14. Papumi Beach (2)

Keesokan harinya Ella terbangun sedikit kesiangan, dan didapatinya Laras yang juga masih tertidur nyenyak di ranjang mereka. Kemarin setelah makan malam mereka memang masih bersantai di tenda menikmati suasana malam di tepi pantai. Linggar yang diluar dugaan Ella pintar memainkan gitar, menghibur mereka dengan permainan gitarnya yang enak didengar.

Laras dan Ella sesekali request lagu untuk mereka nyanyikan, menyanyi bersama diiringi petikan gitar Linggar. Bahkan Ardi pun sesekali ikut bernyanyi dengan suara fals-nya.

Mulai lagu berbahasa indonesia, bahasa inggris, bahasa korea bahkan lagu dangdut berbahasa jawa pun mereka nyanyikan semua. Campur aduk berbagai macam genre musik.

Mereka berempat menghabiskan malam bersama sambil mengobrol dan becanda. Lebih mendekatkan dan mengakrabkan diri satu sama lain. Sambil menikmati jagung dan sosis bakar bikinan mereka sendiri.

Pukul sebelas malam Ella dan Laras meminta ijin untuk beristirahat di kamar. Kedua gadis itu melakukan night ritual mereka sebelum akhirnya naik ke kasur. Tetapi tetap saja keduanya tak bisa langsung terlelap begitu naik ke ranjang. Akhirnya mereka berdua pun berbincang-bincang, ngobrol kesana kemari tentang segala sesuatu.

Entah mengapa Ella merasa cocok dengan Laras. Bagi Ella, Laras itu sebenarnya sama menyenangkannya dengan Ardi atau Linggar. Bahkan Laras yang berkuliah di fakultas kedokteran tentunya memiliki topik pembicaraan yang nyambung dengan Ella. Mereka bisa membahas tentang kuliah, tentang koas, tentang dunia medis, bahkan tentang style dan make up. Ella tak bisa untuk tidak menyukai Laras karena terlalu banyak kecocokan antara mereka berdua.

Laras pun merasakan hal yang sama, dia juga semakin menyukai Ella dengan semakin mengenalnya. Laras akhirnya mengerti mengapa Linggar menyukai Ella, dan mengapa mas Ardi sangat tergila-gila dengan gadis itu. Karena kepribadian Ella yang begitu menarik, jujur dan sederhana tanpa kepura-puraan.

Ella segera beranjak dari kamarnya untuk ke kamar mandi. Sedikit kaget dia mendapati Ardi yang sudah terbangun. Pria itu terlihat begitu santai dengan celana pendek dan kaos tanpa lengannya. Menampilkan otot-otot bisep dan Trisep nya yang lumayan kekar. Ardi sedang berkutat di dapur cottage, sibuk menggoreng dan memasak sesuatu.

"Pagi mas Ardi. Lagi ngapain?" Sapa Ella menghampiri Ardi di dapur.

"Lho udah bangun, El?" Ardi sedikit kaget melihat Ella sudah disampingnya.

"Lagi bikin sarapan. Kirain pas kalian bangun udah siap sarapannya. Ternyata keduluan Ella bangun."

"Masak apa ni?" Ella mengamati hasil masakan Ardi. Roti panggang beberapa lembar, telur ceplok beberapa lembar ditambah tumisan daging cincang plus sosis. Wah enak banget ni jadi isterinya mas Ardi, bakal sering dibikinin sarapan dan dimasakin masakan enak-enak, batin Ella.

"Hmmm enak ni kayaknya," Ella menghirup aroma masakan dalam-dalam.

"Cuci muka dulu sana, kamu bau iler hahaha." Ardi menggoda sambil tertawa geli.

"Eh? Masa si?" Dengan sangat amat malu Ella segera berlari ke arah kamar mandi.

Dan benar saja saat mengaca didapatinya wajahnya yang penuh guratan bekas bantal dan rambutnya yang acak-acakan. Aduuuhh parah banget mas Ardi ngeliat aku pas jelek gini, Ella mengutuk dirinya sendiri.

Ella segera mencuci mukanya dan menyikat gigi, kemudian dia juga merapikan dan menyisir rambutnya. Setelah cukup rapi dan layak untuk dilihat dia kembali ke dapur menghampiri Ardi yang sudah menata hasil masakannya ke meja makan.

