215. S2 - Key To My Heart
216 216. Holiday Spesial ~ Cindy
217 217. Holiday Spesial ~ Bambang
218 218. Holiday Special ~ Kresna
219 219. Holiday Spesial ~ Gery
220 220. S2 - Uang bulanan
221 221. S2 - Cecil's Bday Party
222 222. S2 - Satu Frekuensi
223 223. S2 - MudBlood
224 224. S2 - Harga Diri
225 225. S2 - Sweet Mistake
226 226. S2 - Kebablasan
227 227. S2 - Pertunangan
228 228. S2 - Pertunangan (2)
229 229. S2 - Weakness
230 230. S2 - Promise
231 231. S2 - Pride Battle
232 232. S2 - Galau
233 233. S2 - Prewedding
234 234. S2 - Madafaka
235 235. S2 - Join Force
236 236. S2 - Bridal Shower
237 237. S2 - Bachelor Party
238 238. S2 - Mission Complete
239 239. S2 - The Day
240 240. S2 - Sah!
241 241. S2 - Wedding Party
242 242 S2 - Wedding Party (2)
243 243. S2 - Malam Pertama
244 244. S2 - 2 Become 1
245 245. ~ Ending Credits ~
246 Extra ~ Honeymoon
247 Extra ~ Honeymoon (2)
248 Extra ~ Honeymoon (3)
249 Extra ~ Honeymoon (4)
250 Extra ~ Panic
251 Extra ~ The End Of Honeymoon
252 Extra ~ Happy B-day Babang Sultan
253 ~Visual Of Memories~
254 ~Visual of Haneymoon~
255 ~The Very End~
256 New Beginning
257 Boncap Uwu Time
258 Spoiler Alert DELS 2
259 Giveaway Ramadhan
260 Giveaway Results
Episodes

