Mulai tau

Saat Emilia sedang berbincang dan saling tukar pikiran serta cerita, Tiba-tiba ada suara pria paruh baya yang menghentikan obrolan mereka.

tok....tok...tok...

Suara ketukan pintu menghentikan pembicaraan bu Aisyah yang sedang berusaha menenangkan Emilia.

" Assalamualaikum"

" Waalaikum salam" jawab bu Aisyah serta langsung bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah pintu

" Bu, bapak cariin dari tadi, ternyata ibu disini" ucap pria paruh baya setelah pintu terbuka

" Iya pak, ibu lagi temenin nak Emil"

Mendengar suara yang tidak terlalu asing membuat Emilia penasaran dengan orang yang ada diluar rumah kontrakannya, " Siapa bu?" tanya Emilia lembut

" Loh neng, ini neng yang waktu itu pesen taksi bapak kan ya?"

Emilia tak langsung menjawab, wanita itu masih mencoba mengingat akan pria paruh baya yang ada di hadapannya. " Ini bapak yang waktu itu kan ya, yang sempat cerita sama saya"

" Iya neng, eneng kok disini?"

ucapan pak Heru membuat Emilia kembali terdiam, " ayo pak silahkan masuk" ucap Emilia pelan

Setelah pasangan suami istri itu masuk dan duduk, Emilia tersenyum dan menatap bu Aisyah serta pak Heru secara bergantian.

" Anak bapak sama ibu beruntung banget ya" ucap Emilia sendu

" Maksudnya neng?" tanya pak Heru yang memang belum tau apa-apa tentang hal yang sudah menimpa Emilia.

" Iya beruntung, kalian tidak mengusir apalagi meninggalkan anak kalian yang hamil tanpa suami"

" Jangan bilang, eneng mengalami hal yang sama dengan alm.anak bapak?" tebak pak Heru saat mendengar Emilia mengatakan hal itu

" Iya pak, bapak ingat waktu saya pesan taksi, itu sebenarnya saya bukan dari jenguk teman. tapi saya terjebak cinta satu malam bersama pria asing yang tak pernah saya kenal sebelumnya"

" Astagfirullah neng" ujar pak Heru dengan tatapan iba pada Emilia

" Lalu kenapa kamu disini neng?"

" Saya di usir oleh kedua orang tua saya pak, mereka Malu memiliki anak yang hamil di luar nikah. terlebih lagi gak tau siapa ayah dari bayinya." gumamnya sendu

" Yang sabar ya neng, bapak tau ini berat, tapi mau bagaimana pun. ini sudah takdir yang digariskan buat neng,"

" Terimakasih pak, bu, kalian saja yang bukan orang tua saya, masih merasa iba, sedangkan orang tua saya sendiri tidak ada rasa kasihan sedikitpun" lirih nya yang terdengar begitu pilu

" Sudah nak, tidak perlu dipikirkan. semua sudah terjadi. kamu harus kuat demi bayi yang ada dalam kandungan mu" ucapan bu Aisyah membuat Emilia kembali sadar, semua yang dikatakan bu Aisyah memang benar adanya,

Semua sudah terjadi, tidak ada gunanya terus-terusan terpuruk dan menyerah dengan ke adaan, jalan hidupnya masih sangat panjang, sekarang bukan hanya tentang dirinya sendiri, tapi sudah ada bayi kecil yang hidup dalam diri Emilia.

" Ibu benar, semua ini sudah takdir yang di garis kan untuk Emilia, Emilia harus bisa menjadi wanita kuat, wanita yang bisa berdiri di atas kaki Emilia sendiri" ujar Emilia sambil mengangkat kedua sudut bibirnya.

" Lalu apa rencana kamu nak?"

" Entah lah bu, tapi yang pasti saya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan saya sendiri."

" Iya nak, kamu masih muda, perjalanan kamu masih sangat panjang. kamu harus semangat ya. tidak perlu menoleh ke belakang, kamu harus fokus memandang ke depan"

Emilia hanya mengangguk paham dengan semua yang di ucapkan oleh bu Aisyah, orang baru yang mengenal Emilia saja bisa merasa iba dan prihatin, sedangkan ayah kandungnya sendiri tidak memikirkan bagaimana perasaan Emilia.