"Gak usah merengut gitu, El. Wajah bangun tidurmu tetep cantik kok." Ardi menahan tawanya melihat Ella yang menghampirinya dengan muka cemberut.

"Ih mas Ardi nakal! Genit!" Ujar Ella pura-pura marah. Dia membantu Ardi menyiapkan sarapan, membantu menyeduh dan mempersiapkan empat gelas teh hangat untuk mereka semua.

"Linggar!! Laras!! Bangun banguun!" Teriak Ardi membangunkan kedua adiknya.

Tak lama kemudian Linggar muncul dari kamarnya dengan muka persis bantal, lengkap dengan celana boxer dan singlet nya. Laras juga muncul dari kamarnya tak lama kemudian, dengan mata masih merem melek. Keduanya menghampiri Ella dan Ardi di meja makan. Mengambil duduk di salah satu kursinya.

"Pagi mas Ardi, pagi mbak Ella," sapa Linggar sementara Laras langsung menyeruput teh hangatnya untuk mengembalikan kesadaran.

"Cuci muka dulu sana kek," Ardi berdecak gemas melihat tingkah laku adik-adiknya.

"Gini ni El, kebiasaan mereka. Bangun tidur kuterus makan bukan mandi hehe."

"Mari makan!" tanpa memperdulikan keluhan kakaknya Linggar langsung mengisi piringnya dengan dua lembar roti bakar, dua lembar telor ceplok dan dua sendok sayur daging tumis. Yah yah like always porsi doble buat Linggar.

Ketiganya pun mengikuti Linggar untuk mengisi piring masing-masing dan menyantap sarapan pagi mereka dengan lahap. Tak sampai lima belas menit mereka berhasil menghabiskan seluruh menu sarapan yang telah dimasak Ardi. Ya tentu saja kedua pria itu yang berperan besar sebagai sie penghabisan.

"Mas kalo pagi ombaknya bagus kan?" tanya Linggar setelah menghabiskan tehnya.

"Hooh. Kan kalau pagi angin laut bertiup. Jadi ombaknya pada mendekat ke pantai." Jawab Ardi sedikit banyak bisa menebak jalan pikiran Linggar.

"Mau selancar?"

"Ada yang nyewain papan surfing?" Linggar penasaran dan merasa tertantang.

"Ada lah. Ntar kita tanya pak Yono." Ardi ikutan bersemangat. Lalu kedua cowok itu beranjak pergi meninggalkan cottage dan berlarian ke arah rumah jaga pak Yono.

Ella dan Laras hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat kelakuan kedua lelaki bersaudara itu. Keduanya lalu membereskan piring-piring dan gelas bekas sarapan mereka, mencucinya dan menatanya kembali ke rak piring cottage.

"Mau nyusul mereka berdua, mbak? mumpung belum mandi. Nanti setelah puas main air aja mandinya." Ajak Laras yang langsung menarik tangan Ella tanpa menunggu jawaban setuju Ella.

Keduanya berlarian dengan kaki telanjang melintasi pasir putih yang halus. Setelah cukup lama mencari akhirnya mereka menemukan dua sosok yang mereka cari. Linggar dan Ardi yang sedang bermain selancar air, menantang ganasnya ombak pantai selatan di tanjung Papumi ini.

Ella kembali dibuat terkagum-kagum oleh Ardi, cowok itu seakan serba bisa melakukan segalanya dengan kerennya.

"Kita tungguin mereka disini aja deh." Laras mengajak Ella duduk di bawah salah satu pohon yang ada di tepi pantai, lumayan untuk melindungi mereka dari sengatan cahaya matahari yang sudah bersinar garang dipagi hari yang cerah ini.

Ella menurut saja mengambil duduk tepat disebelah Laras. "Mereka berdua benar-benar mirip," celetuk Ella sambil memandang Ardi dan Linggar yang berkali-kali naik turun dari papan surfingnya sambil melawan ombak.

"Hehe memang. Bisa dibilang Linggar adalah mas Ardi versi lebih mudanya," jawab Laras.

"Mbak Ella, jujur setelah lebih mengenal mbak aku jadi bisa mengerti mengapa mas Ardi bisa mencintai mbak. Linggar pun sudah menyukai mbak Ella, dan aku juga tak keberatan dengan hubungan kalian." Laras tiba-tiba berbicara dengan nada serius.

