Bijaklah dalam membaca
Malam itu, Maira yang dalam keadaan mabuk terbaring diatas tempat tidur berdua saja dengan pria yang baru dikenalnya, Bima.
Bima,pria tampan berbadan tegap dan bermata cokelat keemasan, seseorang yang belum Maira kenal sama sekali selain hanya namanya saja.Itu pun cuma nama panggilan nya.
Ya, hanya nama pria itu saja yang dia tahu.Awalnya keduanya masih lemas dan hampir tak bergerak, tapi lama-lama hawa panas mulai Menyelimuti kamar itu. Walaupun AC nya menyala, akan tetapi panas dari dalam diri keduanya lah yang membuat kamar ini terasa panas.
Bima yang kepanasan bangkit dan membuka sendiri kemeja dan juga kaos yang ia kenakan.lalu lanjut ke celana Jeans nya juga ia tanggalkan dengan matanya yang masih setengah terpejam Bima menoleh kesampingnya.Netranya mendapati tubuh seorang gadis yang sangat molek dengan balutan gaun seksi.
Tanpa berfikir panjang, karena memang sedang Panas-panasnya akibat obat yang dimasukkan oleh Shakti ke minumannya. Bima tak kuasa untuk menolak godaan yang ada di depan matanya. Cahaya lampu dikamar itu memperlihatkan betapa mulusnya tubuh wanita cantik yang sedang dalam pose aduhai.
Perlahan tapi pasti, Bima mulai mengecup setiap inci wajah gadis itu.Mulai dari keningnya, pipinya, bahkan juga bibirnya.
Malam panas itu semakin bertambah panas saat Maira yang juga sedang dalam keadaan mabuk ternyata merespon apa yang dilakukan oleh Bima kepada dirinya.
Maira mengeluarkan suara ******* dibawah alam sadarnya yang membuat Bima semakin terpacu untuk memulai percintaan itu lebih jauh lagi.Tubuh Maira merespon setiap sentuhan Bima kepadanya.
Bima mulai melucuti satu persatu pakaian yang menempel di tubuh Maira sampai tak tersisa satu helai pun dan mulai mencumbui setiap lekuk tubuh Maira yang masih suci.
Maira merasa seperti ini sedang ada didalam mimpi, dia bercinta dengan seorang pria dan pria itu adalah Bima, pria yang baru saja dikenalnya di Bar.
Sementara Bima terus saja membuka boxer nya dan mulai menyatukan tubuh mereka berdua.Dimata Bima Maira nampak seperti Ester mantan kekasihnya yang masih sangat ia cintai sampai saat ini.
Bima masih bermain diatas Maira, tidak terasa hampir satu jam mereka bergelut dengan panasnya api cinta.ups🤭belum bisa dibilang cinta ya. 😁😁
Bima semakin ganas,sehingga membuat Maira yang baru pertama kali merasakan nikmatnya percintaan meraung, melenguh, merasakan panas, pedih, dan sakitnya malam pertama sekaligus saat bagian selaput jalanya terkoyak.
Teriakan halus terdengar dari kamar itu,kini Maira sudah kehilangan hartanya yang paling berharga.Pengaruh obat dan minuman itu sudah membuat Bima kehilangan akal sehatnya.
Hingga pagi pun menjelang,pasangan itu masih betah berpelukan satu sama lain dibawah selimut yang sama.
Bima mulai mengerjapkan matanya,dia merasakan ada yang aneh. lengannya terasa sangat pegal, seperti ada yang menimpanya.
Perlahan Bima pun menoleh ke sebelahnya dan menyadari bahwa ada seorang wanita yang kini sedang tertidur dilengan kanannya dan juga sedang memeluk dirinya dengan erat.
Bima pun pelan-pelan menyingkap selimut yang menutupi tubuh mereka berdua. Betapa kagetnya ia dengan apa yang dia lihat.Kondisinya yang dalam keadaan bugil tanpa busana dan disekitar tempat tidur pakaian mereka berhamburan ke mana-mana. Begitu pula wanita itu yang tubuhnya juga polos dan rambutnya menutupi wajahnya.
Bima mencoba melihat wajah wanita itu dengan menyibak sedikit demi sedikit rambut wanita yang sudah tidur bersama nya itu, karena pergerakkan nya wanita itu pun terjaga.
Bima mencoba bersikap normal dan tenang,perlahan Maira membuka matanya dan tak kalah kaget dengan Bima, Maira juga perlahan melihat kearah Pria yang sedang ia peluk. dan BAMM?!!!!!
"Awwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww."
mereka berteriak berbarengan.
"Kamu???!!!!! " Saling tunjuk.
Bima sangat kaget ketika melihat siapa wanita yang sudah menghabiskan malam panjang dengannya itu, yang ternyata adalah Maira, gadis yang baru ia kenal.
