12. Larasati

Sore harinya, setelah dua jam perjalanan yang lumayan panjang, melelahkan dan membuat ngantuk akhirnya mereka sampai juga di kota Jembar. Linggar harus berjuang sendirian melawan ngantuk-nya sambil terus menyetir mobil. Hawa dingin AC, suasana sepi tanpa musik, tarikan halus mesin mobil mewah yang minim guncangan, serta dengkuran halus kedua orang yang tidur di jok belakang semakin memberatkan matanya. Memaksanya untuk mengunyah dan menelan permen beberapa kali sebagai senjata melawan rasa ngantuk.

"Bentar lagi nyampe mbak. Tolong bangunin mas Ardi." Pinta Lingga pada Ella yang memang sudah bangun sejak setengah jam yang lalu.

Ella sesekali mengajak ngobrol Linggar menanyakan berbagai hal yang menarik tentang daerah yang mereka lewati. Membantu Linggar untuk sedikit melawan rasa ngantuk. Sementara Ardi? Bahkan gempa bumi pun tak akan sanggup membangunkan Ardi kalau sudah tertidur pulas begitu.

"Mas...Mas Ardi? Bangun mas." Ella menepuk ringan pipi Ardi untuk membangunkannya. Membuat Ardi terkesiap kaget menanggapi tepukan Ella di pipinya.

"Hemm..." Dia mengerjapkan matanya berusaha mengembalikan kesadarannya. Perlahan mengangkat kepalanya dari pangkuan Ella dan menepuk-nepuk leher dan punggungnya.

"Aduh duh duh...leherku kaku," keluh Ardi sambil terus memijat lehernya.

Ella tersenyum gemas tingkah bangun tidur Ardi. Tetapi sedetik kemudian tiba-tiba saja Ella merasa kakinya kebas dan kesemutan setelah beban dari kepala Ardi terlepas darinya. Ella sedikit mengernyitkan dahi dan merintih perlahan menahan rasa sakit, kebas dan kesemutan-nya. Perlahan dia coba menggerak-gerakkan kakinya yang mati rasa.

"El? Kamu kenapa?" Tanya Ardi khawatir saat mendengar rintihan Ella, tangannya sudah bergerak untuk menyentuk kaki Ella.

"Stop...stop...jangan pegang! Kakiku kesemutan," Ella menghalau tangan Ardi.

"Aduh...Sorry banget lo El. Kepalaku berat ya? Kamu kok gak pindahin aja si tadi biar bisa ganti posisi." Ardi sangat canggung, merasa sangat bersalah pada Ella.

"Gak papa kok. Selonjor bentar juga sembuh."

"Udah-udah jangan mesra-mesraan mulu. Kita udah nyampe ni." Linggar berkata setelah memarkirkan mobilnya di depan sebuah rumah super mewah bergaya eropa di salah satu perumahan Elite Citra Land Jembar.

Linggar segera turun dari mobil dan memasuki halaman rumah. Ardi menghampiri pintu mobil di sebelah Ella dan membantu gadis itu keluar dari mobil. Memapah tubuh Ella dengan melingkarkan sebelah lengan Ella di pundaknya.

Linggar menekan tombol bel rumah, sekali, dua kali dan tiga kali. Duh ni anak emang gak sabaran banget. Tak lama kemudian terdengar derap langkah dari dalam rumah dan kemudian pintu rumah itu terbuka. Seorang gadis cantik, berkulit bersih, dan berambut keriting gantung yang indah muncul dari balik pintu.

"Linggaaaarrr!" Gadis itu langsung memeluk tubuh Linggar dan mencium kedua pipinya kanan dan kiri. Sementara Linggar hanya berhahaha-hihi saja menanggapi sambutan hangat itu.

"Udah mbak Laras. Lepasin malu ni." Linggar berusaha melepaskan pelukan gadis itu.

"Mas Ardi!" Laras menyadari kehadiran Ardi langsung menghampirinya, tetapi langkahnya terhenti sejenak karena Ardi yang masih memapah Ella.

"Gimme hug mas!" Ujarnya merajuk manja sambil membuka lebar kedua lengannya, merengek dan mengharapkan pelukan dari Ardi.

"Huuuuuh," Ardi membuang napas menghadapi tingkah adiknya itu. Dibantunya Ella duduk di kursi teras terlebih dahulu sebelum dia menghampiri Laras.