Ella diam saja hanya mendengarkan pembicaraan Laras. Mencoba menerka kemana arah pembicaraan mereka ini.

"Mbak Ella pasti sudah dengar bahwa aku sering menggagalkan hubungan cinta kakak dan adikku? Bukan, bukan aku ingin ikut campur urusan asmara mereka. Aku hanya ingin tahu bagaimana wanita yang mereka pilih. Pantas atau tidak wanita itu bersanding dengan mereka. Dan aku tak akan menentang jika memang mereka memilih wanita yang pantas," ujar Laras selanjutnya.

"Khusus untuk mas Ardi, dia bukan tipe playboy seperti Linggar. Mas Ardi cenderung cuek dan dingin sehingga tak banyak wanita yang berani mendekatinya. Track record gadis yang dikencaninya juga dapat dihitung dengan jari dan tidak berlangsung lama. Dan kebanyakan mereka adalah gadis-gadis dari keluarga kaya yang dikenalkan mama."

"Makanya aku jadi penasaran seperti apa sosok mbak Ella yang dapat membuat seorang mas Ardi jatuh cinta." Kali ini Laras menatap Ella lekat-lekat.

"Tapi mbak Ella, apa mbak Ella sudah tahu konsekuensinya setelah masuk ke dalam keluarga Pradana?"

"Hah? konsekuensi apa?" tanya Ella bingung.

"Mbak Ella seorang dokter, Wanita karir yang mandiri. Keluarga Pradana tidak butuh wanita yang sibuk mencari uang. Keluarga kami sudah memiliki lebih dari cukup harta tanpa perlu merepotkan menantu untuk bekerja."

"Intinya apa mbak Ella siap untuk sepenuhnya menjadi istri mas Ardi? Apa mbak Ella rela melepaskan segala titlle dan gelar mbak?"

"Jadi? Jika aku menjadi istri mas Ardi aku tidak boleh bekerja lagi?" Ella benar-benar kaget. Bagaimana mungkin hal ini dapat dia lakukan? Ella memang mencintai Ardi, tapi dia juga mencintai profesinya.

Ella mencintai profesi mulia-nya sebagai seorang dokter yang dapat membantu dan menyelamatkan sesama manusia. Bukan hanya karena materi tetapi lebih dikarenakan berkah dan ibadah yang terkandung dalam pekerjaannya. Dia mencintai dunia kedokteran yang sudah digelutinya bertahun-tahun selama kuliah, koas dan insterenship-nya sekarang.

"Setidaknya itulah sosok menantu idaman pilihan mama. Mama menginginkan wanita yang akan menjadi istri mas Ardi adalah seorang ibu rumah tangga murni yang fokus untuk mengurus suami dan anak-anaknya."

"Aku juga calon dokter mbak, aku tahu berapa beratnya perjuangan mbak untuk sampai mendapatkan gelar itu. Dan aku juga mengerti akan sulit bagi mbak untuk memilih diantara keduanya. Cinta atau profesi?" Laras mengakhiri cerita panjangnya dengan dramatis. Membuat Ella sedikit merinding ketakutan memikirkan segala ucapannya.

"Aku mengatakan ini bukan untuk menakuti mbak Ella atau membuat mbak Ella menjauhi mas Ardi. Bukan Mbak! Aku Linggar dan mas Ardi sendiri akan berusaha meyakinkan mama untuk dapat menerima mbak Ella."

"Jadi aku mohon pada mbak Ella jika memang mbak benar mencintai mas Ardi, setidaknya mbak Ella juga mau berjuang bersama kami."

"Cuma ini yang mau kutakan sebelum mbak Ella nanti ketemu mama dan papa. Karena mas Ardi sepertinya serius dengan mbak, dia pasti akan segera membawamu untuk bertemu mereka secepatnya."

"Terima kasih, Laras..." ujar Ella, kini dia mengerti arti dari perkataan Linggar dulu. Bahwa dia harus mau berjuang bersama Ardi untuk mempertahankan hubungan mereka.

Kini Ella jadi tahu devinisi apa yang harus dia perjuangkan. Dia harus berjuang untuk mendapatkan restu dari orang tua Ardi yang sepertinya tidak akan mudah.

"Hoiiii! Ella, Laras! ngapain kalian duduk-duduk disana? Ayo sini gabung!" Ardi berteriak memanggil Ella dan Laras dari arah pantai. Kedua gadis itupun langsung berlarian mendekat ke pantai kearah suara Ardi.