Hari dan minggu berlalu begitu saja, sudah tiga bulan Emilia tinggal di kontrakan milik pak Heru beserta istrinya, namun wanita itu belum juga menemukan pekerjaan karna hanya berbekal ijazah SMA.

Emilia baru menyadari kemampuan yang dia miliki selama ini, Kemampuan menggambar Emilia yang tidak pernah gagal, semua hasil gambar dari tangan Emilia selalu bagus. hingga terbesit dari benak Emilia kenapa tidak mencoba mendesain baju lalu posting di sosial media.

Hal itu mulai terbesit dalam benak Emilia karna sudah terlalu bingung tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, sedangkan uang tabungannya sudah mulai menipis. entah itu akan bertahan sampai kapan, tapi yang pasti. Emilia harus bisa menghasilkan uang untuk kebutuhan sehari-harinya.

Ditempat lain, tepatnya di sebuah Apartemen mewah seorang pria tampan sedang berdiri di atas balkon kamarnya, Pria itu mengambil ponsel dari dalam saku jaketnya. pria itu menelfon seseorang yang dia suruh untuk mencari seorang wanita yang telah menghabiskan malam bersamanya.

📞: Bagaimana pencariannya?

📞 : Sulit tuan. mencari orang hanya dengan bermodal nama, tapi saya akan terus berusaha untuk itu.

📞: Jangan pernah berhenti mencari dia, sampai kapan pun. kamu harus bisa menemukan wanita itu

William memutuskan sambungan telfonnya begitu saja. pria itu mengambil nafas berat, " Emilia, sampai kapan aku bisa menemukan mu" ucapnya sendu

Memang yang William tau nama perempuan yang sudah dia renggut kehormatannya adalah Emilia. wajah cantik dan suara lembut nya selalu terbayang dan terngiang dalam benaknya,

" Seandainya waktu itu aku menyadari. jika wanita yang menjadi penumpang ku adalah dia," lirihnya begitu pilu.

Tak lama kemudian, orang suruhan nya kembali menelfon William.

📞: Ada apa?

📞 : Saya baru mendapatkan kabar tentang wanita yang bernama Emilia tuan.

📞 : Yang bener, lalu dimana dia sekarang?

📞 : Jadi begini tuan. beberapa hari yang lalu. saya mencoba mendatangi sekolah Merah putih, saya mencoba mencari siswa angkatan ke-5 yang bernama Emilia,

📞 : Lalu

📞: Ternyata dia adalah anak dari seorang pengacara kondang yang bernama Anggara wirayudo. saya sudah mendatangi kediamnnya. namun ternyata.

📞: Ternyata apa?

📞 : Wanita itu di usir karna dinyatakan hamil oleh dokter

📞 : Apa! Dia hamil

📞 : Iya tuan, nona Emilia hamil dan di usir dari rumah oleh papanya sejak 3 bulan yang lalu. menurut penjaga rumah di kediaman Wirayudo. nona Emilia dinyatakan hami 4 minggu kala itu.

📞 Cari dia sampai ketemu.

tut...tut..tut..

Sambungan telfon kembali di putus secara sepihak oleh William. pria itu semakin gelisah saat mengetahui wanita yang sudah menghabiskan malam bersamanya di nyatakan hamil.

" Apa anak yang dia kandung adalah anakku?" ucap William pelan.

Pertanyaan itu mulai terbesit dalam benar William. jika sampai hal itu memang benar, Emilia mengandung anaknya hingga membuat wanita itu ter usir dari rumah. maka William akan merasa sangat bersalah.

