Episode 20

Sambil meladeni Clara, Maira celingak-celinguk mencari-cari dimanakah Bima dan juga Pak Krisna berada.Ini sudah lumayan lama keduanya meninggalkan mereka.

"Di mana mereka, apa yang sedang mereka bicarakan?. " ujar Maira khawatir.

Tadi Maira agak kaget ketika ia melihat Bima yang menggandeng tangannya di eskalator,karena penampilan Bima hari ini sangat lah berbeda dari biasanya.Dari setelan jas yang Bima kenakan,tatanan rambutnya, dan satu lagi,kumis nya, iya kumisnya sudah tidak ada lagi.Bahkan tadi Maira mengira itu orang lain dan bukanlah Bima,tapi setelah ia melihat lebih jelas, barulah ia tahu kalau itu benar-benar adalah Bima.Apalagi kata-kata panggilan sayang itu,sangat familiar ditelinga Maira belakangan ini.

Maira gak sabar pengen ketemu Bima lagi dan banyak sekali pertanyaan yang ada di benaknya yang ingin ia tanyakan kepada Bima secara langsung.

Akhirnya Maira membujuk Clara untuk berhenti dulu mainnya dan berjanji akan membelikan Clara Es krim dan anak itu pun mau menghentikan mainnya.Maira mengajak Clara keluar dari Wahana itu, mereka pun berjalan keluar.

Ternyata Bima dan Pak Krisna sudah ada didepan dan mereka pun bertemu lagi. Dengan sigap Bima kembali merangkul pundak Maira.

"Sayang, gimana kalau kita cari hadiah untuk mama, dan saudara-saudara kamu." ajak Bima ke Maira.

"Boleh." jawab Maira dengan agak kikuk, karena Pak Krisna terus saja melihat ke arahnya.

"Maira, boleh kita bicara sebentar?. " tanya Pak Krisna.

Maira yang gak enak hati, menoleh ke arah Bima terlebih dahulu.Untungnya Bima sangat pengertian dan mengizinkan Maira untuk berbicara berdua sama Pak Krisna.

"Saudara Bima, saya titip Clara sebentar ya. " pinta Pak Krisna, yang ditanggapi senyuman dan anggukkan oleh Bima.

Tapi anak kecil itu malah yang jawab. "Jangan lama-lama Pa,Clara takut sama Om jahat, karena Om ini sudah merebut tante Maira dari Clara. " Kecil-kecil udah bisa ngomel ya si Clara ini. 😆

"Iya sayang. " jawab Pak Krisna.

Mereka berdua agak menepi sedikit di pinggiran pembatas balkon Mall,Pak Krisna mulai bicara duluan.

"Apa benar kalian berdua pacaran, kok saya tidak pernah melihat dia menjemput kamu dikantor?. " tanya Pak Krisna.

"Kami baru aja jadian Pak,dan saya rasa ini kan urusan pribadi saya. Gak enak kalau membawa urusan pribadi ke tempat kerja. " jawab Maira.

"Tapi seharusnya kamu bilang ke saya kalau kamu sudah punya pacar dan akan segera menikah. Jadi saya gak akan terlalu berharap sama kamu, kamu lihat kan anak saya Clara sangat menyayangi kamu dan ingin Kamu jadi pengganti Mamanya." Pak Krisna sedikit emosi.

"Maafkan saya Pak, saya juga gak pernah menyangka kalau Bapak dan juga anak Bapak sangat ingin saya menjadi bagian dari kalian.Tapi sungguh, sedikitpun saya tidak pernah bermaksud untuk menyakiti siapapun. " jawab Maira.

"Apakah kamu mencintai laki-laki itu?, kelihatannya dia bukan orang sembarangan."ujar Pak Krisna.

" Iya saya memang mencintainya Pak, dan dia memang istimewa dihati saya Pak. "Maira sebenarnya mengerti apa yang dimaksud oleh Pak Krisna, itu mengenai kedudukan Bima.Maira pun juga merasakan hal yang sama,Bahwa Bima bukanlah orang sembarangan seperti apa yang dia duga selama ini.

Pak Krisna masih kesal, tapi dia tidak bisa merubah kenyataan yang terjadi. Mungkin saat ini dia memang harus mengalah.

" Ayo, kita kesana. "ajak Pak Krisna ke Maira.

" Baik Pak. "jawab Maira.

"Jangan panggil saya Pak kalau diluar kantor. Ini kan ditempat umum dan gak dikantor, kamu bisa panggil saya Mas,kakak, atau Krisna aja juga boleh. "

"Tapi saya tidak enak hati Pak, walau bagaimana pun anda tetaplah atasan saya. " jawab Maira sopan.