Ella ikut menceburkan dirinya ke dalam air laut, berjalan dan berjalan dia sedikit demi sedikit meninggalkan tepian pantai menuju ke tengah lautan. Pandangannya kosong, dia merasa otaknya penuh dengan kata-kata Laras yang rasanya masih sulit untuk diceranya. Dia ingin mendinginkan kepalanya dan otaknya yang memanas dengan dinginnya air laut.

"Ella? El?" Ardi menghampiri dan menarik tangan Ella dengan khawatir. Gadis itu bahkan sudah sampai kedalaman air laut setinggi pinggangnya.

"Jangan terlalu jauh mainnya. Bahaya, ombaknya gede banget!"

Entah bagiamana yang terjadi Ella tiba-tiba saja memeluk tubuh Ardi dengan sangat erat. Memeluk tubuh pria itu seakan tak mau melepasnya lagi. Hembusan dan terjangan air ombak beberapa kali menerjang dan menghantam mereka berdua. Membasahi seluruh tubuh mereka yang tetap berpelukan.

Ardi tercengang, kaget mendapati Ella yang tiba-tiba memeluk tubuhnya sangat Erat. Seakan gadis itu meminta perlindungan darinya. Ardi memposisikannya tubuhnya membelakangi arah laut, untuk melindungi dan menghalangi Ella dari terjangan ombak.

"El? Ella kamu kenapa?" tanya Ardi cemas.

"Aku...aku takut mas Ardi...Jangan tinggalkan aku" jawab Ella dengan nada ketakutan.

Ardi mengangkat dan mengendong tubuh Ella di pelukannya. Dengan bantuan air laut yang ketinggiannya bahkan sudah sampai hampir ke dadanya, membuat tubuh Ella jauh lebih ringan. Digendongnya tubuh gadis itu, dibawanya menjauhi lautan yang mengganas dengan ombaknya yang semakin besar.

Dibawa dan didudukkannya tubuh Ella di tepian pantai. Deburan ombak kecil yang ramah masih bisa menyapa kaki gadis itu. Lalu Ardi juga mengambil duduk disebelah Ella, menggenggam erat sebelah tangan gadis itu.

"Jangan takut. Aku disini. Ada aku disini bersamamu," ujar Ardi menenangkan Ella. Ditariknya kepala Ella untuk bersandar ke bahunya, dan untuk beberapa lama mereka berdua hanya terdiam dengan posisi itu. Memandangi kelaut yang biru membentang di hadapan mereka, di tepi pantai pasir putih milika.

~∆∆∆~

Jreng jreng akhirnya konflik diantara hubungan mereka muncul juga ya...

