Episode 5

Dengan rasa takut yang masih menyelimuti nya, Maira memberanikan diri untuk keluar dari pintu itu,Bima yang setengah kaget saat tatapan mereka bertemu karena tak menyangka akhirnya Maira mau menemuinya.

Buru-buru Maira mengalihkan pandangannya yang tadi sejenak bersitatap dengan netra milik Bima. Bima juga bisa melihat sisa air mata yang ada di sudut mata Maira.

"Sepertinya dia habis menangis, tentu saja dia akan menangis...bodohnya aku. " Fikir Bima.

Maira berjalan mengikuti Bima,walaupun tetap diam tapi dia berusaha bersikap santai dan seolah tidak terjadi apa-apa.

Kalau difikir-fikir dialah yang paling dirugikan dalam insiden ini,bukan Bima.Tapi kenapa dia yang harus malu dan merasa tidak enak hati.Mungkin karena semalam niat nya datang ke Bar adalah untuk mencari calon suami.

Di dalam hatinya Maira mengutuk dirinya sendiri yang dengan bodohnya membiarkan dirinya meminum minuman yang bahkan sekalipun dalam seumur hidupnya belum pernah ia sentuh, tapi tadi malam pertahanan nya telah runtuh. Tak terasa air matanya pun kembali mengalir dan semakin deras terisak.

Maira duduk disofa yang ditunjuk oleh Bima, sedangkan Bima duduk di sofa yang berhadapan dengan Maira.

"Eeee... soal...yang terjadi semalam, saya akan bertanggung jawab ." Bima mengutarakan maksudnya, walaupun dia juga masih ga tau harus bagaimana, tapi yang pasti dia tau dia salah.Dan langkah pertama dia harus mau bertanggung jawab terhadap apa yang telah ia lakukan.

"Bertanggung jawab?, bertanggung jawab seperti apa?? " tanya Maira dengan sedikit menatap Bima.

"Aku bersedia menikahimu." ujar Bima mantap.

"Menikah???, apa kamu yakin?? aku rasa tidak perlu.Tadi malam, apa yang terjadi diantara kita karena kita sama-sama sedang mabuk. " jawab Maira.

Padahal dihatinya"bukankah ini kesempatan emas, karena memang dia sedang membutuhkan seorang calon suami untuk di ajak menikah dalam bulan ini juga?? "

Tapi karena gengsinya lebih besar Maira tidak mau gegabah dan terlihat gampang di mata Bima.

"Tapi walau bagaimanapun saya harus bertanggung jawab,saya tahu kalau saya adalah laki-laki pertama bagimu. " Bima masih tetap dengan niat baiknya.

Maira terdiam mendengar ucapan Bima,memang benar kata Bima, dialah pria pertama dalam hidup Maira.

"Apa kamu bersedia menikah denganku??"tanya Bima lagi.

" Tapi...., pernikahan yang dilakukan tanpa cinta tidak akan pernah berhasil."jawab Maira dengan isakan air mata dan tatapannya yang seolah kosong.

"Lalu kamu maunya bagaimana? , bagiku cinta atau tidak bukanlah hal utama.Yang harus saya lakukan adalah bertanggung jawab dengan apa yang sudah saya perbuat terhadapmu itu yang paling penting.Meski kita melakukannya bukan dalam keadaan sadar, tapi itu tetap suatu keharusan dan kewajiban saya sebagai laki-laki.

" Beri aku waktu,aku belum bisa berfikir jernih. Aku juga tidak bisa langsung setuju, karena pernikahan juga menyangkut keluargaku, keluargamu, kita bahkan belum saling mengenal dengan baik satu sama lain. "kelihatannya Maira masih ragu atau menarik ulur.

Walau tak dapat dipungkiri, ada angin segar yang menenangkan kalbu nya, saat Bima berusaha tetap mengajaknya menikah berulang kali, walau dia seolah menolaknya.

" Baiklah, dalam satu minggu aku tunggu jawabanmu."ujar Bima. Bima pun pasrah dan tak mau memaksakan dirinya untuk Maira.Semua keputusannya ada ditangan Maira,apapun nanti yang akan Maira putuskan dia akan menerimanya.

Hari itu, mereka sepakat untuk berpisah sampai hari yang ditentukan, seminggu lagi mereka akan bertemu di sebuah kafe,yang sudah ditunjuk Bima.

Bima juga mengetikkan nomornya di ponsel Maira, dan menelpon ke ponsel nya agar nomor Maira tersimpan di ponsel nya, dia juga memberikan tulisan nama Maira di nomor tersebut.

Entah mengapa Bima merasa khawatir kalau-kalau gadis itu akan mengandung hasil dari benihnya, karena dia ingat betul kalau semalam dia tidak memakai pengaman apapun.

Setelah Bima pergi dari kamar itu,Maira pun turun dan mendapati dirinya masih berada didalam Bar yang tadi malam.

