CH_4 Masuknya Kekuatan Biru

Xiao Bao berusaha melepas kekuatan iblis. Dia berusaha menyerapnya sama seperti kejadian tadi, tetapi rencananya gagal. 'Kenapa tidak bisa?' guman Xiao Bao bingung.

Perkataan Peri Cahaya masih berputar di otaknya. Xiao Bao bisa menyerap kekuatan iblis karena dirinya seorang penyihir, tetapi Xiao Bao bingung cara melakukannya.

"Apa kau berfikir bisa menyerap kekuatanku?" tanya Sang Iblis yang seperti tahu apa yang ada di pikiran Xiao Bao.

"Kau tidak bisa melakukannya, karena dirimu bukan seorang penyihir. Kau hanya asal mengaku saja, ingin membuat kami hidup tidak tenang saja," lanjut Iblis yang menatap Xiao Bao dengan merendahkan.

Tiba-tiba, kedua kaki Xiao Bao terikat. Sang Iblis berhasil membuatnya tidak berdaya dan jatuh ke tanah. Xiao Bao mulai ketakutan, dirinya panik. Tali yang menjerat kedua kakinya, menariknya perlahan menghampiri kerumunan Iblis.

'Sial, aku tidak bisa melakukan apa-apa. Peri Cahaya juga tidak di sini dan aku tidak tahu cara menyerap kekuatan iblis.' guman Xiao Bao yang berusaha menahan tarikan Iblis dengan tangannya. Tetapi, hasilnya sia-sia.

"Hei, anak ingusan. Menyerah saja, sebentar lagi maut yang akan menjemputmu." teriak Iblis sambil terkekeh.

Xiao Bao berusaha mengatur nafasnya. Jarak dirinya dan Iblis sudah sangat dekat, tiba-tiba saja, tali di kaki Xiao Bao terlepas. "Lari Xiao Bao! Lari!" teriak Peri Cahaya yang datang bersama Naga Alpha.

Xiao Bao menatap kakinya yang sudah tidak terikat. Dia bangkit dan berlari menghampiri Naga Alpha. Tetapi sebelum itu terjadi, Iblis menghadang jalan Xiao Bao. "Kau tidak bisa pergi dari kami begitu saja, sebelum kami mengambil nyawamu!" tunjuk Iblis dengan tatapan menyeramkan.

Naga Alpha terbang, menabrak sang Iblis. Tubuh Iblis terpantul jauh. Berapa kawanannya berlari menghadang Naga Alpha yang ingin membawa Xiao Bao pergi.

"Ambil kekuatan biru dari naga Alpha!" teriak kawanan iblis.

Mereka mengeluarkan sihir hitam yang melingkar mendekati naga Alpha. Naga Aplha yang tubuhnya besae, tidak bisa menghindar. Dia terlilit dengan sihir Iblis.

"Bao, kekuarkan kekuatanmu. Serap kekuatan Iblis!" teriak Peri Cahaya.

Xiao Bao bingung, dia tidak tahu caranya. Dari tadi, pikirannya selalu memerintah untuk menyerap kekuatan Iblis, tetapi dirinya tidak tahu apa yang harus dilakukan.

"Xiao Bao, cepat!" teriak Peri Cahaya dari kejauhan.

Sang Iblis sudah menangkap Naga Alpha, mereka menariknya pergi dari sana. Walau memberontak, Naga Alpha tidak bisa melawan. Banyak Iblis yang menjerat dirinya. "Xiao Bao, tolong aku!" teriak Naga Alpha yang ketakutan. Air matanya keluar begitu saja.

Naga Alpha sudah tahu apa yang akan terjadi jika dia tertangkap oleh Iblis. Kekuatan Birunya akan di ambil secara paksa dan nyawanya juga terancam.

Marah dan kesal. Emosi Xiao Bao terkumpul di kepalanya. Tangannya terkepal. Mata Xiao Bao terasa panas melihat naga Alpha diseret seperti anjing mati.

"Lepaskan!" teriak Xiao Bao dengan mata terpejam.

Para kawanan Iblis menoleh sebentar kemudian tertawa terbahak-bahak. "Apa yang dia katakan, menyuruh kita mundur atau menyerah?" kata mereka merendahkan.

"Dia sepertinya belum sadar diri. Kita masih membiarkannya hidup karena dirinya tidak berguna sama sekali."

"Orang tidak berguna, ingin melawan kita? tidak salah?"

Para kawanan Iblis tidak peduli dengan perkataan Xiao Bao. Dia tetap menarik paksa Naga Alpha. Tidak berselang lama, salah satu Iblis terkena bola api merah yang membuat tubuhnya seketika menghilang.

Duar...