🌼LIKE, AND KOMENTAR JANGAN LUPA YA😉🌼

Terpopuler

Comments

Maimai

Maimai

untung ardi lihat ella ya, klo gak ella bisa terbawa ombak nih

2022-11-16

0

shychylove❤️❤️

shychylove❤️❤️

semoga hpy ending

2021-08-13

1

Umi Kusniawati

Umi Kusniawati

so sweety

2021-07-01

1

lihat semua
Episodes
1 1. Lazuardi
2 2. Kencan Pertama
3 3. Blooming
4 4. Keluarga Pradana
5 5. Room Mate
6 6. Landung Biru
7 7. Rumah Ardi
8 8. Rumah Ardi (2)
9 9. Linggarjati
10 10. Saudara
11 11. Jalan-jalan
12 12. Larasati
13 13. Papumi Beach
14 14. Papumi Beach (2)
15 15. Monday
16 16. Pulang kampung
17 17. Surabaya
18 18 ~visual time~
19 19. Mengejarmu
20 20. Menemukanmu
21 21. Interogasi
22 22. Shopping Time
23 23. Pamitan
24 24. Back to Genting
25 25. Farewell Party
26 26. Double date
27 27. Prahara
28 28. Prahara (2)
29 29. Kantor Ardi
30 30. Kantor Ardi (2)
31 31. Hang Out
32 32. Hadiah
33 33. Banyu Harum
34 34. Pesta Ulang tahun
35 35. Pesta Ulang Tahun (2)
36 36. Broken Heart
37 37. Kediaman Keluaraga Pradana
38 38. Calon mertua
39 39. Calon Mertua (2)
40 40. PPDS
41 41. Girls talk
42 42. Puskesmas
43 43. Sultan bucin style
44 44. Begadang
45 45. Ujian Tahap I
46 46. Doberman Galak
47 47. Mother and daughter
48 48. Balas Dendam
49 49. Pengumuman ujian I
50 50. English Day
51 51. Persiapan ujian kedua
52 52. Ujian tahap II
53 53. Young Businessman
54 54. Konser Cold Play
55 55. Konser Cold Play (2)
56 56. After Party
57 57. Hang Over
58 58. Hang Over (2)
59 59. Dilema
60 60. Sidang
61 61. Sidang (2)
62 62. Pulang Sendiri
63 63. Meriang
64 64. With You
65 65. Tumpengan
66 66. Mak comblang
67 67. Congratulation
68 68. Bittersweet
69 69. Ikatan
70 70. Penutupan Interenship
71 71. Bromo Mountain
72 72. Bromo Mountain (2)
73 73. Realistik
74 74. Fear
75 75. PPDS Life
76 76. Kartika Pradana
77 77. Keputusan Ella
78 78. Hopeless
79 79. Negosiasi
80 80. ~Visual Time II~
81 81. Intan's Wedding Party
82 82. The hardest day
83 83. Kata yang tak terucap
84 84. Good bye
85 85. Life goes on (Ella)
86 86. Life goes on (Ardi)
87 87. This is the end?
88 88. Just say Hello
89 89. S2 - Time Flies
90 90. S2 - Under the Bridge
91 91. S2 - Faith
92 92. S2 - Kegilaan
93 93. S2 - Profesional
94 94. S2 - Unexpected Couple
95 95. S2 - Komitmen
96 96. S2 - Mahes & Laras
97 97. S2 - Mahes & Laras (2)
98 98. S2 - Mahes & Laras (3)
99 99 ~Visual Time - 3 Years Later~
100 100. S2- 3 Tahun Kemudian
101 101. S2 - Family Time
102 102. S2 - Sumpah Dokter
103 103. S2 - Teman sejawat
104 104. S2 - Ranggawuni
105 105. S2- Harta & Saudara
106 106. S2 - Restu
107 107. S2 - Graduation Party
108 108. S2 - Graduation Party (2)
109 109. S2 - Firasat
110 110. S2 - Rival
111 111. S2 - Penyesalan
112 112. S2 - Kondangan
113 113. S2 - Kediaman Suherman
114 114. S2 - Kediaman Suherman (2)
115 115. S2 - Big Sister
116 116. S2 - Itikad Baik
117 117. S2 - Kerajaan Bisnis
118 118. S2 - Kerajaan Bisnis (2)
119 119. S2 - Crazy Gambler
120 120. ~Visual Time~
121 121. S2 - Pradana Mansion
122 122. S2 - Pradana Mansion (2)
123 123. S2 - Mother and Son
124 124. S2 - True love
125 125. S2 - Hartanto medika
126 126. S2 - Old Friend
127 127. S2 - Destiny
128 128. S2 - Love Contract
129 129. S2 - Tipu Muslihat
130 130. S2 - Pertemuan
131 131. S2 - Rindu
132 132. S2 - Reality