"Ternyata ini masih didalam Bar, dimana Rasty? kemana perginya? kenapa aku ditinggal berduaan bersama Bima? apa jangan-jangan??. "gumam Maira.Terbersit dibenaknya kalau Rasty lah yang melakukan ini padanya. Nanti dia harus menanyakan kebenarannya kepada sahabatnya itu.

Maira berjalan keluar dan mendapati mobilnya masih terparkir didepan Bar.Kalau mobilnya masih disini, itu artinya Rasty pulang dengan siapa?.

Ohhh Maira lupa, ini kan Bar milik gebetannya Rasty, tentu saja dia pulang diantar pacar barunya itu, kelihatannya semalam mereka udah jadian, karena Shakti terus saja memanggil Rasty dengan panggilan sayang.

Maira pun mengendarai mobilnya dan pulang kerumah,dengan keadaan nya yang sedikit acak-acakan dan matanya yang agak sembab karena terus menangis.

****

Setibanya dirumah, Maira merapikan sedikit riasan nya, dan juga pakaiannya.Barulah setelah itu ia pun turun dari mobil dan masuk kedalam rumah.

Di ruang tamu, sudah ada yang menanti kedatangannya. Siapa lagi kalau bukan ayah, ibu tiri, dan juga saudari-saudarinya beserta suami mereka masing-masing.

" Jam begini baru pulang, dari mana aja kamu semalam?!! "tanya sang ayah.

" Semalam, aku nginap dirumah pacarku!"jawab Maira ketus.

"😂😂😂apa??? pacar??? berani kamu bohongi ayah, kamu itu mana punya pacar🤣🤣, palingan juga nginap dirumah si Rasty teman kamu itu kan,udah ngaku aja deh.Ga usah sok-sok an ngaku punya pacar. " Netta malah ga percaya🤣🤣.

"Terserah aja kalau kalian gak percaya,aku mau kekamar dulu." Maira langsung nyelonong kekamar nya meninggalkan orang-orang kepo yang ga percaya dengan apa yang dia bilang.

Nyonya Shinta berbisik-bisik dengan kedua putrinya.

" Apa benar dia punya pacar?, tapi kalau dilihat dari pakaiannya dan kondisinya kayaknya dia memang habis..... "ucapan Tiara terhenti.

" Bagaimana kalau benar dia sudah punya pacar Ma? "Netta khawatir posisinya bisa di gantikan oleh Maira.

" Palingan dia bersandiwara saja, biar ayah kalian mau peracaya dan memberikan posisi CEO itu kepadanya. jangan harap ya dia bisa berhasil mencapai apa yang dia ingin kan." ujar Nyonya Shinta sambil berbisik kepada putri-putrinya.

" Kalian ini bicara apa?? ayo kita ke ruang makan.Ayah sudah lapar. "Pak Sasongko mengagetkan ketiga wanita culas itu.

"Ehhhh, iya Yah.Kita akan menyusul. " jawab mereka kompak dan mengikuti pak Sasongko keruang makan.

"Bik..., panggilkan Maira untuk makan bersama. " teriak pak Sasongko.

"Iya Tuan,segera saya akan panggilkan. " jawab Bik Piya, Bik Piya langsung berlari keatas untuk memanggil nonanya.

Kini Maira sedang mandi, dia berendam di bathup sambil merenungi peristiwa semalam. Peristiwa yang tidak akan pernah bisa dia lupakan,terbayang potongan-potongan ingatannya saat Bima menyentuhnya yang ia kira itu cuma mimpi belaka.

Tanpa sadar senyuman pun terukir dari sudut bibirnya,ada terbersit rasa bahagia mengenang kejadian itu.

"Eh, kenapa aku malah tersenyum. "Maira baru sadar kalau dia 🤣🤣.

******

Terdengar ketukan pintu dan juga diikuti suara panggilan dari Bik Piya.

" Non, kata Tuan Nona Maira disuruh turun untuk makan bersama non. "

"Iya, nanti aku turun Bik. Aku mau mandi dulu, bilang ke mereka. "sahut Maira.

Tunggu next episode😊😊😍

Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Pengumuman
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 EPISODE 83
85 Episode 84
86 Episode 85
87 Episode 86
88 Episode 87
89 Episode 88
90 Episode 89
91 Episode 90
92 Episode 91
93 Episode 92
94 Episode 93
95 Episode 94
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
110 Episode 109
111 Episode 110
112 Episode 111
113 Episode 112
114 Episode 113
115 Episode 114
116 Episode 115
117 Episode 116
118 Episode 117
119 Episode 118
120 Episode 119
121 Last Episode
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Pengumuman
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
EPISODE 83
85
Episode 84
86
Episode 85
87
Episode 86
88
Episode 87
89
Episode 88
90
Episode 89
91
Episode 90
92
Episode 91
93
Episode 92
94
Episode 93
95
Episode 94
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108
110
Episode 109
111
Episode 110
112
Episode 111
113
Episode 112
114
Episode 113
115
Episode 114
116
Episode 115
117
Episode 116
118
Episode 117
119
Episode 118
120
Episode 119
121
Last Episode

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!