Bola api meletus, membuat segumpulan asap berkumpul. Iblis yang terkena bola api, menghilang seketika. "Siapa yang melakukannya?" tanya Iblis dengan murka.

Munculah Xiao Bao yang melayang di udara dengan mata merah dan kedua tangan terkepal. Dia seperti mengendalikan angin di sekelilingnya.

"Apa benar dia seorang penyihir?" tanya salah satu Iblis yang melihat Xiao Bao terbang di hadapannya.

"Tidak mungkin, aku sudah membunuh semuanya. Tidak ada yang tersisa lagi,"

"Kalau begitu, siapa dia. Kenapa kekuatan kita mirip dengannya?"

Semua Iblis bingung, mereka menaikkan pundaknya tidak tahu.

"Lepaskan Naga Alpha atau kalian semua akan hancur!" kata Xiao Bao dengan tegas. Wajahnya terlihat serius.

"Dia menantang kita, tidak tahu saja seperti apa kekuatan kekal Iblis yang akan menguasai dunia." kata Iblis masih dengan sombong.

Semua Iblis maju, mereka mengepung Xiao Bao dengan membentuk lingkaran. Naga Alpha yang sendirian, tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dia menarik jeratan sihir Iblis sampai jeratannya terlepas. Setelah itu, dia terbang di tengah sang iblis membantu Xiao Bao.

"Kenapa lagi dengan Naga Alpha. Dia sangat berani melawan kita?" kata sang Iblis.

Naga Alpha mengulurkan sayapnya, menatap Xiao Bao. "Xiao Bao, mari bergabung dan gunakan kekuatan biruku untuk menghabisi mereka semua." kata Naga Alpha.

Semua iblis terkejut, salah di antara mereka berlari diam-diam kabur. Dia tahu, seberapa besar kekuatan Biru Naga Alpha, separuh dunia akan hancur.

"Apa kau yakin?" tanya Peri Cahaya yang menghampiri temannya.

"Xiao Bao masih belum paham apa kekuatan biru, seberapa besar kekuatannya. Jika di gunakan oleh orang salah, dunia ini akan hancur!" titah Peri Cahaya yang tidak setuju.

"Aku bisa merasakan ikatan dari tubuh Xiao Bao. Aku yakin, dia bisa mengendalikannya." kata Naga Alpha sangat yakin.

Xiao Bao menunduk, mengatur nafasnya. Dia kemudian menoleh dan mengangguk. Peri Cahaya terbang menjauh. Sementara Sang Iblis merasa was-was. Mereka berjaga-jaga dan waspada.

Tubuh Xiao Bao melayang, Naga Alpha mengeluarkan permata berwarna biru memasuki tubuh Xiao Bao. Langit yang tadinya cerah, berubah menjadi hitam. Para Iblis bingung, mereka mundur perlahan.

"Xiao Bao, semua penghuni dunia berada di tanganmu. Kau harus menggunakan dengan tepat, jangan sampai kau di kalahkan kekuatan biru. Dunia ini akan musnah," nasehat Naga Alpha sebelum ikut terbang menjauh.

Xiao Bao merasakan getaran hebat dari dalam tubuhnya. Sakitnya muncul perlahan, seperti petir yang terus menyambar tubuhnya berkali-kali tanpa berhenti.

"Akhhh.." kata Xiao Bao yang merasakan tubuhnya seketika lemah. Tangannya meraih tanah dan berusaha menopang tubuhnya.

"Xiao Bao tidak bisa menguasai kekuatan biru walaupun dia seorang penyihir. Kita saja, sebagai kawanan Iblis tidak ada yang berani memasukkan kekuatan biru kedalam tubuh. Itu bisa merusak diri kita sendiri." jelas Sang Iblis yang melihatnya.

Peri Cahaya dan Naga Alpha saling berpadang. Mata mereka tidak yakin jika Xiao Bao mampu melakukannya.

Sekilas, terlihat cahaya dari dalam tubub Xiao Bao. Cahaya yang mulanya kecil, membesar perlahan.

"Xiao Bao, kalahkan kekuatan biru itu!" teriak Peri Cahaya.

"Kau harus menguasainya agar dia tidak menguasai dirimu!" tambah Naga Alpha.

"Ayo, Xiao Bao. Kau pasti bisa!!" teriak Iblis ikut mendukung. Mereka tidak mau kalah memberi dukungan pada Xiao Bao walau sadar Xiao Bao adalah musuh.

Terpopuler

Comments

Suga-ai✓

Suga-ai✓

nah loh ikutan

2022-10-14

0

princess butterfly

princess butterfly

lha para iblis jg ikut dukung bao🤦‍♀️😂

2022-10-05

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!