133 133. S2 - Konfrontasi
134 134. S2 - Konfrontasi (2)
135 135. S2 - Tekad
136 136. S2 - Batas Kesabaran
137 137. S2 - Kecewa
138 138. S2 - Curahan Hati
139 139. S2 - Strategi
140 140. S2 - Kejar!!
141 141. S2 - Bad Liar
142 142. S2 - The truth
143 143. S2 - Do you love me?
144 144. S2 - Gairah
145 145. S2 - Kencan Rakyat Jelata
146 146. S2 - Jiwa Muda
147 147. S2 - Pertaruhan
148 148. S2 - Pasien VVIP
149 149. S2 - Uneasy
150 150. S2 - Cemburu
151 151. S2 - Curiga
152 152. S2 - Up to You
153 153. S2 - Sepihak
154 154. S2- Masalah Keluarga
155 155. ~ Visual Time ~
156 156. S2 - Janji
157 157. S2 - Old story
158 158. S2 - Cheating?
159 159. S2 - Secret Love
160 160. S2 - Think about Yourself
161 161. S2 - Wanitaku
162 162. S2 - Innocent Girl
163 163. S2 - Pilihan
164 164 S2 - Grogi
165 165. S2 - Ujian Karakter
166 166. S2 - Slow Down!
167 167. S2 - Sp. Pd
168 168. S2 - GRATS
169 169. S2 - Best Friend
170 170. S2 - Perjodohan
171 171. S2 - Silaturahmi
172 172. S2 - Ragu
173 173. S2 - Karena Rasa
174 174. S2 - Tumbang
175 175. S2 - Pasrah
176 176. S2 - It's Over
177 177. S2 - The Same
178 178. S2 - Operan
179 179. S2 - Kali kedua
180 180 S2 - In Relathionship
181 181. S2 - Bisnis Park
182 182. S2 - Escapes
183 183. S2 - Flash Back
184 184. S2 - Sari & Jun
185 185. S2 - Bekal Penawar Rindu
186 186. S2. Sari & Jun (2)
187 187. S2 - Broken Heart Party
188 188. S2 - Hilang
189 189. S2 - Renata
190 190. S2 - Ardi & Rena
191 191. S2 - Marriage
192 192. S2 - Believe
193 193. S2 - Gagal Ngambek
194 194. S2 - The Pradanas
195 195. S2 - Acara Keluarga
196 196. S2 - Acara Keluarga (2)
197 197. S2 - Jealousy
198 198. S2 - Menghapus Jejak
199 199. S2 - Tyo & Rena
200 200. ~ Visual Time~
201 201. S2 - Kakak Ipar
202 202. S2 - MOU of Love
203 203. S2 - Reuni
204 204. S2- Persahabatan
205 205. S2 - Pasangan Absurd
206 206. S2 - Weird
207 207. S2 - Be Mine
208 208. S2 - Pesta Keakraban
209 209. S2 - Behind the Scene
210 210. S2 - Sultanwati
211 211. S2 - Berbeda Kasta
212 212. S2 - Perubahan status
213 213. S2 - Smart Shopping
214 214. S2 - Gifts
215 215. S2 - Key To My Heart
216 216. Holiday Spesial ~ Cindy
217 217. Holiday Spesial ~ Bambang
218 218. Holiday Special ~ Kresna
219 219. Holiday Spesial ~ Gery
220 220. S2 - Uang bulanan
221 221. S2 - Cecil's Bday Party
222 222. S2 - Satu Frekuensi
223 223. S2 - MudBlood
224 224. S2 - Harga Diri
225 225. S2 - Sweet Mistake
226 226. S2 - Kebablasan
227 227. S2 - Pertunangan
228 228. S2 - Pertunangan (2)
229 229. S2 - Weakness
230 230. S2 - Promise
231 231. S2 - Pride Battle
232 232. S2 - Galau
233 233. S2 - Prewedding
234 234. S2 - Madafaka
235 235. S2 - Join Force
236 236. S2 - Bridal Shower
237 237. S2 - Bachelor Party
238 238. S2 - Mission Complete
239 239. S2 - The Day
240 240. S2 - Sah!
241 241. S2 - Wedding Party
242 242 S2 - Wedding Party (2)
243 243. S2 - Malam Pertama
244 244. S2 - 2 Become 1
245 245. ~ Ending Credits ~
246 Extra ~ Honeymoon
247 Extra ~ Honeymoon (2)
248 Extra ~ Honeymoon (3)
249 Extra ~ Honeymoon (4)
250 Extra ~ Panic
251 Extra ~ The End Of Honeymoon
252 Extra ~ Happy B-day Babang Sultan
253 ~Visual Of Memories~
254 ~Visual of Haneymoon~
255 ~The Very End~
256 New Beginning
257 Boncap Uwu Time
258 Spoiler Alert DELS 2
259 Giveaway Ramadhan
260 Giveaway Results
Episodes