"Sini-sini dasar manja," dipeluknya tubuh adik perempuannya itu dengan hangat.

Setelah puas memeluk Ardi, gadis itu menambahkan ciuman ringan di kedua pipinya. Pasti gadis ini adalah adik Ardi. Ella hanya bisa memperhatikan keakraban ketiga bersaudara itu. So sweet banget hubungan kakak beradik itu, mau tak mau Ella jadi tersenyum.

"Oiya kenalin, ini Larasati adik keduaku," ujar Ardi setelah melepaskan pelukan Laras dari tubuhnya.

"Dan ini Ella, wanitaku." Ardi mengenalkan Ella dengan sebutan yang mampu membuat Ella melayang sepersekian detik demi mendengarnya, wanitaku.

Laras mengamati Ella dengan pandangan yang sangat teliti dari ujung rambut sampai ke ujung kaki, sekali, dua kali, sampai tiga kali berulang-ulang. Kemudian dia mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Ella dengan senyum yang dipaksakan di bibirnya.

"Larasati Pradana," ujarnya.

Ella menyambut uluran tangan Laras dengan posisinya masih duduk di kursi. "Amelia, Ella," dia memperkenalkan dirinya.

Dari kesan pertama saja Ella dapat melihat tingkah Laras yang sangat sinis padanya. Tidak seperti Linggar yang menyambut ramah pacar kakaknya, Laras terkesan menebarkan aura permusuhan yang nyata. Terang-terangan tidak ramah pada Ella.

"Kenapa tu kakinya mbak Ella?" tanya Laras sinis.

'Duh apa-apaan coba cewek ini keganjenan banget sampe jalan aja minta dibopong sama mas Ardi. Manja banget!'

"Gak apa-apa kok cuma kesemutan dan sedikit kram," jawab Ella dengan nada kikuk.

'Nah looo kesan pertamaku pada Laras pasti jelek,' batinnya meronta-ronta.

"Sudahlah, buruan ambil barangmu Ras, ayo siap-siap dan kita berangkat."

"Nggar, bantu angkatin barang Laras." Ardi menengahi, dia sedikit bingung harus bagaimana meredakan sakit di kaki Ella. Dalam keadaan begitu dipegang juga bakal tambah sakit.

Dengan wajah kesalnya Laras menuruti perkataan Ardi memasuki rumah dengan Linggar yang mengikutinya dari belakang.

"Huuuh apaan cewek manja begitu? Bisa-bisanya mas Ardi suka sama yang begituan?" Laras ngomel-ngomel gak jelas pada Linggar.

"Mbak Ella itu kakinya kram karena memangku kepalanya mas Ardi selama dua jam nonstop." Linggar menjelaskan keadaan yang terjadi.

"Haaaah? Mas Ardi tidur dipangkuannya?"

"Iya...Jujur aja deh mbak. Kalau mbak ada diposisi mbak Ella betah gak dua jam mangku kepala gede dan berat mas Ardi?"

Kali ini Laras diam tak bisa menjawabnya. Dia tahu betul mas Ardi memang suka tidur sembarangan. Apalagi kalau habis begadang dan lembur. Kakaknya itu memang paling suka tidur berbantalkan sesuatu.

Tak jarang paha Laras atau Linggar yang jadi sasaran dijadikan bantal oleh Ardi. Tapi mereka paling maksimal hanya bisa bertahan setengah jam, setelah Ardi tertidur pulas akan mereka pindahkan kepalanya dari paha mereka.

Linggar membawa ransel dan barang-barang yang sudah disiapkan Laras. "Kenalan dulu lebih jauh sebelum menilai. Kalau aku si setuju mas Ardi sama mbak Ella." Linggar berlalu membawa barang-barang itu ke bagasi mobil hitam yang terparkir di halaman.

Beberapa saat kemudian saat kakinya mulai membaik Ella berdiri perlahan dari kursinya. Ardi membantunya melangkah dan menuntunnya memasuki rumah.

Bagian dalam rumah ini bergaya vintage khas eropa dengan nuansa coklat dan krem. Hampir semua perabot di rumah terbuat dari kayu berukir indah yang rumit. Sofa-sofa super besar pun dipilih dan ditata apik di berbagai ruangan. Lukisan dan segala macam hiasan dinding bernuansa vintage juga tersebar dimana-mana.

