Para Iblis sangat senang, tugasnya yang diberikan oleh Zack berhasil dia jalankan. Kini, Naga Alpha sudah berada dalam gengamannya.
"Tuan Zack akan semakin kuat." kata pemimpin Iblis yang tidak sabar segera sampai menemui Zack.
"Itu jika dia berhasil mengambil kekuatan biru. Naga Alpha tidak akan mau memberikannya." jawab salah satu pengikut Iblis.
"Tenang saja. Tuan Zack punya cara agar bisa mengambil paksa kekuatan biru dari dalam tubuh Naga Alpha. Kita lihat saja nanti." balas pemimpin Iblis yang menoleh kebelakang melihat kawananya menyeret naga Alpha.
Saat itu juga, sesuatu muncul dari langit dan menyerang mereka. Kawanan iblis terkejut, mereka semua terjatuh tidak bisa menghindar.
"Apa! Apa yang menyerang kita!" teriak pemimpin Iblis.
Xiao Bao langsung muncul, memperlihatkan dirinya dengan tatapan yang sulit diartikan. Amarah Xiao Bao melejit ketika melihat Naga Alpha yang terbaring lemah, tidak bisa berdaya, hanya matanya yang terbuka menatap Xiao Bao.
"Ba-bagaimana bisa dia masih hidup?" tunjuk sang Iblis dengan wajah terkejut.
"Kau yang bagaimana bisa membuat nagaku seperti itu!" teriak Xiao Bao yang maju menghampiri Kawanan iblis dengan kekuatan api ditangannya.
Pertarungan tidak bisa dihindari antara Xiao Bao yang sendirian melawan banyak kawanan iblis.
Buk.. Tak.. Duar..
Ada yang terluka, ada yang terjatuh, dan ada yang menghilang. Tersisa delapan Iblis yang masih bertahan. Tubuh Xiao Bao sudah melemah. Energinya terbuang banyak ketika menghancurkan pohon tua.
"Xiao Bao, kau akan tamat!" teriak pemimpin Iblis yang membara. Dia langsung memberi kode agar semua kawananya menyerang Xiao Bao bersamaan.
Xiao Bao melirik sekilas naga Alpha yang tepat berada disampingnya. "Tidak bisa seperti ini, jumlah mereka sangat banyak. Aku harus menyelamatkan Naga Alpha dan Peri Cahaya terlebih dulu." guman Xiao Bao yang berputar didepan kawanan Iblis membentuk asap yang membuat mereka tidak bisa melihat untuk sementara.
Xiao Bao mengambil kesempatan membawa Naga Alpha menjauh. Setelah asap menghilang, kawanan Iblis sudah tidak melihat Xiao Bao lagi.
"Ha, dia ternyata kabur. Nyalinya langsung menciut." kata pemimpin Iblis yang senang tidak melihat keberadaan Xiao Bao.
"Pemimpin, Naga Alpha menghilang!" teriak pengikutnya.
Pemimpin Iblis langsung menoleh, mencari-cari keberadaan Naga Alpha yang sudah tidak ada tergeletak ditanah. "Dimana dia! Pergi kemana!" teriak Pemimpin Iblis dengan suara marah.
"Mungkin Xiao Bao membawanya," jawab mereka.
"Apa? Jangan bodoh, kita pasti akan musnah ditangan Zack!" teriak pemimpin Iblis yang panik. Dirinya merasa sial karena tidak berhasil membawa naga Alpha.
"Ahkhh...." Teriak Pemimpin Iblis dengan suaranya yang menggema dimensi api.
Xiao Bao semakin mempercepat langkahnya menuju tempat dimana Jakson berada. Terdapat sebuah air terjun dan goa didekatnya. Jakson bangkit ketika melihat Xiao Bao menarik Naga Alpha.
"Apa yang terjadi?" tanya Jakson menghampiri.
"Kawanan Iblis jumlahnya lebih banyak dariku. Jadi, aku memutuskan untuk kabur saja. Tolong bantu Naga Alpha." kata Xiao Bao.
"Tenang saja. Demi menebus semua kesalahanku, aku bersedia membantu kalian dan berpihak pada kalian. Aku juga akan menentang Zack mulai sekarang." kata Jakson dengan suara tegas.
"Baiklah. Lalu, bagaimana keadaan Peri Cahaya?" tanya Xiao Bao yang khawatir. Peri Cahaya belum sadarkan diri saat Xiao Bao pergi.
"Masih belum ada tanda-tanda. Aku rasa, hanya kekuatan air yang bisa membuatnya sembuh. Kau harus pergi ke dimensi air sekarang juga." perintah Jakson.