Updated 260 Episodes

1
1. Lazuardi
2
2. Kencan Pertama
3
3. Blooming
4
4. Keluarga Pradana
5
5. Room Mate
6
6. Landung Biru
7
7. Rumah Ardi
8
8. Rumah Ardi (2)
9
9. Linggarjati
10
10. Saudara
11
11. Jalan-jalan
12
12. Larasati
13
13. Papumi Beach
14
14. Papumi Beach (2)
15
15. Monday
16
16. Pulang kampung
17
17. Surabaya
18
18 ~visual time~
19
19. Mengejarmu
20
20. Menemukanmu
21
21. Interogasi
22
22. Shopping Time
23
23. Pamitan
24
24. Back to Genting
25
25. Farewell Party
26
26. Double date
27
27. Prahara
28
28. Prahara (2)
29
29. Kantor Ardi
30
30. Kantor Ardi (2)
31
31. Hang Out
32
32. Hadiah
33
33. Banyu Harum
34
34. Pesta Ulang tahun
35
35. Pesta Ulang Tahun (2)
36
36. Broken Heart
37
37. Kediaman Keluaraga Pradana
38
38. Calon mertua
39
39. Calon Mertua (2)
40
40. PPDS
41
41. Girls talk
42
42. Puskesmas
43
43. Sultan bucin style
44
44. Begadang
45
45. Ujian Tahap I
46
46. Doberman Galak
47
47. Mother and daughter
48
48. Balas Dendam
49
49. Pengumuman ujian I
50
50. English Day
51
51. Persiapan ujian kedua
52
52. Ujian tahap II
53
53. Young Businessman
54
54. Konser Cold Play
55
55. Konser Cold Play (2)
56
56. After Party
57
57. Hang Over
58
58. Hang Over (2)
59
59. Dilema
60
60. Sidang
61
61. Sidang (2)
62
62. Pulang Sendiri
63
63. Meriang
64
64. With You
65
65. Tumpengan
66
66. Mak comblang
67
67. Congratulation
68
68. Bittersweet
69
69. Ikatan
70
70. Penutupan Interenship
71
71. Bromo Mountain
72
72. Bromo Mountain (2)
73
73. Realistik
74
74. Fear
75
75. PPDS Life
76
76. Kartika Pradana
77
77. Keputusan Ella
78
78. Hopeless
79
79. Negosiasi
80
80. ~Visual Time II~
81
81. Intan's Wedding Party
82
82. The hardest day
83
83. Kata yang tak terucap
84
84. Good bye
85
85. Life goes on (Ella)
86
86. Life goes on (Ardi)
87
87. This is the end?
88
88. Just say Hello
89
89. S2 - Time Flies
90
90. S2 - Under the Bridge
91
91. S2 - Faith
92
92. S2 - Kegilaan
93
93. S2 - Profesional
94
94. S2 - Unexpected Couple
95
95. S2 - Komitmen
96
96. S2 - Mahes & Laras
97
97. S2 - Mahes & Laras (2)
98
98. S2 - Mahes & Laras (3)
99
99 ~Visual Time - 3 Years Later~
100
100. S2- 3 Tahun Kemudian
101
101. S2 - Family Time
102
102. S2 - Sumpah Dokter
103
103. S2 - Teman sejawat
104
104. S2 - Ranggawuni
105
105. S2- Harta & Saudara
106
106. S2 - Restu
107
107. S2 - Graduation Party
108
108. S2 - Graduation Party (2)
109
109. S2 - Firasat
110
110. S2 - Rival
111
111. S2 - Penyesalan
112
112. S2 - Kondangan
113
113. S2 - Kediaman Suherman
114
114. S2 - Kediaman Suherman (2)
115
115. S2 - Big Sister
116
116. S2 - Itikad Baik
117
117. S2 - Kerajaan Bisnis
118
118. S2 - Kerajaan Bisnis (2)
119
119. S2 - Crazy Gambler
120
120. ~Visual Time~
121
121. S2 - Pradana Mansion
122
122. S2 - Pradana Mansion (2)
123
123. S2 - Mother and Son
124
124. S2 - True love
125
125. S2 - Hartanto medika
126
126. S2 - Old Friend
127
127. S2 - Destiny
128
128. S2 - Love Contract
129
129. S2 - Tipu Muslihat
130
130. S2 - Pertemuan
131
131. S2 - Rindu
132
132. S2 - Reality
133
133. S2 - Konfrontasi
134
134. S2 - Konfrontasi (2)
135
135. S2 - Tekad
136
136. S2 - Batas Kesabaran
137
137. S2 - Kecewa
138
138. S2 - Curahan Hati
139
139. S2 - Strategi