" Dimana kamu Emilia" lirihnya sendu

Wajah Emilia kembali terbayang jelas pada benak William. pria itu masih mengingat jelas kejadian 3 bulan yang lalu. kejadian dimana dirinya mengantar seorang perempuan yang sedang mencari tempat tinggal. " Apa itu artinya, saat itu kamu di usir karna ketahuan mengandung anakku"

Terpopuler

Comments

Andariya 💖

Andariya 💖

William, ya itu anak kamu😅😅😅

2023-06-29

0

𝓹𝓻𝓪𝓼𝓮𝓽𝔂𝓸 ❤️⃟𝘞ᵃ𝘧🦁

𝓹𝓻𝓪𝓼𝓮𝓽𝔂𝓸 ❤️⃟𝘞ᵃ𝘧🦁

wah kalau susah nyari kerja maka coba aja sesuai dengan keahlian nya saja emil. siapa tau dengan cara desain baju atau apapun nanti akan bisa bikin dia bisa buka butik🙊

2023-05-23

0

@MeG4 ⍣⃝క🎸N⃟ʲᵃᵃ𝓐𝔂⃝❥

@MeG4 ⍣⃝క🎸N⃟ʲᵃᵃ𝓐𝔂⃝❥

ayoolah Williams cepet ketemu kan Emilia,, kamu harus tanggungjawab lho, dia sudah menderita gara gara kamu tidak bisa menahan hasrat