Ardi membawa Ella ke ruang tengah, ruang keluarga tempat bersantai dan menonton tv. Ardi mendudukkan Ella di salah satu sofanya, kemudian dia sendiri duduk di sebelahnya.

Di ruang keluarga itu Ella dapat melihat berbagai foto yang terpajang di dinding. Foto papa dan mama mas Ardi. Foto keluarga mereka, yang kali ini menggunakan busana formal yang kebarat-baratan. Lalu berjajar dan berurutan tiga buah foto anak kecil, dengan seragam TK mereka, anak laki-laki, perempuan dan laki-laki lagi.

"Itu foto mas Ardi waktu TK ya?" tanya Ella menunjuk foto salah satu dari ketiga foto tadi.

Dapat dilihatnya foto seorang anak yang sangat lucu dengan pipinya yang tembem dan bulat. Rambutnya tersisir kesamping dengan sangat licin. Anak itu tersenyum seakan tak punya dosa dalam balutan seragam TK warna birunya yang berdasi agak miring. Emang sejak kecil udah ada bibit ganteng ni Ardi, batin Ella gemas.

"Hahaha iya. Malu-maluin aja mama tu suka majang foto jadul begitu."

"Lucu banget kok. Gapapa dipasang. Mas Ardi kecilnya gemesin banget," celetuk Ella.

"Sekarang emang nggak gemesin ya?" goda Ardi nakal.

"Sekarang..." Ella tak sanggup melanjutkan. Sekarang jauh lebih ganteng! Keren! Tapi Ella terlalu gengsi mengakuinya.

"Sekarang mah gantengan aku. Iya gak mbak Ella?" celetuk Linggar yang tiba-tiba saja sudah menghampiri mereka. Menghempaskan dirinya di salah satu sofa.

"Ganteng dan kerenan aku kemana-mana kali. Iya nggak El?" Ardi tak mau kalah.

"Udah-Udah ganteng kok dua-duanya. Lebih ganteng dari Thanos." jawab Ella santai.

"Ya iyalah," jawab Ardi dan Linggar kompak berbarengan lalu mereka berdua tertawa. Merasa tak terima kegantengan mereka disamakan dengan Thanos.

Tak lama kemudian Laras menghampiri mereka sambil membawa minuman dingin dan beberapa toples cemilan. Laras meletakkannya di meja dan mempersilahkan mereka menyantapnya.

Dengan seksama dia memperhatikan ketiga orang yang sedang bercanda itu. Entah mengapa ada sedikit rasa sesak didada, cemburu dan tidak rela bahwa kakak dan adik kesayangannya seakrab itu dengan seorang wanita lain.

"Ras pinjemin sweetermu satu buat Ella ya," pinta Ardi. "Ella gak bawa soalnya."

"Kok gak dibeliin aja? Mas Ardi kok pelit banget sama ceweknya?" ujar Laras ketus. Dia tidak suka ide untuk meminjamkan barang miliknya pada Ella.

Apa-apaan si Mas Ardi kok bisa-bisanya care banget sama cewek ini? Wajahnya memang cukup cantik si, tapi biasa aja. Nothing special dari wajah Ella yang indonesia banget dengan rambut hitam lurus dan kulit kuning langsat. Bodi juga biasa aja. Apa yang membuatnya special? Bahkan Cindy sekretaris mas Ardi saja jauh lebih cantik dan menarik darinya.

"Ella nya yang gak mau dibeliin," jawab Ardi.

"Gak usah. Aku gak begitu suka memakai sweeter soalnya. Aku gampang gerah." Ella menolak, berusaha mencairkan suasana canggung.

Kali ini Laras sedikit tertegun, diamatinya lagi penampilan Ella yang sangat sederhana. Baju dan segala yang dikenakannya biasa saja, bukan barang-barang branded high class yang biasa dipakai gadis-gadis kaya atau sok kaya jaman now. Wajah Ella juga terlihat sangat natural. Pasti gadis itu tidak memakai skin care mahal yang bisa membuat wajah cantik dan glowing bak artis koreya.

Apa Ella ini miskin? Kenapa dia tidak minta dibeli-belikan oleh mas Ardi? Laras tahu betul kakaknya itu tak akan pelit dan perhitungan untuk membelikan sesuatu pada ceweknya. Dan tak bisa dipungkiri lagi kebanyakan wanita yang mendekati Ardi Pradana adalah untuk hartanya, kekayaannya. Mungkin karena hal itu kakaknya ini masih melajang sampai sekarang. Ardi terlalu malas untuk berhubungan dengan cewek matre.

"Mbak Ella itu dokter lho mbak Laras. Temen sejawatmu. Dia sekarang lagi inship di RSUD G bareng sama mbak Sari." Linggar ikut membantu sedikit mempromosikan Ella di hadapan Laras.

"Owh lulusan mana mbak? Lulusan tahun berapa?" tanya Laras tetap dengan ketusnya. Tapi ada rasa penasaran juga yang hinggap di benaknya.

"Uner. Baru lulus tahun ini," jawab Ella sedikit kikuk. Merasa diinterogasi oleh Laras.

Kali ini Laras sedikit senang dengan jawaban Ella. Dia sedikit mengerti mengapa kakaknya bisa suka dengan gadis ini.

Ella adalah gadis yang pintar dan sederhana. Tak semudah itu untuk bisa masuk dan berkuliah ke fakultas kedokteran dari salah satu universitas negeri di Surabaya itu. Bahkan tak akan semudah itu pula untuk lulus dan menyelesaikan pendidikan dokternya jika dia tidak berotak cerdas.

Ella pasti menggunakan otaknya untuk menjadi dokter. Bukan hanya mengandalkan uang ratusan juta untuk dapat berkuliah di fakultas kedokteran universitas swasta.

Sangat sesuai dengan pandangan hidup keluarganya. Bahkan dengan kekayaan keluarga Pradana yang bisa menguliahkan mereka kemana saja, Ardi dan Laras masih harus berjuang keras untuk dapat masuk dan lulus dari Universitas Negeri. Mereka tak ingin mendapatkan pendidikan dengan memanfaatkan uang dari orang tuanya. Mereka ingin berusaha sendiri.

"Udah makin sore ni. Yuk abisin minumnya dan cepetan kita berangkat. Ngejar sunset kan," Ardi mengingatkan. Dan mereka berempat pun segera beranjak ke mobil setelah meneguk habis minumannya. Melanjutkan perjalanan mereka, jalan-jalan.

~∆∆∆~

🌼LIKE, AND KOMENTAR JANGAN LUPA YA😉🌼

Terpopuler

Comments

Maimai

Maimai

keren kan pilihan ardi, laras.

2022-11-16

0

Hesti Ariani

Hesti Ariani

pasti mau ke pantai berpasir putih itu yaa

2021-10-23

1

Fitriana

Fitriana

jgn nilai org dari luarnya krn blm kenal
eee ternyata laras orgnya asyik...meski kesan pertama kayae jutek2 kya mamanya ardi

2021-05-09

1

lihat semua
Episodes
1 1. Lazuardi
2 2. Kencan Pertama
3 3. Blooming
4 4. Keluarga Pradana
5 5. Room Mate
6 6. Landung Biru
7 7. Rumah Ardi
8 8. Rumah Ardi (2)
9 9. Linggarjati
10 10. Saudara
11 11. Jalan-jalan
12 12. Larasati
13 13. Papumi Beach
14 14. Papumi Beach (2)
15 15. Monday
16 16. Pulang kampung
17 17. Surabaya
18 18 ~visual time~
19 19. Mengejarmu
20 20. Menemukanmu
21 21. Interogasi
22 22. Shopping Time
23 23. Pamitan
24 24. Back to Genting
25 25. Farewell Party
26 26. Double date
27 27. Prahara
28 28. Prahara (2)
29 29. Kantor Ardi
30 30. Kantor Ardi (2)
31 31. Hang Out
32 32. Hadiah
33 33. Banyu Harum
34 34. Pesta Ulang tahun
35 35. Pesta Ulang Tahun (2)
36 36. Broken Heart
37 37. Kediaman Keluaraga Pradana
38 38. Calon mertua
39 39. Calon Mertua (2)
40 40. PPDS
41 41. Girls talk
42 42. Puskesmas
43 43. Sultan bucin style
44 44. Begadang
45 45. Ujian Tahap I
46 46. Doberman Galak
47 47. Mother and daughter
48 48. Balas Dendam
49 49. Pengumuman ujian I
50 50. English Day
51 51. Persiapan ujian kedua
52 52. Ujian tahap II
53 53. Young Businessman
54 54. Konser Cold Play
55 55. Konser Cold Play (2)
56 56. After Party
57 57. Hang Over
58 58. Hang Over (2)
59 59. Dilema
60 60. Sidang
61 61. Sidang (2)
62 62. Pulang Sendiri
63 63. Meriang
64 64. With You
65 65. Tumpengan
66 66. Mak comblang
67 67. Congratulation
68 68. Bittersweet
69 69. Ikatan
70 70. Penutupan Interenship
71 71. Bromo Mountain
72 72. Bromo Mountain (2)
73 73. Realistik
74 74. Fear
75 75. PPDS Life
76 76. Kartika Pradana
77 77. Keputusan Ella
78 78. Hopeless
79 79. Negosiasi
80 80. ~Visual Time II~
81 81. Intan's Wedding Party
82 82. The hardest day
83 83. Kata yang tak terucap
84 84. Good bye
85 85. Life goes on (Ella)
86 86. Life goes on (Ardi)
87 87. This is the end?
88 88. Just say Hello
89 89. S2 - Time Flies
90 90. S2 - Under the Bridge
91 91. S2 - Faith
92 92. S2 - Kegilaan
93 93. S2 - Profesional
94 94. S2 - Unexpected Couple
95 95. S2 - Komitmen
96 96. S2 - Mahes & Laras
97 97. S2 - Mahes & Laras (2)
98 98. S2 - Mahes & Laras (3)
99 99 ~Visual Time - 3 Years Later~
100 100. S2- 3 Tahun Kemudian
101 101. S2 - Family Time
102 102. S2 - Sumpah Dokter
103 103. S2 - Teman sejawat
104 104. S2 - Ranggawuni
105 105. S2- Harta & Saudara
106 106. S2 - Restu
107 107. S2 - Graduation Party
108 108. S2 - Graduation Party (2)
109 109. S2 - Firasat
110 110. S2 - Rival
111 111. S2 - Penyesalan
112 112. S2 - Kondangan
113 113. S2 - Kediaman Suherman
114 114. S2 - Kediaman Suherman (2)
115 115. S2 - Big Sister
116 116. S2 - Itikad Baik
117 117. S2 - Kerajaan Bisnis
118 118. S2 - Kerajaan Bisnis (2)
119 119. S2 - Crazy Gambler
120 120. ~Visual Time~
121 121. S2 - Pradana Mansion
122 122. S2 - Pradana Mansion (2)
123 123. S2 - Mother and Son
124 124. S2 - True love
125 125. S2 - Hartanto medika
126 126. S2 - Old Friend
127 127. S2 - Destiny
128 128. S2 - Love Contract
129 129. S2 - Tipu Muslihat
130 130. S2 - Pertemuan
131 131. S2 - Rindu
132 132. S2 - Reality
133 133. S2 - Konfrontasi
134 134. S2 - Konfrontasi (2)
135 135. S2 - Tekad
136 136. S2 - Batas Kesabaran
137 137. S2 - Kecewa
138 138. S2 - Curahan Hati
139 139. S2 - Strategi
140 140. S2 - Kejar!!
141 141. S2 - Bad Liar
142 142. S2 - The truth
143 143. S2 - Do you love me?
144 144. S2 - Gairah
145 145. S2 - Kencan Rakyat Jelata
146 146. S2 - Jiwa Muda
147 147. S2 - Pertaruhan
148 148. S2 - Pasien VVIP
149 149. S2 - Uneasy
150 150. S2 - Cemburu
151 151. S2 - Curiga
152 152. S2 - Up to You
153 153. S2 - Sepihak
154 154. S2- Masalah Keluarga
155 155. ~ Visual Time ~
156 156. S2 - Janji
157 157. S2 - Old story
158 158. S2 - Cheating?
159 159. S2 - Secret Love
160 160. S2 - Think about Yourself
161 161. S2 - Wanitaku
162 162. S2 - Innocent Girl
163 163. S2 - Pilihan
164 164 S2 - Grogi
165 165. S2 - Ujian Karakter
166 166. S2 - Slow Down!
167 167. S2 - Sp. Pd
168 168. S2 - GRATS
169 169. S2 - Best Friend
170 170. S2 - Perjodohan
171 171. S2 - Silaturahmi
172 172. S2 - Ragu
173 173. S2 - Karena Rasa
174 174. S2 - Tumbang
175 175. S2 - Pasrah
176 176. S2 - It's Over
177 177. S2 - The Same
178 178. S2 - Operan
179 179. S2 - Kali kedua
180 180 S2 - In Relathionship
181 181. S2 - Bisnis Park
182 182. S2 - Escapes
183 183. S2 - Flash Back
184 184. S2 - Sari & Jun
185 185. S2 - Bekal Penawar Rindu
186 186. S2. Sari & Jun (2)
187 187. S2 - Broken Heart Party
188 188. S2 - Hilang
189 189. S2 - Renata
190 190. S2 - Ardi & Rena
191 191. S2 - Marriage
192 192. S2 - Believe
193 193. S2 - Gagal Ngambek
194 194. S2 - The Pradanas
195 195. S2 - Acara Keluarga
196 196. S2 - Acara Keluarga (2)
197 197. S2 - Jealousy
198 198. S2 - Menghapus Jejak
199 199. S2 - Tyo & Rena
200 200. ~ Visual Time~
201 201. S2 - Kakak Ipar
202 202. S2 - MOU of Love
203 203. S2 - Reuni
204 204. S2- Persahabatan
205 205. S2 - Pasangan Absurd
206 206. S2 - Weird
207 207. S2 - Be Mine
208 208. S2 - Pesta Keakraban
209 209. S2 - Behind the Scene
210 210. S2 - Sultanwati
211 211. S2 - Berbeda Kasta
212 212. S2 - Perubahan status
213 213. S2 - Smart Shopping
214 214. S2 - Gifts
215 215. S2 - Key To My Heart
216 216. Holiday Spesial ~ Cindy
217 217. Holiday Spesial ~ Bambang
218 218. Holiday Special ~ Kresna
219 219. Holiday Spesial ~ Gery
220 220. S2 - Uang bulanan
221 221. S2 - Cecil's Bday Party
222 222. S2 - Satu Frekuensi
223 223. S2 - MudBlood
224 224. S2 - Harga Diri
225 225. S2 - Sweet Mistake
226 226. S2 - Kebablasan
227 227. S2 - Pertunangan
228 228. S2 - Pertunangan (2)
229 229. S2 - Weakness
230 230. S2 - Promise
231 231. S2 - Pride Battle
232 232. S2 - Galau
233 233. S2 - Prewedding
234 234. S2 - Madafaka
235 235. S2 - Join Force
236 236. S2 - Bridal Shower
237 237. S2 - Bachelor Party
238 238. S2 - Mission Complete
239 239. S2 - The Day
240 240. S2 - Sah!
241 241. S2 - Wedding Party
242 242 S2 - Wedding Party (2)
243 243. S2 - Malam Pertama
244 244. S2 - 2 Become 1
245 245. ~ Ending Credits ~
246 Extra ~ Honeymoon
247 Extra ~ Honeymoon (2)
248 Extra ~ Honeymoon (3)
249 Extra ~ Honeymoon (4)
250 Extra ~ Panic
251 Extra ~ The End Of Honeymoon
252 Extra ~ Happy B-day Babang Sultan
253 ~Visual Of Memories~
254 ~Visual of Haneymoon~
255 ~The Very End~
256 New Beginning
257 Boncap Uwu Time
258 Spoiler Alert DELS 2
259 Giveaway Ramadhan
260 Giveaway Results
Episodes