Updated 260 Episodes

1
1. Lazuardi
2
2. Kencan Pertama
3
3. Blooming
4
4. Keluarga Pradana
5
5. Room Mate
6
6. Landung Biru
7
7. Rumah Ardi
8
8. Rumah Ardi (2)
9
9. Linggarjati
10
10. Saudara
11
11. Jalan-jalan
12
12. Larasati
13
13. Papumi Beach
14
14. Papumi Beach (2)
15
15. Monday
16
16. Pulang kampung
17
17. Surabaya
18
18 ~visual time~
19
19. Mengejarmu
20
20. Menemukanmu
21
21. Interogasi
22
22. Shopping Time
23
23. Pamitan
24
24. Back to Genting
25
25. Farewell Party
26
26. Double date
27
27. Prahara
28
28. Prahara (2)
29
29. Kantor Ardi
30
30. Kantor Ardi (2)
31
31. Hang Out
32
32. Hadiah
33
33. Banyu Harum
34
34. Pesta Ulang tahun
35
35. Pesta Ulang Tahun (2)
36
36. Broken Heart
37
37. Kediaman Keluaraga Pradana
38
38. Calon mertua
39
39. Calon Mertua (2)
40
40. PPDS
41
41. Girls talk
42
42. Puskesmas
43
43. Sultan bucin style
44
44. Begadang
45
45. Ujian Tahap I
46
46. Doberman Galak
47
47. Mother and daughter
48
48. Balas Dendam
49
49. Pengumuman ujian I
50
50. English Day
51
51. Persiapan ujian kedua
52
52. Ujian tahap II
53
53. Young Businessman
54
54. Konser Cold Play
55
55. Konser Cold Play (2)
56
56. After Party
57
57. Hang Over
58
58. Hang Over (2)
59
59. Dilema
60
60. Sidang
61
61. Sidang (2)
62
62. Pulang Sendiri
63
63. Meriang
64
64. With You
65
65. Tumpengan
66
66. Mak comblang
67
67. Congratulation
68
68. Bittersweet
69
69. Ikatan
70
70. Penutupan Interenship
71
71. Bromo Mountain
72
72. Bromo Mountain (2)
73
73. Realistik
74
74. Fear
75
75. PPDS Life
76
76. Kartika Pradana
77
77. Keputusan Ella
78
78. Hopeless
79
79. Negosiasi
80
80. ~Visual Time II~
81
81. Intan's Wedding Party
82
82. The hardest day
83
83. Kata yang tak terucap
84
84. Good bye
85
85. Life goes on (Ella)
86
86. Life goes on (Ardi)
87
87. This is the end?
88
88. Just say Hello
89
89. S2 - Time Flies
90
90. S2 - Under the Bridge
91
91. S2 - Faith
92
92. S2 - Kegilaan
93
93. S2 - Profesional
94
94. S2 - Unexpected Couple
95
95. S2 - Komitmen
96
96. S2 - Mahes & Laras
97
97. S2 - Mahes & Laras (2)
98
98. S2 - Mahes & Laras (3)
99
99 ~Visual Time - 3 Years Later~
100
100. S2- 3 Tahun Kemudian
101
101. S2 - Family Time
102
102. S2 - Sumpah Dokter
103
103. S2 - Teman sejawat
104
104. S2 - Ranggawuni
105
105. S2- Harta & Saudara
106
106. S2 - Restu
107
107. S2 - Graduation Party
108
108. S2 - Graduation Party (2)
109
109. S2 - Firasat
110
110. S2 - Rival
111
111. S2 - Penyesalan
112
112. S2 - Kondangan
113
113. S2 - Kediaman Suherman
114
114. S2 - Kediaman Suherman (2)
115
115. S2 - Big Sister
116
116. S2 - Itikad Baik
117
117. S2 - Kerajaan Bisnis
118
118. S2 - Kerajaan Bisnis (2)
119
119. S2 - Crazy Gambler
120
120. ~Visual Time~
121
121. S2 - Pradana Mansion
122
122. S2 - Pradana Mansion (2)
123
123. S2 - Mother and Son
124
124. S2 - True love
125
125. S2 - Hartanto medika
126
126. S2 - Old Friend
127
127. S2 - Destiny
128
128. S2 - Love Contract
129
129. S2 - Tipu Muslihat
130
130. S2 - Pertemuan
131
131. S2 - Rindu
132
132. S2 - Reality
133
133. S2 - Konfrontasi
134
134. S2 - Konfrontasi (2)
135
135. S2 - Tekad
136
136. S2 - Batas Kesabaran
137
137. S2 - Kecewa
138
138. S2 - Curahan Hati
139
139. S2 - Strategi
140
140. S2 - Kejar!!
141
141. S2 - Bad Liar
142
142. S2 - The truth
143
143. S2 - Do you love me?
144
144. S2 - Gairah
145
145. S2 - Kencan Rakyat Jelata
146
146. S2 - Jiwa Muda
147
147. S2 - Pertaruhan
148
148. S2 - Pasien VVIP
149
149. S2 - Uneasy
150
150. S2 - Cemburu
151
151. S2 - Curiga
152
152. S2 - Up to You
153
153. S2 - Sepihak
154
154. S2- Masalah Keluarga
155
155. ~ Visual Time ~
156
156. S2 - Janji
157
157. S2 - Old story
158
158. S2 - Cheating?
159
159. S2 - Secret Love
160
160. S2 - Think about Yourself
161
161. S2 - Wanitaku
162
162. S2 - Innocent Girl
163
163. S2 - Pilihan
164
164 S2 - Grogi
165
165. S2 - Ujian Karakter
166
166. S2 - Slow Down!
167
167. S2 - Sp. Pd
168
168. S2 - GRATS
169
169. S2 - Best Friend
170
170. S2 - Perjodohan
171
171. S2 - Silaturahmi
172
172. S2 - Ragu
173
173. S2 - Karena Rasa
174
174. S2 - Tumbang
175
175. S2 - Pasrah
176
176. S2 - It's Over
177
177. S2 - The Same
178
178. S2 - Operan
179
179. S2 - Kali kedua
180
180 S2 - In Relathionship
181
181. S2 - Bisnis Park
182
182. S2 - Escapes
183
183. S2 - Flash Back
184
184. S2 - Sari & Jun
185
185. S2 - Bekal Penawar Rindu
186
186. S2. Sari & Jun (2)
187
187. S2 - Broken Heart Party
188
188. S2 - Hilang
189
189. S2 - Renata
190
190. S2 - Ardi & Rena
191
191. S2 - Marriage
192
192. S2 - Believe
193
193. S2 - Gagal Ngambek
194
194. S2 - The Pradanas
195
195. S2 - Acara Keluarga
196
196. S2 - Acara Keluarga (2)
197
197. S2 - Jealousy
198
198. S2 - Menghapus Jejak
199
199. S2 - Tyo & Rena
200
200. ~ Visual Time~
201
201. S2 - Kakak Ipar
202
202. S2 - MOU of Love
203
203. S2 - Reuni
204
204. S2- Persahabatan
205
205. S2 - Pasangan Absurd
206
206. S2 - Weird
207
207. S2 - Be Mine
208
208. S2 - Pesta Keakraban
209
209. S2 - Behind the Scene
210
210. S2 - Sultanwati
211
211. S2 - Berbeda Kasta
212
212. S2 - Perubahan status
213
213. S2 - Smart Shopping
214
214. S2 - Gifts
215
215. S2 - Key To My Heart
216
216. Holiday Spesial ~ Cindy
217
217. Holiday Spesial ~ Bambang
218
218. Holiday Special ~ Kresna
219
219. Holiday Spesial ~ Gery
220
220. S2 - Uang bulanan
221
221. S2 - Cecil's Bday Party
222
222. S2 - Satu Frekuensi
223
223. S2 - MudBlood
224
224. S2 - Harga Diri
225
225. S2 - Sweet Mistake
226
226. S2 - Kebablasan
227
227. S2 - Pertunangan
228
228. S2 - Pertunangan (2)
229
229. S2 - Weakness
230
230. S2 - Promise
231
231. S2 - Pride Battle
232
232. S2 - Galau
233
233. S2 - Prewedding
234
234. S2 - Madafaka
235
235. S2 - Join Force
236
236. S2 - Bridal Shower
237
237. S2 - Bachelor Party
238
238. S2 - Mission Complete
239
239. S2 - The Day
240
240. S2 - Sah!
241
241. S2 - Wedding Party
242
242 S2 - Wedding Party (2)
243
243. S2 - Malam Pertama
244
244. S2 - 2 Become 1
245
245. ~ Ending Credits ~
246
Extra ~ Honeymoon
247
Extra ~ Honeymoon (2)
248
Extra ~ Honeymoon (3)
249
Extra ~ Honeymoon (4)
250
Extra ~ Panic
251
Extra ~ The End Of Honeymoon
252
Extra ~ Happy B-day Babang Sultan
253
~Visual Of Memories~
254
~Visual of Haneymoon~
255
~The Very End~
256
New Beginning
257
Boncap Uwu Time
258
Spoiler Alert DELS 2
259
Giveaway Ramadhan
260
Giveaway Results

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!