2023-01-25

0

lihat semua
Episodes
1 Party kelulusan
2 Malam kelam
3 2 bulan kemudian
4 Tidak pantas
5 Pergi
6 Pernah merasakan hal yang sama
7 Mulai tau
8 Khawatir
9 Belanja
10 Menangislah
11 Kedatangan David
12 Luka hati Emilia
13 Rencana licik Siren
14 Pindah
15 Calon istri
16 Egois
17 Driver Ojol Daniel
18 Mencari Emilia
19 Pertemuan yang gagal
20 Curahan hati Emilia
21 Villa
22 Emilia melahirkan
23 Bertemu
24 Apa pria itu kamu?
25 Pengacara Hebat
26 Menjadi target selanjutnya
27 Dalam Pantauan
28 Flashback 21 tahun lalu
29 Partner
30 Gara-gara Emilia
31 Demi Nathan
32 Seandainya
33 Calon suamimu
34 Saya Orangnya
35 Emilia
36 Ambisi Ferdian
37 Rencana
38 Sempurna
39 H-7
40 Memiliki satu harapan yang sama
41 Tidak punya hati!
42 Mantu idaman
43 Undangan pernikahan
44 Widi si tau segalanya
45 Tukang ojek
46 Siapa laki-laki itu?
47 Ajakan konyol William
48 H-2
49 Rasa kecewa Emilia
50 Selalu terbayang
51 Jamin klepek-klepek
52 Hari H 1
53 Hari H 2
54 Terkejut
55 Akhirnya Sah
56 Gagal malam pertama
57 Ajakan William
58 Senjata makan tuan
59 Ajakan solat bersama
60 Bacot para jomblo
61 Uang yang berkuasa
62 Pria menyebalkan!
63 Dunia milik kita berdua
64 Toxic
65 Rasa curiga William
66 Ayang Willi
67 Sosok yang mencurigakan
68 Honeymoon!
69 Istri Syco
70 Kejahilan Emilia
71 Pesan dari nomor tidak di kenal
72 Emilia salah paham
73 Terbongkar
74 Menjadi penguntit
75 Hacker
76 Tanggal lahir
77 Panggilan kesayangan
78 Dekapan William
79 Nonton Film Horor
80 Masa lalu
81 Kemana Emilia?
82 Anak menyebalkan
83 Emilia terluka
84 Firasat seorang ibu
85 Rela berkorban
86 Keadaan Emilia
87 Mimpi buruk Nathan
88 Terlalu sakit
89 Emilia sadar
90 Hukuman dari William
91 Hukuman dari William buat David
92 Gara-gara saudara sepupu
93 Rasa terkejut David
94 Seperti anak tiri
95 Sepupu menyebalkan!
96 Suara yang tidak asing
97 Rencana Ferdian
98 Flashback 1 tahun yang lalu
99 Bersyukur itu perlu
100 Tidak baik buat jantung
101 Mencoba saling menyembuhkan luka
102 Mencoba saling menyembuhkan luka
103 Harapan Widi
104 Tak sanggup Berpisah
105 Seperti anak kecil
106 Gagal Lagi
107 Wanita itu
108 Penyesalan David
109 Bertemu
110 William dan Danu
111 Antara Kumala dan Kanaya
112 Masa lalu Kumala
113 Putri kecil
114 Kebohongan Alex
115 Pengajuan syarat untuk Danu
116 Suami mesum
117 Jangan macem-macem
118 Kecelakaan!
119 Merasa sangat bersalah
120 Rasa terkejut Emilia
121 Semua hanyalah masalalu
122 Saudara kandung
123 Rumah baru untuk Emilia
124 Penyesalan Danu
125 Promo Novel
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Party kelulusan
2
Malam kelam
3
2 bulan kemudian
4
Tidak pantas
5
Pergi
6
Pernah merasakan hal yang sama
7
Mulai tau
8
Khawatir
9
Belanja
10
Menangislah
11
Kedatangan David
12
Luka hati Emilia
13
Rencana licik Siren
14
Pindah
15
Calon istri
16
Egois
17
Driver Ojol Daniel
18
Mencari Emilia
19
Pertemuan yang gagal
20
Curahan hati Emilia
21
Villa
22
Emilia melahirkan
23
Bertemu
24
Apa pria itu kamu?
25
Pengacara Hebat
26
Menjadi target selanjutnya
27
Dalam Pantauan
28
Flashback 21 tahun lalu
29
Partner
30
Gara-gara Emilia
31
Demi Nathan
32
Seandainya
33
Calon suamimu
34
Saya Orangnya
35
Emilia
36
Ambisi Ferdian
37
Rencana
38
Sempurna
39
H-7
40
Memiliki satu harapan yang sama
41
Tidak punya hati!
42
Mantu idaman
43
Undangan pernikahan
44
Widi si tau segalanya
45
Tukang ojek
46
Siapa laki-laki itu?
47
Ajakan konyol William
48
H-2
49
Rasa kecewa Emilia
50
Selalu terbayang
51
Jamin klepek-klepek
52
Hari H 1
53
Hari H 2
54
Terkejut
55
Akhirnya Sah
56
Gagal malam pertama
57
Ajakan William
58
Senjata makan tuan
59
Ajakan solat bersama
60
Bacot para jomblo
61
Uang yang berkuasa
62
Pria menyebalkan!
63
Dunia milik kita berdua
64
Toxic
65
Rasa curiga William
66
Ayang Willi
67
Sosok yang mencurigakan
68
Honeymoon!
69
Istri Syco
70
Kejahilan Emilia
71
Pesan dari nomor tidak di kenal
72
Emilia salah paham
73
Terbongkar
74
Menjadi penguntit
75
Hacker
76
Tanggal lahir
77
Panggilan kesayangan
78
Dekapan William
79
Nonton Film Horor
80
Masa lalu
81
Kemana Emilia?
82
Anak menyebalkan
83
Emilia terluka
84
Firasat seorang ibu
85
Rela berkorban
86
Keadaan Emilia
87
Mimpi buruk Nathan
88
Terlalu sakit
89
Emilia sadar
90
Hukuman dari William
91
Hukuman dari William buat David
92
Gara-gara saudara sepupu
93
Rasa terkejut David
94
Seperti anak tiri
95
Sepupu menyebalkan!
96
Suara yang tidak asing
97
Rencana Ferdian
98
Flashback 1 tahun yang lalu
99
Bersyukur itu perlu
100
Tidak baik buat jantung
101
Mencoba saling menyembuhkan luka
102
Mencoba saling menyembuhkan luka
103
Harapan Widi
104
Tak sanggup Berpisah
105
Seperti anak kecil
106
Gagal Lagi
107
Wanita itu
108
Penyesalan David
109
Bertemu
110
William dan Danu
111
Antara Kumala dan Kanaya
112
Masa lalu Kumala
113
Putri kecil
114
Kebohongan Alex
115
Pengajuan syarat untuk Danu
116
Suami mesum
117
Jangan macem-macem
118
Kecelakaan!
119
Merasa sangat bersalah
120
Rasa terkejut Emilia
121
Semua hanyalah masalalu
122
Saudara kandung
123
Rumah baru untuk Emilia
124
Penyesalan Danu
125
Promo Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!