140
140. S2 - Kejar!!
141
141. S2 - Bad Liar
142
142. S2 - The truth
143
143. S2 - Do you love me?
144
144. S2 - Gairah
145
145. S2 - Kencan Rakyat Jelata
146
146. S2 - Jiwa Muda
147
147. S2 - Pertaruhan
148
148. S2 - Pasien VVIP
149
149. S2 - Uneasy
150
150. S2 - Cemburu
151
151. S2 - Curiga
152
152. S2 - Up to You
153
153. S2 - Sepihak
154
154. S2- Masalah Keluarga
155
155. ~ Visual Time ~
156
156. S2 - Janji
157
157. S2 - Old story
158
158. S2 - Cheating?
159
159. S2 - Secret Love
160
160. S2 - Think about Yourself
161
161. S2 - Wanitaku
162
162. S2 - Innocent Girl
163
163. S2 - Pilihan
164
164 S2 - Grogi
165
165. S2 - Ujian Karakter
166
166. S2 - Slow Down!
167
167. S2 - Sp. Pd
168
168. S2 - GRATS
169
169. S2 - Best Friend
170
170. S2 - Perjodohan
171
171. S2 - Silaturahmi
172
172. S2 - Ragu
173
173. S2 - Karena Rasa
174
174. S2 - Tumbang
175
175. S2 - Pasrah
176
176. S2 - It's Over
177
177. S2 - The Same
178
178. S2 - Operan
179
179. S2 - Kali kedua
180
180 S2 - In Relathionship
181
181. S2 - Bisnis Park
182
182. S2 - Escapes
183
183. S2 - Flash Back
184
184. S2 - Sari & Jun
185
185. S2 - Bekal Penawar Rindu
186
186. S2. Sari & Jun (2)
187
187. S2 - Broken Heart Party
188
188. S2 - Hilang
189
189. S2 - Renata
190
190. S2 - Ardi & Rena
191
191. S2 - Marriage
192
192. S2 - Believe
193
193. S2 - Gagal Ngambek
194
194. S2 - The Pradanas
195
195. S2 - Acara Keluarga
196
196. S2 - Acara Keluarga (2)
197
197. S2 - Jealousy
198
198. S2 - Menghapus Jejak
199
199. S2 - Tyo & Rena
200
200. ~ Visual Time~
201
201. S2 - Kakak Ipar
202
202. S2 - MOU of Love
203
203. S2 - Reuni
204
204. S2- Persahabatan
205
205. S2 - Pasangan Absurd
206
206. S2 - Weird
207
207. S2 - Be Mine
208
208. S2 - Pesta Keakraban
209
209. S2 - Behind the Scene
210
210. S2 - Sultanwati
211
211. S2 - Berbeda Kasta
212
212. S2 - Perubahan status
213
213. S2 - Smart Shopping
214
214. S2 - Gifts
215
215. S2 - Key To My Heart
216
216. Holiday Spesial ~ Cindy
217
217. Holiday Spesial ~ Bambang
218
218. Holiday Special ~ Kresna
219
219. Holiday Spesial ~ Gery
220
220. S2 - Uang bulanan
221
221. S2 - Cecil's Bday Party
222
222. S2 - Satu Frekuensi
223
223. S2 - MudBlood
224
224. S2 - Harga Diri
225
225. S2 - Sweet Mistake
226
226. S2 - Kebablasan
227
227. S2 - Pertunangan
228
228. S2 - Pertunangan (2)
229
229. S2 - Weakness
230
230. S2 - Promise
231
231. S2 - Pride Battle
232
232. S2 - Galau
233
233. S2 - Prewedding
234
234. S2 - Madafaka
235
235. S2 - Join Force
236
236. S2 - Bridal Shower
237
237. S2 - Bachelor Party
238
238. S2 - Mission Complete
239
239. S2 - The Day
240
240. S2 - Sah!
241
241. S2 - Wedding Party
242
242 S2 - Wedding Party (2)
243
243. S2 - Malam Pertama
244
244. S2 - 2 Become 1
245
245. ~ Ending Credits ~
246
Extra ~ Honeymoon
247
Extra ~ Honeymoon (2)
248
Extra ~ Honeymoon (3)
249
Extra ~ Honeymoon (4)
250
Extra ~ Panic
251
Extra ~ The End Of Honeymoon
252
Extra ~ Happy B-day Babang Sultan
253
~Visual Of Memories~
254
~Visual of Haneymoon~
255
~The Very End~
256
New Beginning
257
Boncap Uwu Time
258
Spoiler Alert DELS 2
259
Giveaway Ramadhan
260
Giveaway Results

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!