Maira pun tertegun"Kamu???? , kenapa aku bisa ada disini, ini dimana??. "Dengan cepat Maira menarik selimut untuk menutupi dirinya yang polos.
Terjadi tarik menarik antara keduanya, karena Bima juga menginginkan selimut itu untuk menutupi tubuh nya.Tapi Maira berhasil mendapatkan selimut itu dengan menghentak nya, Bima pun akhirnya mengalah dan menarik seprei yang menutupi kasur untuk dijadikan penutup tubuh polosnya.
Dengan secepat kilat Maira memunguti pakaiannya yang berserakan dilantai dan juga bra nya yang menggantung di kap lampu diatas nakas. 😂😂
Bima juga melakukan hal yang sama,buru-buru ia meraih pakaiannya.
Maira berlari kekamar mandi,dia frustasi dan menutup pintu itu dengan kasar.Sambil terus berfikir dia mengenakan pakaiannya, kepalanya benar-benar pusing karena masih tidak mengerti dengan apa yang sudah terjadi pada dirinya, bagaimana dia bisa berakhir dikamar ini bersama dengan Bima.
Maira mondar mandir didalam kamar mandi itu, dia ga tau bagaimana caranya agar dia bisa keluar, karena diluar ada Bima. Bagaimana dia bisa berhadapan dengan Bima kalau dia keluar dari kamar mandi nanti, Maira benar-benar bingung sekali.
Sementara itu, Bima juga sama bingungnya. sekarang dia juga sudah mengenakan kembali bajunya.Sambil menunggu Maira keluar dari kamar mandi,Bima mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi tadi malam antara dia dan Maira.
Dan bagaimana dia bisa berada dikamar ini bersama Maira, gadis yang baru dia kenal.Keduanya sama-sama sedang sibuk dengan fikiran masing-masing.
Sekilas Bima ingat, kalau dia sedang bercumbu dengan Ester mantan kekasihnya.Sedangkan Maira merasa semalam itu adalah mimpi dimana dalam mimpinya itu dia dan Bima bercinta dengan panasnya.Tapi kenyataan nya mimpi itu benar-benar terjadi didunia nyata.Maira memukul-mukul kepalanya.
"Bodoh... bodoh... " makinya pada diri sendiri.
Entah bagaimana caranya dia akan keluar dari sana, dia malu jika harus bertemu dengan Bima dan dia juga tidak tau apa yang harus dia katakan jika berhadapan langsung dengan Bima. Bagaimana jika Bima menyalahkan dirinya? , bagaimana jika Bima bertanya kepadanya? ,dan yang paling ia sesali kenapa dia bisa ada dikamar ini? , dan apakah Bima yang sudah membawanya kesini?, lalu dimana Rasty sahabatnya yang datang bersama nya ke Bar tadi malam??. Begitu banyak pertanyaan dibenak Maira.
Dengan kesal Bima melemparkan seprei yang tadi dia gunakan untuk menutupi tubuhnya, seprei bekas percintaan semalam bersama Maira.Betapa terkejutnya Bima saat dia melihat ada noda darah di seprei itu. Bima sangat yakin bahwa darah itu milik Maira dan itu artinya, dia sudah merawani anak gadis orang😱.
Seketika Bima jadi semakin merasa bersalah, dia harus minta maaf pada Maira fikir nya.
Dengan sedikit ketakutan, dan juga keraguan Bima mencoba mengetuk pintu kamar mandi itu.
Tokkk... tokkkk ....tokkkk
"Maira...., saya ingin bicara. " suara Bima bergetar.
Maira kaget mendengar ketukan itu, apalagi disusul dengan suara pria yang sudah merenggut mahkotanya.
"Mau bicara apa?! " jawab Maira ragu.
"Tentu saja tentang masalah kita ini, saya harap kamu segera keluar dari sana. kita harus bicara. " Bima memberanikan diri.
"Ga ada yang perlu dibicarakan, kamu bisa pergi.Tinggalkan saja aku disini. "jawab Maira, sambil disertai suara isakan.
Bima jadi ga tega,walau bagaimana pun dia sudah merusak harga diri seorang gadis, sudah tentu Maira pasti sangat sedih dan hancur karena sudah ternoda seperti ini.
" Maira,saya harap kamu mau berbicara sama saya. Saya tunggu. "
Maira hanya terdiam.
"Saya juga bingung dengan apa yang terjadi semalam,saya juga ga tahu bagaimana ini bisa terjadi. " Bima mencoba menenangkan Maira dan membujuknya agar bisa bicara.
"Maira, saya minta maaf... saya.... "
Tiba-tiba........
Kreeeett
Suara pintu dibuka, kini Maira sudah memberanikan diri untuk bertemu dengan Bima.Tatapan mereka bertemu sejenak.
**Lalu, apa yang akan terjadi selanjutnya
jangan lupa, like, vote, jadikan favorite kamu dan komen ya.
🙏🙏🙏🙏🙏**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 121 Episodes
Comments