"Bagaimaana dengan para kurcaci api jika Zack menyakiti mereka karena tidak melihatku?" tanya Xiao Bao yang takut.
"Aku yang akan mengurusnya. Zack hanya mengincar dirimu dan Naga Alpha, aku bisa memberitahu jika kamu sudah kabur entah pergi kemana. Jadi, Zack pasti akan pergi dari dimensi ini. Saat dia pergi, aku bisa menutup pintu dimensi agar Zack tidak bisa kembali." Jelas Jakson dengan serius.
"Aku percaya padamu, tolong jangan sampai mengecewakan aku," tepuk Xiao Bao dipundak Jakson.
Saat itu juga, Xiao Bao menggunakan sisa kekuatannya menyembuhkan Naga Alpha. Tangannya sampai bergetar mengeluarkan semua kekuatan dari dalam tubuhnya. Jakson ikut membantu, menyadari Xiao Bao tidak bisa melakukannya sendiri.
Tubuh Naga Alpha kembali fit seperti semula. Sayapnya bisa dengan mudah mengembang dan terbang tinggi. Xiao Bao langsung terjatuh, kondisi tubuhnya semakin lemah.
"Kita akan pergi sekarang!" ucap Naga Alpha yang turun ketika melihat Xiao Bao melemah.
Jakson ikut membantu, menaikkan Xiao Bao kepunggung Naga Alpha dan Peri Cahaya. Saat itu juga, mereka pergi kepintu dimensi.
Jakson menjalankan tugasnya, dia kembali menghadap Zack yang berada dirumahnya. "Maaf, aku gagal melumpuhkan Xiao Bao. Dia berhasil membangkitkan kekuatan api sejati dimensi api." jelas Jakson sambil menunduk.
"Apa? Kenapa kalian semua tidak becus. Kawanan iblis gagal membawa Naga Alpha, kamu juga gagal menghabisi Xiao Bao. Semua rencanaku selama ini akan sia-sia." kata Zack penuh marah.
"Jika Xiao Bao berhasil mengumpulkan semua kekuatan api dari berbagai dimensi, dia bisa mengalahkan diriku suatu saat nanti. Aku harus pulang dan menjalankan rencana baru." lanjut Zack yang berjalan pergi dari rumah Jakson.
"Ayah, apa yang harus kita lakukan?" tanya Fedrik yang tidak terima mendengar kekalahan ayahnya sendiri.
Jakson tidak peduli perkataan anaknya, dia memilih mengantar Zack dan membukakan pintu dimensi agar Zack bisa pulang.
"Tuan Zack, apa kawanan iblis tidak ikut dengan anda?" tanya Jakson yang ingin menjalankan rencananya agar tidak ada lagi yang mengganggu dimensi api sesuai janjinya pada Xiao Bao.
"Mereka perlu disini. Aku tidak akan lama dan kembali lagi meminta kalian bersiap." kata Zack yang masuk kedalam pintu dimensi dihadapannya.
"Tidak ada pilihan lain, selain diriku yang harus menghabisi mereka." guman Jakson.
Mata Jakson tertutup benerapa saat, kakinya perlahan berputar membuat lingkaran dari dalam tanah muncul. Kawanan Iblis beserta pemimpinnya terkejut melihatnya. Begitupun dengan Fedrik.
"Apa yang kau lakukan. Kenapa mengunci pintu dimensi?" teriak Iblis yang bingung.
"Ayah, tuan Jakson akan datang. Jika pintu dimensi dikunci dari dalam, dia tidak akan bisa kembali." Timpah Fedrik mengingatkan.
Cahaya hitam dan merah muncul berbentuk kali, pertanda pintu dimensi terkunci. Zack tidak akan bisa kembali. Hanya seorang kesatria yang bisa datang dan membuka kunci.
"Bantu ayah menghabisi para iblis, Fedrik!" ucap Jakson yang membalikkan tubuhnya menghadap Fedrik dan kawanan Iblis.
"Apa?" terkejut para iblis dan Fedrik.
"Kenapa, Yah?" tanya Fedrik seketika.
"Ho, ternyata kau sudah berbalik haluan. Kau sekarang tidak berpihak pada Tuan Zack. Kalau begitu, kami tidak akan tinggal diam. Lihat saja, kami akan membuat kami menyesal telah mengkhianati tuan Zack." teriak pemimpin Iblis yang tidak terima.
Pertarungan sengit terjadi, Fedrik tidak bisa tinggal diam melihat ayahnya dikepung. Walau dia tidak mengerti dengan perubahan sikap ayahnya, Fedrik tetap membantu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments