Episode 17

Melihat pesan yang ia kirimkan hanya di read aja dan gak dibalas oleh Maira,membuat Bima uring-uringan.Bahkan dirinya saja merasa aneh sendiri,kenapa sekarang malah dia gak mau diabaikan.

Bima kembali mengirimkan pesan, kali ini isinya:

"Kok ga di balas?, aku ganggu ya?. "

Lama menunggu ,pesan kedua itu pun tak kunjung di balas juga.Bima semakin gusar,dia gak tahu aja kalau Maira sekarang sedang ada dikamar mandi,Bima akhirnya memutuskan untuk langsung menelpon Maira.

Maira yang masih dikamar mandi sayup-sayup mendengar suara HP nya berbunyi diantara bunyi percikan air shower yang sedang ia gunakan.

Maira tersenyum, dia sudah menduga kalau telepon itu pasti dari Bima.Setelah selesai mandi dan berpakaian barulah Maira mengecek HP nya.

"Ternyata begini rasanya ada yang mengkhawatiri. " ucap Maira sambil membaca pesan yang ada di WA nya.

Maira baru saja ingin mengetik pesan balasan, eh Bima malah meneleponnya.Mau tidak mau Maira pun mengangkatnya.

"Ha..llo.. . " Jawab Maira dengan nada lesu.

"Kenapa suara kamu kedengarannya lesu banget?. " tanya Bima.

"Ga tahu nih, kayaknya aku lagi capek banget jadi ngantuk berat." jawab Maira lagi.

" Ooo,tadi aku kira kamu mau nyuekin aku.Pantas aja pesanku gak dibalas-balas."ujar Bima.

"Tadi itu aku... kebelet pengen ke kamar mandi, biasalah.., jadi gak sempat balas pesan kamu. Terus aku sekalian mandi deh, karena dari pulang kerja tadi aku langsung ketiduran dan belum sempat mandi. Maaf ya... gak sempat balas. " Maira jadi merasa bersalah, karena tadi dia juga berniat untuk mengabaikan pesan dari Bima.Karena Maira merasa dia sudah terlalu senang melihat Netta dimarahi Ayahnya tadi.

"Kelihatannya kamu memang lagi capek banget, kalau begitu aku tutup dulu ya teleponnya.Biar kamu bisa istirahat,besok aku telepon lagi. Kan besok Sabtu dan malamnya malam Minggu, aku akan kerumah kamu sesuai rencana.Kamu mau aku bawain apa?. " tanya Bima.

"Gak perlu repot-repot, soal hadiah untuk ayah biar aku aja yang urus. Kamu tinggal datang aja kerumah.Alamatnya akan aku kirim setelah ini. " Jelas Maira.

"Ya gak bisa gitu dong, masa' baru pertama kali datang kerumah calon mertua dengan tangan hampa. Aku akan bawa sesuatu yang spesial, kamu pasti suka. "jawab Bima.

" Ya udah, terserah ajalah kalau gitu.Asal tidak memberatkan kamu aja dan kamu ikhlas melakukannya."Maira tak sanggup untuk menolak niat baik Bima itu.

"Oke, kalau gitu selamat beristirahat aja ya sayang, see you... " Bima pun berinisiatif menyudahi panggilan itu meski berat rasanya.

"Iya sayang, kamu juga met istirahat juga ya, see you tomorrow.. " jawab Maira dengan sejuta senyuman.

Setiap mendengar Bima memanggilnya dengan sebutan sayang, jantung Maira seperti sedang lari maraton.Berdegup dengan kencang dan tak karuan.

"Bima, jantungku gak aman kalau dengar suara kamu. Apalagi kalau nanti kita bertemu. Entah apa yang akan terjadi? Apalagi setelah kamu bilang kalau aku bisa anggap hubungan kita ini sungguhan, dan kita ini pacaran. Itu artinya kita sekarang statusnya udah jadian, Aduhhhh... apa yang harus aku lakukan. " 😁😁Maira masih sibuk dengan fikirannya.

meskipun begitu, tapi rasanya Maira tak sabar untuk menunggu hari esok.

Sedangkan dikamar mandinya, Bima sedang memandangi cermin dan melihat penampilan wajahnya yang masih ditumbuhi kumis. Dia jadi ingat kata-kata Maira saat terakhir bertemu.Maira memintanya untuk mencukur bersih kumisnya.

Dengan sedikit ragu, Bima membasahi wajahnya dan mengoleskan foam cukur kebagian kumisnya. Dengan perlahan ia mencukur bulu-bulu yang tumbuh dibawah hidungnya itu dan merapikannya. Setelah dirasa sudah rapi dan bersih dari bulu-bulu itu, ia pun membilasnya dengan air. Sekarang wajahnya sudah bersih dan penampilannya terlihat lebih segar.

