Bima menghempaskan pantatnya di sofa yang ada dikamarnya, sofa itu menghadap ke Balkon.Lalu Bima melepas jaket jeans yang ia kenakan dan melemparnya keatas meja didepannya.
"Hufpppt!!" Terdengar Bima menghela nafas kasar.Dia teringat akan kesepakatan konyol yang baru saja ia tandatangani dengan Maira di kafe tadi.
"Sepertinya kamu memang wanita yang sangat langka yang ada didunia ini,rela membayar pria yang sudah merenggut kesucian mu sendiri untuk dijadikan sebagai suami pura-pura, dan hanya sebatas kontrak pernikahan.Tanpa kamu minta pun aku bersedia menjadi suami benaran, tidak perlu pake kontrak segala.ck.. ck... hemmm.Jaman apa ini?, apakah dunia ini benar-benar sudah tua?Dimana lagi harga diri laki-laki? " Ucap Bima sambil mengibaskan rambut dikepalanya.
Lalu dia berdiri dengan gelisah,dia tampak berfikir.
"Tapi, demi rasa tanggung jawabku kepadamu, aku rela walau harus kau anggap pria bayaran sekalipun.Aku juga penasaran, wanita seperti apa dirimu sebenarnya Maira" lagi-lagi Bima bergelut dengan fikiran nya sendiri sambil menatap foto yang ada di ponselnya.Ia berdiri bersandar di balkon kamarnya,dan terus menatap fotonya dan Maira. Difoto itu mereka berdua sama-sama berpose sambil tersenyum.
Tadi sebelum keluar dari kafe,Bima mengajak Maira untuk berselfie berdua.Biar kalau pas dipertemuan keluarga nanti jika ada yang menanyakan soal kebersamaan mereka berdua, Bima atau pun Maira mempunyai bukti foto yang menyatakan mereka memang benar-benar dekat.
Namun Bima bingung, siapa yang akan ia ajak ke pertemuan keluarga itu, sedangkan dia tidak punya keluarga di Indonesia ini.Dari usia 8 tahun dia sudah tidak memiliki orang tua,semenjak orang tuanya meninggal dia dibesarkan di panti asuhan sampai dia dewasa.Lalu karena ada seorang dermawan kaya yang memberikannya beasiswa karena kecerdasannya di sekolah,ia pun dikirim ke Amerika untuk berkuliah di Harvard University.
Dari sinilah hidupnya mulai berubah,dan ia juga mendapatkan pekerjaan dengan mudahnya disana setelah ia lulus.Di Amerika Bima awalnya bekerja di sebuah hotel yang memiliki jaringan di berbagai belahan dunia.
Kini hidupnya yang dulu sangat sulit sudah berubah,Kemewahan sudah ada didalam genggamannya namun itu tak membuat Bima berpuas diri,walaupun dia adalah seorang pria yang kaya tapi gaya berpakaian nya tak jauh seperti orang biasa saat ia sedang santai dan tidak bekerja.
Belakangan ini Bima juga mengembangkan bakat nya sebagai pembisnis, bersama rekannya dari Amerika ia membangun jaringan Mall dan juga Hotel di seluruh belahan dunia. Dari pegawai Eksekutif kini Bima sudah menjadi salah satu pembisnis sukses di Amerika.
Semua kesuksesannya tak lepas dari rasa cintanya kepada Ester, seorang gadis kebangsaan prancis yang ditemuinya saat kuliah di Harvard University.
Karena saat itu, Bima yang kuliah sambil bekerja paruh waktu dan hanya dengan biaya beasiswa membuat ia dipandang rendah oleh orang tua Ester yang datang mengunjungi putri mereka di Amerika.
Saat Ester memperkenalkan Bima kepada kedua orang tuanya,Bima mendapatkan penolakan,bahkan Ester dipaksa pindah kuliah ke Universitas lain oleh orang tuanya, bahkan yang paling parah, Ester dipaksa untuk menikah dengan anak dari rekan bisnis ayahnya di Prancis.
Awalnya Ester berjanji akan kembali kepada Bima, dan mereka akan kawin lari.Tapi yang terjadi malah berbeda,Ester tak pernah menemuinya di tempat yang mereka janjikan.
Dua tahun berlalu setelah hari itu, kini Bima sudah lulus kuliah dan sudah bekerja di perusahaan ternama di Amerika, Bima mencoba menghubungi Ester kembali dan ingin menunjukkan kepada orang tua Ester bahwa sekarang ia sudah sukses. Tapi sayangnya disaat Bima pergi ke Prancis untuk menemui Ester, ternyata Ester sudah bahagia bersama suaminya dan ia juga sudah memiliki seorang anak laki-laki yang berusia 1 tahun.
Bima sudah tidak punya harapan lagi untuk bersama Ester, karena Ester sendiri yang menyampaikan padanya bahwa ia sudah bahagia bersama suami dan anaknya, dan ia berharap Bima bisa menemukan cinta sejati nya.
Kini Bima sudah jauh lebih sukses,meskipun tak bisa melupakan Ester, tapi dia semakin giat bekerja setiap harinya agar ia tidak perlu larut dalam patah hatinya.
Bima sudah berada pada pencapaian terbaik dalam karirnya selama ini, dari hanya pegawai Eksekutif, kini ia pun menjadi rekanan bisnis mantan Bos nya dulu.Bima membangun perusahaan nya sendiri dan sudah mengembangkan jaringan nya di Amerika dan juga Asia.
Baru-baru ini, Bima Mengakuisisi sebuah Mall yang terbesar di Jakarta, kesempatan ini sangat sayang untuk dilewatkan.Ini menjadi titik balik bisnisnya di Indonesia,bukan hanya dibidang perhotelan, Bima juga sudah punya Mall, dan beberapa saham di situs yang melayani tiket perjalanan dalam dan luar negeri.
Selama 6 tahun dia menyimpan nama dan wajah Ester dihatinya,tapi detik ini Bima benar-benar tidak percaya bahwa dirinya sendiri yang sangat mencintai Ester, bahkan tak pernah melirik wanita lain selama ini ,tiba-tiba saja dirinya bersedia untuk menikah dengan seorang wanita yang baru saja ia kenal dan baru 3 kali melihatnya.Apalagi hanya sebagai suami bayaran pula.😁😁
Bima sendiri bertanya-tanya "Ada apa dengan dirinya,apakah dia sedang berubah menjadi orang lain!?,Kenapa bersama Maira dia bisa merasa bahagia, walau hanya melihatnya saja dari kejauhan, itu sudah bisa membuat Bima tersenyum.Kenapa juga ia rela dijadikan suami bayaran, meski mungkin nanti tak satu sen pun uang dari Maira akan dia terima, dan malah sebaliknya dia yang ingin menafkahi istrinya kelak dengan hasil kerja kerasnya sendiri.
Apakah sudah sejauh ini pengaruh Maira didalam hidupnya beberapa hari ini?,mungkinkah dia bisa menemukan cinta sejatinya didalam diri Maira?. Bima gusar dan mengacak-acak rambutnya sendiri sambil kembali ke sofa.
*******
Sementara itu, dirumah Sasongko.Maira yang sejak tadi sudah tiba dirumah tak melihat satu orang pun dilantai bawah. " Apakah mereka semua sudah pada tidur? "fikir nya.
Maira naik dan masuk kekamarnya, ditaruh nya tas yang ia bawa di atas tempat tidur, lalu ia pun berbaring sambil mengeluarkan HP nya dari dalam tasnya.
Maira menaruh kembali HP nya ditempat tidur, rasa capeknya membuatnya ingin mandi air hangat.Sambil mengenang pertemuannya bersama Bima tadi,Maira kembali tersenyum-senyum sendiri.
Tak dapat ia bayangkan kalau sebentar lagi dia akan mempunyai seorang suami, tapi tentu saja masih harus melalui satu proses lagi, yaitu pertemuan keluarga.
Maira jadi teringat ucapan ayahnya yang ingin dibawakan sesuatu yang bisa membuatnya terkesan oleh calon menantu nya nanti saat pertemuan keluarga malam minggu ini, Maira lupa memberi tahu Bima soal ini.
Buru-buru Maira menyudahi mandi nya dan segera mengganti pakaian, lalu secepat kilat ia menyambar HP nya. Dia ingin menghubungi Bima dan memberi tahunya akan pesan khusus ayahnya itu.Maira bermaksud akan mentransfer uang agar Bima bisa mencarikan sebuah hadiah atau parsel yang bisa membuat ayahnya terkesan pada Bima saat makan malam nanti.
Tapi Maira ragu-ragu untuk menelpon Bima,sambil berfikir dia pun mondar-mandir kesana kemari karena bimbang.
Tiba-tiba ponselnya berbunyi, itu panggilan dari Bima.kelihatannya mereka mulai sehati.
"*Hallo... " sahut Maira.
"Wow, cepat banget ya di angkatnya. " jawab Bima.
"Kebetulan aku lagi pegang HP. " jawab Maira.
"Oooo, gitu rupanya" jawab Bima lagi.
"Ada apa, kenapa kamu telpon aku? " tanya Maira penasaran.
"Ga ada apa-apa kok, aku cuma mau mastiin apa kamu udah sampai dirumah atau belum. "
"Ooo, kirain??! "Maira berharap hal lain.
" Kamu kira aku telpon karena apa? "tanya Bima lagi.
" Gak kok, aku kira.. tadi kamu lagi mikirin aku aja. "Maira keceplosan.
" Kamu kali yang sedang mikirin aku, wajar sih aku emang orangnya ngangenin. "jawab Bima sambil tersenyum.
" Ya gak mungkinlah, kita kan baru saja bertemu beberapa waktu yang lalu."ujar Maira.
"Ga papa kan kalau kamu mau kangenin calon suami kamu ini. " goda Bima.
"Ciee... kayaknya kamu suka banget jadi calon suami aku" ucap Maira.
"Harus suka dong,kan aku dibayar dengan bayaran yang lumayan. " jawab Bima lagi.
Maira jadi sedikit kesal, tapi dia suka😁😁*
Lalu apa yang akan mereka bahas selanjutnya ya kira-kira.🤔
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 121 Episodes
Comments