Updated 260 Episodes

1
1. Lazuardi
2
2. Kencan Pertama
3
3. Blooming
4
4. Keluarga Pradana
5
5. Room Mate
6
6. Landung Biru
7
7. Rumah Ardi
8
8. Rumah Ardi (2)
9
9. Linggarjati
10
10. Saudara
11
11. Jalan-jalan
12
12. Larasati
13
13. Papumi Beach
14
14. Papumi Beach (2)
15
15. Monday
16
16. Pulang kampung
17
17. Surabaya
18
18 ~visual time~
19
19. Mengejarmu
20
20. Menemukanmu
21
21. Interogasi
22
22. Shopping Time
23
23. Pamitan
24
24. Back to Genting
25
25. Farewell Party
26
26. Double date
27
27. Prahara
28
28. Prahara (2)
29
29. Kantor Ardi
30
30. Kantor Ardi (2)
31
31. Hang Out
32
32. Hadiah
33
33. Banyu Harum
34
34. Pesta Ulang tahun
35
35. Pesta Ulang Tahun (2)
36
36. Broken Heart
37
37. Kediaman Keluaraga Pradana
38
38. Calon mertua
39
39. Calon Mertua (2)
40
40. PPDS
41
41. Girls talk
42
42. Puskesmas
43
43. Sultan bucin style
44
44. Begadang
45
45. Ujian Tahap I
46
46. Doberman Galak
47
47. Mother and daughter
48
48. Balas Dendam
49
49. Pengumuman ujian I
50
50. English Day
51
51. Persiapan ujian kedua
52
52. Ujian tahap II
53
53. Young Businessman
54
54. Konser Cold Play
55
55. Konser Cold Play (2)
56
56. After Party
57
57. Hang Over
58
58. Hang Over (2)
59
59. Dilema
60
60. Sidang
61
61. Sidang (2)
62
62. Pulang Sendiri
63
63. Meriang
64
64. With You
65
65. Tumpengan
66
66. Mak comblang
67
67. Congratulation
68
68. Bittersweet
69
69. Ikatan
70
70. Penutupan Interenship
71
71. Bromo Mountain
72
72. Bromo Mountain (2)
73
73. Realistik
74
74. Fear
75
75. PPDS Life
76
76. Kartika Pradana
77
77. Keputusan Ella
78
78. Hopeless
79
79. Negosiasi
80
80. ~Visual Time II~
81
81. Intan's Wedding Party
82
82. The hardest day
83
83. Kata yang tak terucap
84
84. Good bye
85
85. Life goes on (Ella)
86
86. Life goes on (Ardi)
87
87. This is the end?
88
88. Just say Hello
89
89. S2 - Time Flies
90
90. S2 - Under the Bridge
91
91. S2 - Faith
92
92. S2 - Kegilaan
93
93. S2 - Profesional
94
94. S2 - Unexpected Couple
95
95. S2 - Komitmen
96
96. S2 - Mahes & Laras
97
97. S2 - Mahes & Laras (2)
98
98. S2 - Mahes & Laras (3)
99
99 ~Visual Time - 3 Years Later~
100
100. S2- 3 Tahun Kemudian
101
101. S2 - Family Time
102
102. S2 - Sumpah Dokter
103
103. S2 - Teman sejawat
104
104. S2 - Ranggawuni
105
105. S2- Harta & Saudara
106
106. S2 - Restu
107
107. S2 - Graduation Party
108
108. S2 - Graduation Party (2)
109
109. S2 - Firasat
110
110. S2 - Rival
111
111. S2 - Penyesalan
112
112. S2 - Kondangan
113
113. S2 - Kediaman Suherman
114
114. S2 - Kediaman Suherman (2)
115
115. S2 - Big Sister
116
116. S2 - Itikad Baik
117
117. S2 - Kerajaan Bisnis
118
118. S2 - Kerajaan Bisnis (2)
119
119. S2 - Crazy Gambler
120
120. ~Visual Time~
121
121. S2 - Pradana Mansion
122
122. S2 - Pradana Mansion (2)
123
123. S2 - Mother and Son
124
124. S2 - True love
125
125. S2 - Hartanto medika
126
126. S2 - Old Friend
127
127. S2 - Destiny
128
128. S2 - Love Contract
129
129. S2 - Tipu Muslihat
130
130. S2 - Pertemuan
131
131. S2 - Rindu
132
132. S2 - Reality
133
133. S2 - Konfrontasi
134
134. S2 - Konfrontasi (2)
135
135. S2 - Tekad
136
136. S2 - Batas Kesabaran
137
137. S2 - Kecewa
138
138. S2 - Curahan Hati
139
139. S2 - Strategi