Walaupun nantinya dia mungkin tidak akan bekerja disana lagi, tapi baginya Krisna Contruction adalah wadah baginya dalam menempah kemampuan nya dalam berbisnis. Perusahaan itu dan juga pemiliknya sudah memperlakukannya dengan baik selama ini,namun nanti jika Maira yang jadi CEO di SN group bisa saja suatu hari nanti perusahaan Krisna Contruction dan juga SN group menjadi pesaing dalam dunia bisnis yang artinya Maira akan berhadapan dengan Pak Krisna.

Keduanya kembali menghampiri Bima dan Clara, ternyata sekarang Bima dan Clara sedang duduk-duduk di ayunan kayu jati yang ada di pelataran dalam Mall sambil makan eskrim, dengan telaten Bima mengelap pinggiran mulut Clara yang celemotan dengan menggunakan tisu.Pak Krisna dan Maira jadi saling tatap tak percaya dengan pemandangan yang ada di depannya.

Maira pun meminta izin kepada gadis kecil itu untuk pergi bersama Bima dan tak bisa melanjutkan jalan-jalan mereka.

"Oke tante, karena Om ini udah baik sama Clara, maka Clara akan izinin. " jawab anak polos itu.

"Terimakasih sayang, atas pengertiannya. Tante dan Om Bima pamit dulu ya. " ujar Maira.

Gadis kecil itu pun dengan berat hati melepaskan Maira, dia dada-dada ke Maira dan Bima,begitu pula sebaliknya.

Sebenarnya Maira gak tega,tapi ini akan lebih baik dari pada dia harus berpura-pura menjadi baik didepan Clara, takutnya nanti Clara akan semakin sulit lepas dari dirinya.

"Tunggu, kita mau kemana?. " tanya Maira pada Bima yang menggandeng tangannya ke sebuah lift.

"Ke atas. " jawab Bima singkat.

"Iya aku tahu, tapi ini menuju kemana?." tanya Maira.

"Kamu akan tau bentar lagi. " ujar Bima.

Maira agak kesal karena dari tadi Bima hanya menjawab dengan kata-kata yang tak menjawab apa-apa.

Keduanya tiba dilantai 5 paling atas gedung.Bima membawa Maira ke sebuah ruangan, dan ini adalah ruangan kerjanya.

Maira kaget bukan kepalang,karena dia tidak menduga kalau pria yang dulu ingin dia sewa bisa bekerja diruangan yang sebesar dan semewah ini.

"Ini ruangan apa?. " Maira bertanya untuk meyakinkan dirinya yang sedari tadi bingung dan menebak-nebak.

"Ini kantor ku,dan aku bekerja disini. " Jawab Bima dengan sedikit khawatir, khawatir kalau Maira bakalan shok.

Maira menatap papan nama diatas meja itu yang bertuliskan nama Bima Artayuda,CEO.

Maira pun tergagap tak percaya dan menutup mulutnya dengan tangannya.

"Kamu CEO tempat ini?. " tanya Maira.

"Sebenarnya aku adalah pemilik tempat ini, saya harap kamu tidak berfikir bahwa aku menipu kamu kalau kamu sampai tahu hal ini dari orang lain,jadi aku fikir aku harus memberi tahu kamu secara langsung." jelas Bima.

"Tapi selama ini aku udah beranggapan bahwa kamu itu... " Maira tak bisa melanjutkan ucapannya.

"Pria miskin yang bisa dibayar. " jawab Bima, membuat Maira tak bisa berkata-kata.

"Gak apa-apa kok, aku malah senang kalau kamu menyukai aku bukan karena harta ku.Semoga kamu takkan pernah berubah fikiran, karena aku ingin hubungan kita dilanjutkan sesuai apa yang kita sepakati,bahkan kalau boleh aku juga ingin surat perjanjian itu dimusnahkan saja. " ujar Bima.

Apakah tanggapan Maira soal ini??

Terpopuler

Comments

Tuti Dwie

Tuti Dwie

aku padamu Bima hehehehe

2022-10-08

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Pengumuman
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 EPISODE 83
85 Episode 84
86 Episode 85
87 Episode 86
88 Episode 87
89 Episode 88
90 Episode 89
91 Episode 90
92 Episode 91
93 Episode 92
94 Episode 93
95 Episode 94
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
110 Episode 109
111 Episode 110
112 Episode 111
113 Episode 112
114 Episode 113
115 Episode 114
116 Episode 115
117 Episode 116
118 Episode 117
119 Episode 118
120 Episode 119
121 Last Episode
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Pengumuman
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
EPISODE 83
85
Episode 84
86
Episode 85
87
Episode 86
88
Episode 87
89
Episode 88
90
Episode 89
91
Episode 90
92
Episode 91
93
Episode 92
94
Episode 93
95
Episode 94
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108
110
Episode 109
111
Episode 110
112
Episode 111
113
Episode 112
114
Episode 113
115
Episode 114
116
Episode 115
117
Episode 116
118
Episode 117
119
Episode 118
120
Episode 119
121
Last Episode

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!