"Maafkan aku Ester, sekarang aku ingin memulai hidup baruku. Bukankah kamu sendiri yang minta aku untuk menemukan seseorang yang menjadi cinta sejati ku. Siapa tahu orang itu adalah dia, Maira. " gumam Bima.

******

Keesokan harinya, Sabtu, akhir pekan yang di tunggu-tunggu. Maira sudah bangun, dan sekarang ia sedang sibuk memberi arahan pada bik Piya dan pelayan lainnya didapur. Maira meminta mereka untuk menyiapkan makan malam spesial malam ini, karena calon suaminya akan datang.

Pemandangan tak biasa itu mengundang rasa penasaran para penghuni lainnya dirumah itu. Terutama sang ibu tiri, Nyonya Shinta.

Beliau mendekat ke dapur dan bertanya langsung kepada anak tirinya itu. "Ada apa ini?, kenapa kamu kelihatannya sibuk sekali. Biasanya kamu gak pernah mau peduli dengan apa yang ada dirumah ini!. "

"Kenapa?, untuk apa tante Shinta mau tau urusanku?, Lagi pula apa tante lupa kalau malam ini Ayah ingin bertemu dengan calon suami ku dan mengundangnya untuk makan malam bersama dirumah ini?, Jadi aku harus menyiapkan semuanya dengan baik dong. " jawab Maira dengan penuh percaya diri.

"Hekhk!!,Paling juga yang kamu bawa preman pasar yang kamu permak untuk dijadikan calon suami abal-abal, wanita kasar seperti mu ini ya cocoknya emang cuma sama preman pasar, iya kan??!. " ejek Nyonya Shinta.

"Oke, kita lihat saja nanti, Tante Shinta pasti kalah kali ini, dan siap-siap saja anak kebanggaan tante yang tak berguna itu takkan punya nama lagi di SN group. Karena SN group hanya akan jadi milik aku. Ma...i...ra. " tantang Maira pada Ibu tirinya itu.

"Ohooo?!, Sudah berani kamu rupanya, Jangan-jangan semua yang terjadi pada Netta tadi malam adalah ulahmu ya! .Kamu kan yang mengadu pada ayahmu. Ayo ngaku!. " Nyonya Shinta malah menuduh Maira.Walau memang faktanya begitu, tapi kan memang anaknya sendiri yang salah, dan apa yang dikatakan oleh Maira itu memang benar, bukan dibuat-buat.Tapi Maira bisa mengelak.

"Apa?? Aku mengadu? Bagaimana aku bisa tahu mengenai urusan Netta di SN group, aku saja tidak bekerja disana. Bahkan untuk ikut rapat pemegang saham pun aku tidak pernah diijinkan.Bagaimana bisa Anda menuduh saya seperti itu. " Maira pura-pura gak tahu.

Tiba-tiba Pak Sasongko datang,

"Ada apa ini Ma, kok ribut-ribut?. " tanya nya.

"Aaa gak ada apa-apa kok Mas, kami cuma sedang diskusi aja soal makan malam kita malam ini, kan calon mantu Mas akan datang." Nyonya Shinta mengalihkan pembicaraan, dia memang sangat pandai bersilat lidah.

"Oo iya,Ayah hampir lupa. Kamu ajak saja dia kemari, Ayah juga ada yang mau disampaikan sama kalian semua. " ujar Pak Sasongko.

"Soal apa Mas?. " Tanya Nyonya Shinta khawatir kalau -kalau yang akan dibahas adalah mengenai Netta dan suaminya yang korupsi.

"Iya Ayah, Maira sudah kasih tahu kok sama dia. Pasti dia akan datang. " Jawab Maira sambil tersenyum,Maira sangat puas melihat wajah khawatir dari ibu tirinya itu😊😉.

😂😂😂😂😂

Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Pengumuman
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 EPISODE 83
85 Episode 84
86 Episode 85
87 Episode 86
88 Episode 87
89 Episode 88
90 Episode 89
91 Episode 90
92 Episode 91
93 Episode 92
94 Episode 93
95 Episode 94
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
110 Episode 109
111 Episode 110
112 Episode 111
113 Episode 112
114 Episode 113
115 Episode 114
116 Episode 115
117 Episode 116
118 Episode 117
119 Episode 118
120 Episode 119
121 Last Episode
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Pengumuman
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
EPISODE 83
85
Episode 84
86
Episode 85
87
Episode 86
88
Episode 87
89
Episode 88
90
Episode 89
91
Episode 90
92
Episode 91
93
Episode 92
94
Episode 93
95
Episode 94
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108
110
Episode 109
111
Episode 110
112
Episode 111
113
Episode 112
114
Episode 113
115
Episode 114
116
Episode 115
117
Episode 116
118
Episode 117
119
Episode 118
120
Episode 119
121
Last Episode

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!