140
140. S2 - Kejar!!
141
141. S2 - Bad Liar
142
142. S2 - The truth
143
143. S2 - Do you love me?
144
144. S2 - Gairah
145
145. S2 - Kencan Rakyat Jelata
146
146. S2 - Jiwa Muda
147
147. S2 - Pertaruhan
148
148. S2 - Pasien VVIP
149
149. S2 - Uneasy
150
150. S2 - Cemburu
151
151. S2 - Curiga
152
152. S2 - Up to You
153
153. S2 - Sepihak
154
154. S2- Masalah Keluarga
155
155. ~ Visual Time ~
156
156. S2 - Janji
157
157. S2 - Old story
158
158. S2 - Cheating?
159
159. S2 - Secret Love
160
160. S2 - Think about Yourself
161
161. S2 - Wanitaku
162
162. S2 - Innocent Girl
163
163. S2 - Pilihan
164
164 S2 - Grogi
165
165. S2 - Ujian Karakter
166
166. S2 - Slow Down!
167
167. S2 - Sp. Pd
168
168. S2 - GRATS
169
169. S2 - Best Friend
170
170. S2 - Perjodohan
171
171. S2 - Silaturahmi
172
172. S2 - Ragu
173
173. S2 - Karena Rasa
174
174. S2 - Tumbang
175
175. S2 - Pasrah
176
176. S2 - It's Over
177
177. S2 - The Same
178
178. S2 - Operan
179
179. S2 - Kali kedua
180
180 S2 - In Relathionship
181
181. S2 - Bisnis Park
182
182. S2 - Escapes
183
183. S2 - Flash Back
184
184. S2 - Sari & Jun
185
185. S2 - Bekal Penawar Rindu
186
186. S2. Sari & Jun (2)
187
187. S2 - Broken Heart Party
188
188. S2 - Hilang
189
189. S2 - Renata
190
190. S2 - Ardi & Rena
191
191. S2 - Marriage
192
192. S2 - Believe
193
193. S2 - Gagal Ngambek
194
194. S2 - The Pradanas
195
195. S2 - Acara Keluarga
196
196. S2 - Acara Keluarga (2)
197
197. S2 - Jealousy
198
198. S2 - Menghapus Jejak
199
199. S2 - Tyo & Rena
200
200. ~ Visual Time~
201
201. S2 - Kakak Ipar
202
202. S2 - MOU of Love
203
203. S2 - Reuni
204
204. S2- Persahabatan
205
205. S2 - Pasangan Absurd
206
206. S2 - Weird
207
207. S2 - Be Mine
208
208. S2 - Pesta Keakraban
209
209. S2 - Behind the Scene
210
210. S2 - Sultanwati
211
211. S2 - Berbeda Kasta
212
212. S2 - Perubahan status
213
213. S2 - Smart Shopping
214
214. S2 - Gifts
215
215. S2 - Key To My Heart
216
216. Holiday Spesial ~ Cindy
217
217. Holiday Spesial ~ Bambang
218
218. Holiday Special ~ Kresna
219
219. Holiday Spesial ~ Gery
220
220. S2 - Uang bulanan
221
221. S2 - Cecil's Bday Party
222
222. S2 - Satu Frekuensi
223
223. S2 - MudBlood
224
224. S2 - Harga Diri
225
225. S2 - Sweet Mistake
226
226. S2 - Kebablasan
227
227. S2 - Pertunangan
228
228. S2 - Pertunangan (2)
229
229. S2 - Weakness
230
230. S2 - Promise
231
231. S2 - Pride Battle
232
232. S2 - Galau
233
233. S2 - Prewedding
234
234. S2 - Madafaka
235
235. S2 - Join Force
236
236. S2 - Bridal Shower
237
237. S2 - Bachelor Party
238
238. S2 - Mission Complete
239
239. S2 - The Day
240
240. S2 - Sah!
241
241. S2 - Wedding Party
242
242 S2 - Wedding Party (2)
243
243. S2 - Malam Pertama
244
244. S2 - 2 Become 1
245
245. ~ Ending Credits ~
246
Extra ~ Honeymoon
247
Extra ~ Honeymoon (2)
248
Extra ~ Honeymoon (3)
249
Extra ~ Honeymoon (4)
250
Extra ~ Panic
251
Extra ~ The End Of Honeymoon
252
Extra ~ Happy B-day Babang Sultan
253
~Visual Of Memories~
254
~Visual of Haneymoon~
255
~The Very End~
256
New Beginning
257
Boncap Uwu Time
258
Spoiler Alert DELS 2
259
Giveaway Ramadhan
260
Giveaway Results

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!